Muda
sepasang muda-mudi dewasa nanggung yang membelah melintasi jalanan jakarta
angin yang menembus kulit tidak lantas membuat keduanya menggigil
justru kehangatan yang menyelimutinya
asmara yang lebih memabukkan dari sebotol beer yang kau pesan malam itu
ramai suasana sekitar seketika jadi terasa hening sebab genggaman jarimu yang berusaha menenangkan
pada kali pertama kau bawa aku ke dalam duniamu
di sisi lain melawai yang sunyi
lalu kembali pada pagi dini hari
sebuah pelukan di balik punggungmu
kulayangkan malu-malu
dan selebihnya tentang yang orang bilang masa muda yang membara, katanya
(8 Mei 2026)














