Sibuk golek kesibukan ben dikiro sibuk~
styofa doing anything
noise dept.
YOU ARE THE REASON
d e v o n
Sade Olutola

izzy's playlists!

ellievsbear
occasionally subtle
wallacepolsom
Not today Justin
TVSTRANGERTHINGS
Three Goblin Art

#extradirty
tumblr dot com
art blog(derogatory)

if i look back, i am lost
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
Cosimo Galluzzi

Kaledo Art
Alisa U Zemlji Chuda

seen from Austria

seen from Malaysia
seen from Malaysia
seen from Switzerland

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Germany
seen from Spain
seen from China
seen from United States

seen from Austria
seen from Australia
seen from Germany
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Germany
seen from United States
seen from United Kingdom
@badaihatiku
Sibuk golek kesibukan ben dikiro sibuk~
Aku teduh, saat kau sapa. Aku teduh, saat kau peluk
iva_laiva
Gulma-gulma yang tumbuh di kepalamu itu juga perlu dibasmi, agar otakmu tak terlalu banyak membuang nutrisi pada apa yang tak semestinya dipelihara.
(via jalansaja)
Are you kidding me?
Love isn't a joke
Kadang setelah sadar aku bertanya-tanya. Hatiku bagaimana bisa seperti itu. Dulu.
Sometime
Begitu malam rindu yang sering menghujam, semoga tak bernasib malang.
Tonight
Masih mencintaimu tanpa biasa saja, seperti memotong dadu kepingan hatiku.
Kamu tau
Tanya Rembulan
Jika rindu memang ada padamu, Mengapa malam tak menyampaikannya padaku?
Bahkan ketika aku mulai menyerah, Mengapa tak kau cegat aku dengan tanganmu?
Apakah masih saja kau pikir mencintaimu itu mudah?
Kapan kau akan sadar bahwa berjuang sendirian itu menyakitkan?
Sesekali, tanyakan pada rembulan Perihal ia yang mencintai mentari
Apakah ia baik-baik saja, Sementara mereka berada di tempat berbeda
Aku pikir ini sudah selesai. Aku pikir aku sudah baik-baik saja tanpamu. Namun ternyata aku belum melangkah sama sekali. Sedikit kabarmu tadi mampu menghancurkan apa yang selama ini telah kubangun dengan sungguh-sungguh.
(via mbeeer)
Sia-Sia
Sebegitu sulitkah untuk mendampingimu?
Asal kau tahu, aku selalu berusaha agar menjadi yang lebih baik untukmu. Mengertimu. Mencintaimu. Mencoba menolerir segala baik dan burukmu. Selalu ada di tiap pinta. Selalu setia meski berkali-kali terluka.
Tapi aku rasa tidak ada yang lebih sakit daripada ini.
Ketika telah mencoba sepenuh hati untuk bisa menjadi pendamping yang baik, namun berakhir dengan cara digantikan oleh seseorang yang baginya jauh lebih baik.
Aku kalah. Bahkan dari sebelum berlomba pun sebenarnya aku sudah kalah. Di matamu, entah aku sekecil apa; Atau bahkan sama-sekali tidak ada?
Terkadang...
Terkadang ada hal yang menolak untuk disampaikan.
Ketika kamu telah menahannya dengan sempurna. Lebih diam dari sebelumnya. Ketika kamu merelakan untuk menjadi rahasia selamanya. Karena tidak semua boleh diungkapkan. Ataukah aku yang terlalu melebih-lebihkan luka?
Terkadang aku memilih menutup jalan untukmu menujuku.
Kurasa jelas, bintang-bintang mati. Kau semakin tak bisa kugapai. Lebih baik begitu karena kita takkan sanggup memperbaiki keadaan. Melankoli kita seharusnya sudah tamat. Bersamaan dengan mataku yang berhenti bersinar tanpa bayangmu.
Terkadang, aku berharap kita adalah dua orang asing.
Sebab sudah telat menganggapmu biasa saja. Tapi mungkin, datang dan pergi bukanlah hal baru. Dan aku terdiam, tanpa mampu menyentuh segalamu. Semuanya sudah hilang. Aku yang salah.
Terkadang, rindu saja tidak cukup.
Dan sekiranya jika aku tak berarti; berilah aku luka–sebagai langkah awal untuk menjauh darimu.
Terkadang, aku suka membaca kembali tulisan-tulisan yang kubuat atas namamu; lalu menikmati merindumu lagi.
Bila benar tak mencintaiku, tak perlu berpura-pura mengaku sebaliknya. Dalam lubuk hatiku yang terdalam, tahukah kau bahwa aku senantiasa mengetahuinya?
Tia Setiawati (via karenapuisiituindah)
Suara : @dokterfina Cerita : @kurniawangunadi Backsound : Ost. My Little Bride
© Jakarta, 24 April 2016
Kebaikan yang Hati-Hati
Kebaikan itu lahir dari hati, bergetar dari hati yang kemudian menggetarkan hati-hati yang lain. Hati-hati yang tulus memberi akan mudah diterima oleh hati-hati yang lapang.
Hanya saja, kebaikan yang lahir hari ini semakin sulit dikenali. Entah apa yang terjadi pada hati manusia. Apakah dunia beserta segala kepentingannya telah membuat orang lalai pada hati mereka sendiri. Tidak mengenali perasaanya, sibuk memanipulasi perasaan untuk kepentingannya sendiri.
Semoga kebaikan-kebaikan itu kembali tumbuh bagai rumput, tidak mati begitu saja karena terinjak, terpotong, bahkan karena musim kering. Kalau suatu hari aku harus menentukan untuk hidup bersama siapa, aku hendak memilih dengan hati yang baik. Siapapun orangnya, siapapun itu yang memiliki hati yang baik.
:”) semoga dia selalu memiliki hati yang baik, juga diri ini.
Aku rindu, saat aku dibuat penasaran siapa kamu, siapa nama dibalik pemilik kata yang begitu memikiat. Saat tumblr masih begitu rapat.
(via pintuajaibkemanasaja)
Setuju!
(via kunamaibintangitunamamu)
Tiba-tiba teringat dengan kata falafu: “Kumohon Tuhan, beri aku sepasang kaki yang walaupun berjalan tanpa alas kaki, akan tetap ingin berjalan bersamaku saja.”
Tuhan, aku juga ingin ya, dan semoga itu adalah kakimu.
Aku ingin berjalan bersamamu. Tidak perlu kendaraan mewah atau sepatu mahal. Aku ingin menggandeng tanganmu. Menyusuri jalan sambil mendengar nada tawamu. Tanpa payung waktu panas terik atau hujan deras pun, sungguh aku tidak keberatan.
Walaupun nanti, pasti akan ada banyak ketidaknyamanan, tapi aku yakin semua akan baik-baik saja; karena. aku. menghadapinya. bersamamu.
Semoga, di kejauhan sana–kamu sedang sama yakinnya denganku.
Karena yang paling sedih dari kesedihan itu sendiri adalah saat kamu sedih, tapi tidak bisa menulis apa-apa.
(via kunamaibintangitunamamu)
Sabda Rindu
Rindu. Aku ingin kamu. Untuk apa? Aku tidak tahu. Yang kutahu pasti; keberadaanmu melegakanku.