(Ketika Rasa Itu Tumbuh Mekar) -- "Dam, besok kita pergi ke desa manggis ya, kita satu Tim baksos, bareng ical dan putri juga sih, trus nanti.... ", entahlah seakan dunia berputar lambat, suara ocehanmu tak terdengar, tiba-tiba malah muncul kelopak bunga yg bertebangan di ruangan ini, angin membuat jilbab merah yg kau kenakan berkibar pelan menambah keanggunanmu, kini aku didatangi seorang bidadari yang melambai lambai tangan mungilnya, apa aku sedang di surga ??? -- "Naufal Adam Prasetyo....heyyy....!!!" Tepat didepan wajahku tangan rony melambai-lambai, dengan sedikit berteriak memanggil nama lengkapku. "Astagfirulloh....", kemudian Aku beristigfar dan tertunduk, apa yang telah terjadi tadi. Jaga pandanganmu Adam,batinku. Ternyta itu hanya khayalan ! Dan aku pun kemudian berusaha merapikan apa yg ada di mejaku yang telah rapi. Salah tingkah. -- "Kenapa kamu Dam, sedari aku ngomong tadi, senyum-senyum aja, hati-hati Dam, malam jumat ini, jangan banyak ngelamun ntr kesambet...", canda-mu menakut-nakuti ku. Diakhiri senyum kecil yang manis. "Adam lagi jatuh cinta tu Nis", balas Rony yang kembali duduk dikursi pojokan sambil membaca beberapa surat peminjaman yang aku ketik. -- "Cieee..Adam bisa juga cinta-cintaan,hahaha...", sahut Putri. "Hemm..iya nis, aku denger kok yang kamu bilang barusan", jawabku pura-pura mengerti apa yang kau katakan, sambil terus merapikan tumpukan buku yg telah tersusun rapi. -- "Gue cabut duluan ya Nis, Dam...kelarin deh tugas kalian, surat peminjaman alat buat baksos besok, sama perijinan, dll nya yaa...assalamaualaikum... Eh ya, putri jangan lupa ke ruang senat sekarang, ada pak Toni, buruan konsul, biar bisa lulus bareng", Sang ketua baksos,Roni, setelah memberikan mandat, kemudian pergi disusul putri yang terlihat buru2 menuju ruang senat. (Lanjut di kolom komentar) https://www.instagram.com/p/BvtfrfEnkva/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=okt67tarsx5r