Tak usah jumawa
Tanpamu hidupku (masih) bahagia
-G-

PR's Tumblrdome
Cosmic Funnies
ojovivo
RMH

Jar Jar Binks Fan Club
untitled
NASA

Origami Around
todays bird
official daine visual archive
KIROKAZE
h
EXPECTATIONS

titsay
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
$LAYYYTER

No title available

@theartofmadeline
The Stonewall Inn
Sweet Seals For You, Always

seen from Singapore
seen from Jordan
seen from Ukraine

seen from Italy

seen from Türkiye

seen from United States

seen from United States

seen from Germany

seen from United States
seen from Italy
seen from Iraq
seen from Belgium
seen from France
seen from Belarus
seen from Mexico
seen from Argentina

seen from United States
seen from Iraq

seen from Iraq
seen from T1
@antologipuisi
Tak usah jumawa
Tanpamu hidupku (masih) bahagia
-G-
Terkadang, ada kalanya berpikir hidup sendiri itu lebih baik. Dua isi kepala yang disatukan lebih banyak menyebabkan pertengkaran.
Setidaknya kalau hidup sendiri, aku hanya perlu bergumul dgn isi kepalaku.
Puji syukur tidak ada yang membaca sketsa kata di tumblr ini. Jika ada, sudah pasti mereka akan mengujat seperti Putri Marino. Jahat sekali memang. Setiap kata-kata punya mata pisaunya sendiri-sendiri. Hati-hati kata-katamu itu bisa menyakiti orang lain.
Belajar grammar ini kenapa susah bangetsi 😭
Bagiku sesungguhnya yang terberat adalah ketika harus menyandingkan rindu dengan benci.
I cannot choose which one is better for us. Should I miss you or should I hate you?
Biasanya, orang beramai-ramai menuliskan kisah patah hatinya. Berharap dengan menuliskannya, hatinya menjadi lebih baik.
Berbeda dengan kisah kita.
Kisah manis kita terpaksa kutulis hanya untuk mengingat bagimana kita pernah baik-baik saja.
Lalu tiba-tiba kau pergi.
Meninggalkan sejuta mimpi,
Seakan kau tak pernah peduli.
Kita pernah begitu manis
Sehingga aku terpaksa harus menuliskannya dalam sebuah kisah klasik.
Kita pernah begitu manis,
Sebelum kau membunuh makna "kita" dengan sadis.
- Don't love someone's too deep. You will left with a bunch of memories that you should remember for the rest of your life.
- The Way He Left -
Kau ini terlalu menaruh harap pada seseorang. Berharap dia tidak meninggalkanmu ketika dia sudah baik-baik saja lah, dan berharap dia akan menganggapmu lebih dari sekadar seseorang untuk berbagi cerita.
Kau ini tidak ikhlas. Ketika kau mendengarkan ceritanya, maka cukupkan posisimu disana. Jangan kau berharap lebih, lalu kau menyalahkannya ketika dia tidak mempunyai rasa yang sama.
Yang salah itu kan dirimu. Lalu kenapa kau bersembunyi dibalik kata-kata "ditinggalkan" ketika kau pun sebenarnya tidak pernah memiliki dia.
Ayolah, jangan menjadi bodoh.
Ketika tugasmu sudah selesai, pergi!
Betapa aku membenci kata-kata
"Jaga dirimu baik-baik."
Seakan-akan kita tidak akan pernah bertemu lagi. Kau tidak ingin mengenalku lagi.
Aku sudah melepasmu dengan seutuhnya. Kau tak perlu repot mengucap kata yang sesungguhnya tak bermakna selain untuk menambah luka yang sudah ada.
Aku hanya penadah rindu.
Terpaku pada sosok indah dirimu yang hanya bisa ku lihat dari sudut mataku.
Aku sedang jatuh, pada setiap kata-kata yang kau ucapkan malam itu.
Aku luluh.
Lalu aku berdoa, kelak suatu saat jalan kita akan bersinggungan.
Membawa amin paling serius diseluruh dunia.
Kita berdua pernah bertukar tawa tanpa perlu mengenal luka.
Did you remember?
Aku sudah lama membungkam kata hati. Membunuh rasa yang aku pendam dalam diam. Hingga akhirnya aku sadar, aku tidak akan pernah bisa memelukmu tanpa melukai diriku terlebih dahulu.
The Truth Behind Us
Banyak yang bertanya padaku, apa alasan aku mencintainya?
Sementara, yang mereka lihat adalah bagaimana dia dengan angkuhnya berjalan di sampingku. Merengkuhku dengan pelukan yang mereka kira sangat posesif.
Apasih yang dia takutkan? Mereka bertanya padaku. Jika ku hitung, mungkin sudah sepuluh kali aku menerima pertanyaan ini dari kolegaku. Tapi tidak masalah, aku tidak akan pernah lelah untuk memberikan jawaban yang sama pada mereka,
Aku mencintaimu dengan sederhana dan tanpa jeda. Seperti bagaimana aku selalu menyembunyikan tulisanku di tumblr ini dari dirimu. Aku tidak ingin pamer padamu. Aku tidak ingin membagi bagaimana aku dengan besarnya mencintaimu. Bukan karena aku malu, tapi aku ingin kau cukup merasakan dengan tindakanku, bukan dengan melihat tulisanku, lalu menerka-nerka apakah ini hanya sekumpulan bualan belaka atau realita.
Aku mencintaimu, lalu aku siap menerima semua kekuranganmu. Aku mencintaimu dari sudut pandangku, bukan dari sudut pandang siapapun. Aku tidak perlu menjelaskan bagaimana kau, dengan caramu mencintaiku sama besarnya. Bagaimana kau, dengan sengaja mengalah, agar aku yang mendapatkan perhatian dari orang-orang disekitar kita.
Kau yang diam-diam selalu memasukkan dua potong roti ke dalam kotak bekalku agar aku tidak kelaparan di kantor. Tidak! Mereka tidak perlu tau semua hal manis tentangmu.
Lalu, yang bisa aku katakan pada mereka adalah sepenggal kalimat dari lagu kesukaanku.
“Dia adalah juaranya.” Kataku.
Dari tujuh milyar manusia di Bumi ini, kau adalah pemenangnya. Kau adalah manusia yang selalu aku syukuri keberadaannya. Kau adalah orang, yang aku banggakan kemanapun aku pergi.
Kita tidak perlu menunjukkan apapun yang terjadi dibelakang kita pada mereka.
“The truth behind us will always be the best thing that I will treasure inside my heart, and I am not willing to share it with anybody.”
Balik kesini menemukan kalau tumblr udah gaperlu pakai vpn lagi bukanya. Lalu tanpa pemberitahuan pula. Apaguna vpn ku sekarang, ketika aku sudah mulai nyaman menggunakannya?
Yatuhan ternyata banyak sekali perubahan pada Tumblr ini setelah sekian lama aku tinggal
Pandai mu bersajak tak berarti kau pecinta ulung.
Cintamu pada buku tak berarti kau adalah penafsir yang baik.
Kau tetaplah manusia tak kasat rasa.
Kau biarkan aku yang mengemban cinta.
Katamu, kau tahu makna kata yang tak biasa.
Lalu mengapa tak bisa kau berikan makna pada kata "kita".
Katamu, kau berbeda.
Tapi mengapa, kau ternyata sama saja.
Rumahku berubah. Tak lagi sama.
- aku kepada tumblr