TOGA: MERAJUT SIMBOL DAN MAKNA
Kita senantias perlu simbol sekaligus makna. Mereka berdua ibarat sepasang sayap guna terbang. Atau sepasang kaki agar dapat melangkah. Atau sepasang paru-paru untuk bernafas.
Kita barangkali bisa tetap hidup dengan hanya ada makna tanpa simbol, meski tidak sempurna. Kita juga bisa terus hidup hanya bersama simbol minus makna, meski itu kering hampa. Sama seperti kita bisa hidup hanya dengan sebelah paru atau sebelah ginjal, meski itu menyakitkan.
Orang yang menganggap makna itu cukup lalu mengira simbol itu tidak penting, ia sebenarnya tengah membohongi dirinya. Itulah mengapa kita butuh bunga untuk nyatakan rasa atau kiblat ketika sholat. ka'bah adalah simbol, maknanya kita tunduk menyembah pada pemilik Ka'bah. Bukan berarti kita menyembah ka'bah. dan salah besar mereka yang menganggap bahwa ibadah hanya perlu dengan mengingatNya. itu makna yang minus simbol. meski banyak hari ini orang-orang yang fokus pada simbol dan melupakan makna.
“Bahagia adalah ketika simbol berjodoh dengan makna”.
Aku tidak mengerti akan rasa memakai topi bertali itu atau jubah hitam itu. Apalah lagi maknanya, aku hanya mencoba meraba-raba, mengira-ngira. Katamu itu hanya seremonial. Cuma simbol. Ya, aku tahu. Tapi sudah kukatakan bukan? kita butuh simbol dan makna. Mereka yang merasakan simbol mestinya lebih mudah mengikat makna.
Aku tidak tahu rasanya dipanggil nama untuk lalu ditambahi beberapa huruf dibelakangnya. Aku tidak mengerti. Yang aku tahu, mereka yang bertoga itu adalah orang-orang yang pernah mengisi halaman-halaman di episode hidupku. Yang sesaat lagi akan kutatap punggungnya pergi menjauh. Meninggalkanku dengan sisa-sisa kenangan yang masih tercecer di tempat ini dan belum sempat kurapikan. Apabila kebersamaan adalah simbol, Dan ikatan ukhuwah adalah makna. maka aku akan berusaha hidup hanya dengan separuh sayap. Hari ini aku baru mengerti apabila kondisi memaksa kita untuk memilih satu diantara dua, aku akan memilih makna meski kehilangan simbol. meski ia telah kehilangan simbolnya, aku janji, Makna yang telah tercipta antara kita akan kujaga..
Semoga yang tertinggal dan meninggalkan akan berjumpa lagi disuatu taman bunga pasca dunia....
Selamat bertoga, sahabat. Selamat merajut simbol dengan makna. Dan sayonara...
oleh: Syubhan TS














