đ©” avery cochrane đ©”
Monterey Bay Aquarium
KIROKAZE
No title available

Origami Around

izzy's playlists!
Noah Kahan

tannertan36
Cookie Run:Kingdom Official!
Fieri Frames

Jimmy Eat World
No title available

No title available
Interview Vampire Daily

⣠Chile in a Photography âŁ
macklin celebrini has autism
Mike Driver
No title available
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
TMBGareOK. The Official They Might Be Giants tumblr
seen from Netherlands
seen from Switzerland

seen from United States

seen from TĂŒrkiye
seen from United States
seen from Singapore
seen from France

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Mexico

seen from United States
seen from Italy

seen from Uruguay

seen from United States
seen from Malaysia
seen from United States

seen from Saudi Arabia

seen from Lithuania
@diarianakilang
November
I already miss us on November 2017. when we donât really worry about many things that come to us. As a family.Â
When we can laugh as much as we want. We can play as much as we want. When nothing could stop us from what we want.
But we have to grow, nothing could stop that too.
As soon as we bloom, weâll have that sense of success. Promise me, weâll meet again, when we donât have to worry about anything, again.
ACADEMIC PHRASE BANK MASTERPOST: CONNECTING WORDS
Addition
To begin with,Â
In the first place,Â
Firstly,Â
The first reason
Additionally
Furthermore,Â
Another reason why
Secondly, Thirdly,Â
Next,Â
Pursuing this further,Â
Also
Lastly, Finally
In the same way,
Comparison
Similarly,
In the same way,
Likewise,
As with,
Equally,
Contrasting
However,
Nevertheless,
On the other hand,
Even so
Alternatively
At the same time
Otherwise
Instead
ConverselyÂ
Result
Hence
Therefore
Accordingly
Consequently
Thus
As a result
In consequenceÂ
For this reason
For this purpose
Time
Meanwhile
Presently
At last
Finally
Immediately
Thereafter
At that time
Eventually
Currently
Subsequently
In the meantime
Importance
Importantly
Especially
Above all
With attention to
Example
For example
For instance
That is
Such as
As revealed by
Illustrated by
Specifically
In particular
For one thing
This can be seen by
An instance of this
Literary
Clarifies
Conveys
Depicts
Demonstrates
Determines
Displays
Emphasizes
EstablishesÂ
Explains
Exemplifies
Highlights
Illustrates
Indicates
Potrays
Represents
Shows
Signifies
Suggests
Beginnings/Causes/Effects
Affects
Generates
Ignites
Impacts
Imposes
Influences
Initiates
Introduces
Involves
Launches
Leads to
Presents
Promotes
Prompts
Results in
Summary
In conclusion,
To sum it all up,
To summarize,
In the final analysis
You can see why âŠ
Finally,
Therefore,
In summary,Â
In short,
In brief,
Al Quds, Palestina, dan Sudut Pandang yang Perlu Dibeningkan
@edgarhamas | edgarhamas.tumblr.com
(disampaikan dalam Agenda Diskusi Online yang diadakan oleh FSLDK Surabaya Raya | Selasa, 12 Desember 2017)
Baitul Maqdis, atau Al Quds, atau Elia Capitolina ketika berada di bawah kekuasaan Romawi, bukanlah sekadar sebuah kota. Lebih dari itu, dia adalah ruang dimana banyak peradaban bertemu, banyak ide-ide dan gagasan beradu, dan bersinggungan di atasnya banyak sekali kekuatan. Tidak salah jika seorang ilmuwan muslim, DR Muslih Abdul Karim mengutip perkataan Ulama, bahwa palestina yang di dalamnya ada Al Quds adalah âUmmul Maâarikâ, Mother of Battles, Induk peperangan.
Nah, pada kesempatan kali ini, izinkan saya membagi pembahasan menjadi tiga titik besar. Pertama; adalah perlunya kita untuk membeningkan sudut pandang kita dalam melihat Palestina. Kedua; sebagaimana tema berbicara, kita akan membahas situasi terkini Al Quds secara khusus, palestina, dan dunia Arab secara umum yang menjadi latar konflik. Dan ketiga; kita perlu untuk melihat akan berbagai kemungkinan yang akan terjadi setelah Trump mengumumkan dukungannya tehadap Israel untuk menjadikan Al Quds sebagai ibukota.
Pembahasan Pertama; Membeningkan Sudut Pandang
Apa itu Al Quds? Itu pertanyaannya. Jangan pernah membahas jauh-jau tentang satu masalah yang padahal kita tak mengerti apa hakikat permasalahan itu.
Teman-teman sekalian, Al Quds memiliki banyak sekali nama. Orang Yahudi dan Nasrani menyebutnya sebagai Jerusalem, dan umat Islam menyebutnya sebagai Baitul Maqdis atau Al Quds. Semua nama sangat berarti, dan kesemuanya sepakat bahwa kota ini adalah merkusuar penting bagi tiga agama langit. Dalam perspektif Yahudi, disinilah Nabi Sulaiman membangun Haikal (kuil). Bagi Nasrani, disitulah tempat Yesus Kristus disalib. Bagi Umat Islam, disanalah Nabi Muhammad ï·ș berangkat menuju langit ke tujuh dalam agenda agung berjudul Israâ Miâraj.
Al Quds tidak untuk muslim saja, tidak pula untuk nasrani saja, atau yahudi. Ia adalah hak semua pemeluk agama langit. Namun yang jadi titik penting dalam pembahasan kita adalah; dalam sejarah, kedamaian pemeluk 3 agama ini tidak pernah terwujud kecuali ketika di bawah kekuasaan Muslim. Ini bukan sebuah klaim. Ini adalah fakta sejarah. Saya mengatakan ini bukan karena saya muslim, melainkan karena sepanjang referensi baik Barat maupun Timur, semuanya bersaksi bahwa Palestina secara umum, dan Al Quds secara khusus hidup dalam harmoni di bawah pemerintahan islami.
âA people without the knowledge of their past history, origin and culture is like a tree without rootsâ
(Masyarakat tanpa pengetahuan tentang sejarah, asal dan kultur mereka, ibarat pohon yang tidak berakar), kata Marcus Harvey.
Apa yang membuat Al Quds penting?
Pertama, karena disanalah sentral pertemuan dari 3 benua. Asia, Afrika dan Eropa
Kedua, letaknya yang strategis membuat para penguasa ingin sekali menguasainya. Itulah mengapa sudah sangat terkenal kaidah geopolitik yang berbunyi, âsiapa yang menguasai palestina, maka ia akan menguasai dunia.â
Ketiga, dan ini yang paling penting, tempat ini menjadi âpusatâ tiga agama langit. Dan ini sangat berhubungan dengan iman. Bukan masalah politik atau militer. Keimananlah yang menjadikan kota ini benar-benar bermakna. Bahkan sampai-sampai tokoh zionis Yahudi, Benyamin Disraeli berkata, âThe view of Jerusalem is the history of th world; itâs more, it is the history of earth an heaven.â
Bayangkan saja, logikanya, bagaimana mungkin tanah kecil yang tak sebesar Jawa Barat (Palestina seluas 26.990 kmÂČ, dan Jawa Barat seluas 37.174 kmÂČ) bisa menjadi titik penting yang selalu penuh dengan pergulatan kekuatan dunia? Sebab yang dicari bukanlah luasnya, bukanlah kekayaannya, namun karena kedudukan dan pengaruhnya.
Itulah mengapa, dari sini kita perlu memahami, bahwa permasalahan Al Quds bukan semata-mata masalah politik. Dia adalah masalah peradaban yang sangat-sangat kompleks. Tidak akan bisa saya menyebut seluruh hakikat tentang Al Quds dan palestina hanya dengan pertemuan online 2 jam-an ini. Maka akan saya sampaikan saya garis besarnya.
âSebab Al Quds, adalah masa lalu, masa kini dan masa depan kitaâ, kata salah seorang pemimpin perjuangan Rakyat Palestina di jalur Gaza.
Pandangan Masing-masing Agama Secara Ringkas :
YAHUDI : memandang bahwa Al-Quds adalah ibukota mereka, tidak ada yang berserikat dengan mereka walau satupun, sebagaimana pendiri Zionis, Mandell Slair berkata, âkalian menanyakan padaku apa keinginanku, maka Aku menjawab, bahwa keinginanku adalah Yerusalem. Kalian bertanya padaku, maka aku menjawab; Haikal, dan ia adalah sesuatu yang hilang dari kita. Apa yang kita anggap benar, adalah apa yang akan kita perjuangkan untuk meraihnya. Ialah negeri kita yang indah, keyakinan kita yang disucikan!â
NASRANI : Kaum Kristiani memandang Palestina sebagai ikatan keyakinan, yang membuat mereka berkumpul dari saentero negeri untuk menziarahi Baitul Lahm (Bethlehem) di selatan Baitul Maqdis , dikatakan bahwa tempat tersebut merupakan maskot Yesus Kristus, sebagaimana diceritakan dalam Injil Matius halaman 4, dan dinamakan dalam Kitab Suci mereka sebagai âRumah Daudâ
ISLAM : Kaum Muslimin memandang bahwa Palestina, terutama Baitul Maqdis, adalah negeri yang diberkahi, disebutkan berkali-kali dalam Al-Qurâan dan dimuliakan dengan hadist-hadist Nabi Muhammad SAW.
Allah berfirman, âMaha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidilharam ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihatâ (QS Al Isra ayat 1)
Masjid Al-Aqsha memiliki keberkahan, begitupula tanah tempat ia kokoh berdiri. Di Palestina lah, terutama di Al-Quds, Nabi Adam alaihissalam membangun pondasi Masjid ini, 40 tahun setelah membangun Kaâbah di Makkah.
Fakta Penting :
Dalam permasalahan Al Quds, kaum muslimin dan kristen banyak sekali bersatu pada dan memiliki keyakinan yang sama, bahwa kota ini untuk seluruh pemeluk agama langit. Namun yahudi tidak. Dalam doktrin mereka yang tertulis di kitab talmud; Palestina adalah ibukota abadi mereka dan hanya untuk mereka, yang lain hanyalah binatang dan bangsa di bawah kendali mereka.
Saat itulah konflik menjadi-jadi.
Pembahasan Kedua :
Situasi Terkini di Al Quds
6 Desember lalu, dunia dikejutkan dengan pernyataan Trump mengakui Al Quds sebagai ibukota Israel. Tentu dunia geger dengan sikapnya yang sangat kontroversial ini. Apa alasannya ketika ditanya, âmengapa anda melakukan ini semua?â, jawabannya adalah; karena demokrasi. Sebab mayoritas kongres AS mendukung ini. Faktanya memang, anggota kongres didominasi oleh mereka yang mendukung kepentingan yahudi. Bahkan bisa dibilang, sebagian besar anggota kongres AS telah dibeli suaranya oleh yahudi.
Awal petaka itu bermula ketika tahun 1995, kongres menyepakati untuk memindahkan kedubes AS dari Tel Aviv menuju Al Quds dan di saat yang sama juga mengakuinya sebagai ibukota Israel. Keputusan kongres tidak dijalani oleh para presiden hingga 20 tahun lamanya, sebab mereka meyakini bahwa kebijakan itu akan merusakn perdamaian duna.
Makanya, Trump mengatakan bahwa para presiden AS sebelumnya adalah pengecut. Ia lanjutkan, Trump malah mengatakan bahwa pemindahan ibukota ke Al Quds adalah hak Israel, untuk kemaslahatan AS dan demi perdamaian. Itulah semuanya, asumsi fana dan perhitungan Trump yang salah fatal. Tak lama setelah itu, banyak sekali telepon dari pemimpin negara di dunia yang mengecam Trump.
Mengapa pemindahan ibukota dari Tel Aviv ke Al Quds adalah ide yang sangat buruk?
Setidaknya ada beberapa jawaban. Pertama, Amerika berati telah merestui israel untuk menjajah teritori yang bukan haknya, sebab Yerusalem/Al Quds adalah tanah yang dilindungi badan Internasional. Kedua, amerika dengan sengaja ingn menyalakan kembali bara api konflik di atas tanah Palestina untuk mencegah palestina merdeka seutuhnya. Ketiga, AS berarti telah mengatakan pada dunia, bahwa ia menjadi rekan israel dalam membantai manusia. Keempat, AS telah memberi lampu hijau bagi Israel untuk mencaplok tanah Palestina. Kelima, memperkeruh sitausi antara dua negara (israel dan palestina). Dan keenam, mengancam kedudukan kota suci bagi tiga agama langit.
Sejauh ini, setelah pidato kontroversial trump, telah gugur 4 orang warga Palestina oleh agresi zionis israel. Ada juga 15 orang yang luka-luka parah karena serangan mendadak israel. Khusus di daerah Gaza, sudah ada 4 orang gugur dan 170 orang luka-luka. (sumber : @PalinfoAr)
Langkah Trump mengakui Al Quds sebagai ibukota israel adalah kebijakan yang aneh. Ini bisa menjadi blunder baginya, bahkan ini ahistoris (tidak sesuai dengan arah sejarah yang terjadi di muka bumi ini). Mungkin ada yang bertanya, mengapa Trump melakukan kebijakan gila ini? Ustadz Anis Matta mengatakan bahwa Trump berusaha mengalihkan isu karena tekanan politik dalam negerinya. Sudah lama Amerika merusak negara lain untuk kepentingan domestik mereka sendiri. Ini tidak adil dan tidak beradab. Di dalam negeri, Trump kehilangan kepercayaannya, maka ia melakukan âcaperâ untuk menegaskan bahwa dia ada dan kuat.
APA YANG AKAN TERJADI SETELAH INI?
-Keputusan Donald Trump ini akan menjadikan Palestina makin terbakar dengan konflik, sebagaimana saat ini dunia memiliki dua titik merah konflik di Korea dan Ukraina.
-Timur Tengah sudah sangat panas, ada banyak sekali permasalahan yang dibentangkan oleh yahudi dan sekutunya untuk mencegah kebangkitan Islam di tanah Arab. Dengan adalah konflik pemindahan ibukota ke Al Quds, trump telah membuat Timur Tengah menjadi kawasan konfliik paling panas di muka bumi.
-sebenarnya, Trump telah membelah dunia kemudian menjadi dua blok baru; pro-israel atau kontra-israel. Dan akan banyak sekali kepentingan yang bermain untuk memanfaatkan situasi ini guna memukul amerika. Diantaranya, Rusia dan Cina yang kini cenderung berseberangan dengan AS
-di dalam dimensi lain, Trump secara gegabah telah membangunkan singa tidur. Bernama umat Islam. Dan dia akan tahu bahwa umat Islam jika telah bangun dari tidur panjangnya, akan sangat bisa untuk menjadi kekuatan baru dunia yang mengalahkan dominasi AS-Eropa.
APA YANG BISA KITA LAKUKAN UNTUK MEMBANTU TERSELESAIKANNYA KONFLIK DI PALESTINA?
Terdidik, mendidik, itu yang utama. Pembahasan ini tidak cukup sekadar 2 jam. Ini adalah problem yang bisa dikatakan abadi sampai hari kiamat datang. Sebab, silahkan dicek di pengetahuan agama-agama langit, baik Islam, Nasrani, dan Yahudi, meyakini bahwa akhir zaman akan sangat lekat dengan problema Palestina.
Bagi muslim contohnya. Palestina adalah; tempat kejadian akhir zaman akan berada di sana, ibukota negeri Islam akan berada di sana ketika akhir zaman, Dajjal akan dibunuh oleh Nabi Isa di pintu Ludd, yakni di sebuah daerah di Palestina. Yaâjuj dan Maâjuj akan datang menyerbu bumi dan akan dimatikan di Palestina. Perang akhir zaman akan terjadi di Palestina.
Akhir Kata,
Ada banyak alasan untuk membela Al Quds dan Palestina. Namun yang paling tinggi di atas semuanya, yakni keimanan. Keimanan lah yang membuat orang Palestina rela bertahan berpuluh tahun lamanya, berbekal kerikil dan pisau dapur, melawan tank Merkava israel dan pesawat siluman F-35 mereka. Keimanan lah yang membuat pemuda Palestina bisa bertahan belajar di reruntuhan puing sekolahnya yang dihancurkan Apache isral.
Tahukah kamu mengapa Nabi-nabi namanya abadi sedangkan nama raja mudah menghilang? Karena di zaman apapun, di periode apapun, agama selalu mengisi pemikiran manusia dan memadukannya dengan ide-idenya, ruang hidupnya, dan usianya.
Membela Palestina bagi umat muslim terutama, adalah âjuzâ min aqidahâ, bagian penting dari akidah kita. Kamu tahu 25 nabi dan rasul yang wajib diketahui? Apa yang kamu rasakan ketika saya bilang, 19 dari 25 nabi dan Rasul itu diutus di Palestina!
Itulah segores pemaknaan yang seharusnya membuat kita berdiri tangguh membelanya. Bukan temporal dan bukan reaksioner, namun pembelaan yang diiringi dengan pemahaman dan ilmu. Klaim Yahudi tentang Palestina, semuanya dusta. Akan perlu banyak waku untuk menjabarkannya. Namun satu hal; Yahudi tidak pernah benar-benar ingin kembali ke palestina. Sebab telah termaktub di taurat mereka; bahwa ketika seluruh yahudi berkumpul di Palestina, maka itulah saat-saat menuju kehancuran mereka. Semua ini adalah agenda zionisme. Pangkalnya adalah zionisme, yang puncaknya nanti adalah; hadirnya Dajjal untuk memimpin mereka.
Ini bukan teori konspirasi, sahabat. Ini adalah dunia kita yang penuh dengan intrik dan rahasia. Ini adalah dunia kita tempat kebenaran dan kebatilan bertempur sampai matahari terbit dari barat. Sebab itulah, sejatinya rasa nyaman bukanlah saat yang tepat. Kini kita harus sadar bahwa kita telah ada di ujung tanduk peradaban manusia.
Dan palestina akan jadi latarnya.
C H I T O S
Saya suka kucing.
Ini foto kucing saya (sebelum mati dua minggu lalu). Saat kami menerima Chitos, senang sekali kami merawatnya. Dia suka naik ke meja belajar saya. Lebih senang lagi ketika dia memencet keyboard laptop sampai error laptopya
Rambut sampingnya yang agak tipis itu bekas operasi steril sekitar 2 bulan lalu. Dia sedang tiduran menutupi laporan praktikum saya :(
Saat saya mengetahui Chitos mati, di saat yang sama saya akan ujian biologi dasar. Entah kenapa air mata yang keluar saya tahan-tahan agar tidak mengganggu fokus nantinya.Â
Apakah boleh jika saya menangis karena seekor kucing ? Saya pun tidak tahu. Terakhir saya memeluk Chitos, saya hanya berbicara tanpa arti memohon sembuh untuk Chitos. Apakah boleh mendoakan seekor kucing? Saya pun tidak tahu.
Intinya, jangan lupa bahagia :)
Curhat Mahasiswi Lemah
Baru beberapa minggu dan sudah banyak keluhan yang mengalir dari mulut ini. Curhatan ini ditulis saat saya jenuh dengan materi yang tertinggal dari salah satu mata kuliah yang menuntut hafalan kuat dan presisi.
Jenuh, menurut saya, hanya ada dua cara untuk mengatasinya, menulis atau tidur. Jelas saya tidak mau tidur karena nanti akan bablas bangun subuh dan saya tidak belajar. Lalu jika Anda bertanya mengapa saya tidak menulis materi kuliah saja?
Beda coy
Kuku-kuku saya yang panjang menyakiti kulit saat menggaruk bentol nyamuk-nyamuk usil. Kemarin siang saya ngobrol dengan seorang inspiratif untuk saya, seperti kakak yang tidak pernah saya punya. Dia sedang mengerjakan skripsinya. Lalu dia bercerita.
Dia akan membuka suatu usaha. Lalu beralih ke cerita skripsinya dibiarkan tak berprogres hingga 2 bulan karena dosen pembimbingnya berangkat ibadah haji. Lucunya lagi selama dua bulan itu dia mengisi kepalanya dengan pengetahuan untuk menunjang usahanya tersebut.
Di saat dia merencanakan masa depan, saya berkutat dan bergelut dengan masa kini. Saat saya bercerita soal kuliah saya yang relatif baru, dia hanya bilang ânikmatin ajaâ. Semoga bisa saya nikmati.
Lemah sekali saya kalo dipikir-pikir
Saya malu sekali. Dia selalu memberi semangat walaupun saya ga minta, dan kadang saya suka membalas semangatnya. Saya baru sadar bahwa kata-kata saya ga ada artinya dibanding semangat yang disuntikan darinya.Â
Kalau Anda tahu siapa sosok inspiratif ini, mari kita doakan skripsinya lancar dan bisa segera menjalankan usahanya, aamiin.
Jika Anda merasakan hal yang sama, mari nikmati proses ini walaupun sakit. Semua ini akan manis pada waktunya, kawan.
Synonyms For Very
This masterlist is a masterlist of words that you may use alongside the word very, very being one of the most common words that are used when writing. I hope this helps you as much as it helps me in our writing seem more sophisticated and unique.Â
A:
Very accurate - exact Very afraid - fearful Very angry - furious Very annoying - exasperating
B:
Very bad - atrocious Very beautiful - exquisite Very big - immense Very boring - dull Very bright - luminous Very busy - swamped
C:
Very calm - serene Very careful - cautious Very cheap - stingy Very clean - spotless Very clear - obvious Very clever - intelligent Very cold - freezing Very colourful - vibrant Very competitive - cutthroat Very complete - comprehensive Very confused - perplexed Very conventional - conservative Very creative - innovative Very crowded - bustling Very cute - adorable
D:
Very dangerous - perilous Very dear - cherished Very deep - profound Very depressed - despondent Very detailed - meticulous Very different - disparate Very difficult - arduous Very dirty - filthy Very dry - arid Very dull - tedious
E:
Very eager - keen Very easy - effortless Very empty - desolate Very excited - thrilled Very exciting - exhilarating Very expensive - costly
F:
Very fancy - lavish Very fast - swift Very fat - obese Very friendly - amiable Very frightened - alarmed Very frightening - terrifying Very funny - hilarious
G:
Very glad - overjoyed Very good - excellent Very great - terrific
H:
Very happy - ecstatic Very hard - difficult Very hard-to-find - rare Very heavy - leaden Very high - soaring Very hot - sweltering Very huge - colossal Very hungry - ravenous Very hurt - battered
I:
Very important - crucial Very intelligent - brilliant Very interesting - captivating
J:
K:
L:
Very large - huge Very lazy - indolent Very little - tiny Very lively - vivacious Very long - extensive Very long-term - enduring Very loose - slack Very loud - thunderous Very loved - adored
M:
Very mean - cruel Very messy - slovenly
N:
Very neat - immaculate Very necessary - essential Very nervous - apprehensive Very nice - kind Very noisy - deafening
O:
Very often - frequently Very old - ancient Very old-fashioned - archaic Very open - transparent
P:
Very painful - excruciating Very pale - ashen Very perfect - flawless Very poor - destitute Very powerful - compelling Very pretty - beautiful
Q:
Very quick - rapid Very quiet - hushed
R:
Very rainy - pouring Very rich - wealthy
S:
Very sad - sorrowful Very scared - petrified Very scary - chilling Very serious - grave Very sharp - keen Very shiny - gleaming Very short - brief Very shy - timid Very simple - basic Very skinny - skeletal Very slow - sluggish Very small - petite Very smart - intelligent Very smelly - pungent Very smooth - sleek Very soft - downy Very sorry - apologetic Very special - exceptional Very strong - forceful Very stupid - idiotic Very sure - certain Very sweet - thoughtful
T:
Very talented - gifted Very tall - towering Very tasty - delicious Very thirsty - parched Very tight - constricting Very tiny - minuscule Very tired - exhausted
U:
Very ugly - hideous Very unhappy - miserable Very upset - distraught
V:
W:
Very warm - hot Very weak - frail Very well-to-do - wealthy Very wet - soaked Very wide - expansive Very willing - eager Very windy - blustery Very wise - sage Very worried - distressed
X:
Y:
Z:
A/N: If you know of anymore words I can add please message me.
Studying for an exam (or it is called revising in some parts of the studyblr community) can be stressful. When is studying for an exam fun anyways. Everyone tests and studies differently but here are some tips that have helped me with studying for exams and passing the exams.
Before the Exam Date (~2-3 weeks out from the exam):
I tend to study at least two weeks out the material that will be on the exam. If the exam covers chapter X-Z, I break up the chapters and review everyday.
I DO NOT cram all my material in a day or pull all nighters. This has never worked for me and plus, I value my sanity and sleep too much.
I review and do my homework problems as soon lecture get out.
Any questions I have about the material, I go to my professorâs office hours during these couple of weeks before the exams because MOST students wait the day of the exam and I donât have time to deal with people who waited last minute to ask questions.
I do not study ALL day. Nope. I hate looking at the material all day and I spend about 2-4 hours on the material per day.
1 Week Before the Exam Date:
All homework should be completed by this time and the only problem solving I will do is for practice exams/quizzes.
I begin reviewing my material by either teaching it to other people, writing it all out, or rewriting important concepts over and over again.
I begin winding down on material. I do not let up on studying, but I also donât spend hours reviewing/studying
Night Before the Exam Date:
I review a little bit that day and I try to relax that day. I have lots of test anxiety and I have to make sure I am stress-free on exam day.
1-2 hours before bed, I put my books and material down and do something fun before bed such as reading a book for fun.
The Exam Date:
By this point, I hate looking at my material for the exam and I am so sick of looking at it so a lot of times I donât bring it with me.
I listen to music before the exam, something calming.
I do not like to be near people before the exam. My chemistry friends were so negative and mean, I just didnât bother with them during exam day. So I would isolate myself.
I do a lot of deep breathing exercises to calm my nerves and think positive thoughts. It works so much for me especially with my test anxiety.
After the Exam:
I go home or do something constructive like exercise after the exam. I do not like to think about the exam at all and I vacate the testing area as soon as possible because I do not want to hear about how people did.
I do other assignments for other classes if I have homework, but I wonât do anything for that class I took a test in. Again, I donât like to look at the material after an exam.
Things to Think About:
Exams are hard and sometimes you wonât always get perfect grades. And thatâs perfectly ok! I didnât and I failed quite a few exams, I still passed the courses. But I didnât let failing exams derail me completely. I had moments of doubt, but then I realized it is not worth stressing about an exam that only tests your ability to regurgitate a textbook or lecture notes back onto paper. Always have positive thoughts and NEVER second guess yourself. Good luck my peeps with exams and I hope this has helped!
Always
itâs been so long since my last post.
and the good news is now i got the school that I've dream for last 4 years alhamdulillah, and finally i live the life that I've imagined
yup. i donât really know what should i write today, but i will find out.
Return to Magenta, Aryton Page
Surviving Uni/College as an introvert
Universities or colleges are dens of extroverts and social opportunities but at times these experiences can be a little overwhelming. Most introverts would think of a way to avoid social situations and retreat. If youâre  staying at home then you are pretty lucky as you have somewhere to escape, but others (including me) who live in dorms had no choice but to socialize nearly all day. So Iâm here to share a little experience and tips on how to survive as an introvert in universities.
1. Be yourself If you donât want to be at a social gathering, donât force yourself. You may feel a little left out after seeing instagram updates of your so-and-so friends out for an outing or a party, but what good does it give if youâre not going to enjoy the outing and be lethargic and empty afterwards?
2. Be alone but donât be lonely Being an introvert may end up with you being alone in your room and it would get pretty lonely and later bad thoughts will come creeping up on you (trust me, I feel like this nearly all the time). Make sure you have something to do to occupy the time you have when youâre alone. Watch a movie, go for walks, revise, make a journal entry, update your studyblr, take a cute pic for instagram, anything will do.
3. Get a hobby Related to tip #2, explore the limitless possibilities of activities you can do; sewing, drawing, blogging, photography, curate your own fashion board on pinterest, photoshop, writing, reading books. Find something you like to do or something that youâre good at. You donât need to be an extrovert to have a hobby.
4. Join on-campus clubs I know, clubs can be a danger zone for introverts, but if you can find one that is to your interest, why not join these clubs? On-campus clubs are usually a small group of people with similar interest, they offer activities that may interest you and provide a platform for you to interact with different kinds of people in a non-classroom environment. Iâve joined a production and film club myself although now I think that itâs not exactly a good decision as production/theatre/film clubs are full of extroverts. But I think I had fun and the club enabled me to experience a lot of things that I wouldnât get if I hadnât joined them. But remember, everything goes back to your level of comfortableness towards these activities, if I feel overwhelmed, I usually step back and not force myself to join.
5. Find hideouts to recharge In-between the hustle and bustle, itâs really important for introverts to recharge. Since I donât have any friends that has the same classes as mine, my lunch is usually spent alone. Library and nook and crannies of your faculty building can be a great spot to recharge. I personally find my universityâs mosque a comfy place where everybody can sit and itâs quiet a popular spot for students to take a nap for a minute although it might get busy during lunch and prayer times. One other spot I like is my facultyâs resource center, it has amazing wifi signals, comfy chairs and newspapers. The place usually fills up with other students studying quietly and most of the time- alone, so I find that spot to be a very great place to recharge.
6. Take a day off if needed You have to socialize nearly everyday; after a few hours in class you go back to your room and you still have to socialize with your roommates (I have three of them) and on the weekends you have your friends to entertain. When does it end? If you feel that you need a day off, donât hesitate! Do it!Â
7. Socializing is still important Itâs true when they say that your student life is going to be the best time of your life. Take the advantage of the social opportunities, brave yourself to say hi to the girl sitting next to you in class, go for a hike with friends. Donât let your introverted personality deprive you of amazing experiences. Just find a balance and understand how much of socializing you are comfortable with and most importantly spend time with people that you actually want to be with and make sure they feel the same way too.Â
Castle On The Hill - Ed Sheeran
Cerita dari Cibungur (day 2)
Anak-anak kampung Cibungur yang sedang disuruh foto candid oleh ibu Wakil Ketua AMB 3 di Taman Baca Masyarakat Kampung Cibungur.
Kesan hari kedua : hectic. Semua persiapan rasanya sudah matang, semua barang sudah dipersiapkan dari Bandung, tapi tetap saja namanya di lapangan semua jadi kacau.
kira-kira ini percakapan di TBM pukul 8 pagi : âih ini kertas dimanaâ âitu lab kit yang minjem disimpen dimana ya?â âmateri udah siap belum?â ânanti teknisnya gimana? mau pake kelas apa?â
Semua pengajar menyiapkan bahan ajarnya, dan yang paling hectic kelas puisi. Rina, pengajar puisi, baru ditunjuk H-1 kami pergi ke Cibungur. AJdi Rina pagi-pagi masih mencari materi untuk kelas puisi. Keren emang,dengan jangkauan sinyal yang naudzubillah (percayalah, jika Anda memiliki ponsel android, Anda puasa sinyal).
Kiri ke kanan : Sri (kelas 11), saya (kelas 12; mohon maaf kondisi muka saya yang tidak terkondisikan), Hilma (kelas 3 SD)
Seperti yang saya katakan sebelumnya, kelas gambar penuh. Penuh dan saya hampir kelabakan menyiapkan kelasnya seperti apa. Krayon hanay disiapkan untuk 12 anak, dan yang datang ada 20 anak, belum lagi ada yang rebutan, alhamdulillah Sri mengondisikan anak-anak supaya tidak thowaf (lari-lari berputar-putar di kelas) dan bisa duduk melingkar dengan tertib.
Say memutarkan video tentang cita-cita. Kenapa? Karena setelah ditelusuri, banyak anak-anak SMP di sini belum tau ingin apa ke depannya. Jangankan SMP, anak SMA pun masih bingung ke depannya ingin seperti apa.
Maka saya harap setelah saya berikan motivasi kepada adik-adik unyu ini, mereka akan menjalani kehidupan mereka di Cibungur dengan tujuan yang jelas.
Kelas sains Gerakan Membangun Desa. Yang dikacamata namanya kang Romi, yang sumringah namanya Iqbal. Duo ini pengajar kelas sains.
Saya senang ada kelas sains, karena mereka menggunakan peralatan laboratorium dasar dan memang seharusnya diajarkan. Jadi jika kelak mereka menggunakan laboratorium mereka tidak akan canggung lagi.
Maaf hanya kelas gambar dan kelas sains yang dipajang fotonya. Yang lainnya saya tampilkan di Cerita dari Cibungur day 3
Cerita dari Cibungur (day 1)
Ini adalah foto SDN 1 Cibungur Kampung Cibungur Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. Ini adalah tempat kami, Aktivis Muda Bandung 3, mengajar selama kurang lebih 3 hari.
Ini liburanku, apa liburanmu?
Berawal dari semangat untuk aktif di bidang pendidikan, apalagi ini bukan sesuatu yang berat seperti pendidikan formal. Saya mengikuti Gerakan Membangun Desa yang didukung penuh oleh KARISMA ITB (which i love for my entire life). Bidang pengajarannya pun tidak begitu sulit. Mengingat saya adalah pegiat seni maka saya memilih untuk  mengajar kelas gambar untuk anak-anak usia SD.
Kami membuka acara di SD, di ruang kelas 3. Beralaskan spanduk bekas kegiatan KARISMA, Gerakan Membangun Desa dibuka dengan sangat sederhana. Para tokoh masyarakat berdatangan dan juga banyak sekali (serius, banyak banget) anak-anak Cibungur yang hadir.
dari kiri ke kanan : Abdul (TK), Hilma (3 SD), Rahmah (saya juga agak lupa namanya), Ihat (6 SD ? maaf saya lupa), itu yang jadi kiper ga kenalan sama saya.
Sambutan yang paling saya ingat adalah sambutan Pak RW dan sambutan Ketua Umum KARISMA. Berikut pemaparannya.
Dari Pak RW seperti biasa memberikan permohonan maaf karena ditakutkan masyarakat Cibungur tidak memberikan yang terbaik untuk kami. Tapi yang paling saya ingat ialah saat beliau berkata bahwa ia sangat terharu kami datang. Beliau pun berkata bahwa lambang Aktivis Muda Bandung, yaitu obor dengan api yang menyala-nyala, telah membuatnya tidak bisa berkata-kata. Beliau berkata semoga semangat yang kami datangkan akan membakar semangat anak-anak di Cibungur.
Karena semangat seperti galon. Bisa diisi ulang.
Dari Ketum KARISMA, saya jadi kelabakan. Saya dengan rekan saya jadi agak pusing karena apa yang disampaikan berbeda dengan yang telah kami publikasikan. So, thereâs only way to solve it. Changing plan. Sebelumnya kami publikasikan pembagian kelas untuk tiap tingkatan pendidikan. Tetapi apa yang disampaikan saat sambutan adalah âtiap anak bisa memilih ikut kelas apa sajaâ.
Terkadang saat sesuatu tidak berjalan sesuai rencana, otak kita cenderung lebih aktif untuk mencari solusi dari masalah saat itu maupun masalah yang mengikutinya
Malamnya, kami mendata anak-anak yang ingin mengikuti kelas sesuai dengan minatnya. dan inilah efek dari perubahan rencana yang tadi saya sebutkan. Jumlah anak yang mengikuti kelas gambar; kelas yang saya pegang, mencapai 22 anak. Bahkan di hari kedua membludak menjadi 30 anak.
Dalam hati saya mengucapkan selamat pada diri sendiri. Tantangan untuk mengatur anak sebanyak itu, mungkin menurut Anda sedikit, tapi walaupun sedikit anak-anak adalah anak-anak.Â
Selengkapnya akan saya ceritakan di Cerita dari Cibungur (day 2)
Adios !
Holiday?
Libur. Kata sakti yang memotivasi saya untuk sekolah. Libur seakan jadi hadiah atas kerja keras saya selama sekolah.
Tapi liburan sekarang jauh beda dengan liburan saya sebelumnya. Liburan sekarang lebih menguras tenaga dan pikiran serta jam tidur. Liburan sekarang lebih membekas di hati saya dan setiap kali mengingatnya saya ingin melakukannya lagi.
Mungkin jika saya saat itu masih ikut kegiatan di sekolah saya tidak akan merasakan liburan seperti ini. Mungkin jika saat itu saya terlalu egois untuk tidak turut andil dalam organisasi saya tidak tahu hangatnya persahabatan.
Tulisan ini adalah prolog untuk tulisan selanjutnya; Cerita dari Cibungur
Tungguin ya :)
Si Kucing
Si lucu Si anggun Matanya itu loh kayak liat ikan rebusÂ
Lucu, kayak...
Isi sendiri