All choices have trade-offs
āKalau aja ... , aku pasti ...ā āKalau engga gini, aku ...ā āKenapa kemarin aku ... sih?ā
Kita menjalani kehidupan selalu dihadapkan dengan pilihan. Semua pilihan ada konsekuensinya. We have to live with it.

@theartofmadeline
Misplaced Lens Cap

pixel skylines
$LAYYYTER

Andulka
Sweet Seals For You, Always
he wasn't even looking at me and he found me
Monterey Bay Aquarium

No title available

No title available
d e v o n
todays bird

No title available
Alisa U Zemlji Chuda
AnasAbdin
šŖ¼

Origami Around

ē„ę„ / Permanent Vacation

Kiana Khansmith

tannertan36

seen from Netherlands
seen from Netherlands
seen from Malaysia
seen from United States

seen from Canada

seen from Maldives
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Germany
seen from Russia

seen from Romania

seen from Italy
seen from Singapore

seen from Canada
seen from Mexico

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
@cynthiamhrn
All choices have trade-offs
āKalau aja ... , aku pasti ...ā āKalau engga gini, aku ...ā āKenapa kemarin aku ... sih?ā
Kita menjalani kehidupan selalu dihadapkan dengan pilihan. Semua pilihan ada konsekuensinya. We have to live with it.
2021
2020 has taught me a lot. I learned that what matters most are the people in my life. They were there through some painful times. Iāve seen things get broken and situations change. When i accept that nothing stays the same. I can endure. Iāve learned that i am strong and donāt give up.
2021 begins a new chapter & Iām ready āØ
Waktu untuk Berbenah
Jika dunia ini telah menjadi lebih buruk menurut dirimu, ya janganlah berkontribusi untuk menjadi salah satu keburukan itu. Lekas berbenahlah! Buruk dan baik semua tergantung dari persepsi masing-masing, tetapi merasa diri paling benar belum tentu menjadiĀ kebenaran yang diakui oleh siapapun.
Tuhan adalah sahabat sejati dalam perjalanan hubungan kita. Tuhan turut bekerja di dalam segala sesuatu. Tuhan bekerja pula untuk mengatur segala sesuatu. All things work together. Banyak hal yang Tuhan perbolehkan terjadi, namun pada waktu kita tidak mengerti, janganlah kita bersungut-sungut, atau melawan Dia, atau marah kepada-Nya.
Yakinilah, it takes time, courage & persistence to become something.
Me
"Katresnan kuwi isa wae ora mung marang wong sing padha karo kowe." -- Aku dilahirkan di keluarga berbeda agama. Papa beragama Islam dan Mama beragama Katholik. Keluarga besar Papa & Mama pun beragama Islam. Aku masih ingat betul kehangatan merayakan Idul Fitri & Idul Adha bersama keluarga besar. Sepulang beribadah di Gereja saat Natal, keluargaku langsung berkunjung ke rumah simbah (simbah, sebutan nenek dalam bahasa Jawa). Letak rumah simbah & Gereja Kotabaru sangat dekat. Simbah menciumku lalu mengucapkan selamat hari Natal. -- Aku kecil senang mendengarkan cerita dari simbah mengenai ajaran agama Islam. Aku menjadi tahu sedikit demi sedikit walaupun tidak memeluknya. Setiap bangun pagi (hingga sampai saat ini), Mama selalu memutarkan lagu-lagu rohani Katholik & renungan. Setiap akan beraktivitas, anak-anaknya selalu diberkati di 'bathuk'. Bahkan teman-temanku (tentu yang berbeda) pun kerap dibuat kaget dengan kebiasaan Mama ini. Akan tetapi, mereka menanggapinya dengan positif. Mungkin kebiasaan ini belum tentu ditemukan di keluarga lainnya. -- Aku yakin hal-hal sederhana seperti itulah akan memperkaya diriku kelak. Kesediaan untuk mempelajari & memahami ajaran agama yang tidak kita anut dapat membentuk karakter & pola pikir seseorang. -- Aku dibesarkan dalam keluarga yg sangat plural, kami tetap mencintai & menghormati satu sama lain. Toh orang tua saya awalnya juga berbeda, namun mereka tetap saling mencintai. @rayakan_perbedaan #KamiIndonesia #RayakanPerbedaan #BhinekaTunggalIka
Conversation On The Plane.
I saw youāve been repeating the same Beatles album for the last 3 hours.
Itās my lullaby. Turbulence has been pretty bad and my legs are sore, so I desperately need this to soothe me.
Do you dig old things?
I like anything old.
But you donāt look like that in the way you present yourself.
My appearance is my worst case of false advertisement.Ā
How so?
On one side, Iām conservative, I want things to be done according to the rule. I enjoy the feeling of boredom. But I have pink hair. Therefore your first judgement about me might be false.Ā
My first judgement of you would be⦠youāre a cosplayer.
No, but on a simpler way of thinking, I think I do enjoy role-playing. Itās fun to dress up as someone youāre not, act like someone youāre not, and only reveal yourself on selected people. It feels more exclusive that way.Ā I see you wear a ring, but I assume youāre not married.
Nice observation. I noticed the diamond ring on your ring finger, too. Are you engaged?
No, I bought this for myself. See, itās fun to mislead people. I pretend Iām engaged most of the time.
Youāre really into this role-playing thing, do you.
Everyone is role-playing. You wonāt talk to your friend the way you talked to the flight attendant. We have multiple personalities, itās just not everyone is aware of that. Itās a bit troubling that I follow my crazy side when it comes to making choices, most of the time.
Do you have things you regret or could never forgive yourself in life?
I donāt think I ever really regret things in life. Most of the time I regret missing chances. I regret not saying what I said. Not spending enough time with my loved ones before they were gone.Ā
Sorry about that.
Thatās fine. Itās probably why Iād say yes to anything.
Anything?
As long as that doesnāt defy my principle and what I stand for. As long as it doesnāt hurt people. I regret not learning, not reading, not knowing something I should have known. Other than that, nothing really.
Now what should I watch? Any movie recommendation?
What about romance?
Romance is good. Itās good for the heart. Pick your favorite romantic airplane movie.
Itās kind of interesting that almost all of my favorite movies, I watched it on the plane. I love The Lobster, I couldnāt stop smiling on my seat. I like Birdman. I watched Ruby Sparks here too. My other romantic movie is Whiplash.
Thatās pretty messed up. Whiplash is not a romance movie.
It is, the sub-dom chemistry is undeniable. Neiman is crazy for him in that abusive relationship and he strived to be better for him, I think thatās romantic.
-- When you are good to a woman, even if it ends for whatever reason, she will always remember you. You may never know that, but she will. Be a good man, bcause a woman will never forget how you treated her š #GodBless (at Yellow Star Hotel Gejayan Yogyakarta)
Apa yang membuat pria memilih wanita lain dibanding wanita yang selalu ingin bersamanya?
Wanita yang membuatnya penasaran dan sulit ditaklukan. Atau wanita yang punya kualitas baik.
Thankyou everyone for your gifts⦠I love youuu beyond wordssssss šš
Do you know those people who mock themselves for compliments?
Do not be one of those people.
Untukmu yang menyapa dan hilang, terbit tenggelam, apa kabar? Dan yang ditinggalkan tolong segera lekas kembali. Aku rindu. Juni, 2015 #throwback #justgoshoot #sunset #sunset_madness #sunrise_sunsets_aroundworld #silhouette #photography #Bali (at Pantai Kuta Bali)
Mungkin ada kalanya kau harus sadar. Hanya karena perjalananmu lebih lama ketimbang yang lainnya, tidak berarti kau akan gagal. Ā Ā Hanya karena jalanmu tak semulus mereka-mereka yang sudah sampai duluan, tidak berarti kau tidak akan sampai ke sana. Ā Hanya karena kau masih mencari-cari, tidak berarti kau tidak akan berhasil. Ā Semua orang punya caranya sendiri-sendiri. Setiap manusia punya waktunya sendiri-sendiri.
Remember that (via mbeeer)
gegara fenomena anak gantengnya ustad nikah umur 17 tahun, fitur explore instagram gue dibanjiri akun-akun (katanya) dakwah pada nyuruh nikah muda, yang di-like entah siapa di list following gue. this is why I do not follow those (katanya) dakwah accounts. baik di line ataupun ig sebagai socmed aktif gue. bukannya mengajak perempuan untuk produktif agar lebih berguna bagi sesama, ini malah kontennya bikin galau dan mendorong perempuan agar buru-buru menikah. meh. apa bedanya akun yang (katanya) dakwah itu sama akun-akun abege labil yang isinya galauin cowok? beda bungkus aja sih. satu pakai bungkus agama, satunya enggak. tapi isinya sama. ngebet pengen berdua-duaan sama lawan jenis.
I mean, yes I believe marriage is completing half of our deen, tapi nikah bukan balapan yang harus diburu-buru kan? kenapa nggak lebih mengarahkan perempuan untuk mengejar pencapaian-pencapaian mereka? karena toh kalau memang yakin dengan takdir Allah, tulang rusuk yang hilang juga akan dipertemukan dengan pemiliknya at the right time, kan? bukannya maksain buru-buru minta dihalalin biar bisa saling pegangan, ciuman, dan ena-ena dengan dalih ibadah. marriage is so much more than making sex halaal.
output gerakan si akun-akun (katanya) dakwah ini bikin jadi banyak perempuan muda ngebet nikah karena ingin segera dihalalkan (duh, tapi kamu kan bukan babi?!?!?) dan ngebet minta dikhitbah. seolah pilihan hidup perempuan muda cuma dua: nikah muda atau pacaran. pacaran (katanya) mendekati zina. jadi daripada dosa mendingan nikah muda.
like⦠hell-o, manā¦ā¦
picik sekali rasanya kalau para penggerak (apa yang mereka yakini sebagai) dakwah ini berpikir perempuan kalau nggak nikah muda, ya pasti bakal buang-buang waktu dengan pacaran gak ada juntrungan. entah darimana sesat pikir macam ini berawal. mereka kayak lupa perempuan itu adalah madrasah pertama anaknya, yang pastinya seorang perempuan butuh banyak mengeksplor ilmu pengetahuan dan pengalaman supaya anaknya bisa dididik oleh sosok ibu cerdas dan berwawasan luas. jadi apa kalau nggak nikah muda, perempuan pasti akan menghabiskan waktunya cuma buat pacaran? emang otak perempuan isinya cuma lelaki doang?
duh!
gue bisa dibilang super jarang melihat akun (katanya) dakwah yang mendorong perempuan mencari ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya atau memperluas pergaulan sampai ke kancah global sebagai bekal untuk mendidik anak masing-masing di masa depan nanti.
isi akun itu melulu cuma: ayo nikah, ayo halalin aku, ayo kasih aku kepastianā¦
dengan balutan agama.
buat saya efek yang diciptakan akun-akun (katanya) dakwah ini sama mengerikannya dengan (apa yang mereka yakini sebagai) konspirasi yahudi. sudah banyak perempuan yang āteracuniā untuk ngebet dihalalkan, meskipun bisa jadi secara mental belum siap. padahal anak butuh keluarga harmonis dan orangtua yang tidak labil.
all in all, mau nikah umur berapapun, itu pilihan masing-masing individu. tapi mbok ya janganlah menggencarkan nikah muda dengan cara-cara yang salah. dibalutkan agama dan membuat perempuan jadi galau menunggu pangeran berkuda putih datang meghalalkan (padahal si perempuan bukan babi peliharaan). ujung-ujungnya karena ngebet nikah tapi masih labil, banyak juga yang minta cerai karena nggak kuat menerpa badai rumah tangga. gue baca di artikel pikiran rakyat, angka perceraian di Indonesia bahkan mencapai 1000 per harinya, dan sekitar 40 kasus per jamnya. nggak bisa dipungkiri dari angka sebanyak itu banyak mereka-mereka yang menyesali kelabilan akan kengebetan mereka yang dulu ingin buru-buru minta dihalalkan. contoh masalah yang terjadi akibat fenomena ini adalah masalah keuangan. yes. doo-eet. (sumber: buku The Alpha Girlās Guide by Henry Manampiring)
padahal masa-masa muda itu bisa dipakai dengan melakukan banyak hal di dunia ini. terlalu banyak ilmu pengetahuan, terlalu banyak jenis orang, dan terlalu banyak tempat untuk dieksplor. so please, jangan mendoktrinkan sesat pikir ānikah muda biar lekas halalā. karena kamu bukan babi. eh bukan deng, karena nikah bukan cuma menghalalkan pegangan tangan, ciuman, dan seks. kalau memang sudah siap dengan segala konsekuensinya, oke, itu pilihanmu. tapi gak usah āmeracuniā perempuan lain yang merasa belum siap untuk mengikuti jejakmu juga.
karena yang diekspos akun-akun (katanya) dakwah itu juga cuma bagian enaknya nikah muda doang. macam gunung es aja. di bawahnya jelas banyak masalah dan justru malah itu yang esensial tapi nggak pernah dibahas mendalam. entah kenapa. padahal masalah basic seperti problem finansial atau emosi kedua belah pihak yang masih mirip bocah merupakan hal krusial yang penting dibahas kalau mau menikah muda.
jangan berdalih dengan cuma punya modal nekat aja ngelamar dan atau menerima lamaran anak orang. ini pernikahan, bukan mau terjun buat sky diving. nekat doang gak bakal bisa beli susu bayi atau bayar listrik. kecuali situ mau nekat menodong kasir minimarket atau kasir pln buat memenuhi kebutuhan-kebutuhan rumah tangga. yakali banget kan?
buat kamu-kamu yang sudah menikah dalam usia yang terbilang muda: selamat! kamu sungguh sangat berani menempuh hidup baru yang isinya kamu dan pasanganmu (dan juga anak-anak kalian), bukan cuma dirimu sendiri lagi. gue paham, meskipun dua orang yang hidup bersama akan lebih menggandakan masalah daripada satu orang, tapi jelas kebahagiaannya juga berlipat ganda dibandingkan dengan kami-kami yang masih hidup untuk diri sendiri. gue berdoa semoga kalian selalu diberkahi hidup dan pernikahannya.
buat kamu-kamu yang galau-galau pengen dikhitbah: yakinkan hati, beneran udah siap? atau cuma disiap-siapin, padahal sebetulnya cuma pengen bisa punya pasangan halal buat pegangan tangan dan enak-enakan? kalau beneran udah siap, selamat! semoga pangeranmu lekas datang. kalau ternyata belum, ya santai cyin, hidupmu masih panjang. di Pakistan sana, dulu Malala Yousafzai sampai ditembak taliban karena memperjuangkan hak-hak perempuan untuk bersekolah. lah kamu sudah hidup di negara yang tidak mempermasalahkan sekolah bagi anak perempuan, masa galau berkepanjangan hanya karena Allah belum memberi sang pangeran? malu atuh ih sama Malala. padahal akses kamu untuk mendapatkan pendidikan dan memperluas pengetahuan gak sesulit saudara-saudara kita di pakistan. ingat an-nuur 26 laaah. pastinya perempuan cerdas juga untuk lelaki cerdas juga kan?
buat kamu-kamu yang masih ingin mengeksplor banyak tentang dunia sebelum menikah: selamat! anak-anak berhak terlahir dari rahim ibu yang cerdas dan suamimu berhak mendapatkan pasangan hidup yang mampu menopang keutuhan rumah tangga dengan pengetahuan dan pengalamannya.
buat kamu-kamu lainnya yang kebetulan baca tulisan gue sampai disini: ini suara hati gue dan beberapa netizen di ask.fm Om Manampiring yang lelah dengan fakta kalau tren nikah muda tapi modal nekat semakin dikuarkan oleh akun-akun (katanya) dakwah. beberapa dari kalian mungkin nggak setuju dengan opini ini dan beberapa mungkin berpikir āliberal amat sih lu jadi cewekā. itās okay, kita punya sudut pandang masing-masing. saya hargai pendapat kalian bila berbeda dari saya. and i hope you guys do the same thing too.
depok, 9 agustus 2016
-RRF-
sumber gambar: ask.fm/manampiring sumber artikel: Pikiran Rakyat Online sumber buku: The Alpha Girlās Guide by Henry Manampiring. milik pribadi penulis. worth to read.
#opini
Marriage is so much more than making sex halaal.
Thank you followers! š
Orang-orang yang sibuk berdoa di atas sajadahnya, di dua pertiga akhir malam, menangis bersimpuh mengadu langsung kepada Tuhannya, dia tidak akan lagi menuliskan doa-doa di media sosial ini. Termasuk menuliskan keluh kesah, aib di facebook, twitter, dsbgnya. Dia tidak memerlukannya lagi. Selalu begitu rumusnya.
Tere Liye (via erstudio)
Betapa memaafkan dan melupakan perkara yang maha susah, ya
Dan (via daniaphilippus)