Ritual morning, wake up fish! Feeding si orange ginak ginuk
Misplaced Lens Cap

@theartofmadeline

ellievsbear

izzy's playlists!
No title available
Alisa U Zemlji Chuda

Kaledo Art
NASA
Game of Thrones Daily

roma★
Show & Tell

No title available
Cosmic Funnies

Love Begins
hello vonnie
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
styofa doing anything
Peter Solarz

tannertan36
Jules of Nature
seen from Malaysia
seen from Netherlands
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Lithuania

seen from United States

seen from Saudi Arabia
seen from United States
seen from Saudi Arabia
seen from Lithuania
seen from United States
seen from United States
seen from South Africa

seen from Netherlands
seen from United States
seen from Portugal
seen from Palestinian Territories
seen from Palestinian Territories
@dhaniulan-blog
Ritual morning, wake up fish! Feeding si orange ginak ginuk
Techno-logic #light #shoot #laser #dance #creative #act #indonesia
Selamat menikah teman rahimku, teman bercanda, teman bercerita, teman berbagi rasa. Kembaranku tersayang Dhana prasetia. S.Sos dan Istri cantik dr. Adellia Nike "Semoga Allah menghimpun yang terserak dari keduanya, memberkahi mereka berdua, dannkiranya Allah meningkatkan kualitas keturunan mereka, menjadikannya pembuka pintu rahmat, sumber ilmu dan hikmah serta pemberi rasa aman bagi umat-Nya" ( Doa Nabi Muhammad SAW pada pernikahan putrinya) . Congrats boi, aku akan merindukan masa dimana 24 tahun melajang bersamamu :") Have a great honeymoon sissy @adellianike ♡
#Kecil #mungil #prewalk ♡
Its good not to be good~
Selamat hari minggu, selamat hari sehat ♧ #sundayslow
hay ! Welcome me "Starlight Nylon Broom" Reach me on Surabaya local store. Rajawali mart, Cafe Glass, Palapa Toserba, Bromo Swalayan, DTC, Dupak Grosir and many more. Thanks! #broom #tosca #pink #green #starlight
54pu - 544pu j4l4n4n xoB #alay #nemen #pisan-pisan
Youre the apple to my pie, yes ure the tea to my ice~
bicara biasa saja, tanpa tendensi apa-apa supaya lebih mudah mencerna makna. Maka berhenti bersalah-salah, sudah ah.. lelah.
itsohsome
Kadang saya ingin cepat-cepat tua. Tapi juga terkadang khawatir, tua nanti bagaimana, kalau semuda ini saja sudah banyak mengeluh. Masih banyak yang harus dibenahi.
(via palawija)
"Rejeki akan datang jikala kamu siap, menjadi kaya itu adalah suatu bentuk kesiapan" sudah siap ingin kaya ? mulailah berhenti membual “tidak bisa”, “tidak tahu”, “sulit” “males” atau “cari yang gampang, buang yang sulit”. Kekayaan gabisa didapat dengan potong kompas secara serampangan kaya itu pilihan.. begitupun dengan kemiskinan,. silahkan dipilih ingin menjadi yang seperti apa..""
Kata Ibu
Bualan Cinta dan Masa Depan
Berawal dari banyaknya koleksi undangan pernikahan di kamar akhirnya memotivasiku untuk menulis lagi.. uyeeee.. tau lah hobi primer masih didominasi oleh kesibukan tidur, sedangkan menulis adalah urutan ke.......? terakhir. It means? saya sedang pada tingkat turbulensi total
HAHAHA... why ?
inilah nasib mahasiswa tingkat akhir yang sudah molor 1 semester dari jadwal sarjana, asli dah balada skripsi berhasil menyita segalanya... lebih ribet dari pada ngurus ponakan lincah yang hobi minum susu formula dan betingkah mirip mobil mewah di pertandingan formula 1. Yes.. intinya skripsi sedang menyibukkan hidup saya dan ogah buat bahas itu di blog yang menawan unyuk fantastik ini :3
Kembali ke prolog, yuk mari kita mulai menggunjingkan si 'undangan pernikahan'. Undangan pernikahan pertama yang sampai di meja TV kamarku yaitu datengnya dari temen kuliah, mungkin masih bisa sedikit maklum karena memang usia kuliah sudah mumpuni untuk berkeluarga (asumsi). Undangan kedua datengnya dari temen SMA. Undangan ke empat dateng dari tetangga yang dulu temen sepermainan, lalu kembali lagi ke temen kuliah, terus lagi dari teman SMA sampai akhirnya semakin menumpuk dan tak terhitung jumlahnya. Awalnya merasa biasa dengan banyaknya tumpukan undangan wangi nan keramat itu.
Sampai akhirnya, tiba di suatu titik dimana aku dikagetkan dengan datangnya undangan dari sahabatku SD bernama Cindy Helga, tidak bisa diragukan lagi bagaimana kualitas persahabatanku dengan Cindy, bahkan sampai ritual mandi dan tidur bareng pernah kami lakoni.. hehe. Saat itu juga aku di daulat menjadi MC di resepsinya, inilah yang akhirnya membuatku banyak tahu tentang bagaimana ritual-ritual suci pernikahan itu dilaksanakan, mulai pemberian seserahan.. ijab kabul.. sampai pada malam resepsi dengan diadakannya budaya bersulang atau 'ciu-ciu' *maklum sahabatku Cindy ini adalah keturunan dari etnis tionghoa.
Saat itu ga bisa dibayangin gimana bahagianya aku melihat Cindy berdiri di atas altar bersama jodohnya, mereka berdua tersenyum mantap, memadang sekeliling dengan berbinar, bahkan semua tamu juga seperti itu. Intinya, semua orang disana sedang terlalu bahagia, begitupun saya...
malam bahagia itu akhirnya sudah sampai pada prosesi saling berpamitan, yah.. resepsipun sudah selesai, itu berarti juga kalo aku selesai bertugas. Sambil menunggu kedatangan kakak yang menjemput, masih terekam jelas bagaimana potongan-potongan adegan dari pernikahan Cindy melintas di pikiranku dan timbulah pertanyaan,
"aku harus seneng atau harus sedih ya Cindy nikah?" so pathetic...
konyol ae, tiba-tiba ada rasa ditinggalkan dan sendirian... maklum saya adalah wanita yang pastinya di kejar-kejar usia dan ini Indonesia, Jawa pula...
Jangankan mikir gimana nanti membangun bahtera rumah tangga dengan indah layaknya FTV di sctv, sini pacaran aja baru 2 kali itupun memilih dengan sangat hati-hati karena takut menyakiti dan disakiti.
Dalam fase pacaranku yang bisa dibilang masih kelas bulu bila dibandingkan dengan teman sebaya, tapi bagiku sudah cukuplah Tuhan menyuguhkan begitu banyak rasa di dalam pengalaman singkat itu..
sedih, senang, pengorbanan, kekecewaan, harapan, hujatan, sayang, kasih, cinta, kebohongan, keegoisan, ... itu semua terjadi dengan sangat chaos.. kadang terjadinya bersamaan, kadang sendirian, hmmm rasanya kurang ajar..
bila bicara tentang pacaran, menurutku itu adalah level terdekat sebelum pernikahan (walopun ditengah-tengah nya ada lamaran) tetapi di dalam proses pacaran-lah kita belajar mengenal pasangan yang nantinya pacar itu (diharapkan) menjadi jodoh kita... *in my case..
Fase 'berharap' itulah yang menurutku the most anxiety feeling... emang sih, ga ada kepastian didunia ini, cuman.. disaat berpacaran itu hanya implementasi dari proses belajar tanpa kita tahu adanya keseriusan, itulah yang membuatku tidak bisa memprioritaskan pacaran, bukanya ingin cepat menikah atau apa.. hanya saja merasa terlalu sayang saat air mata harus jatuh hanya untuk orang yang kita tidak tahu apakah dia yang nantinya mau serius dengan kita para wanita. Janji-janji diukir begitu tinggi, bisa terwujud jika pasangan itu berjalan dengan contoh aku menjadi kaki kiri dan si pria menjadi kaki kanan... tapi saat jalan itu mulai tidak kooperatif.. hanya sandungan-sandungan antar kaki itu sendiri yang dialami...
susahnya belajar... belajar menyatukan visi dengan orang yang nantinya kita (para wanita) harapkan sebagai jodoh kita, tidak mengapa jika ternyata dia yang nantinya berjodoh dengan kita.. tetapi jika tidak ? yah anggap saja itu harga yang harus dibayar untuk belajar...
belajar menelan segala pil pahit untuk kesembuhan hubungan pada nantinya, karena sekarang masih terlalu muda, masih senang foya-foya, masih tidak jelas masa depannya, pria sempurna hanya ada pada serial Korea..
Padahal wanita, dari manapun asalnya hanya butuh diyakinkan, tidak butuh pertanyaan, hanya butuh pernyataan...
Nice gift from nice people :) thanks haulah citra ...
cravin' fo my renaissance :9 :*
dhani ulan - dhana prasetia
6 Juni 1989
you and i you and i ~