tentang luka-luka itu
kamu pikir menangis akan menyembuhkannya. ternyata tidak.
kamu pikir makan banyak akan menyembuhkannya. ternyata tidak.
kamu pikir tidur panjang akan menyembuhkannya. ternyata tidak.
kamu pikir berdiam diri di kamarmu, tidak melakukan apa-apa akan menyembuhkannya. ternyata tidak.
kamu pikir berpergian lalu bertemu dengan banyak orang akan menyembuhkannya. ternyata tidak.
kamu pikir bersama dengan seseorang yang kamu sayangi akan menyembuhkannya. ternyata tidak.
kamu pikir berlari ke jalan terlarang akan menyembuhkannya. ternyata tidak.
kamu pikir beribadah banyak-banyak akan menyembuhkannya. ternyata tidak.
akhirnya kamu pikir waktu akan menyembuhkannya. ternyata tidak juga.
lalu kamu sadar bahwa kamu harus berjuang untuk benar-benar menyembuhkannya. kamu harus menerima keberadaannya, berdamai dengannya, merawatnya dengan kesadaran dan tanggung jawab.
kamu pun lebih kuat dari kamu yang sebelumnya.









