My Purpose On U
Kenapa pilih baba?
Karena baba adalah pria yang Allah kirim lewat perantara guru yang bubu pilih setelah munajat kepada Allah. Dan bubu bertekad, siapapun yang datang dengan jalan itu lalu dia diterima oleh hati bubu dan hati orangtua. Maka bismillah bubu akan menerima pria tersebut.
Lalu bagaimana?
Sebenernya terlalu beresiko jika dalam pandangan dunia. Belum mengenal dengan betul calon pasangan. Juga keluarga calon pasangan. Yang ku pastikan hanyalah solat subuh dan isya nya? Apakah di masjid atau tidak. Lalu perlakuannya pada ibunya. Apakah baik atau tidak?
Selebihnya. Bagaimana kondisi keluarga, hubungannya dengan saudaranya, bagaimana pendidikannya, ilmunya, masa lalunya, cara marahnya, kebiasaan buruknya, kondisi keuangan, cara dia coping stres, dsb, aku belum faham
Iya betul, seharusnya dengan rinci dikupas tuntas saat taaruf. Dan itu yg pasti akan aku sarankan kepada yg sedang berproses. Memastikan segala hal yang bisa dipastikan. Tapi saat itu, aku tidak memastikan. Tapi qodarullah, Allah yang bantu aku dan tolong. Sepanjang ini, semua itu baik baik saja Alhamdulillah. Semua bisa di terima dan toleransi. Allah Maha Baik kepadaku. Juga dengan wasilah guruku.
Selanjutnya.
Sesuai ekspektasi, semua tidak akan semudah sebelumnya
Belajar lagi, memahami banyak hal
Tapi lucu, indah, kadang memilukan, lalu ingin tertawa.
Seru, seperti berpetualang di atas tumpukan mimpi. Mempermasalahkan duka, lalu sukacita kemudian riang kembali. Aku senang, perjalanan fisik berganti bergulir menjadi perjalanan yang bersifat metafisik haha.
Menelusuri jiwa diri sendiri. Menjelajahi semua emosi yang Allah ciptakan memang untuk dirasakan.
Aku disini, berbahagia, menikmati lika liku perjalanan kehidupan. Berjuang untuk kehidupan yang abadi selanjutnya. Agar yang abadi, tak perlu lagi seperti yang fana saat ini.












