Green Tea Clensing Foam Innisfree + The Green Tea Seed Serum Innisfree Review
Seiring dengan melejitnya popularitas K-Pop semakin laris pula produk kecantikkan Korea di Indonesia. Kenapa? Tentu aja laris, siapa yang nggak tergoda ngeliat mulus dan beningnya wajah artis² Korea itu?? 😂😂😂 Meskipun banyak diantaranya yang mendapatkan wajah sempurna dengan oplas dan beauty treatment dengan berbagai peralatan canggih, tapi tetap saja masih banyak yang percaya rahasia kecantikkan mereka yang utama adalah kosmetik², dan produk perawatan kecantikkan Korea. Yaa..mesti saling mendukung sih memang, tapi -karena budget tipis. wkwk- kita coba yang simple saja dululah, SKIN CARE. Nah, disini aku mau berbagi sedikit testimoni soal produk innisfree. Ini adalah review pertama aku, jadi semoga penjelasannya bisa dimengerti. 😅 Produk yang akan kubahas adalah Green Tea Clenasing Foam dan The Green Tea Seed Serum. Sebelumnya, kenapa aku memilih Innisfree? Bermula dari iseng² membaca review dari beauty blogger, dan surfing mendalam di web resmi innisfree (innisfree.com) akupun tertarik untuk menggunakan produk ini karena mereka mengklaim bahwa produk mereka terbuat dari bahan² alami, yang tentu saja aman untuk kulit kering cenderung sensitif dan berjerawat seperti kulit wajahku. :(
Pertama aku mau review soal Green Tea Cleansing Foamnya dulu. Cleansing foam seperti ini jadi produk yang sangat esensial untuk menjaga kebersihan wajah setiap orang tentunya. Cuma sabun? Meski begitu tidak se-simple itu memilih sabun muka terutama untuk kulit sensitif. Salah sedikit muka bukannya bersih dan kinclong malah jadi kilang minyak dan jerawatan. Jadi poin yang terpenting dalam memilih sabun muka adalah menyesuaikannya dengan jenis kulit, baik kering, normal, berminyak, kombinasi, sensitif atau mungkin ada lagi...(?) Jadi sebelumnya aku pake Tea Tree Cleansing Wash TBS sekitar 4 tahunan, cukup lama kan ya? Itu karena aku sendiri bukan tipe orang yang suka bergonta-ganti skin care, kalosudah cocok dengan satu produk ya kalo bisa seumur hidup pake itu..hoho Sayangnya, semakin kesini baru aku sadar kalo tipe kulitku kering -begitu juga kata dokter di larissa-, sedangkan produk tea tree cleansing wash lebih diperuntukkan untuk kulit berminyak dan berjerawat, sehingga akibatnya semakin lama semakin keringlah kulit wajah ini dan sering mengelupas, jadi akupun memutuskan untuk mencari penggantinya. Nah, gimana kalo nggak tau pasti tipe kulitmu apa? Simplenya siiii...cari sabun muka yang aman dari berbagai bahan kimia yang berbahaya, seperti paraben, melanin dll, cari yang berbahan se alami mungkin -setidaknya aman dari efek samping yang fatal-, kalo mungkin lagi gunakan skin care yang tidak mengandung parfum -kalo dalam kadar wajar masih nggak papa sbenernya, tapi kalo kulitnya jelas sensitif ya harusnya jangan-. Untuk kandungan dari green tea cleansing foam ini sendiri begini nih,
Ya benar, tetap ada kandungan kimia seperti stearic acid, myristic acid, PEG-32, potassium hydroxide dkk...Ya tapi jelas tidak ada skin care yang 100% alami bukan? Kalo mau yang begitu ya selamat meracik sendiri, karena tentu yang 100% alami hanya bisa dipakai saat masih fresh pasca dibuat karena tidak lama akan segera membusuk.😓 Selain itu, perlu dipwrhatikan juga kalo cleansing foam ini masih memiliki kandungan parfum (fragrance), yang sebaiknya dihindari bagi pemilik tipe kulit sensitif. Sayang sekali memang. 😓 Terlepas dari masalah kulit sensitif, soal wanginya sendiri tidak terlalu menjadi masalah, masih bisa ditolerir bahkan oleh orang yang tidak begitu suka wewangian sepertiku. Dari segi kemasan berbentuk tube standar seperti cleansing foam kebanyakan, bagus dalam menjaga kehigenisan isinya. Hanya saja karena ukurannya 150 ml jadi yaa...gede banget emang wujudnya dan tidak travel friendly. Hahaa..mungkin jika terasa repot, bisa diakali dengan memindahkan sebagian ke botol yang lebih kecil untuk dibawa saat berpergian. Untuk penggunaannya cukup seujung jari saja sudah menghasilkan foam yang cukup banyak tanpa rasa licin, dan untuk teksturnya sama seperti cleansing foam kebanyakan. Hasilnya di muka akan terasa kesat untuk jangka waktu yang lumayan lama. Namun, untuk bagian yang berminyak -kalo di aku area hidung terasa kurang kesat memang, mungkin memang harus membersihkannya dengan milk cleanser lebih dulu meskipun tidak sehabis ber-make up. Jadi untuk tahapan cleansing memang semestinya dilakukan 2x (double cleansing: dengan milk clenaser+toner/miccelar water >> clenasing foam), apalagi kalo wajah sedang menggunakan make up, apalagi waterproff. Aku sendiri udah pake ini selama 1 bulan lebih berdampingan dengan penggunaan serumnya, hasilnya? Hm...cukup baik, setelah pemakaian kulit wajah tidak rerasa kering, tetapi terasa kesat, juga bersih dan tentu lebih segar, meskipun untuk hasil jangka panjangnya jerawat masih tetap bermunculan -apalagi kalo sehabis bulanan-, mungkin karena kandungan parfumnya, tapi hanya keluar satu². Which is normal and still good.:) Untuk harganya sendiri sekitar 130an di web resminya tapi shipping tentu dari Korea jadi harus bayar ongkir yang cukup mahal, atau gampangnya bisa beli di olshop² kosmetik korea dengan harga yang biasanya lebih murah dan tentu akan lebih cepat sampai, tetapi ya harus ekstra hati², jangan sampai dapet barang palsunya. Solusinya biasakan beli lewat olshop yang trusted ya..
Rank: 🍀🍀🍀🍀 4/5
Kedua, sekarang aku mau review soal serumnya. Dimulai dari kemasannya, menurutku kemasannya sangat oke karena tidak perlu repot menggunakan pipet seperti beberapa produk serum lainnya sehingga sangat memudahkan untuk dipakai karena lebih aman untuk mengambil serumnya dan tidak perlu repot, hanya tinggal menekan tutupnya. Meskipun begitu untuk menjaga kehigeninsan dan keamanannya disediakan juga tutup luar yang bisa dilepas pasang dengan bentuk menyesuaikan tutup botolnya sehingga mencegah tertekannya tutup hingga serum keluar, sehingga tetap aman untuk dibawa kemana². Serum ini teksturnya seperti serum kebanyakan, bertekstur cair, lebih kental dari air, tetapi tidak sekental gel -apasih 😅- . Warnanya seperti air keruh, dan memiliki wangi yang khas ala green tea. Sejujurnya aku menyukai wangi green tea seperti ini, tapi untuk yang tidak menyukainya tenang saja karena penggunaannya cukup setetes (lebih sedikit dari tetesan embun, jadi pencet perlahan saja) sudah bisa diratakan ke seluruh wajah. Dengan penggunaan seperti itu tentu wanginya tidak akan terlalu mengganggu. Setelah pemakaian rasanya kulit wajah menjadi lebih relax dan jika digunakan sebelum tidur keesokan harinya muka menjadi tidak terlalu berminyak. Aku sendiri menggunakannya 2-3x sehari, biasanya di pagi dan malam hari setelah cuci muka dengan cleansing foamnya dan menggunakan essence. Harga dari serum ini bervariasi, jika melalui web resminya harganya sekitar 340rb an, sebenarnya harga yang masih wajar untuk sebuah serum namun sepertinya tidak untuk kantong mahasiswa, haha..harus rajin menabung. Tapiii...sebenarnya worth it kok karena ukuran serum ini adalah 80 ml jadi untuk pemakaian 2-3x sehari bisa dipakai sekitar 8 bulanan sih kalo aku pribadi. Ya..mahalpun kalau bagus dan aman dan terpenting cocok buat kulit wajah kenapa enggak? Tapi yaa... kalau tanpa skin care wajah baik² aja dan sehat ya nggak perlulah beli skin care mahal² atau bahkan murah, cukup dijaga kebersihan wajahnya dan dicukupi nutrisinya (konsumsi makanan sehat, sayur dan buah²an) aja dan banyak² bersyukur. Ok? 👌😊
Rank: 🍀🍀🍀🍀🍀 5/5













