Selamat Idul Adha!
Tahun 2025, sudah kurang lebih 3 tahun aku hidup sebagai anak kos nomaden bersama partner aku. Sekarang lingkungan kos aku cukup jauh dari pasar, tempat jual beli sehingga makanan yang bisa aku buat terbatas dan bikin aku bingung mau masak apa (っ- ‸ - ς)
12 Juni 2025, aku masih punya sisa daging kurban kurang lebih 1/2 kilo kali ya dan aku ngide buat nyoba bikin Meat Curry pake daging kurban dan mau simpen catatannya disini.
Sebelum lanjut, jangan lupa untuk follow blog ini dan jika berkenan kamu bisa mengirimkan sedikit dukungan materi melalui :
https://trakteer.id/pbangfamili
₊˚ ✧ ━━━━⊱⋆⊰━━━━ ✧ ₊˚
Resep ini murni semua bahan yang aku pake, seadanya ala anak kos yang jauh dari lokasi pasar tapi deket コンビニ/alfamart. Aku bikin sesimpel mungkin dan semurah mungkin, hehe (๑>•̀๑)
₊˚ ✧ ━━━━⊱⋆⊰━━━━ ✧ ₊˚
BAHAN :
Daging Ayam, Sapi, Domba ± 1/2 s/d 1 kg
Sasa Kari Jepang : 1 bungkus ± 9.500 s/d 11.000
Bombay : 1 butir ± 4.000
Kentang : 1/4 kilo ± 4.000
Wortel : 4 buah uk. kecil ± 2.000
Kecap Manis : 1 sachet ± 1.000
Ulek Sambal : 1 sachet ± 2.000
Garam, Micin, Kaldu Ayam, Kaldu Jamur
Estimasi biaya yang perlu disiapkan : 25.000
Kalau beli daging mungkin sekitar 35.000 s/d 40.000
CARA MEMBUAT
Potong dadu daging mau besar atau kecil bebas sesuai selera
Potong bombay dengan metode Julienne
Potong kentang dan wortel dadu atau sesuai selera kamu
Bersihkan bahan-bahan di atas dengan air
Rebus terlebih dahulu daging dengan bumbu kaldu ayam atau garam hingga empuk, lalu dinginkan
tumis semua bahan ke dalam wajan dengan api kompor sedang / panas.
Masukkan kecap manis, tumis hingga bumbunya merata
Masukkan air kurang lebih 200 hingga 300 ml ke dalam wajan
Masukkan satu keping sasa kari jepang (dipotong terlebih dahulu kari jepangnya jadi 4) dan turnkan api kompor menjadi sedang atau kecil
Setelah mendidih dan sasa kari jepangnya larut, makanan siap disajikan.
₊˚ ✧ ━━━━⊱⋆⊰━━━━ ✧ ₊˚
Aku mencoba membuat step-by step se spesifik mungkin tapi pada akhirnya tahapannya akan terasa lebih singkat dan mudah ketika dilakukan dengan teliti dan happy 👩🏻🍳 *ੈ✩‧
Sebelum berakhir, jangan lupa untuk follow blog ini dan jika berkenan kamu bisa mengirimkan sedikit dukungan materi melalui :
https://trakteer.id/pbangfamili
Agar aku bisa lebih semangat untuk berbagi catatan di blog aku!
Terima kasih, semoga bermanfaat ><
tidak untuk digunakan untuk didistribusikan ke platform manapun. (silahkan hubungi aku sebelumnya)
∘₊✧──────✧₊∘
Dunia perlahan terbuka saat aku mengedipkan mataku
Ku menunggu embun pagi yang segera mengaburkan wujudku
aku tak bisa pergi kemanapun
dan aku hanya diam
sesuatu yang tak bisa kuingat terus-menerus ada
Aku yang tak pandai melemparkan senyum
Kamu sadar namun tetap berpura pura
"Malam ini akan makan apa nanti?"
Bersandiwara dengan wajahmu yang canggung
Hidup itu yang membuatku takut
Hari-hari itu sulit kusadari
Meski dengan erat kupeluk memori, tetap terlepas
Aku ingin hanya kamu
membawaku menuju ke tempat yang tenang
Hey, Semua pasti terlihat indah
jika kita bisa pergi dari kota
Meskipun lupa ataupun hilang
Yang ditakdirkan milikku akan kembali
Kumohon cintailah, jaga dirimu
Cukup hanya itu permohonanku kepadamu
Hal yang hanya kuingat kehangatan ucapan janjiku
Hal yang tidak berubah, hitung dan katakan padaku
Hal yang tak bisa kugapai
Terus menjauh, aku merasa kesepian
Bahkan jika aku tak bisa mengingat bentuk dari wajahmu
Dan tak bisa mengingat semua yang kamu sampaikan untukku
Kamu pasti tetap sama menyambutku dengan senyumanmu
Dan aku pasti takkan bisa merasakan kelembutanmu
Siapa yang memiliki raga kosong ini
Tak tahu lagi, hatiku rasanya tambah sakit
Makanya, sudahlah, meski tak berguna
Aku akan memeluk diriku yang lemah
Aku ingin hanya kamu
membawaku menuju ke tempat yang tenang
Hei, kalau bisa keluar dari kota
Semua pasti terlihat indah kan?
Meskipun lupa ataupun hilang
Semua yang kumiliki segera Kembali
Berikanlah sebutan
Kumohon satu, jagalah saja dirimu
Hanya itu pun cukup!
Jika menyusuri jejak yang sama
Menghancurkan hembus nafasmu itu
Aku juga melakukan yang sama
Begitu katamu kepadaku
Mari memberi sebanyak yang hilang
Hingga terasa hangat yang diidamkan
Pasti terasa menyakitkan namun
Tak apa, kita tidak sendirian
Bebas digunakan untuk cover dengan mencantumkan kredit (copy saja) :
AyaScy
Twitter (wajib mencantumkan link)
VGen (wajib mencantumkan link)
tidak untuk digunakan untuk didistribusikan ke platform manapun. (silahkan hubungi aku sebelumnya)
Hujan dari kefanaan malam itu
Mengguyur seseorang yang entah dimana
Mengapa angin tidak bisa aku jangkau?
Diriku diriku masihlah belum cukup
Ku Ingin lebih senang darimu
Melihat ke depan lebih darimu
Hal yang tak diinginkan, selalu ada
Karenanya mari kita lari sejauh mungkin
Tak perlu tuk dicintai
Jalan tak berpulang ini pun berakhir
Terlelap Bersama
Hingga kekotoran yang kau beri ini
semakin menjadi sepi
semakin menjadi sepi
Hey, apa sekarang kau melihatnya?
Tangan yang terikat dalam pelarian
Kemana harus pergi 'tuk hentikan angin?
Diriku diriku masih sangatlah jauh
Ku ingin lebih cepat darimu
Berambisi lebih tinggi darimu
Hal yang tak diinginkan, dalam dadaku
Biarkan diriku mengabu agar tak ragu
Kini mulailah berpikir ketika cinta kita mulai memudar
Malam makin dekat
Mengapa bisa sejauh ini?
Kau tetap jadi dirimu
Kau tetap jadi dirimu
Menurut segi pandangmu
Pasti segalanya bukanlah masalah
Sudah, cepatlah kau pergi
Membenci seenaknya
Menghempas seenaknya
Senandung kotor yang selalu terabaikan
Jika ada kesempatan cintailah aku
Ingin aku ceritakan
pengembaraan hingga terasa pilu
Terlelap sendiri
Bersama kotor yang kamu beri ini
melewati hari itu
melewati hari itu
Hei mau sampai kapan kau berdiam?
Cepatlah, sampaikan ucapan perpisahan
Diriku mungkin sudah baik-baik saja
Untuk saat ini hanya terima kasih