Ada saat dimana kita seakan memiliki perasaan mengenai ‘sesuatu yang belum tepat’. Semesta seolah berbisik lewat keragu-raguan yang tak kunjung hilang bahkan setelah berbagai pertimbangan yang kita hitung berkali-kali. Kemudian ketika pada akhirnya kita memilih melangkah, Tuhan mengirimkan sesuatu sebagai pertanda yang memberatkan langkah. Itulah saat kemudian kita tahu bahwa kita sedang dibenarkan.













