add context to your compliments
Noah Kahan
𓃗
Not today Justin
Keni

tannertan36
One Nice Bug Per Day
Claire Keane
Mike Driver

No title available
macklin celebrini has autism

bliss lane
Jules of Nature
taylor price
he wasn't even looking at me and he found me
Sade Olutola
todays bird
hello vonnie

#extradirty

titsay
🩵 avery cochrane 🩵
seen from United States

seen from United States

seen from Türkiye

seen from United States
seen from Azerbaijan
seen from Brazil
seen from Vietnam
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@depats68
add context to your compliments
these photos taken 5 years prior, happy bornday ka. you've got the worlds on your hand! may all your wishes come true (at Beer Garden SCBD) https://www.instagram.com/p/CKzz2cknwP1/?igshid=xdw7f9g3vu21
needless to say, if you know what I mean, then you know what I am into. #pinealgland #chemtrail #gmo #directenergyweapon #firmament https://www.instagram.com/p/B279PL0Hnx2/?igshid=1x5lrtu7wml6q
the man himself turned 8 today!
Lets escape from the system https://www.instagram.com/p/BzIhfrOHIve/?igshid=ec6x0hlvts8d
credit song: robin hustin - light it up NCS Release #pubgsong https://www.instagram.com/p/BxDR3hOn8jUjmOcPWOkkAM5xYm_2oGDWrNmWI80/?igshid=a8evk9hboh2m
lapsed (at Jakarta, Indonesia) https://www.instagram.com/p/BsS5z84HpCAFCPLdK8HN7SJRsZeGRZloLEv-To0/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=i3fxvu7scj1i
*PERAMPOK CERDAS*
Perampok berteriak kepada semua orang di bank : ” Jangan bergerak! Uang ini semua milik Negara. Hidup Anda adalah milik Anda ..” Semua orang di bank kemudian tiarap. Hal ini disebut “Mind changing concept – merubah cara berpikir“. Semua orang berhasil merubah cara berpikir dari cara yang bisa menjadi cara yang kreatif. Salah satu nasabah yang sexy mencoba merayu perampok. Tetapi malah membuat perampok marah dan berteriak, ” Yang sopan mbak! Ini perampokan bukan perkosaan!” Hal ini disebut ” Being professional – bertindak professional“. Fokus hanya pada pekerjaan sesuai prosedur yang diberikan. Setelah selesai merampok bank dan kembali ke rumah, perampok muda yang lulusan MBA dari universitas terkenal berkata kepada perampok tua yang hanya lulusan SD ” Bang, sekarang kita hitung hasil rampokan kita”. Perampok tua menjawab. ” Dasar bodoh, Uang yang kita rampok banyak, repot menghitungnya. Kita tunggu saja berita TV, pasti ada berita mengenai jumlah uang yang kita rampok.” Hal ini disebut “Experience – Pengalaman“. Pengalaman lebih penting daripada selembar kertas dari universitas. Sementara di bank yang dirampok, si manajer berkata kepada kepala cabangnya untuk segera lapor ke polisi. Tapi kepala cabang berkata, ” Tunggu dulu, kita ambil dulu 10 milliar untuk kita bagi dua. Nanti totalnya kita laporkan sebagai uang yang dirampok.” Hal ini disebut “Swim with the tide – ikuti arus“. Mengubah situasi yang sulit menjadi keuntungan pribadi. Kemudian kepala cabangnya berkata,” Alangkah indahnya jika terjadi perampokan tiap bulan.” Hal ini disebut “Killing boredom – menghilangkan kebosanan“. Kebahagiaan pribadi jauh lebih penting dari pekerjaan Anda. Keesokan harinya berita di TV melaporkan uang 100 milliar dirampok dari bank. Perampok menghitung uang hasil perampokan dan perampok sangat murka. “Kita susah payah merampok cuma dapat 20 milliar,orang bank tanpa usaha dapat 80 milliar. Lebih enak jadi perampok yang berpendidikan rupanya.” Hal ini disebut sebagai “Knowledge is worth as much as gold – pengetahuan lebih berharga daripada emas“. Dan di tempat lain manajer dan kepala cabang bank tersenyum bahagia karena mendapat keuntungan dari perampokan yang dilakukan orang lain. Hal ini disebut sebagai “seizing opportunity – berani mengambil risiko“. Selamat mencermati kisah diatas. Meski mengandung humor namun ada point-point yang bisa kita tangkap dari humor bisnis di atas... Apakah anda bisa melihat, mengapa bangsa ini selalu ada keributan ? Kisah Perampokan diatas, adalah representing segala sesuatu yg terjadi di Negara ini. Restu Suwartono
imortal peeps always walk alone
When a group of people laugh, people will instinctively look at the person they feel closest to in that group. #psychology (at Colosseum Jakarta)
Kisah Awal Penciptaan
Imam Ahmad meriwayatkan dalam musnadnya dari Amir al-Aqili ra bahwasanya dia berkata, 'Aku bertanya, 'Wahai Rasulullah, dimanakah Tuhan kita berada sebelum Dia menciptakan langit dan bumi?' Beliau menjawab, 'Sebelum menciptakan langit dan bumi, Dia berada di ghamam (awan) yang di atas dan di bawahnya ada hawa(udara); kemudian Dia menciptakan Arsy-Nya di atas air. "Sebagian ulama mengatakan bahwa yang dimaksud dengan ghamam adalah kabut. Para ulama berbeda pendapat tentang apa yang diciptakan oleh Allah sebelum Dia menciptakan Arsy-Nya. At-Tirmidzi meriwayatkan dari Ubadah bin Shamit ra, dia mengatakan, 'Rasulullah saw bersabda, 'Yang pertama kali diciptakan oleh Allah adalah qalam yang berasal dari cahaya.' Menurut sebuah pendapat, qalam berasal dari permata putih, yang panjangnya hampir sama antara langit dan bumi. 'Kemudian Dia menciptakan Lauh Mahfuzh (lembaran yang terjaga) dari mutiara putih yang berasal dari yaqut (batu mulia) merah, yang panjangnya antara langit dan bumi, sedangkan lebarnya antara barat dan timur.' Anas bin Malik mengatakan, 'Rasulullah saw bersabda, 'Allah memiliki Lauh (lembaran) yang salah satu permukaannya terbuat dari yaqut merah dan permukaan lainnya dari zamrud yang hijau, sedangkan qalamnyaberasal dari cahaya.' Ibn Abbas ra mengatakan, 'Sebelum Allah menciptakan makhluk, Dia telah menciptakan qalam. Dia berada di atas Arsy; Kemudian Dia melihat qalam dengan penglihatan haibah (kebesaran) sehingga qalam itu terbelah dan meneteskan tinta.' Ibn Abbas menambahkan bahwa qalam itu terbelah dan dari belahan inilah keluar tinta hingga hari kiamat. Said bin Manshur mengabarkan bahwa yang pertama kali dituliskan oleh qalam adalah, 'Aku adalah Yang Maha Menerima tobat. Aku akan menerima tobat orang yang bertobat.' Sementara Ibn Abi Hatim meriwayatkan bahwa yang pertama kali dituliskan oleh qalam adalah, 'Sesungguhnya rahmat-Ku melampaui kemarahan-Ku.' Ibn Abbas ra mengatakan qalam menuliskan apa yang bakal terjadi hingaa Hari Kiamat dan tentang ketentuan baik dan buruk.
'Dan tidak ada seorang perempuan pun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.' (QS 35:11)
وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ جَعَلَكُمْ أَزْوَاجًا ۚ وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنْثَىٰ وَلَا تَضَعُ إِلَّا بِعِلْمِهِ ۚ وَمَا يُعَمَّرُ مِنْ مُعَمَّرٍ وَلَا يُنْقَصُ مِنْ عُمُرِهِ إِلَّا فِي كِتَابٍ ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ
Tale of Bulūqiyā
Ats-Tsa'labi mengatakan, pada zaman Bani Israil ada seorang laki-laki yang bernama Isya. Dia termasuk salah satu ulama Bani Israil yang biasa membaca kitab-kitab terdahulu. Dalam kitab-kitab tersebut dia menemukan sifat-sifat Nabi Nuhammad saw. Semua sifat tersebut dia kumpulkan dalam satu lembaran. Lembaran itu disembunyikannya di dalam sebuah peti yang terkunci. Kuncinya dia sembunyikan di tempat yang tidak pernah diperhatikan.
Dia memiliki seorang anak yang bernama Baluqiya. Menjelang bapak Baluqiya meninggal, dia berwasiat kepada anaknya untuk menjadi qadhi (hakim) di kalangan Bani Israil setelahnya. Setelah beberapa lama ayahnya meninggal, tiba-tiba dia melihat sebuah peti. Peti itu didapatkannya terkunci. Dia tanyakan peti itu kepada ibunya. Ibunya menjawab, 'Aku tidak tahu apa yang ada di dalam peti ini dan tidak tahu di mana kuncinya.' Selanjutnya, kunci itu dihancurkan oleh Baluqiya dan membuka petinya. Di dalamnya dia melihat ada lembaran yang bertuliskan tentang sifat-sifat Rasulullah saw, dan berkata bahwa dia adalah penutup para nabi dan para rasul, serta surga diharamkan bagi para nabi sehingga dia dan ummatnya masuk terlebih dahulu.
Setelah selesai membacanya, dia bawa lembaran tersebut kepada ulama Bani Israil. Tatkala mereka mendengar sifat-sifat Muhammad saw, mereka berkata kepada Baluqiya, 'Bagaimana bapakmu mengetahui hal ini, tetapi dia tidak memberitahukannya kepada kami? Demi Allah, seandainya bukan karena engkau, pasti kuburannya akan kami bakar karena dia telah menyembunyikan berita tentang junjungan para rasul saw, kepada kami.'
Selanjutnya, Baluqiya memutuskan untuk meninggalkan ibunya. Dia berkata, 'Wahai ibu, aku telah menemukan bahwa Nabi akhir zaman akan diutus. Aku akan pergi dan tidak akan kembali hingga aku mengetahui beritanya.' Ibunya berkata, 'Semoga Allah memenuhi cita-citamu.' Baluqiya pergi dari Mesir dalam rangka mencari Muhammad saw. Dia berkeliling dari timur sampai barat hingga sampai ke laut ketujuh. Dia menemukan berbagai keajaiban yang tidak dilihat oleh orang lain. Di antara sejumlah keajaiban itu adalah apa yang dia liat di sebuah jazirah. Disana terdapat ular-ular besar yang mengatakan, 'Tidak ada tuhan kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.'
Baluqiya berkata kepada ular-ular, 'Assalamu 'alaikum.' Ular-ular itu berkata kepadanya, 'Kami belum pernah mendengar ucapan seperti itu.' Baluqiya berkata, 'Ini adalah sunnah (tradisi) Adam.' Mereka bertanya, 'Dari kelompok mana engkau?' Baluqiya menjawab, 'Saya termasuk golongan Bani Israil.' Mereka berkata, 'Kami tidak mengetahui Adam dan Bani Israil.' Baluqiya berkata, 'Jika demikian, bagaimana kalian mengetahu Muhammad? 'Mereka menjawab, 'Semenjak kami diciptakan Allah dengan sifat ini, kami diperintahkan untuk mengatakan hal itu. Kami adalah ular-ular Jahannam.' Baluqiya bertanya,' Bagaimana berita tentang Jahannam?' Mereka menjawab, 'Jahannam itu hitam dan berbau busuk. Dalam setiap tahun bernapas dua kali. Sekali pada musim kemarau, itulah panas dari dirinya. Dan sekali lagi di musim dingin. Itulah kebaikan dari dirinya.'
Setelah itu, Baluqiya memasuki sebuah jazirah yang lain. Di sana, dia menemukan ular-ular yang lebih besar dari yang pernah dia liat pertama kali, seperti pangkal pohon kurma. Di sekitar ular-ular tersebut, dia melihat ada ular kuning. Apabila ular-ular besar itu berjalan, maka ular-ular kuning berjalan di sekelilingnya. Tatkala ular-ular itu melihat Baluqiya, mereka berkata, 'Siapa engkau?' Baluqiya menjawab, 'Saya Baluqiya dar Bani Israil. 'Mereka berkata,' Kami belum pernah mendengar kata-kata ini sebelumnya. Aku dikuasakan atas semua ular yang ada di dunia. Seandainya aku tidak ada, pasti ular-ular memaksa Bani Israil untuk lari dan membunuh mereka dalam satu hari saja.'
Baluqiya melanjutkan perjalanan hingga dia sampai ke laut ketujuh. Dia telah melihat berbagai keajaiban yang terlalu panjang untuk dijelaskan. Dari sejumlah keajaiban itu adalah apa yang dia lihat di sebuah jazirah. Di sana terdapat pohon kurma dari emas. Apabila matahari muncul menyinarinya, maka ia mengeluarkan sinar seperti kilat sehingga tidak ada mata yang mampu untuk melihatnya karena kuat sekali kilauannya. Di jazirah ini juga ada pepohonan yang besar buahnya. Baluqiya mengulurkan tangannya untuk mengambil buah dari salah satu pohon tersebut. Pohon itu menyeru, 'Menjauh dariku hai khati' (yang suka bersalah)!
Baluqiya pun mundur dan duduk. Tiba-tiba ada satu rombongan turun dari langit. Di tangan mereka ada pedang terhunus. Ketika mereka melihat Baluqiya, merek berkata, 'Bagaimana engkau sampai ke tempat ini?' Baluqiya berkata, 'Saya dari Bani Israil, nama saya Baluqiya. Lalu kalian siapa?' Mereka menjawab, 'Kami adalah kaum jin yang beriman. Asalnya kami berada di langit. Kemudian Allah menurunkan kami ke bumi. Kami diperintahkan untuk memerangi jin kafir di muka bumi. Sekarang kami akan memerangi mereka.'
Baluqiya pergi meninggalkan mereka. Tiba-tiba ada malaikat yang besar postur tubuhnya sedang berdiri. Tangan kanannya ada di timur, sedangkan tangan yang kirinya ada di barat. Dia berkata,' Tidak ada tuhan kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.' Baluqiya mendekati dan mengucapkan salam kepadanya. Dia berkata, 'Siapa engkau? Baluqiya menjawab, 'Aku adalah seorang laki-laki dari Bani Israil. Aku pergi dalam rangka mencari penutup para nabi. Lalu siap engkau?' Dia menjawab, 'Aku adalah malaikat yang ditugaskan mengurusi gelapnya malam dan terangnya siang.' Baluqiya berkata, 'Apa dua baris yang ada di keningmu?' Dia menjawab, 'Dalam dua baris tersebut tertulis tambahan malam dan siang serta pengurangannya. Aku tidak menahan malam kecuali dengan ukuran yang ditentukan.'
Baluqiya terus melanjutkan melanjutkan perjalanannya. Tiba-tiba ada malaikat yang sangat besar. Dia berkata, 'Tidak ada tuhan kecuali Allah dan Muhammad utusan Allah. 'Baluqiya mengucapkan salam kepadanya, malaikat itu pun menjawabnya. Baluqiya bertanya tentangnya, dia menjawab, 'Aku adalah malaikat yang ditugaskan menangani angin. Aku tidak akan melepaskan angin kecuali atas seizin Allah. Aku menggenggam laut. Seandainya tidak demikian, tentu semua yang ada di muka bumi akan binasa.
Baluqiya meninggalkannya, dia melanjutkan perjalanannya hingga sampai ke gunung Qaf. Ternyata ia terbuat dari yakut hijau. Ia mengelilingi dunia seluruhnya. Karena pancaran sinar gunung tersebut, langit terlihat berwarna biru. Allah menugaskan penanganan gunung ini kepada seorang malaikat. Apabila Allah hendak mengguncangkan sebagian bumi. Dia memerintahkan malaikat tersebut untuk menggerakkan lapisan yang tersambung dari belahan bumi tersebut ke gunung Qaf. Apabila Allah hendak menenggelamkan sebuah desa beserta isinya, maka Dia mengizinkan kepada malaikat itu untuk memotong lapisan kampung tersebut dari bumi.
Baluqiya bertanya kepada malaikat itu, 'Apa yang ada di belakang gunung ini?' Dia menjawab, 'Di belakang gunung ini ada 40.000 kota selain kota-kota dunia. Kota itu terbuat dari emas dan perak. Tidak ada siang dan malam. Penduduknya adalah para malaikat yang tidak pernah lelah bertasbih kepada Allah. Baluqiya bertanya, 'Apa di belakang kota-kota itu?' Dia menjawab, 'Dibelakangnya ada 70.000 hijab (penghalang). Setiap hijab besarnya seukuran dunia. Tidak ada seorang pun yang mengetahui di balik hijab itu, kecuali Allah.
Baluqiya meninggalkan malaikat itu, dia melanjutkan perjalanannya hingga sampai ke sebuah gunung. Disana ada malaikat-malaikat yang rupa mereka seperti kijang. Baluqiya mengucapkan salam kepada mereka, mereka pun membalasnya. Baluqiya bertanya kepada mereka, 'Siapa kalian?' Mereka menjawab, ' Kami adalah sebagian malaikat Allah. Di sini kami beribadah kepada Allah semenjak kami diciptakan.' Lalu Baluqiya bertanya kepada mereka tentang gunung besar yang menghadap kepada mereka, yang menyinarkan cahaya seperti matahari. Mereka menjawab, 'Itu adalah gunung dunia yang terbuat dari emas. Semua logam emas yang ada di bumi bersumber darinya.'
Baluqiya meninggalkan mereka, dia melanjutkan perjalanannya hingga sampai ke sebuah laut yang luas. Di sana ada dua ikan yang sangat besar. Dia mengucapkan salam kepada mereka, dan mereka pun membalasnya. Keduanya bertanya kepada Baluqiya, 'Siapa engkau, hai makhluk Allah?' Dia menjawab, 'Aku Baluqiya, dari Bani Israil. Aku datang dalam rangka mencari Muhammad, penutup para nabi. Apakah kalian memiliki sesuatu yang bisa aku makan?' Karena kegaiban Allah, mereka memberinya roti. Dimakannya roti itu dan setelahnya tidak merasa lapar lagi.
Selanjutnya, dia sampai ke sebuah jazirah. Di sana dia melihat seekor burung yang sangat besar, indah rupanya dan memiliki sesuatu yang bisa membuat akal tercengang karena keindahannya. Burung itu ada di atas sebuah pohon yang dibawahnya ada hidangan yang di atasnya ada ikan yang dipanggang. Baluqiya mendekati burung itu, mengucapkan salam dan bertanya,'Siapa engkau?' Burung itu menjawab, 'Aku adalah salah satu malaikat yang ada di surga. Aku diutus oleh Allah mengirim hidangan ini kepada Adam dan Hawwa ketika keduanya berkumpul di Gunung Arafah. Keduanya telah menyantap sesuatu darinya. Lalu Allah menyuruhku untuk meletakkan hidangan tersebut disini dan aku berdiam diri di dekatnya hingga hari kiamat. Dia juga memerintahkanku untuk memberikan sesuatu darinya kepada orang yang datang kesini.' Maka Baluqiya memakan sesuatu dari hidangan itu, tetapi sedikitpun hidangan itu tidak berkurang, ia seperti keadaannya semula.
Baluqiya bertanya kepada sang burung tentang hidangan itu. Ia menjawab, 'Sesungguhnya makanan dunia akan berkurang dan berubah bila didiamkan. Sementara makanan surga tidak akan pernah berkurang dan berubah. ' Baluqiya bertanya, 'Apakah ada seseorang yang pernah memakan hidangan ini?' Ia menjawab, Sudah, Sesungguhnya Khidhr Abdul' Abbas, terkadang datang ke sini dan memakan hidangan ini. Setelah itu dia pergi lagi.' mendengar itu Baluqiya memutuskan diri tinggal di tempat untuk bertemu Khidhr, berkumpul bersamanya dan menanyakan berbagai hal kepadanya.
Pada suatu hari, ketika Baluqiya sedang duduk, tiba-tiba Khidhr as mendatanginya dengan mengenakan pakaian putih. Baluqiya berdiri menyambut dan mengucapkan salam kepadanya. Khidihr membalasnya. Baluqiya berkata, 'Wahai Abdul' Abbas, aku telah berpergian dalam rangka mencari Nabi akhir zaman hingga akhirnya aku sampai ke tempat ini. Aku diam di sini menunggu kedatanganmu agar engkau memberitahuku tentangnya. 'Khidhr menjawab, 'Hai Baluqiya, sesungguhnya nabi akhir zaman tidak akan muncul saat ini, dan engkau tidak akan bertemu dengannya sekarang ini.
Hai Baluqiya, tahukah engkau berapa jarak antara kamu dengan ibumu?' Baluqiya menjawab, 'Tidak tahu.' Khidhr berkata, 'Jaraknya adalah jarak tempuh 50 tahun. Maukah kamu aku letakkan kamu di hadapan ibumu?' Baluqiya menjawab, 'Ya. 'Khidhr berkata, 'Pejamkanlah kedua matamu!'
Baluqiya berkata, Aku pejamkan kedua mataku, aku tidak tahu apa-apa kecuali ibuku telah ada di sampingku. Aku buka kedua mataku, lalu aku mengucapkan salam kepada ibuku dan mengatakan kepadanya, 'Wahai ibuku, siapakah yang telah membawaku kepadamu?' Ibu Baluqiya menjawab, 'Aku melihat seekor burung putih telah meletakkanmu disini. Lalu dia menghilang dengan cepat.' Baluqiya menceritakan semua kisahnya kepada ibunya. Kemudian dia pergi kepada Bani Israil dan mengucapkan salam kepada mereka, mereka pun membalasnya. Mereka bertanya tentang keadaanya sewaktu kepergiannya. Dia ceritakan kepada mereka dan semua keajaiban yang dilihatnya dicatat oleh mereka selama empat puluh tahun. Mereka tidak bisa menghitung keajaiban yang pernah dia lihat. Menurut sebuah riwayat, Baluqiya berumur seribu tahun. Wallahu a'alam. #kisah #baluqiya
at Paris Van Java (PVJ Bandung)
nebeng pulang ♿♿ with Irvan at Tol Cikampek KM 27 – Watch on Path.
library
Pada masa pra penciptaan Adam, Allah memerintahkan empat malaikat Muqarrabuun, yaitu : Jibril Mikail Izrail Israfil untuk mengumpulkan empat unsur fisik bahan penciptaan alam material/alam mulk (tanah, api, air dan udara) dari tempat-tempat tersuci untuk dijadikan sebagai Adam as. Lalu Allah membentuk ‘adonan’ jasad Adam dalam posisi terlentang, masih berbentuk tanah. Pada saat ini, karena belum ditiupkan ruh kepadanya, adonan berbentuk manusia ini belum hidup. Pada masa ini, sebagaimana Adam adalah ‘prototipe’ manusia, semua hewan dan tumbuhan sudah ada ‘prototipe’nya pula di surga. Melihat adonan tanah itu, Iblis membaca rencana Allah untuk menciptakan manusia. Dia demikian cemburu, dan didatangilah adonan tanah ini, dan iblis meludah kepadanya. Ludah iblis ini jatuh pada titik di mana ada pusar kita sakarang. Karena hal ini, maka marahlah Allah (belum sampai murka, murka-Nya ketika iblis menolak untuk sujud sehingga iblis dikutuk) kepada Iblis, dan diusir-Nya iblis dari ‘wilayah surga’, dan iblis tertahan di muka gerbang surga. Lalu dia mencari akal, bagaimana untuk memasuki surga kembali. Karenanya iblis, dalam rencananya, harus menghasut kuda. Ia menghasut raja burung di surga pada saat itu (berbentuk seperti merak, tapi jauh lebih indah), minta diselundupkan ke dalam surga. Raja burung itu memanggil hewan terindah di surga saat itu, yaitu Ular. Ketika itu, ular masih hewan yang sangat indah dan memiliki empat kaki. Ular menyediakan mulutnya kepada iblis, dan masuklah ular kembali ke surga dengan iblis di dalam mulutnya, membawa iblis menemui kuda. Iblis menghasut kuda dengan mengatakan,“Jika makhluk itu (Adam) tercipta, maka hingga akhir zaman keturunannya akan menduduki punggung keturunanmu.” Kuda sangat marah mendengar hal ini, dan larilah ia ke adonan tanah Adam tadi, untuk menginjak-injaknya. Tapi pada saat kuda mendekat, Allah mengambil secuil tanah, pada bagian terkena ludah iblis tadi, dan dari tanah yang terkena ludah iblis tadi dijadikanlah seekor anjing. Anjing inilah mengusir kuda, dan ia, sesuai perintah Allah, menjaga adonan tanah Adam sampai dihidupkan-Nya. Dari sini bisa dipahami, kenapa anjing adalah hewan yang paling setia kepada manusia: karena ia tercipta dari ‘adonan tanah’ yang sama dengan Adam a.s tetapi anjing sudah tercampur dengan ludah iblis.Ini awal mula air liur anjing menjadi diharamkan. Demikian pula, ular ‘dikutuk’ membawa mulut yang beracun, karena menyediakan mulutnya sebagai tempat iblis menyelundup. Ia pun dikutuk dengan dibuang keempat kakinya menjdi melata dan lambat,dan dihilangkan predikatnya sebagai hewan terindah di surga yang pernah diciptakan Allah. Wallahu a'lam
Sumber Referensi : Tafsir al-Jalalain (bahasa Arab: تفسير الجلالين Tafsīr al-Jalālayn, arti harfiah: "tafsir dua Jalal") disusun oleh Jalaludin al-Mahalli pada tahun 1459, dan kemudian dilanjutkan oleh muridnya Jalaluddin as-Suyuthi pada tahun 1505. Kitab tafsir ini umumnya dianggap sebagai kitab tafsir klasik & bisa dibaca juga disni. Tafsir Al- Khozin – Tafsir Al- Baghowi (I-1/48).