
No title available

Andulka
Claire Keane

★
Not today Justin
d e v o n

JVL
Today's Document
tumblr dot com

No title available
he wasn't even looking at me and he found me
No title available
todays bird
Game of Thrones Daily
Jules of Nature

No title available
$LAYYYTER
wallacepolsom

ellievsbear
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Türkiye
seen from France

seen from Sweden

seen from France

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United Kingdom
seen from Malaysia

seen from Hungary

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Malaysia

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia
@funkadrome
Ma préférée après One Out of Two.
Kamerad Setijono Ingin Pulang
“Kawan! Kawan!”
Terngiang-ngiang kata itu di telinga. Kepalaku pusing. Telinga berdenging. Meskipun begitu, teriakan itu masih saja memekakkan telinga.
“Kawan! Oi! Kawan! Oi! Kawan!”
Ku buka mata sedikit. Gelap di mana-mana. Kerlap-kerlip merah dari berbagai sudut. Sebentar, pandanganku kabur lagi. Aku usap-usap mata. Masih tak seberapa jelas. Namun terlintas wujud pria Kaukasia tergolek di sudut.
“Kamerad… Kamerad…”
Suara berat terucap pelan darinya. Seketika ku dekati, terlihat darah seger menetes dari sudut bibir. Namun dia masih tersenyum, sambil mengulurkan tangannya. Ditepuk-tepuknya punggungku.
“Negaramu akan bangga! Negaraku akan bangga! Negara kita akan bangga!”
Napasnya semakin berat.
“Ayo kita pulang! Setidaknya sebagian dari diriku… Tapi kamu, kamu mesti utuh!”
Tepukannya semakin keras.
“Bangsamu akan besarrrr kelak begitu kamu pulang! Kamu jadi legenda! Barat akan menangis!”
Dia meringis. Giginya terkatup kencang. Dirogohnya sesuatu dari kantong jaket berdebu.
“Ini bukti kita sudah pernah ke sana. Amankan ini. Jangan sampai hilang. Ini amanat, Kameraaad!”
Boom! Sekitarku berguncang keras. Boom! Ku lihat sekeliling. Kertas-kertas berserakan. Boom! Pria itu sudah diam kaku. Sebongkah batu abu-abu tergelontor dari tangannya.
Aku memungutnya. Boom! Sambil mengumpulkan keseimbangan, aku berjalan ke depan jendela besar. Di depannya, sebuah papan penuh tombol. Baiklah, apa yang terjadi? Kesadaranku harus kembali.
Ku tengok badanku. Sebuah nama tertera di setelan jaket abu-abu ini. Setijono.
Astaga…
Aku ingat!
Tiga tahun yang lalu, aku dipanggil ke Djakarta. Bertemu pemimpin besar berpeci nan berwibawa itu. Sentuhlah angkasa bagi bangsa nak, begitu katanya. Berangkatlah aku ke negeri bersalju abadi. Oh aku masih ingat muntah di mesin anti gravitasi, atau bertahan di hutan beku berbekal sebotol kecil arak khas negeri itu.
Aku Setijono Arifin. Interkosmos angkatan lima. Mewakili tanah airku Indonesia. Misi utama: mengambil batu di bulan, mendahului Amerika. Guncangan saat ‘melompat’ dari lokasi pendaratan menyebabkan pembinaku tewas. Di hadapanku, bumi, yang harus ku masuki dalam… 45 detik.
Kaca di depanku memerah. Orbit bumi makin dekat. Seharusnya mesin pendorong dimatikan. Biarkan gravitasi menuntun pulang.
Ku tarik napas panjang. Bila aku hidup, aku akan diarak melewati Tugu Selamat Datang. Bila mati pun, aku tetap diarak sih. Di dalam peti. Diberi nisan pahlawan bangsa.
Namun ini beban. Aku harus hidup. Karena dengan hidup, beban pun menghilang.
Mati itu berarti lari dari beban. Beban jadi abadi.
Kepalaku pusing lagi. Beban itu beban bangsa ini. Mereka akan lupa sejenak bila aku pulang. Bulgur yang mereka makan akan berasa beras Tjiandjur. Paklik yang kena tubercolosis akan bernapas lega. Itu semua terjadi sekejap aku berdiri di podium sambil berteriak:
“INDONESIA, BULAN ITU MILIKMU!”
Boom! Kabin memerah. Ku tarik tuas di ujung sana. Seketika senyap. Kendaraan ini telah merelakan diri untuk ditarik bumi.
Aku menangis. Sungguh ironis aku harus mematikan segalanya untuk bertahan hidup.
Guncangan makin kencang. Darah mengucur deras dari hidungku. Telingaku berdenging. Gigi berderik. Tanganku erat menggenggam batu bulan.
Ya Tuhan, mungkin ini sudah jalanku. INDONESIA RAYA!
===
“Pagi Dok”
“Bagaimana kamerad dari jauh ini?”
“Masih tidak sadar Dok”
“Hmm… baik, saya catat dulu… Setiyono Arifin. Mahasiswa Indonesia… Baca koran pagi ini?”
“Ngg.. Nggak dok…”
“Presiden negaranya mundur. Bisa dibilang kudeta. Bila penggantinya tidak berpihak pada kita, entah bagaimana nasib Kamerad seperti Setijono ini. Bisa-bisa tak bisa pulang”
“Kasihan ya Dok”
“Siapa yang tahu dia akan seperti Kamerad Gagarin. Pergi ke angkasa, membanggakan bangsa. Hmmm… Ah sudah lah, catat terus perkembangannya ya”
“Baik Dok”
===
*Terinspirasi dari lagu Peterpan - Membebaniku
lydiette:
Star Tours: Darth Vader goes to Disneyland (by DisneyParks)
Boozoo Bajou - Take it Slow (feat. Joe Dukie)
late and lovely ease your mind
for your hand is not needed here tonight
feel your heart beat slow it down
while there's no need to rush
so stop thinking of things to do
steal a moment, take a few
sit back and enjoy the view
you got to learn how to loose control
time for change the brief
I give you love like you give to me
when in your mind you say ready
but in your heart you say take it slow
you got to take it slow, take it slow
late and lovely i'm for you
you can do what you want with me it's true
sing your song play your tune
I'll just want you to know how much you means so
so stop thinking of things to do
steal a moment, take a few
sit back and enjoy the view
you got to learn how to loose control
time for change the brief
I give you love like you give to me
when in your mind you say ready
but in your heart you say take it slow
you got to take it slow, take it slow
Is David Bowie Dying?, of the collaborative 12” by The Flaming Lips and Neon Indian. Crazy stuff, smokin’ rock with a sexy chillwave-vibe.
Biarpun band luar tetep aja ga orisinal
Keluarga tak berencana
Graeme Obree's "UCI-compliant" track bike
selingkuh itu indah (?)
greatestgeneration:
Sophie Scholl
Sister. Daughter. Fiancee. Student. Nurse. German Patriot.
Note: I am struck by how wonderfully composed this photo was. Photos we have from the 1940s are usually in two categories: photojournalism and candid amateur snapshots. This is art!
Cinelli 64: Giro D'Italia
Curhat di perosotan (Taken with Instagram at Jl. Danau Terusnan)
Merry xmas (Taken with instagram)
ilovecharts:
I am craving sushi so hard now.
Everybody should know this...
Vicky Pendleton