Setidaknya, aku pernah tercatat dalam pikiran mu. Bahwa aku pernah memperjuangkan kamu, yang tidak pernah menginginkan aku.
Mike Driver

No title available
🪼

Product Placement
Show & Tell

blake kathryn

oozey mess
occasionally subtle

JVL
No title available

★
sheepfilms
taylor price

#extradirty

No title available
Game of Thrones Daily
todays bird
art blog(derogatory)

titsay

❣ Chile in a Photography ❣

seen from United States
seen from Lebanon

seen from Indonesia

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Canada

seen from Singapore
seen from United States

seen from Malaysia
@coretaanasal-blog
Setidaknya, aku pernah tercatat dalam pikiran mu. Bahwa aku pernah memperjuangkan kamu, yang tidak pernah menginginkan aku.
Kodratnya laki2 itu, bukan ninggalin. Tapi tanggung jawab, dan kodratnya perempuan itu, jadilah perempuan.
Aku sih hobinya tidur, soalnya tinggal merem
Egois itu cuman buat org-org yg minta dikasihati
Aku sih orangnya santai, kamu sakitin juga masih santai
Bohong itu dosa, kalau udh tau dosa. Kenapa di lanjutin?
Kalau dusta, di balas kebaikan. Maka peri bahasa air susu, di balas air tuba. Tidak akan ada
Manusia di ciptakan, untuk melakukan salah. Kalau bener terus, dia harusnya jadi malaikat.
Manusia itu di beri hati untuk merasakan, kalau aku cemburu. Memangnya salah?
Bilang dengan orang-orang itu! Kalau aku sangat mencintai kamu! Alasan ku menerima kembali, karena ya kamu, memang ditakdirnan bersama ku
Jangan bohong, dosa! Kalau masih sayang bilang aja lagi. Jadi, aku sayangnya engga sendiri
Aku engga butuh kamu, aku cuman butuh hatimu. Karena, kalau udh dapet hatimu pasti dapet kamunya
Kata dilan rindu berat, iya soalnya ngomong doang, ngajak ketemuan juga engga
Kalau pagi ini, besok pagi, atau setiap pagi sampai menjelang malam aku rindu kamu, boleh?
Kalau pagi ini aku rindu kamu, boleh?
Just a letter, Hai bro! 😊apa kabar? Makasih ya waktu itu sudah mengajak aku jalan. Seneng deh. Disaat itu juga kamu ajak balikan, kamu masih anggap aku pacar kamu ya, setelah 4 hari kita tidak contact 😌 adem rasanya, hehe mungkin aku masih terjebak yah, tapi yaudah biar aku saja yang masih terjebak. Kamu jangan, berat. Kamu kan plin plan lebih parah 😂 suka mutusin aku gt soalny, tapi nanti ajak balikan lagi. Tapi, kamu bilang aku plin plan dan sulit 😄 terkadang lucu sama kamu dan hubungan yang pernah kita jalani. Mimpi-mimpi kita yang pernah kita buat. Inget gak? Waktu kita obrolin tentang nanti kalau nikah gausah mewah-mewah, simple aja. Lalu, beli apartemen, cicil bareng-bareng buat di invest, kemudian beli rumah yg kecil aja, tapi halamannya luas. Terus mau pelihara anjing. Sekarang mimpi nya ya jadi mimpi aja. Kamu sekarang udh bermimpi dengan yang lain soalny 😊udah ada yang deketin lagi, tapi bukan aku yang jadi masa lalu maupun masa depan mu. Gatau mau sedih atau kecewa. Tapi, semuanya pasti akan ada hikmahnya. Hikmah dibalik kita pisah yang kaya gini. Padahal menurut ku, hubungan kita baik-baik saja, tapi kitanya yang tidak bisa menyikapinya seperti apa. Nanti 5 tahun kedepan, kamu yang baru akan paham aku dijaman ini, sebaliknya seperti itu. Tapi di saat itu, mungkin kita nanti sudah sama pasangan masing-masing, entah sudah merencanakan pernikahan atau malah sudah menikah. Kamu dulu pernah bilang ke aku, pacaran sama aku asik. Hehe kamu juga asik, karena sampai sekarang aku masih asik dengan perasaan aku ke kamu. Tapi, sekarang aku lebih sadar diri. Aku harus tau batasan ku, aku bukan punya kamu lagi jadi mau kecewa sampai rindu pun, hanya bisa aku pendam sendiri. Apa kamu pernah rindu aku juga?
Kalau kemudia saya nanti menangis lagi, biarkan saya menangs deras. Itu karena selama ini saya terlalu banyak memendam. Kesedihan saya terlalu banyak saya pendam, untuk saya tutupi di depan mu. Saya tidak memutar balikan fakta yang ada, hati saya yang sekarang ingin terus menangis lalu menjerit bersamaan dengan rasa hancur dan kehilangan. Kamu? Apa seperti ini juga? Atau hanya saya saja yang terlalu berlebihan menuliskan beberapa bait kata ini. Saya kehilangan kamu, padahal kamu pun masih menapakan dirimu. Kalau memungkinkan, biar saya menangis terus seperti ini, karena saya yakin di depan nanti saya akan menemukan tawa saya kembali. Bersama mu sekarang pun, seperti hal yang terlalu di paksakan. Saya dengan mu tapi hatimu entah kemana.