maybe just not worth enough

pixel skylines
$LAYYYTER

blake kathryn
wallacepolsom
Lint Roller? I Barely Know Her
trying on a metaphor
cherry valley forever
Peter Solarz
Stranger Things
🪼
Claire Keane

roma★
macklin celebrini has autism

⁂
Three Goblin Art
we're not kids anymore.

if i look back, i am lost
hello vonnie

Andulka
AnasAbdin

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Russia

seen from India

seen from United States

seen from India
seen from Bangladesh
seen from Bangladesh
seen from Saudi Arabia
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Brazil
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from India
@dhiyaihsan
maybe just not worth enough
psychiatrist!
having early and late insomnia. alprazolam? diazepam? psychiatrist?
Hal yang paling menyedihkan di saat perpisahan dengan teman adalah tidak punya seorangpun untuk berpisah
Strategi Bermain Victim Playing
Daripada membahas cinta-cintaan melulu, mari kita bermain Victim Playing agar terhindar dari jebakan politis. Permainan ini biasanya muncul menjelang isu politik seperti pemilu, pilkada, dsb. Dan, banyak kawan-kawan kita yang terjebak dalam permainan ini. Semoga posting-an ini menjadi sumbangsih pengetahuan dasar tentang ilmu psikologi politik. Saya sendiri tidak ahli atau paham benar tentang ilmunya, hanya membaca dari pattern yang ada saja. Pun kalau tidak ada yang mengerti, saya mohon maaf karena kemungkinan besar disebabkan ketidakteraturan saya dalam menulis ini, yang sebenarnya saya ambil dari status di FB. Tulisan iseng, lalu banyak yang share, berarti banyak yang mengerti. *wink*
Contoh kasus: seorang ‘berjilbab’ yang dituduh beragama nonmuslim, tapi memakai jilbab dan mendukung salah satu bakal calon (balon) yang beragama berbeda.
Sentral isu: agama (kafir-nonkafir).
Cara distribusi isu: sebar foto B (benar), tapi dibuat lead yang S (salah). Lead yg dibuat benar-benar harus meyakinkan dan to the point dengan sentral isu sensitif (agama).
Target: akun viral.
Strategi: target pertama adalah akun viral yang suka asal kopas lalu share, bahkan sering ditambahkan lead yang makin lebay. Sebut saja akun J atau P (semoga paham maksud saya). Berita BS (foto benar dengan lead salah) terus menyebar kemana-mana sampai pada puncaknya setelah berhari-hari. Di titik eskalasi (puncak) ini, muncullah viral BB yaitu konten foto B dengan lead benar sebagai victim. Lead yang dibuat merupakan fabrikasi dari victimhood atau ke-korban-an atau mengekspos berita viral tadi yang membuatnya menjadi korban sehingga memunculkan simpati. Pada kontra isu inilah disisipkan muatan dukungan atau 'simpati kedua’ terhadap isi lead–yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan si korban tadi, tapi fokusnya isu agama. Nah, yang disasar untuk menyebarkan adalah mereka yang pro dengan si balon atau mereka yang berupaya bersikap netral. Yang kedua ini (netral) pengaruhnya lebih dicari karena nampak dari kelompok netral lebih besar. Jadi kedua sasaran (penyebar isu maupun penyebar kontra isu) masuk ke dalam jebakan Victim Playing.
Siapa saja yg terlibat? 1) Penyebar misterius, 2) Penyebar viral seperti akun J dan P, 3) Pengikut akun J dan P, serta yang kontra balon, 4) Pro balon, 5) Non-pro balon (netral). Yang menyebar isu B dan kontra isu B sama-sama terjebak dalam Victim Playing. Cmiiw kalau ada yang kurang. Anyway, mereka yang reguler melakukan victim playing disebut “professional victim”.
Semoga dimengerti.
Kamu tidak akan pernah tau, seberapa sedih dan putus asa pasienmu mendengar diagnosis yg kamu utarakan, maka berjuanglah untuk memberikan empati terbaikmu :)
After Five Years of Service, this Kitty Got a Much Deserved Promotion
Felix was nine weeks old when she came to Huddersfield Railway Station in West Yorkshire, England to help the humans tackle the rodent problem. Now five years later, with her dedication and hard work, she is no longer just a simple mouse catcher. Felix is now Senior Pest Controller and even has earned her very own visibility jacket and name tag.
Photos by Felix the Huddersfield Station Cat - Via Love Meow
I hope the promotion was also accompanied with many many treats
kyaaa lucu bangeeeeet
How beautiful to find a heart that loves you, without asking you for anything, but to be okay.
Khalil Gibran (via wordsnquotes)
Chillax, being kind will never go out of style.
(via icamumtaza)
Saya Heran Dengan Sikap Hizbut Tahrir Terhadap Turki
Pertanyaan dari @menujudesemberr saya jawab di sini ya, karena cukup penting agar fitnah dari kelompok yang menamakan diri “Hizbut Tahrir” ini tidak menggejala di kalangan mereka sendiri, bukan di kalangan umat Islam pada umumnya karena mayoritas tidak memiliki prasangka buruk terhadap Turki. Pertanyaannya begini:
assalamualaikum, mas herri saya mau tny dong ttg artikel http://hizbut-tahrir.or.id/2016/02/21/penguasa-turki-meratapi-darah-sementara-dirinya-ikut-menumpahkannya/ ini. Karna yang saya lihat skr Turki mulai bebenah untuk menegakkan syariat Islam yang sempat terganti oleh paham sekuler. Terima kasih mas sebelumnya :))
Jadi, di dalam tulisan yang tidak jelas dari mana sumbernya itu, hanya tertulis Kantor Berita Hizbut Tahrir Wilayah Suriah, disebut bahwa Turki sedang berpura-pura mengeluarkan air mata buaya untuk Syria, bahkan ikut menumpahkan darah rakyat Syria. Membaca itu saya tidak habis pikir bagaimana mungkin ada yang menulis seperti itu–untuk Hizbut Tahrir saya tidak heran lagi sebenarnya, karena mereka terlalu sering menuduh dan kontraproduktif terhadap gerakan Islam itu sendiri–dengan bahasa yang sangat kasar.
Air Mata Buaya?
2.6 juta rakyat Syria diterima dengan tangan terbuka oleh pemerintah Turki dan rakyat Turki (sumber: UNHCR). 2.6 juta! Jumlah ini menjadi jumlah pengungsi terbesar saat ini di satu negara. Hampir seluruh pengungsi hidup dengan layak, terutama mereka yang tinggal di pengungsian. Mereka yang tidak tinggal di luar kamp, juga mendapat perhatian dari pemerintah. Pemerintah Turki menerapkan kebijakan Temporary Protection untuk seluruh rakyat Syria dengan tiga elemen: 1) Open Door Policy untuk seluruh warga Syria, 2) No forced returns (tidak boleh memaksa mereka untuk kembali ke Syria), 3) Durasi tinggal yang tidak terbatas bagi warga Syria. Pemerintah Turki, juga NGOs yang ada, bahu-membahu memberikan bantuan terbaik bagi pengungsi Syria. Shelter yang dibangun oleh pemerintah Turki termasuk yang terbaik dan sangat manusiawi. Saya menjadi saksi baiknya perlakukan pemerintah terhadap para pengungsi. Juga termasuk warga Turki sendiri. Lagi-lagi saya menjadi saksi betapa orang Turki tidak mengeluh dengan kehadiran mereka yang terkadang juga sebenarnya mengganggu seperti meningkatnya kriminalitas, pengemis di jalan-jalan, beberapa titik menjadi kumuh, dsb. Namun, kebaikan orang Turki tidak bisa ditutupi. Mereka menyebut orang-orang Syria dengan “kardeş” (saudara).
Turki, bersama dengan Arab Saudi, termasuk yang paling gigih mendukung jatuhnya diktator zalim Bashar Assad. Turki juga yang ikut mengirimkan bantuan logistik termasuk persenjataan untuk kelompok revolusi. Posisi Turki jelas: Assad harus turun. Lalu kenapa tidak mengirimkan tentara? Memang perang itu semudah orang-orang HT kampanye “mendirikan khilafah?” Memangnya semudah mereka mengutuk negara yang tidak mengizinkan mereka untuk hidup? Ya, di Turki HT dilarang. HT menuduh Turki membunuhi kaum muslimin di perbatasan. MasyaAllah. Ini fitnah keji sekali. FYI, Turki itu gencar berperang dengan teroris Kurdi yang ada di perbatasan Turki. Mereka ini yang melancarkan serangan bom bunuh diri di Blue Mosque, Ankara, dsb. Daerah perbatasan itu justru dilindungi oleh pemerintah Turki. Apakah HT tahu konvoi bantuan yang masuk ke Turki itu berbendera NGOs Turki?
Kemana HT?
Sementara itu, kita nyaris tidak mendengar berita aktivitas Hizbut Tahrir dalam membebaskan rakyat Suriah dari belenggu kezaliman. Sesuai namanya “Hizb Tahrir” (Partai Pembebasan). Kalaupun ada aktivitas yang sangat kecil, jauh dari apa yang telah dilakukan oleh Turki. Carilah dari berbagai sumber baik lokal maupun internasional, niscaya kita sedikit menemukan aktivitas yang “bermanfaat” bagi rakyat Syria. Entah, saya heran kenapa sikap mereka ini kok memusuhi sekali Turki dan AKP-nya. Silakan baca seluruh artikel terkait Turki, nyaris seluruhnya negatif dan banyak berisi fitnah.
Cek screenshot berikut ini dari laman HTI:
Apakah tidak ada hal positif dan bermanfaat yang lebih bisa mereka lakukan? Kampanye mendirikan khilafah kok dengan cara menjatuhkan. Apakah khilafah ala nubuwah mengajarkan demikian? Dunia pun tahu siapa yang paling gigih memperjuangan nasib negeri muslim saat ini. Meski, saya sendiri sering mengatakan jangan berlebihan memandang Turki terkait aktivismenya dengan nama Islam yang terkadang memang sekadar bahan politis. Tapi, kita tidak bisa memungkiri bahwa advokasi paling gencar justru dilakukan oleh Turki yang sekuler, dibandingkan dengan negeri muslim lain, apatah lagi Hizbut Tahrir?
Saya tidak sedang membela Turki. Tapi hanya tidak menginginkan fitnah ini tersebar tanpa filter. Saya mungkin tidak berada dalam medan laga, tapi saya cukup tahu bagaimana pemerintah Turki dan rakyatnya memperlakukan pengungsi Syria. Kalau itu belum cukup, cobalah HT di UK sana, markas besarnya, lakukan sesuatu terhadap gelombang pengungsi Syria yang memasuki Eropa. Ada lebih dari 1.5 juta jiwa rakyat Syria membanjiri Eropa. Siapa yang menerima mereka? Hizbut Tahrir kah? Lakukan sesuatu yang kontributif dan sedikit nyata. Keluarlah dari slogan-slogan kosong.
ART PRINTS BY AWKWARDYETI
the Quick Break
Brain the Babysitter
One Can Bat Man
the Hat
constipation
Be the change
Stomach Loses (Again)
Weekend Days
Stars
the Fork
What Happen When An Illustrator Gets Creative With Words : Literal Art Interpretations Of Idioms By Keren Rosen
Dings&Doodles is a creative illustration outlet on Etsy by Keren Rosen that plays around with idioms and proverbs and turns them into ridiculously funny cartoons. The creative posters featured below are made digitally, the bright colors and expressive characters engaged in a scene making each poster unique.
The perfect gift for your English teacher or that special friend who always makes a point to be grammatically correct, the idiom artwork turns a plain sketch into a witty depiction of language and art on a single canvas. The sense of humor that Dings&Doodles has behind these drawings is evident with the wide collection of images featuring popular idioms such as “ Sleeping Pills”, “Window Shopping”, “Fireworks”, “Jam Session" and many others. These amusing images undoubtedly not only take you back to the memories of grammar class but leave you with a smile on your faces. You can find the entire collection in their Etsy shop.
View similar posts here!
MENGAPA RIDHO SUAMI ITU SYURGA BAGI PARA ISTRI ? • 1. Suami, ia dikandung oleh ibu yang mencintainya seumur hidup. Namun ketika dia dewasa, dia memilih mencintai kita yang bahkan belum tentu mencintainya seumur hidup kita, bahkan rasa cintanya disamakan seperti cintanya kepada ibunda. • 2. Suami dibesarkan sebagai lelaki yang ditanggung nafkahnya oleh ayah ibunya hingga dia beranjak dewasa. Namun sebelum dia mampu membalasnya, dia telah bertekad menanggung nafkah kita, perempuan asing yang baru saja dikenalnya dan hanya terikat dengan akad nikah tanpa ikatan rahim seperti ayah dan ibunya. • 3. Suami ridho menghabiskan waktunya untuk mencukupi kebutuhan anak-anak serta diri kita. Padahal dia tahu, di sisi ALLAH, kita perempuan lebih harus di hormati tiga kali lebih besar oleh anak-anak dibandingkan dirinya. Namun tidak pernah sekalipun dia merasa iri, disebabkan dia mencintai kita dan berharap kita memang mendapatkan tempat yang lebih baik daripadanya di sisi ALLAH. • 4. Suami berusaha menutupi masalahnya dihadapan kita dan berusaha menyelesaikannya sendiri. Sedangkan kita terbiasa mengadukan masalah padanya dengan harapan dia mampu memberi solusi. Padahal bisa saja disaat kita mengadu itu, dia sedang memiliki masalah yang lebih besar. Namun tetap saja masalah kita yng di utamakan dibandingkan masalahnya. • 5. Suami berusaha memahami bahasa diam kita, tangisan kita sedangkan kita kadang hanya mampu memahami bahasa verbalnya saja. Itupun bila dia telah mengulanginya berkali-kali. • 6. Bila kita melakukan maksiat, maka dia akan ikut terseret ke neraka karena dia ikut bertanggung jawab akan maksiatnya kita. Namun bila dia bermaksiat, kita tidak akan pernah di tuntut ke neraka karena apa yang dilakukan olehnya adalah hal-hal yang harus dipertanggung jawabkannya sendiri😭😭😭😭😭. • Semoga bisa menjadi pembelajaran lebih untuk kita semua, para istri dan calon istri🙏 Masya Allah… tabarakallah… . . Kontribusi oleh @thiapratiwii
#duniajilbab
River
Sepertinya saya paham kenapa ada orang yang membuat ungkapan, bahkan lagu dengan menggambarkan sungai
Karena bersamanya kita akan terus berjalan. Entah kemana. Entah cepat atau perlahan lahan..
Di atas kapal yang kecil, terduduk diam, atau mungkin berbaring Ia beristirahat. Atas semua perjalanan yang begitu melelahkan.
Menikmati perjalanan dengan tatapan kosong, jauh ke dalam dirinya, hatinya
Melupakan langkah-langkah kaki yang ia tinggalkan. Ia hanya ingin menjadi dirinya sendiri. Untuk saat ini. Atau selamanya
Let the river flows. Endlessly, peacefully.
But he who dares not grasp the thorn Should never crave the rose
Anne Brontë, “The Narrow Way” (via wordsnquotes)
bahkan untuk bete pun tidak berhak, apalagi marah. karena orang "cacat" memang tidak perlu berharap banyak
sepertinya orang "cacat" memang tidak boleh terlalu berharap