Salah satu ke Angkuhan yang tanpa disadari, Doa-doa
yang dulu sering kita langitkan sudah Allah kabulkan
sekarang, hanya saja kadang kita lupa untuk
berterimakasih dan bersyukur sebab sekarang kita
meminta hal yang lain.

shark vs the universe
we're not kids anymore.
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Stranger Things

❣ Chile in a Photography ❣
tumblr dot com
Mike Driver

JVL
🪼
almost home

roma★

No title available

Origami Around
Monterey Bay Aquarium

★
Today's Document
dirt enthusiast
Cosimo Galluzzi
wallacepolsom
Keni
seen from Mauritius
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Switzerland
seen from Spain
seen from United Kingdom
seen from Malaysia

seen from Türkiye

seen from Malaysia

seen from China
seen from Brazil

seen from Switzerland
@ashrtina
Salah satu ke Angkuhan yang tanpa disadari, Doa-doa
yang dulu sering kita langitkan sudah Allah kabulkan
sekarang, hanya saja kadang kita lupa untuk
berterimakasih dan bersyukur sebab sekarang kita
meminta hal yang lain.
Perempuan akan terlihat lebih cantik ketika ia kembali
mencintai dirinya dan berani meninggalkan perasaan yang
sering membuatnya membenci takdirnya.
Mungkin cinta yang paling ikhlas ketika membiarkan seseorang yang dicintai mencintai pilihannya.
Setelah sekian lamaaaaaaa akhirnya kembali lagi, buka aplikasi ini lagi, udah berapa lama ya? Sekarang aku mau ngabarin kalau sampai hari ini aku merasa jauh lebih baik dari hari hari pas aku nulis cerita, quotes dan isi pikiranku dsini terakhir kali, akhirnya aku bisa berdamai dengan diriku sendiri, melepaskan segala sesuatu yang sudah seharusnya pergi dan direlakan, ternyata jauh lebih baik ketika membiarkan semuanya selesai. Melegahkan rasanya.
Dulu pernah menemukan seseorang dan mencintainya begitu dalam dan sedemikian rupa, yah butuh bertahun tahun melupakannya. Sampai pada akhirnya, sekarang perasaan itu hilang tapi aku masih terus mengagumi caraku mencintainya meskipun perasaanku bukan lagi untuknya.
Jika tahun tak mampu membunuh rindu, lantas apa yang seharusnya? Harus kubawa sampai kapan perasaan yang terbuang ini? Bagaimana mungkin perasaan sebesar ini tak bermakna untuk hidupmu? Laju waktu terus berjalan sedangkan rindu enggan sudah. Harusnya aku menyesal dulu mengenalmu tapi perasaan ini jauh lebih besar dari penyesalan itu.
Jadi ingat satu tahun lalu, pas lagi isolasi mandiri di rumah gara gara covid kebayang 2 minggu ngga bisa deket sama siapa siapa ngobrol face to face sama orang, kemana mana dan pegang apa apa aja pasti di semprot disinfektan, asli pernah berasa jadi paling mengerikan waktu itu wkwk dan sesedih itu. 2 minggu paling hancur dan sebuah cerita nano nano sedih senang haru pasrah dan dramatis wkwk awalnya sehat sehat aja tiba tiba down sakit sakitan sesak batuk batuk berasa ga ada dunia lagi kayaknya di kepala. panjang kalau dicerita. tapi part terbaik sepanjang 2 minggu berlalu yah meskipun masih batuk batuk dan lanjut isolasi tapi kayaknya butuh olahraga dan berjemur tapi ujung ujungnya ga jadi olahraga soalnya di sekitar rumah dekat kolam waktu itu ada beberapa kupu kupu, cantik sekali, salah satu dari mereka tiba tiba terbang kebajuku yang kebetulan waktu itu motif bunga bunga warna kuning hehe seneng banget pastinya bisa sedekat itu tanpa ada paksaan harus di susah payain buat di tangkap, jadi lupa soal olahraganya hanya berjemur sebentar waktu itu lalu kubawa kupu kupu itu kekamar yah setidaknya ada teman di kamar, sampai di kamar kupu-kupunya terbang ke tirai jendela main main sepertinya, satu malam isolasi mandiri di temani kupu kupu, keesokannya sayapnya patah sedih banget serapuh itu :( merasa bersalah. Sampai sekarang tidak akan pernah lupa bagaimana baiknya Allah waktu itu mendatangkan penghibur lewat kupu kupu, hari ini Alhamdulillah sudah di beri kesehatan dan info baiknya sudah vaksin ke 3 hehe. Terimakasih ya Allah. Terimakasih juga buat orang orang yang berperan banyak waktu itu dimanapun kalian aku sayang kalian 🤍.
Kalau mau jujur sampai hari ini ada mental yang sedang kuperjuangkan, banyak kehancuran yang kulalui dan berusaha untuk kuperbaiki, mulai dari perasaan, mimpi dan hari hari lalu. Di setiap kali ku ingin tidur banyak hal yang selalu mengisi ruang kepalaku, mulai dari segala hal yang pernah membuatku bahagia lalu hilang, orang orang yang dengan tulus ku cintai malah mematahkanku, perjuangan yang berujung kecewa, harapan harapan yang berakhir hancur dan segala lelah yang tak mampu kusudahkan, kadang aku ingin mencari tau apa yang salah denganku apa yang harus kuperbaiki dan aku harus seperti apa untuk ternilai tapi nyatanya berujung Aku kehilangan pendirian dan malah kehilangan jati diri.
Aku meneriakimu lewat lagu lagu yang ku bagikan, mengutarakan perasaan lewat quotes dan puisi puisi yang ku sematkan, namun kau tak pernah tau itu dan lebih tepatnya kau tak mau peduli.
Dia adalah seni
Mengalir di tubuhnya
Tumbuh membatin dalam jiwanya dari lahir
Dia ketika malu wajahnya memerah
Dia adalah seni.
Bahkan ketika semuanya sudah selesai, kata katanya sudah habis terutarakan, rasanya sudah hambar, semuanya telah menjadi samar, dan warnanya tinggal abu-abu pudar, aku tetap kembali meskipun telah berlari sejauh mungkin.
Aku telah menulismu di milyaran kata, membawa namamu di ratusan doa dan di sejuta juta rinduku, berharap akan bisa bertemu sekali saja, sekali saja.
Ada yang belum tuntas rasanya, namun tiada lagi sosokmu bahkan katamu apalagi rasamu, kamu dimana? Sejauh mana kamu membawa diri saat itu? Sedikit menyesal melambaikan tangan lalu tersenyum waktu dulu, membiarkan pesawat itu membawamu pergi yang ternyata akhir untuk melihatmu, harusnya dulu aku lebih baik serakah tak membiarkanmu pergi, kini aku terus terusan cemburu pada diriku yang begitu bahagia di kala bersamamu.
Tiap hari mengulang untuk berusaha lupa tapi hasilnya tetap sama lagi lagi mengingatnya sangat rinci.
Sambil menghela nafas, aku akan mencoba untuk kembali menulis untuk kembali berbicara kepada diriku dengan puas sama seperti biasa aku akan bercerita tentangmu.
Sambil memutar lagu lagu rindu tahun 2000an, aku menulis.
Hari ini aku baru saja melakukan sesuatu yang kusebut awal, aku mencoba untuk membangun mimpiku, dan karna itu ada sesuatu yang lagi lagi mengingatkan aku pada dirimu.
Hari ke hari ternyata sudah lama yah kita tidak saling bertukar kabar, hm tapi aku masih seperti ini, masih sering kali memikirkanmu, merindukanmu, menangisimu bahkan kadang aku sudah tidak tau apalagi yang harus aku lakukan ketika merindukanmu, ku hanya bisa memeluk sebuah bingkai biru berisikan dua kupu-kupu yang kau berikan ketika kita bertemu sambil menangis lalu ketiduran rasanya berat setelah pergimu, seluruh warna di hidupku menjadi abu abu, aku berantakan setelah semuanya hilang, kamu tahu ? kadang aku bermimpi sedang menemuimu rasanya sangat membahagiakan menyenangkan sampai sampai aku mengingat mimpi itu berhari hari. walau dalam mimpi, itu rasanya melegakan, kamu tahu? Beberapa bulan terakhir aku melewati banyak hal hal sulit sampai sampai kadang aku menyebut namamu sampai kata aku berandai "seandainya kamu ada" "seandainya kamu tau" dan juga ketika berada di tempat yang indah aku masih selalu mengingatmu ,aku menghabiskan waktu banyak untuk membawamu dalam hati meskipun sekarang entah kamu sedang apa dan bersama siapa disana, bahkan aku masih sering kali kembali menyimpan nomor handphonemu yang sudah kuhapus waktu itu lalu kutatap lama lama di layar telfonku sambil melihatmu aktif di whatsapp tapi setelah itu aku hapus kembali, karna aku tahu kamu tidak akan pernah mengirimkan pesan untukku lagi. Kadang aku bertanya tanya kenapa dirimu sepertinya sangat membenciku, padahal terakhir kali kita tidak pernah bertengkar atau berselisih paham, apa yang salah denganku? Setiap kali orang bertanya kenapa aku seperti ini sekarang tak pernah mau dengan siapapun, bila di tanya dengan siapa aku mau aku hanya menyebut satu nama yaitu namamu. Sudah dulu ya? Aku merasa sudah cukup. Terimakasih.
Selesai.
Mungkin aku tidak beruntung diberikan kesempatan dan hadirkan seseorang untuk jadi kekasih di masa muda ku tapi aku beruntung sebab Allah menjagaku dalam kesendirianku sampai pada waktunya bertemu dengan seseorang yang halal bagiku.