‼️ Berhati-hatilah dari hukuman Allah.
Betapa banyaknya Allah menghukum seseorang tanpa orang tersebut sadar bahwa ia tengah dihukum.
■ Bukankah Allah telah mencabut nikmat manisnya bermunajat dari hatimu?
■ Bukankah telah berlalu hari sedang engkau tak sedikitpun membaca Alquran?
■ Bukankah telah berlalu malam-malam yang panjang, sedang engkau terhalangi dari qiyamul lail? Hanya menjadi bangkai semalaman?
■ Bukankah Allah telah tahan lisanmu, sehingga sulit sekali berdzikir?
■ Bukankah Allah telah mengujimu dengan cinta harta, pangkat, dan popularitas?
■ Bukankah engkau telah merasakan betapa beratnya berbuat ketaatan?
■ Bukankah Allah telah mudahkan untukmu jalan untuk berbuat ghibah, adu domba serta lisan yang penuh dusta?
■ Bukankah Allah telah melupakanmu dengan akhirat sehingga oreantasimu hanyalah dunia?
■ Bukankah telah lewat musim-musim kebaikan; Bulan Ramadan, 6 hari di bulan syawwal, ataupun 10 hari di awal bulan dzulhijjah, namun engkau sama sekali tidak diberikan taufik untuk memanfaatkan moment indah tersebut dalam ketaatan?
Sungguh teman-teman, terkadang hukuman Allah itu menimpa seorang hamba, sedangkan hamba tersebut tidak menyadari.
Dan termasuk juga dalam bentuk hukuman tersebut, ketika Allah membukakan pintu-pintu keduniaan sehingga kau lupa akan akhirat, atau Allah bukakan untukmu ilmu dunia yang melalaikanmu dari menuntut ilmu akhirat, bahkan, bisa jadi ia berikan untukmu harta yang melimpah, namun ia halangi engkau untuk mendapatkan lezatnya ketaatan.
Sungguh, betapa banyaknya hukuman Allah yang telah sampai, sedangkan engkau tidak menyadari.
Maka, berhati-hatilah wahai sekalian hamba Allah.
📝 Syaikh Wahid Abdussalam Bali. (di salah satu status FB)
Alih bahasa : Huzaifah Ali Akbar
Sungguh, ini mesti kau jadikan renungan, wahai diri.