Di saat seperti ini, aku berharap hujan turun lebih lama. Setidaknya, dengan ramainya suara rintik aku tidak merasa sendiri.
AnasAbdin
styofa doing anything

titsay

⁂
Claire Keane
wallacepolsom
tumblr dot com

blake kathryn
Jules of Nature
I'd rather be in outer space 🛸
Mike Driver

shark vs the universe

ellievsbear
taylor price
Monterey Bay Aquarium
he wasn't even looking at me and he found me

Love Begins
RMH
KIROKAZE
Stranger Things
seen from Türkiye
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from T1

seen from United States
seen from United States
seen from Germany

seen from United States
seen from France

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from France

seen from Iraq
seen from France

seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States
@azazhaa
Di saat seperti ini, aku berharap hujan turun lebih lama. Setidaknya, dengan ramainya suara rintik aku tidak merasa sendiri.
Mantra Jiwa
Bagaimana mungkin aku berputus asa sementara aku adalah hamba dari Tuhan yang telah menyelamatkan Nabi Ibrahim ketika dibakar dalam api besar yang membara, yang menyembuhkan Nabi Ayyub dari penyakit langka, yang membuka jalan untuk Nabi Musa tatkala terjebak di antara pasukan Fir'aun dan laut merah, pun yang mengeluarkan Nabi Yunus dari dalam perut ikan besar di tengah samudera. Aku tidak punya daya dan upaya tapi Tuhanku maha kuasa atas segalanya.
“Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tidak ada yang berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir.” (QS. Yusuf: 87).
©Fajar Sidiq Bahari (@fajarsbahh)
Living in silence
Jika hal ini membuatmu berprasangka, maafkan aku.
Di usia ini, keinginan untuk posting-posting itu sudah semakin berkurang. Hanya sesekali saja, itupun jarang dan seringkali dihapus setelah beberapa jam.
Dan juga semakin jarang buka-buka post orang lain di sosmed manapun. Entahlah sudah tidak lagi penasaran. Walaupun sesekali membuka untuk tahu kabar keluarga atau teman lama. Tetapi ini jarang sekali.
Dan dua hal itu membuatku sangat tenang.
Tidak merasa berkewajiban membuka post atau like dan agar aku juga tidak berharap mereka akan melakukan hal yang sama.
Just living in silence, hidup dalam hening.
Aink juga lagi gini, paling ke Ig buat posting tanaman sama hewan🤣🌵
Ya Allah, hanya kepada-Mu sajalah kupulangkan segala perasaan yang melelahkan pikiran dan menyesakkan dada.
Ya Allah, tolong dengarkan segala pinta yang tak mampu lagi kulisankan.
@milaalkhansah
Don't write to be liked. Just write something as if you were writing for someone you love.
Hii
Semakin banyak membaca, semakin merasa tidak tahu apa-apa. Semakin sering menulis, semakin merasa ada banyak hal yang tidak bisa diungkapkan hanya lewat kata-kata.
Banyak hal memang hanya butuh untuk dipahami, bukan diberi penjelasan. Karena tak semua orang pandai melisankan perasaan.
@milaalkhansah
Pesan Untukmu
Tulisan ini mungkin akan segera menemukanmu, atau mungkin membutuhkan beberapa waktu, entah sehari, seminggu, sebulan, bahkan mungkin beberapa tahun kemudian.
Tulisan ini dibuat di 23 Januari 2025, sebuah penanda waktu yang mungkin bagimu adalah hari yang membahagiakan atau mungkin hari yang membuat sedih. Setiap orang punya ceritanya sendiri di tanggal yang sama.
Aku hanya ingin mengatakan kepadamu bahwa kamu telah berjalan sejauh ini, masih bertahan hingga saat ini. Meski pikiranmu berkecamuk, beberapa kali ingin menyerah, banyak sekali pertanyaan di kepalamu yang membuatmu sulit tidur, serta bingung menerka kemana dan seperti apa ujung dari jalan yang lagi kamu lalui. Bahkan beberapa di antaranya, ada yang sempat kepikiran untuk mengakhiri hidup tapi itu tidak dilakukan hingga saat ini. Bukankah itu hebat? * * * * *
Saat orang lain mungkin telah memiliki apa yang kita inginkan, mencapai apa yang kita harapkan. Sering kita bertanya-tanya, mengapa bagi kita jalan ke sana itu terasa sulit. Ada banyak hambatan, bahkan harus muter-muter. Kadang kita juga berpikir, kenapa untuk memahami sesuatu butuh waktu yang lama. Saat belajar hal baru, kita butuh waktu setahun, mereka sebulan sudah bisa. Kenapa semuanya terasa sulit buat kita? Bahkan saat mereka memiliki impian-impian, hal-hal di sekitarnya tak memberatkan. Mereka mendapatkan dukungan tanpa harus memikirkan tanggungan lain, seperti kita yang mungkin harus banyak berkorban untuk keluarga, saudara, bahkan diri sendiri.
Saat malam menjelang, pelan kita tutup pintu kamar dan sendirian. Pikiran kita terasa rumit, terasa sulit untuk melihat kenyataan bahwa menurut kita, kita belum mencapai apapun. Hal-hal yang jadi impian kita rasanya seperti khayalan saja.
Itu adalah pikiran yang membuat kita sulit bahagia.
Sementara di lain waktu, saat kita berkendara, saat kita bertemu dengan banyak orang di luar sana. Hidup yang menurut kita merana ini, ternyata adalah hidup yang begitu nyaman. Kita masih bisa berteduh saat hujan, masih bisa menikmati makan setiap hari, masih ada waktu untuk berselancar di dunia maya, masih memilik pakaian yang bisa berganti-ganti, masih punya waktu untuk mengaji, dan banyak hal lainnya.
Ahhh kadang hidup yang kita jalani ini, terasa sesak bukan karena apa yang kita miliki, tapi kita terlalu banyak memikirkan apa yang tidak kita miliki.
Rasanya, kita sebenarnya sedang diuji dengan ketakutan diri. Takut akan penilaian orang, takut akan kemiskinan, takut akan hilangnya kesempatan, takut akan umur yang semakin bertambah, takut salah memilih pasangan. Semua rasa takut itu seolah menjadi pemutus jalan antara kita dan masa depan. Sehingga kita terus menerus hidup di hari ini, dengan keadaan yang seolah tak pernah beranjak karena kita tidak pernah berani.
Tidak berani untuk kelelahan nmemperjuangkan impian, tidak berani untuk membuat kesalahan, tidak berani untuk membuat keputusan, tidak berani untuk menghadapi kenyataan, tidak berani untuk bertemu dengan hal-hal yang tidak sesuai ekspektasi.
Jangan-jangan jarak kita dengan tujuan hanya sejengkal, hanya saja butuh keberanian. Sementara kita terus menerus hidup dalam rasa takut seolah tidak punya Tuhan? * * * * *
Tulisan ini mungkin akan kamu temukan suatu hari nanti, entah kapanpun itu ditemukan dan kamu sedang tidak nyaman menjalani hidupmu sendiri? Coba lihat lagi, ada berapa banyak pilihan yang kamu miliki jika kamu berani? Sesuatu yang selama ini kamu berpikir bahwa kamu tidak punya pilihan. (c)kurniawangunadi
Cara Pandang Baru Saat Dewasa
Menuju dewasa yang kemudian melihat kehidupan ini bergeser Point of View-nya " 1. Mulai memahami kalau nggak ada yang terlambat dalam hidup, selama kita masih hidup. Itu adalah takdir terbaik yang kita miliki, kalau kita baru memulainya sekarang karena memang sekarang saatnya, bukan karena kita terlambat. Namun, itulah perjalanan hidup kita. Jadi, jangan takut kalau orang lain udah sampai mana, kitanya baru mulai
2. Belajar untuk merasa cukup. Dunia ini nggak ada ujungnya kalau dikejar. Nasihat terbaik yang kudapatkan di umur 34 ini adalah kalau kita gagal satu dua hal terkait urusan dunia, kita masih bisa ngulang. Tetapi kalau gagal di akhirat, ngak akan bisa ngulang buat memperbaikinya.
Rezeki kita itu cukup, tapi nggak akan cukup buat ambisi dan ketakutan kita akan kemiskinan. Ya Allah, kita berdoa setiap hari biar dikasih hati yang benar-benar terus bisa merasa cukup. Biar nggak hasad sama orang, nggak iri sama rezeki orang lain, dan lebih bersyukur sama apa yang kita miliki sekarang.
3. Pondasi agama sangat penting. Sebagai generasi yang tumbuh di lingkungan yang biasa-biasa aja dalam beragama, dulu di sekolah negeri juga agama tidak menjadi materi yang prioritas. Di umur sekarang dan menjadi orang tua, baru ngerasa banget kalau pondasi agama sedari kecil itu penting sekali sebagai panduan hidup. Agar melihat dunia ini lebih bijak dan prioritas hidup lebih benar dan terarah.
Mungkin itu yang bikin sebagian besar orang tua di generasiku sekarang yang milih anaknya sekolah di sekolah berbasis agama. Sebab di fase dewasa ini, sadar jika pemahaman hidup atas landasan spiritual ini yang benar-benar menyelamatkan diri dari masalah-masalah anxiety (kecemasan), feeling lonely (kesepian), depresi, dan beragam isu kejiwaan lain. Itu yang kurasain.
4. Belajar jujur sama diri. Badan itu pasti punya sinyal tertentu sebagai respon terhadap situasi/hal yang lagi jadi beban pikiran. Jangan sampai dzalim sama diri sendiri karena hal-hal yang sebenarnya bisa diputus tapi tetap dipertahankan karena rasa nggak enakan. Dan berujung pada langganan IGD, obat antidepresan, dan segala macam.
Jangan lupa menolong diri sendiri dengan kejujuran. Dan jangan takut buat minta tolong ke orang lain, ke profesional, dsb. (c)kurniawangunadi
Penting untuk mendidik anak kita dengan kecerdasan emosional yang baik. Karena kalau tidak, artinya Anda sudah membuat hidup seseorang di masa depan jadi menderita, yaitu orang yang kelak menjadi pasangannya.
—@taufikaulia
Ada seseorang yang hatinya setenang rembulan, ialah seseorang yang bisa memaafkan orang lain meskipun mereka tidak pantas untuk dimaafkan, yang membuat orang lain bahagia meski ia sendiri sedang patah dan remuk hatinya, dan ia yang berusaha tetap tenang di saat-saat datang putus asa. Setenang rembulan.
Amin yang paling serius
Menyelamati harapmu yang terwujud pun dengan harapku yang sama wujudnya 💙
Nak ...
Jalur langit memang tak nampak oleh mata, tapi insyaallah tertata 🤍
Jatuh Cinta dengan Rasa Percaya
Aku tak bisa menebak apa yang hatimu ucapkan, apa rasa yang sedang berkelindan di hidupmu, pikiran yang membuat larut tidurmu.
Aku hanya kenal marahmu begitu. Bahagiamu seperti itu. Dan sedihmu demikian. Tak mengapa tak bisa memahamimu dengan baik, biar itu jadi urusanku seumur hidup.
Aku hanya ingin memastikan bahwa kamu tahu jika aku tidak ada ketakutan sedikitpun untuk berada dalam pikiranmu yang berkecamuk, pada perasaanmu yang pasang surut.
Maukah kamu percayakan padaku?
opening jujutsu 🤍
Semakin sedikitnya doa yang kita ucap, pertanda semakin sedikitnya pula kita bergantung pada Tuhan. Biasakan berdoa pada semua kebutuhan, agar Tuhan sayang dan cinta. Bukankah seseorang yang cinta dan sayang itu pasti akan memberikan segalanya untuk yang dicintai? Apalagi Tuhan, pemilik dunia dan isinya.
@jndmmsyhd