Sweet Seals For You, Always
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
The Stonewall Inn
Doug Jones
Keni
macklin celebrini has autism

oozey mess
Mike Driver

PR's Tumblrdome
almost home
Color Me Curious
$LAYYYTER
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

Love Begins
🩵 avery cochrane 🩵
Lint Roller? I Barely Know Her
Interview Vampire Daily
ojovivo

ellievsbear
Fai_Ryy

seen from United States

seen from United States

seen from Singapore
seen from Türkiye
seen from France
seen from Ecuador
seen from United States

seen from Canada

seen from Colombia
seen from Australia

seen from Malaysia

seen from United States
seen from France
seen from United States
seen from Türkiye

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Türkiye
seen from Ecuador
seen from Malaysia
@hujanbadai
Aku bisa menjadi apa saja di dunia ini. Apa saja, yang aku mau. Tapi tetap, aku ingin menjadi pasangan hidupmu.
Tia Setiawati
Tuhan, maaf. Kalau sujudku tak seistiqomah permintaanku. 😔
Ia yang tertawa paling keras di siang hari, bisa jadi adalah ia yang menangis paling sesak di malam hari.
Tia Setiawati
Bagian tersedih dari kehilangan seseorang adalah dia berhenti simpati, dia berhenti peduli, dan dia berhenti memastikanmu baik-baik saja.
–@cindyjoviand
Ku ini penyendiri Yang tak butuh keramaian Yang kubutuh satu teman Tempat berbagi cerita
Mungkin akan kau temui aku di keramaian. Tapi tak jarang akan kau dapati aku pada sepi yang katamu terlalu mencekam. Aku senang kedua tempat tersebut, tanpa ada alasan spesifik tentunya, hanya sekadar suka saja.
Aku tak punya tempat kesukaan yang terlalu untuk kemudian diam merenung. Tapi bila ramai disandingkan dengan sepi sebagai sebuah pilihan, maka sepi adalah yang pertama akan aku genggam.
Mengapa katamu? Maka kujawab saja, karena hanya pada sepi aku bisa ungkapkan segala cerita padamu.
-Azalea-
Sesekali pergilah lihat ombak, dan kamu akan paham– rasanya mengejar seseorang, tapi sekeras apapun kamu berusaha, dia tak bisa digapai.
–@cindyjoviand
Aku ingin hidup pada setiap halaman dari buku hidupmu. Aku ingin menjadi cerita yang membuatmu selalu mampu tersenyum. Aku ingin menjadi nomor satu dan yang satu-satunya bagi dirimu.
Tia Setiawati (via karenapuisiituindah)
Hargailah seseorang yang masih mau bertahan setelah disakiti olehmu.
Karena sekali mereka pergi, mereka akan pergi untuk selama-lamanya. // A. W. (via surat-pendek)
Jangan mencurahkan seluruh perasaan pada manusia, sebab ia bisa berubah kapan pun. Seseorang yang kamu yakin tidak akan pernah menyakitimu, mungkin saja suatu hari akan meninggalkanmu tanpa kamu pernah tahu. Tiba-tiba saja semuanya terjadi.
–boycandra
Tentang yang Pelan-pelan Tiada
Lagi-lagi, kosong. Aku hapal sekali, atau mungkin telah terbiasa sampai sudah tahu. Kamu hanya datang sekejap, lalu pergi. Tapi hadirmu akan ada di mana-mana. Meski aku tak pernah meminta, kamu dengan baik hatinya akan selalu bertanya; baik-baik sajakah kamu?
Kamu, serupa angin yang menyejukkan hutan gersang dalam kepalaku, seberantakan apapun kamu. Aku suka caramu menenangkanku. Dari jauh. Aku suka caramu meninggalkanku dengan aman karena ternyata aku selalu menghadirkan bayangmu bersamaku. Aku menyukaimu tanpa kecuali. Namun, kecuali jika kamu jatuh cinta kepada orang lain—yang bukan aku.
Cerita-ceritamu tak pernah basi, meski kamu ulang berkali-kali. Aku, sama sekali tidak keberatan jika kamu sengaja menjengkelkanku di tengah malam buta. Karena untukmu, aku selalu bersedia. Hanya saja, dulu tidak sama dengan sekarang. Kamu tak kunjung datang. Entah ke mana. Aku menanti lagi. Tapi, nihil.
Kita pernah nyaman dengan jarak yang ada. Lalu, bisa jadi, sekarang, kita mulai berjarak karena rasa nyaman itu pelan-pelan tiada.
Mendadak, kamu terasa begitu jauh, lebih jauh yang aku kira. Aku tidak tahu kapan tepatnya kamu bergerak membawa segalanya, kemudian menyisakan denting-denting harapan yang semakin lama semakin pelan. Tugasmu telah selesaikah? Bisakah kamu tinggal? Tak pernah ada jawaban. Kamu terus menciptakan kenangan, agar bayangmu tetap tinggal di pikiran, mata, terutama di hati.
Selalu, mataku terpejam, tapi aku tidak benar-benar tertidur. Lalu hari-hariku akan lewat lagi bersama senyap.
Entahlah, barangkali, karena aku masih mau menunggu kehadiranmu, meski telat, meski larut, meski singkat.
Atau mungkin, aku hanya sedang sibuk menyangkal— kalau kamu telah lama (sedang bersiap-siap) pergi.
Kamu mematahkan hatiku berulang-ulang. Aku memaafkanmu berkali-kali hingga kau kembali hilang.
Semua orang pernah menjadi bodoh dalam mencintai. (via bebek-buruk-rupa)
ada saja yang harus tertinggal ketika kita.selangkah lebih maju, bayangan misalnya pun masa lalu.
welcome to the world, Za! (via bekuankenangan)