Being adult is cruel, you can just ignore your mom's call and text her, sorry mom so busy today and I was on meeting, Don't you?
We don’t even care that She just need a friend to talk with
$LAYYYTER
ojovivo

Kaledo Art

Andulka
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
Peter Solarz
taylor price
tumblr dot com
will byers stan first human second
RMH
One Nice Bug Per Day
Cosmic Funnies
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

No title available

roma★
todays bird
sheepfilms
trying on a metaphor
NASA
🪼

seen from Kenya

seen from Greece

seen from Malaysia
seen from Germany

seen from France

seen from France

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from United Kingdom
seen from Sri Lanka
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Singapore

seen from Malaysia

seen from Serbia

seen from South Africa
seen from United States

seen from United States
@chrisnasuroso
Being adult is cruel, you can just ignore your mom's call and text her, sorry mom so busy today and I was on meeting, Don't you?
We don’t even care that She just need a friend to talk with
Bad Day Ever in the UK
The last story of my life is about facing the dissertation. I saw it was written 9 months ago. Well, lots of things happened haha
I have weird story while finishing my dissertation, I needed to move out from Dunkirk on earlier of August, I managed myself to move in into a flat with en suite room on April so I thought everything was sorted out since I have paid all the bills right before I moved in. The management of property is suck, I didn’t get my room, the asked me to wait for 2 days to move into the flat. I was sooo mad and insecure because It was dissertation time! how can people play with my life while my parents already invest me with everything to finish my master degree. Such a bitch ya know! I rly remember how the guy and young lady looks like, they are kind of posh british people, luxury car, soo smelling parfume I think it should be Joe Malone or LV or whatsoever I do not care, I just care of my room and my money shit!
Well sorry, I am just being too much bcs I remember the bad day ever in the UK
Ok, I got the room after 2 days lived in my Zul’s house, then the next month another disaster happened. They kicked me out the flat because I did not give them the one month notice of the moving out date. Such a devil ! I decided to move out from the flat becausee in the next 3 days is the deadline of my dissertation. Can I just give them the f*ck ?! YES ABSOLUTELY The one thing that I want is just pleaasee don’t get mess with my dissertation!!! I was back to Zul’s house and finished my dissertation, then after submitting the dissertation I moved into Natri’s house until the last day before going back to Indonesia
The lesson is, do not trust British people (stranger) easily. The safe accommodation is provided by University or Malaysian and Indonesians friends. I am not stereotyping people here, just because you are an International student and you have lots of money they might play with you. Read the contract and ask your british friend to get your back, It’s really helpful because they can easily negotiate rather than with us as an International.
Yash the good thing is I got merit award for the dissertation and merit as final mark in my graduation! I think It’s all paid off with the struggle lyfeeee.
Bye UK, I still can not move on! See ya in another part of my life....
Curious with Spring Semester?
So, I am done with spring semester, and now I am doing the Summer project. Long story short, spring semester gak kerasa sama sekali, krn seperti yg udah diceritain dibawah, semua deadline di akhir, and it means, diriku nggak tidur di bulan bulan terakhir. The shocking part is I didn’t go outsite Dunkirk for 2 months! Hidupku cuma kaya GG-my rooms doang. Tapi part serunya adalah, after taking exam aku pulaang ke indooo! hehe
So it was the summary of few months ago, now I am back to the Spring semester. It was weird, karena easter break itu ada di tengah semester, jadi udah jalan kelas sebulanan, lalu libur sebulanan, dan di bulan berikutnya kita masuk kelas lagi. Dan di bulan setelah easter itu adalah the massive war, karena aku punya 4 coursework yang notabene gabisa dikerjain sebelum easter break, lalu habis segala macam deadline berakhir, langsung banget facing exam yang ada 5 biji selama 3 minggu. My men!
The interesting part is, I did the exam while ramadhan is coming. Ujian sambil puasa sih gamasalah ya, dlu SD juga pernah mengalami ujian semester pas lagi puasa, tapi masalahnya kemaren puasanya ampe 19 jam! Gokils, jadi buka puasa jam setengah 10 malam dan adzan subuh jam setengah 3 pagi. Jadi pas ramadhan aku nggak pernah tidur di malam hari, dan pada saat malam itu ak gunain buat belajar, karena lemes banget dan otak gak bisa jalan kalau disiang hari, boro2 buat menghafal, buat nulis aja ni jari gakuat pindah haha. Lebay sih emang, tp bener dah itu berat!
Finally tepat setelah exam terakhir, besoknya aku langsing flight back to Jakarta! I missed home, food, people, cats, everything about Indo. It was rly good when I came back, all of the loved one is waiting for me. priceless! Nggak lama sih stay di rumah, karena kudu cepet balik demi terselesaikannya dissertasi, tp toh kelamaan dirumah juga bingung mau ngapain hehe.
Balik Notts, dan nilai keluar! It was good, almost meet my expectation, and I feel so satisfied of my marks, karena aku seneng banget akhirnyaa bisa ngerjain ujian dengan bener haha, krn semester lalu aku bener2 gak ngeri gimana cara negrjain ujian. Haaaahh, alhamdulillah
Now, dealing with my dissertation, and rly can’t wait for the graduation :)
Let's make more moments 💕 Hi 5 @riyanriswandi ! #headingto2019
Spring Term doesn’t really like Spring
It’s been more than a month in this term. Tapi bedanya ini aku nganggur senganggur nganggurnya. Karena semua deadline tugas ada di bulan Mei. Sedangkan tanggal 24 Maret-21 April itu easter break. Libur sebulan yah. Sounds interesting to go outside. Tapi yagitu gaada temen main disini Paham sih, anak rumah tu pada concern belajar semua. Apa apa ngomongin deadline, bosen. Gaada yang suka travelling kaya aku. Jadi nya yaa bored. Pengen pulang. Ada sih yang suka main, tapi mereka main ke Europe, kan duit nya ga nyampek kalau ke Europe. Yaa pokoknya ga kaya di Indo lah, ada temen main, whether mainnya deket tuh yang penting main aja deh. Susah jadi anak gabisa diem haha. Ga maksud ngebandingin sih ya, ya semua punya preference masing-masing. Mereka anak beasiswa pasti punya rasa tanggungan lebih tinggi daripada aku yang anak self funded. Yhaa tapi ga enaknya adalah disini gak nemu sama sekali orang yang klop gitu buat dicurhatin. Yaa untungnya masih ada temen-temen jauh yang siap kapanpun ditelfon dan dicurhatin.
Jadi mau cerita nih, deadline semester ini ada di akhir semua, kebalik sama semester lalu yang tiap minggu ada deadline. Jadi sekarang nganggur banget, kaya mau belajar ya males belom ada yang nge push, mau ngerjain belom ada yang dikerjain, mau jalan-jalan ya masa jalan-jalan sendiri kan ga asik. Jadi kerjaan selama sebulan ini cuma se-croll Instagram doang gaada abisnya haha. Yang ditakutkan tuh bakalan menyesal kemudian karena nilai atau mungkin karena tidak memanfaatkan waktu disini sebaik mungkin. Daan, parahnya nanti itu habis kelar kelas, langsung exam HAHAHA. Ngeri ugha tapi gatau harus ngapaen
Life
Welcoming Autumn Term Exam!
Hellou, Sebenernya aku kepengen pindah ke blogspot atau wordpress gitu yang gampang tapi males juga deh, disini udah lama banget kek umur pacaran kita hehe (ngaco maapin ya).
Jadi ini aku sedang di George Green Library, belajar gitu sih critanya, karena mau exam 10 hari an lagi. Kalau disini tuh menjelang exam library nya dibuka 24 jam, teteup sih favorit aku di GG karena yaah gimana lagi cuma disini doang perpusnya anak teknik. Di Hallward enak sih, luas, tapi males krn banyak anak indonya, klo smisal aku ketemu sama anak indo tuh pasti ke distract, terus ngobrol, atau ngga mereka pada ngobrol, akunya dengerin hehe. Yah, namanya juga bahasa ibu ya kan, cepet banget ni kuping connect nya walau mrk ngomong bisik-bisik. Terus minus kedua nya Hallward, dia tuh ada di atas bukit, aku nya kan lemah ni jadi anak, mager dan males naik-naik bukit, jadilah aku suka banget ke GG (karena cuma 5 menit dari kosan). Nggak enaknya lagi di Hallward nggak ada buku buat engineer dan komputer disana tidak ter-install program-program kami. Ini part ter sedih sih, karena kan komputer aku ngga support buat program berat ya (maklum gak ada settlement allowance kaya anak beasiswa hehe) jadi aku seringkali butuh komputer uni buat review apa yang kemaren sudah aku lakukan selama perkuliahan dengan program-program desain yang nggak jelas itu.
Well, I will share sedikit tentang Autumn Term yang telah dan sedang serta akan segera usai hehe. Kenapa telah? karena masa perkuliahannya udah selesai. Kenapa sedang? karena sedang menuju ujian term tersebut. Dan kenapa akan? Karena habis ujian tet (aku selesai ujian tanggal 26 Jan) besok senen nya aku udah Spring Term. Bingung khaan? SAMA HAHAHAHA! Dulu sebelum aku berangkat ke UK, aku sempat tu nyatet jadwal jadwal dari temenku yang sekolah di Newcastle uni, UK (ni doi klo baca tumblr gue pasti ngerasa) dan bener-bener mirip sama jadwal kuliah aku sekarang, tapi sayangnya aku tetep gapaham sama jadwal ini kenapa random begini amat haha. Jadi kemungkinan buat jadwal perkuliahan master se-antero UK ini (yang intake September) remain stable lah ya.
Jadi kita ada 3 semester Semester pertama disebut dengan Autumn Term ; semester berikutnya adalah Spring Term ; dan semester terakhir adalah Summer Term.
Kenapa winter nggak ada? karena di winter kebanyakan liburnya, aku ini kemaren libur dari 15 desember-15 Januari, sedangkan 16 Jan - 26 Jan itu ujian Autumn Term, Jadi bisa dibilang earlier Feb baru start perkuliahan lagi. Sedangkan winter itu kan mulai dari awal desember-akhir februari ya, jadi mungkin nanggung banget kalau namanya Winter Term (haha ngaco lagi). Untuk term selanjutnya akan aku jelasin kalau aku udah melewatin ya hehe (padahal nggak ada juga yang nanya hehe, gpp lah, kan sharing is caring, barangkali ada yang mau ke Notts, dan bingung mengenai Term Time nya bisa dtanya disini adik-adik sekalian, yailah sok tua bgt haha)
Settling in Nottingham, UK
What should I am writing about. I am in Nottingham already, and its been a month! gosh, cant imagined before haha. Sometimes, I just want to punch myself to make sure I am still alive, I want to say to myself that struggle is real, and here I will start my another journey of my life. I arrived in Nottingham a week before welcoming week started. My longest flight ever. It was 16 hrs flight, 3 hrs transit in Abu Dhabi, and 3 hrs drove by car from London to Nottingham. I felt unwell in my departure, and felt half-alive, still can’t believe I should go. I cried in railway station when took a selfie with my mom, cried a long the way to Jakarta. I was accompanied by Dad and Barata until Soetta airport. I was happy, too much happy because my friends was coming to airport to say goodbye for me. It was priceless! how can they being there even if they have a job? Love them! (billy, roman, cholis, frela, mba widya). The time run so fast, it was 16.00 pm already and I should checked in my luggage and headed to Londond, Gosh! I felt I headed back to SUB, not LHR. My flight was together with 4 others friends (weiz, mas indra, mbak nur, zul) and it was nice, they made me forget about my sadness leaving my loves in Indonesia. We arrived safely in Heathrow and should wait Mbak lenny and natri because they are in different flight with us. After meeting them, we were heading to Nottingham with Indonesian student who were picking us by car. We arrived in 22 city road, the british style house made me felt Oh God, I am away from home already. We (me, mba nur, mba lenny, natri) tried to settle in our new house and off course tried to settle in with Nottingham.
Here our photos during our movement to Nottingham :)
This is me, my first photo in Nottingham, in front of my house (22 city road, dunkirk)
KEPO-ing NOWADAYS
Kadang orang tu kepo keterlaluan ya, kaya aku nih jago banget kalau kepo haha, tp aku kepo nya ya kepo aja sih, misal liat-liat insta story nya mereka, liat2 tag fotoannya mereka, atau ngga temennya atau apalah. Agak risih sih kalau ditanya tentang ngapain aku sekarang, terus kapan berangkat, kok gak berangkat2, terus ngapain kok udah resign. Lah ya emang semuanya gampang coy? ngurus sim aja skr ribet naujubilah,dikira ke sudirman kali, tinggal naik KRL atau gojek udah nyampek. Ya bukan sok sulit sih, cuma jengkel aja kalau ditanya “kok gak berangkat2″ lo bantuin juga kaga, nanya mulu kek wartawan.
Sampe jadinya suudzon kan, ni orang nanya mulu kepengen apa seneng aku ngga berangkat2 haha. Curhat aja sih ni, kalau penasaran ama hidup orang jangan gitu gitu amat kali. Ya akunya juga gausah bete bete amat juga sih harusnya, kudu lebih selow hehe
Cuma nih ya, semisal kalian pada belom dapet kerja tug, nah ditanya dong ama orang yg curious ama hidup kalian, kok ga kerja kerja sih, WTH could u repeat it once more? PLAK! gua kasih juga nih. Kaya gitu ngga sih? apa cuma akunya aja yg lebay haha. Even kalian penasaran gitu ya, pengen kepo, ya tapi mikir jugaa dong kalau ada yang begitu ke kalian gimana. ye kaga?
Step to Umrah (Madina & Mecca)
I wanna share my experience for doing Umrah within 10 days include the departure (SUB-MED) and arrival (JED-SUB). It’s not hard anymore to do Umrah nowadays because there are so many travel and tour in Indonesia, however you have to be careful to choose it. Beberapa pertimbangan yang pastinya harus dipertahikan adalah harga! karena katanya ibu aku “rego nggowo rupo” dimana ada harga disitu ada fasilitas. Disini aku memilih Shafira tour and travel yang berpusat di GrahaPena Surabaya. Di web nya sudah ada lengkap banget penawaran paketnya, macem-macem dan udah ada detail pula fasilitas yang didapat beserta pilihan tanggal keberangkatan. Kelebihan shafira yang utama menurutku adalah tanggal keberangkatan. Shafira memberikan list tanggal yang pasti berangkat berapapun jumlah orang tanpa dibatasi kuota, jadi buat kalian yang sibuk dengan urusan kantor nggak perlu khawatir karena kalian bisa cuti tepat waktu sesuai dengan tanggal yang disediakan shafira dan yang telah kalian sepakati. Kalau untuk kelebihan lainnya ya seperti yang aku kasih tau tadi sesuai dengan harga yang harus dibayar
Kami sekeluarga berangkat dari surabaya menggunakan maskapai GA dengan rute penerbangan SUB-MED melalui terminal 1A khusus umroh di bandara juanda. Jadi langsung turun di madinah dan nggak perlu perjalanan jauh udah sampek di Hotel sehingga bisa memaksimalkan waktu untuk iktikaf di Masjid Nabawi. Kita berada di Madinah selama 3 hari, mengunjungi beberapa tempat seperti musium asmaul husna, jabal uhud, masjid quba, dan berbelanja disekitar masjid nabawi. Menurut saya belanja di Madinah cukup mahal dibandingkan dengan di Makkah, tetapi pasti orang lebih sering belanja di Madinah karena takut jika di Makkah tidak ada kesempatan belanja lagi. Dan jangan belanja di kebun kurma karena harganya relatif lebih mahal dibanding dengan dipinggiran Nabawi, bisa lebih 5 SR dengan merk yang sama.
Hari keempat kami singgah di masjid Bir Ali untuk mengambil miqot dan berniat untuk umroh sebelum tiba di Makkah, perjalanan dari madinah ke makkah memakan waktu kurang lebih 5jam. Sesampainya di Makkah kami langsung melaksanakan ibadah umroh yang pertama. Disini fisik kalian benar2 diuji karena setelah perjalanan jauh dilanjutkan dengan tawaf serta sa’i. Terlebih saya tiba di Makkah malam hari dimana jamaah yang melakukan tawaf pasti lebih ramai karena mereka kebanyakan mencari saat yang tidak panas. Di Makkah kami mendapat waktu bebas sangatlah banyak yang digunakan untuk i’tikaf di masjidil haram dan melakukan tawaf sunnah maupun berbelanja. Saya melakukan tawaf sunnah dihari kedua dan hari ketiga melakukan umroh kedua. Disitu harus benar benar diperhatikan, jika tidak ingin kelelahan sebaiknya setiap umroh atau tawaf sunah sebaiknya diberi jeda untuk istirahat agar tidak terllau payah seperti saya dan keluarga. Dihari keempat saya memutuskan untuk membeli oleh-oleh disekitar makkah, dan schok sekali karena harganya jauuh lebih murah dibanding madinah dan tidak perlu mengeluarkan effort lebih untuk menawar. Untuk gantungan kunci yang sama persis saya mendapat 3 biji dengan harga 10 SR di Madinah, sedangkan di Makkah saya bisa mendapat perbiji nya adalah 2SR.
Pada dini hari terakhir saya melakukan tawaf wada’ untuk tawaf perpisahan disitu rasanya sangat sedih karena berpisah dengan Ka’bah but Im sure we’ll see it soon :) Kepulangan kami melalui jeddah untuk mengunjungi musium dan masjid terapung dahulu, dan tidak lupa untuk mampir di cornniche yang salah satu tokonya sangat terkenal yaitu toko Ali Murah, yang sesungguhnya tidak terlalu murah juga hehe. Kami menggunakan GA lagi dengan rute JED-SUB selama kurang lebih 11 jam.
For More islam Stuff ☪ http://muslimwomenwearclothestoo.tumblr.com ☪
3 tahun lagi, Insha Allah. Berikan ayah dan ibu kesehatan, Agar keinginan sekeluarga tercapai di 25 tahun perkawinannya Amin :)
SubhanAllahuAllahuakbar 25th of April 2017 we headed to Mecca and did so many activities there. I am so grateful we able went there full team and in healthy condition. Alhamdulillah is never enough to say thank you, Allah. I am just a little-dirty-pieces besides your greatness.
Allah, I love you.
See you in the next journey, Jessi!
Today, 14-03-2017 at 11.28 he died, left us behind. Jessi kucing yang begitu kami sayangi. Ibuk, aku, barata, dan bahkan ayah sangat sayang kamu jes. 6 tahun kamu bersama kami banyaaak banget cerita yang kita lalui bareng, kamu bahkan udah menjadi bagian dari keluarga kami. “jesi dimana mah?” “pah, pintunya jangan ditutup, jesi belum pulang” “jesii jesii jeeesiii” semua orang mencari kamu jes, tiap hari, tiap jam, kamu begitu berarti buat kami :’). Aku pernah berdoa dalam hati, semoga kamu bisa nemenin aku sampek aku sarjana, makasih jes udah bertahan selama ini. Aku masih inget banget dulu pas pertama km ada dirumah, nggak ada yang suka soalnya kamu kucing mahal, makanan maunya yang mahal, pup di pasir wangi, harus beli kandang, grooming, dsb. Tapi lama lama orang dirumah pada sayang kamu, sampek kalau jemput barata les kamu diajak naik mobil haha, diajak liburan ke malang juga jengukin aku hehe. Cuma kamu jes, kucing yang nurut dan gampang banget diuleng uleng dibanding kucing dirumah lainnya, dan juga kamu yang paling kuat, karena km juga yang vaksin nya lengkap hehe. Kamu udah sakit kencing batu sejak 2011 tapi kamu bisa bertahan sampai sekarang, aku udah sering banget nangis gara-gara takut kamu mati, tapi kamu selalu bisa sehat lagi dan lucu lagi dan gendut lagi :) Kamu yang paling pinter jes, kalau dipanggil selalu nengok dan selalu dateng. Aku pasti kangen sama kamu, baik-baik ya disana jes, aku yakin you are better be there, kamu udah nggak perlu di kateter lagi sekarang. Terima kasih kesempatannya buat bisa ngrawat kamu ya, terimakasih juga udah selalu lucu dan menggemaskan, mencakar2 kursi ruang tamu sampe kudu ganti sarung kursi, terimakasih sudah menemani ibuk saat Mbak Ina nggak dirumah. WE LOVE YOU, JESSI :)
Everybody is not supposed to know all of your sexual desires. There's a place for that. Social media is not that place. Evolve + grow.
- Lalah Delia
Choosing a man to be with
I’m not good at making a friend with boys or man, but I have some criteria to be closer with someone. I just falling to the man two times in these 25 years of my life.
Yaudeh gitu lah pokoknya yha, yang pertama ini bisa dikata cinta monyet mungkin. Kan itu pas kelas 2 SMA, tp masalahnya lama juga sih pacaran ampe semester 4an di kuliah, jadi it was been 3 years. Tapi kalo dikata cinta monyet kok lama juga yha? Nah aku dulu interest sama doi karena pertama dia populer, secara dulu anak SMA ababil-alay gitu sukanya sama cowok yang populer. Dia anak futsal inti sekolah yang sering dikirim kemana mana buat lomba, dan dia banyak banget temen kakak kelas yang bad boy gitu lah, jadi tertarik aja, tapi dia ngga bad boy banget kok palingan cuma sekedar bolos mapel (seminggu cuma ikut 3 mapel doang-yaelah itu mah sama aja banyak bolosnya chris). Kedua, aku ngerasa dia hebat dalam beberapa hal terutama olahraga badminton, basket, sepakbola, and so on (he is not diligent at all). Nah terus pas mau masuk kuliah dia tu ngga ada kepikiran milih jurusan teknik sedangkan aku anak yang mikirnya cowok itu harus teknik, mungkin karena background ayah aku juga teknik sih. Dia malah milih masuk FIA (Fakultas Ilmu Administrasi) di UB dimana itu tuh jurusan yg menurut aku cewek banget, ya pokoknya ngga cowok-able banget lah, tapi dia ngga diambil sih yg di UB tapi ngambil di IPB ttg Agricultural kelapa sawit gitu deh pokoknya yg kerjasama sama SinarMas Group, yang abis selesai D3 langsung dapet kerja di kebon sawit. Antara seneng karena cowok udah mapan, dan jelas bakalan dapet kerja sama antara bingung juga he is not man that I want to be with karena jalan hidup yang dia pilih. Disisi lain aku ngga mau lah pacaran cuma pacaran, I’m not typical of playgirl yet, aku bingung dan ngga sanggup kalau bakalan beneran hidup sama dia, hidup di hutan, di kalamantan/sumatra, ngga di Jawa jauh dari ortu, dan dia tidak pernah memikirkan karir dan mimpiku, yang dia mau adalah aku harus selalu bersamanya. I dream a lot for staying overseas to continue my study, but for him it doesn’t make sense.I think that is not him. Dia bilang kalau aku seharusnya nemenin dia di tempat kerjanya, udah ada rumah, dan sebagainya. That is not life that I always dream of. Not that man I thought, this is not right if I stay to keep him. Berakhirlah cerita aku sama dia karena menurutku dia bukan orang yang bisa membantuku mewujudkan impian aku. I am not said he is bad, I said he is not able to help build my dreams, maybe because we are not on the same way.
The second man, I found him in the middle of my confusion due to brook up with my ex. The second times I fall in love with someone because he is famous haha. He has sense of humor, not a little but a lot, it’s easy to make me fall in love obviously. He is an engineer, my classmate in the college, he is not smart like others engineer, but I’m pretty sure he is very diligent and loyal, stay on what they got, also having a responsibility. He is a warm-hearted man tho. Aku ngga ngerti kenapa bisa bertahan hampir 4 tahun ini dan bahkan merencanakan mimpi-mimpi kita, bahkan sudah merencanakan sesuatu yang completely serious. Padahal entah berapa kali aku ingin menyerah akibat ulahnya (yaiyalah ulah dia, cewek mah bener teruuus). Alasan yang pernah aku pengen ninggalin dia adalah karena dia ngga begitu bagus di kuliah, IPK yang yaaa begitulah, pelajaran akademik yang molor, KKNP ngga kunjung usai, sampai skripsi yang tak kunjung dia selesaikan pun menjadi berbagai alasan yang memicu ku untuk meninggalkannya. Tapi dia berjanji, kalau akan lulus dengan cepat ngga akan lebih dari 4,5 taun. And he completely did. He able being an engineer in my graduation. Proud of you. Lagi, sebagai cewek yang memiliki pacar dengan umur yang sama, pasti akan segera ingin si cowok cepet dapet kerja, ngga lontang lantung nge job-seeker. Dulu aku sangat suka sekali marah2 karena dia belum juga dapet kerja, sering banget ngeburu-buru buat daftar ini dan itu, pokoknya ak sering bete lah karena dia pengangguran. Aku juga pengangguran waktu itu, tapi aku mengambil magang untuk mendapatkan pocket money, dia pun aku minta juga buat magang aja, tapi dia bilang, “Sayang, kalau aku magang, aku bakalan lebih sulit lagi buat ikut tes kerja, aku sungguh-sungguh kok nyari kerja, aku beneran daftarin semua yang ada, aku pasti bakal dapet kerja secepatnya, kamu doain aku, jangan marah-marah terus”. And he did well guys! ngga lama dari dia wisuda, dia pun diterima di sebuah perusahaan BUMN dimana kebanyakan orang mencari (exclude me) and I’m prouf of him. Dia memintaku bersabar untuk melihatnya bangga terhadap dirinya sendiri. The most important thing that I love him so much is he always cares with my dreams, he support me to make it happen, he gives me a chance to overtake what I want.
For me loves is cares each others, cares about their dreams, both of their dreams, not only man who able to make it, but woman tho. Found yours!
14 feb ‘17
Pagi ini seperti biasa aku berangkat ke kantor berjalan kaki sejauh 1km ke depan perumahan. Ditengah jalan tiba tiba ada seorang cewek naik motor dan berhenti di depan aku, lalu bertanya padaku “mbak mau bareng? saya mau ke depan” bingung lah aku ha ho ha ho “hm eh iya mba boleh deh, makasih ya”. Dalam hatiku yaampun selama aku disini hampir 10 bulan there’s no one who give me an offer to sponge off with. Ternyata ada ya orang yang masih peduli sama orang lain instead of she is a stranger for her/him, dan padahal dia juga ngga sekantor sama aku, haha. Aneh sih tapi bersyukur banget hari ini dapet rejeki ditebengin, mungkin dalam rangka valentine haha
Semoga mbak-nya mendapat balasan rezeki dari Allah SWT. Makasi ya mbak :)
I’m a Moeslim, but I’m realistic
Gatau kenapa akhir-akhir ini lagi sering banget mengamati situasi politik di Jakarta. Yaiya lah orang aku skr lagi tinggal di Tangerang, tiap minggu maennya ke Jakarta melulu. Gimana ngga mengamati dimana-mana ada baleho tentang pilkada DKI Jakarta ya jadi aku sedikit mengamati lah mengenai tegangnya situasi politik saat ini, khususnya di Jakarta.
Here we go, lemme tell you what make it so impressive. Jadi ceritanya adalah karena ada calon non moeslim yang mencalonkan diri jadi gubernur DKI Jakarta. Sebenernya dulunya sih dia tu wakil gubernur DKI Jakarta, cuma karena gubernur nya (Pak Jokowi) naik jadi presiden, maka dialah sang wakil gubernur (Pak Ahok) yang menggantikan posisi gubernur. Pak Ahok ini sudah naik jadi gubernur jakarta selama mungkin hampir tiga tahun, melanjutkan program-programnya dan pak jokowi. Membuat MRT,LRT,menggusur para PKL biar tertib dan sebagainya. Nah, banyak yang ngga suka sama cara kepemimpinan Pak Ahok ini, karena gayanya memimpin yang suka marah-marah dan sangat tegas. Dan yang paling kontroversial dari program beliau adalah menggusur sebuah kampung yang berada di pinggir sungai dan memindahkan orang-orangnya ke sebuah apartemen. Tidak sedikit orang yang menghujat Ahok, tetapi tidak sedikit pula yang membelanya sampai didirikannya sebuah relawan bernama “Teman Ahok”. Saya sendiri mengakui bahwa Pak Ahok ini membawa banyak perubahan terhadap Jakarta, bukti yang sangat benar-benar bukti adalah sudah 3 hari (11-13 Feb 2017) ini Jakarta hujan sepanjang hari tapi belum ada tuh headline di berita “Banjir Jakarta 2017″ hehehe. Kalau yang begini aja ngga ada koar-koar mengenai jasa beliau, yang ada cuma kesalahan beliau doang yang disorot oleh masyarakat. Yang nge-gusur PKL lah, yang ngerobohin bangunan lah. Lha wong dia mlakukan itu kan juga demi kebaikan bersama, katanya nggak mau lagi Jakarta banjir, ya sok atuh ngalah, toh udah dibuatin apartement.
Semenjak Pak Ahok mencalonkan diri menjadi calon kepala daerah, yang akan diselenggarakan 2 hari kedepan (15 Februari 2017) demo-demo bermunculan di Jakarta. Yang demo siapa? orang-orang FPI dan ormas-ormas Islam yang tidak mau jika pemimpin nya NON ISLAM, yang nggak mau jika pemimpinnya menistakan agama mereka. Semenjak desember sampai sekarang sudah ada 3x demo di Jakarta. Jika kalian nggak mau pemimpinnya Non Islam yaudah gausah nyoblos doi lah, toh masih banyak yang mau, Tinggal liat aja nanti siapa yang jadi, kan udah, yang penting kalian ngga nyoblos dia. Kenapa sih pada hobby banget ribet (Nggatau lagi sih kalau ini juga bagian dari politik calon lain hehe). Jika kalian masih ribet masalah Pak Ahok menistakan agama yaudahsih toh juga udah diurusin sama pengadilan. Kaya kalian udah kebanyakan pahala aja sampek segitunya mau ngejatohin orang lain.
Iya aku tahu dia non muslim, tapi dia warga Indonesia coy, dia juga punya hak sebagai warga Indonesia. Punya hak untuk mencalonkan dan dicalonkan, toh indonesia juga bukan negara muslim, di Indonesia ada 5 agama kalau aku ga salah pas SD juga pada diajarin. Gaboleh memaksakan kehendak, anak kelas 3 SD tuh biasanya di Ujian PKn ada tuh sual begitu harus saling tenggang rasa. Aku muslim, tapi aku realistis. Aku sangat berusaha menghormati Agama dan Suku lainnya. Kalau kalian benci sama pak Ahok karena sering menyindir Islam begini begitu dan kalian balas dengan seruan “orang Islam tidak boleh memilih pemimpin yang Non Islam” menurutku kalian sama aja sama dia. Sama-sama sok kuasa. Sama-sama merasa besar. Kenapa nggak saling tenang, santai aja nanggepinnya, nggausah menggebu-nggebu. Orang islam juga tau kok kalau sebainya pemimpinnya itu muslim. Dengan kalian melakukan demo dan menyerukan hal-hal seperti itu, itu sudah membuat kaum minoritas di Indonesia ketakutan, membuat mereka jiper tau nggak? Damai sih damai, ya tapi siapa yang tau mental seseorang, siapa yang tau anak-anak kecil non Islam yang ketakutan tinggal di negaranya sendiri gara-gara aksi kalian?
Dan lagi, the last thing I should write here Aku, sangat ingin bersekolah di Inggris, yang konon muslim disana itu minoritas. Aku nggak mau saat aku disana aku diperlakukan sama seperti Pak Ahok diperlakukan disini, aktivitas aku dibatasi, aku tidak diperkenankan mengikuti atau mengetuai ini dan itu, dan juga pula aku tidak memiliki hak berpendapat. Manurutku apa yang kau tanam adalah apa yang kau petik, dan Islam itu sangat luwes gaes, tidak perlulah kalian ngotot, Allah bersama kita kok, yakin deh, mending kita sekarang sama-sama memperbaiki diri kita, daripada saling serang dan saling menjatuhkan, ya kan?
Kuliah ke Luar Negeri (Persiapan Kuliah ke UK)
Curhatan day 41 of 365 (2017) Terkadang aku bingung dengan jalan hidup. Ya! Jalan hidup gaes! Sok banget sih chris, udah kaya orang aja sih lo, haha. Iya, aku belom bener-bener jadi orang sih, idup juga masih banyak tergantung sama orang tua. Tapi bukan itu yang mau aku curhatin melainkan mengenai rencana aku yang sudah sangat rapi dan mendadak gagal karena peraturan menteri baru yang berubah, Jeng Jeng Jeng Jeng..........................
Jadi begini, Ayahku selalu kepengen aku lanjut S2 ke luar, mungkin karena doi memiliki banyak temen yang anaknya pada YES sehingga aku dibujuk dengan segala macam cara untuk segera lanjut S2 abis selesai S1. S2 nya harus di luar, harus! Tibalah masa disahkannya ke-pengangguran-ku pada november 2015 dan tibalah pula masa kebingunganku mau dibawa kemana hidup ini. Mencoba mencari pekerjaan kesana kemari tp kok gatau kenapa niat aku setengah2 dalam nyari kerja, ada dapet lolos sampek tahap sekian lalu dengan mudahnya aku lepas, ada yang kepengen banget ak masukin tapinya di tahap kesekian aku ngga lolos dan sebagainya. But Actually I have said I’m Not Really Job Seeker! haha, mungkin karena ya masih bingung mau kuliah atau nyari kerja yang bener. Disisi lain ortu aku bilang kalau kamu nnti udah dapet kerja pasti bakalan males buat sekolah, disisi lain aku ya pengen ngerasain dapet duit dan beli beli sesuka hati aku. Akhirnya ak memutuskan untuk magang di beiersdorf di malang produsen NIVEA untuk 3 bulan kemudian lanjut les IELTS di IALF surabaya sekaligus mengikuti tes IELTS disana. Disaat masa magangku ak sekalian mendaftar dan mencari kampus buat lanjut S2. I found Nottingham, UK. I feel good vibes with that uni because it is not a big city, the living cost are cheaper than others, but the uni is 7th rank in UK which is very good. Akhirnya aku apply untuk jurusan Manufacturing Engineering and Management disana, dan berhasil mendapat LoA Conditional karena pada saat itu nilai IELTS aku belom keluar, daaaaaaan sedihnya pada saat IELTS aku keluar nilainya cuma 6.0 which is it’s not enough for joining the course. Untungnya aku punya jurusan cadangan yaitu Human Factors and Ergonomics dengan syarat IELTS 6.0 sebenernya jurusan kedua ini lebih suitable buat aku karena related banget sama Teknik Industri, tapi aku lebih tertarik aja sama manufacture. Tapi yaudahlah, Life’s must go on. Mungkin ini takdir aku harus masuk jurusan itu, aku berfikir mungkin kalau aku masuk ke manufacturing ga bakalan lulus tepat waktu, jadi yaudah let’s turning to Human Factors.
Ayah aku berharap ak berangkat pada september 2016. Tapi gatau kenapa aku masih ragu untuk berangkat pada saat itu, aku berfikir persiapanku kurang banyak, dan juga aku berfikir kenapa sih keburu buru banget, kenapa gak nyari beasiswa dulu aja? kan ada LPDP yang dibuka 4x setahun, kan ada ASEAN scholarship juga. Kalau aku mengundur keberangkatanku jadi september 2017 kan aku bisa ikut semua itu beasiswa, ya meskipun ak gak yakin ak bakalan dapet tapi kan yang penting udah usaha. Kemudian ak mendapat tawaran kerja kontrak di GMF AeroAsia dan dimulailah pula misi menjadi scholarship hunter. Ikutlah LPDP pada akhir tahun 2016 dan sayangnya aku gagal hehe, oke gapapa deh, masih ada satu kali kesempatan lagi di tahun 2017, anggep aja yang ini cek ombak lah. Di awal tahun 2017 terdapat revisi dari pemerintah mengenai anggaran biaya untuk LPDP dan LPDP pun mundur entah kapan. Aku berharap semundur mundurnya adalah April, karena setahuku LPDP memiliki syarat keberangkatan minimal 6 bulan setelah penutupan pendaftaran. Bad News pertama buat aku! LPDP untuk keluar negeri baru dimulai seleksi pada agustus-september dimana september tanggal 25,2017 perkuliahan di Notts sudah dimulai. YaAllah, cobaan macam apa lagi ini. Tapi ak tetap positive thingking aja, barangkali bisa disistem reimbursement sehingga nanti berbagai uang yang aku keluarin bisa dibalikin sepulang selesai pendidikanku. Bad News kedua! Peraturan LPDP mengenai IELTS dirubah, baik yang telah memiliki LoA maupun tidak minimal IELTS untuk keluar negeri adalah 6.5 padahal aku kemarin bisa lolos administrasi LPDP dengan modal LoA unconditional dari nottingham. YaAllah, kenapa cobaan datang bertubi tubi, kenapa? Apakah sebegini tidak direstuinya aku dapet beasiswa?
Sekarang aku nggak tau lagi harus ngapain, semua harapanku hilang. Tapi aku sempat mendaftar ASEAN scholarship dari kampus Nottingham, dan masih akan diumumkan pada bulan Juni 2017, aku hanya berharap semoga aku bisa lolos. Karena aku sangat pengen banget meringankan beban ayahku. Dan aku percaya bahwa mungkin jika LPDP bukan rejekiku, pasti aku memliki rejeki lain, entah mungkin rejekiku masih disimpan untuk diberikan kepadaku pasca aku kuliah S2 atau malah aku bakalan dapet kerja di Inggris nanti hehe.
Can’t wait for heading to UK :)
gemash. jadi inget balai kota malang :’)