Saya pikir ini bukan hanya tentang islam dan umat muslim, lebih dari itu adalah tentang kemanusiaan.
Dimana ada hati yang tega mengikhlaskan, ketika manusia di bantai dengan senjata tajam, diperolok, dilucuti, dan di bunuh secara sadis. Anak kecil yang tidak berdosa, ibu-ibu yang harus menafkahi anaknya, para lansia yang lemah dibantai dan dibunuh demi memenangkan wilayah. Demi Alloh, negeri ini tidak ridho melihat penjajahan di atas dunia.
Lalu tentang Palestine? Jerussalem? Al Aqsha? Secara mengerucut, tanah Palestine dahulu nya adalah milik Bani Israel, yang kemudian kunci nya diserahkan oleh Patrik Safronius kepada Umar bin Khattab, ingat di serahkan bukan dijajah. Jadi secara teritorial, tanah Palestine adalah milik kaum muslim. Seiring waktu berjalan, Zionis Yahudi ingin merebut kembali tanah Palestine, muncullah perjanjian Sykes-Picot (Perancis dan Inggris membagi wilayah jajahan nya, Inggris mendapati Palestine). Zionis Yahudi memohon kepada Ratu Inggris kala itu agar diberikan negara khusus untuk mereka, maka muncullah Deklarasi Balfour. Inggris mengizinkan Yahudi bermukim di Palestine. Lalu, Amerika dan PBB pada tahun 1948 mengesahkan negara Israel di atas tanah Palestina. Sampai akhirnya, Israel menjajah habis tanah Palestina yang sekarang menyisakan Jerussalem, lalu kemudian saat ini mereka mengklaim bahwa Jerussalem adalah milik Israel (Ibu Kota Israel), padahal di dalamnya terdapat Al Aqsha, masjid mulia ketiga yang dalam sejarahnya ada kisah hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke sidratul muntaha. Seketika itu kita tau, lalu kita tetap terdiam?
Bagaimana cara kita membantu? Bukankah di Indonesia saja masih kesulitan, banyak bencana, musibah sana sini, ngapain kita bahas negara lain?
Saya pikir menolong adalah bukan tentang perdebatan, bukan karena kita beda wilayah maka kita tidak berhak menolong orang itu. Logika sederhana nya, ketika didepan kita ada yang sekarat, apa iya kita harus tanya dulu dia siapa, dari mana, agama apa, ras dan suku apa, baru kita menolongnya. Menolong adalah tentang apapun yang bisa kamu berikan dalam waktu yang cepat, tepat dan sigap secara total. Lalu ingat, menolong bukan hanya tentang fisik, do’a pun adalah pertolongan. Mari saudaraku, do’akan Palestina, dukung dunia untuk menolak kebijakan Trump yang menyatakan Jerussalem ibu kota Israel. Kecam segala bentuk penjajahan yang mengatasnamakan apapun. Berdonasilah untuk warga (para anak kecil, bayi, ibu-ibu hamil, lansia dlsb) di Palestina lewat donasi donasi di negara kita. Do’akan dalam setiap sholatmu, dhuha mu, tahajud mu, shaum mu. Eratkan ikatan antar sesama muslim. Serulah kebaikan ke setiap penjuru wilayah.
Allohu Ghayatuna, Ar-Rasul Qudwatuna, Al Qur’an Dusturuna, Al Jihaddu Sabiiluna, Al Mautu fii sabilillah, asma ama nina.
Save Palestine. Save Jerussalem. Save Al Aqsha (Al Aqsha Haqquna) !















