"baca ini saat kamu lelah dengan urusan-urusan itu"
Hai, Ngga nyangka ya, kita sudah melewati banyak hal. banyak banget kejadian, kesempatan, waktu, yang kadang kalo dipikir-pikir, ternyata kita bisa ya ngalamin itu semua.
Sama seperti saat ini, saat tiba-tiba banyak hal yang sampai di pundakmu, memohon totalitas pada dirimu, memohon kontribusi darimu. aku tau, berat ya? ngga papa kok untuk bilang berat, ngga papa kok untuk bilang capek, ngga papa kok untuk bilang bingung, ngga papa kok untuk bilang aku ngga bisa, aku butuh belajar. semua orang tidak mulai dari start yang sama.
ngga papa untuk nangis sesenggukan, ngga papa untuk banyak sendiri. validasi rasa gundah itu, iyakan rasa lelah itu, akui rasa takut itu. kamu hanya manusia. ngga papa untuk terlihat rapuh, sungguh.
sebagaimana semua manusia tidak memiliki titik mulai yang sama, maka kamu juga, nggak salah kok kaget saat menerima sesuatu hal baru, nggak salah kok untuk syok atas kondisi yang tiba-tiba terjadi. apalagi saat hidupmu berubah, tidak sama seperti dulu. karena ketahuilah, diawal, semua tidak benar-benar menyenangkan.
saat ada kehilangan, kejadian tidak mengenakkan, termasuk juga amanah yang hadir, atau saat ada kepercayaan orang yang hinggap. diawal, normal untuk merasa tidak baik-baik saja. tapi yakinlah, itu tidak selamanya. sebab Allah tau pundakmu akan selalu kuat. Hatimu akan selalu tabah.
saat orang lain begitu berharap banyak padamu, aku tau kamu pasti merasa khwatir, kamu pasti ngrasa takut ngga bisa, ngga bagus, ngga bisa memenuhi ekspektasi mereka, atau seolah hal itu terlalu besar dan sulit untuk dilakukan. aku tau betul rasa takut itu, yang kadang membuatmu takut melangkah, takut mengambil keputusan.
tapi hei, wahai aku yang begitu Allah sayangi,,
urusan-urusan itu....ngga se-sulit itu kok,,ngga se-rumit itu, kita jalani saja perlahan, jangan bosan dan merasa rendah diri untuk bertanya dan berdiskusi dengan orang lain ya?. aku tau kamu suka bekerja sendiri, tapi bukankah Allah hadirkan orang-orang baik disekitarmu? mereka ada untuk mu lho. Allah hadirkan supaya bisa memudahkan urusanmu, sebagaimana kamu juga slalu memudahkan urusan mereka.
ngga papa,,, ngga harus sebagaimana harapan mereka, ngga papa kok, ngga harus dicap istimewa nantinya, ngga papa kok semisal hasilnya ngga se-berhasil yang mereka kira. kita kadang terlalu memandang manusia sebagai validator paling tinggi ya?
ingat,, bagaimana doa-doa kencang mu di sepertiga malam-malam yang lalu itu, memohon dengan tangis, bahwa kamu ingin bermanfaat dengan orang banyak, sebab kamu tidak tau harus menebus dengan apa dosa-dosa mu, harus dengan apa bersyukur dan taat pada-Nya. kamu sesenggukan dengan mukenah mu yang basah, memohon agar semua yang Allah berikan pada padamu adalah untuk kebermanfaatan orang lain. ingatkah? sungguh doa mu begitu indah,,terlalu indah jika tidak terkabul. ya?
tau nggak, capaian-capaian mu hari ini, prestasi-prestasi mu hari ini, bukankah dulu juga terlihat sulit dan tidak mungkin? tapi apa yang setelah itu kamu lakukan? ya,, melangkah, kamu tau kamu ingin mencoba, kamu tau itu terlihat penuh resiko, tapi kamu tetap melangkah bukan? kamu tetap memilih untuk berjuang dengan sekuat tenaga.
ketahuilah, itu sudah cukup, dengan segala usaha baikmu, dengan segala niat baikmu, itu sudah cukup. validasi manusia? hidup mu terlalu penting dibanding rumitnya harap manusia itu. jalan mu terang. berkaryalah, berproseslah dengan indah, dengan segala apa yang kamu bisa, dengan segala yang kamu harap, yakini, dan percayai.
Allah melihatmu, menyayangimu, apapun adanya kamu, dengan segala ikhtiar baikmu.
Ia Ada, Begitu dekat, sedekat urat nadimu..