mainan baru semoga berkenan semoga bisa lebih baik hobby baru semoga menghasilkan :)
Misplaced Lens Cap
🩵 avery cochrane 🩵

tannertan36
cherry valley forever
Cosmic Funnies
todays bird

Discoholic 🪩
macklin celebrini has autism

oozey mess
Not today Justin
Mike Driver
No title available
Sade Olutola
Cosimo Galluzzi
Keni

Kaledo Art

roma★
Fai_Ryy
d e v o n

#extradirty
seen from Italy

seen from Czechia

seen from Australia

seen from Türkiye
seen from United States
seen from Türkiye
seen from Malaysia
seen from Bangladesh
seen from Colombia
seen from Ecuador
seen from Australia
seen from Spain
seen from China
seen from Türkiye

seen from France

seen from United Kingdom
seen from Brazil

seen from Türkiye

seen from Australia

seen from Brazil
@inamuuulya
mainan baru semoga berkenan semoga bisa lebih baik hobby baru semoga menghasilkan :)
marahlah kamu, boleh jadi semarah-marahnya yang kamu bisa. Hingga pada akhirnya kamu tersadar Guna Apa MARAH
Inamul10nov16
Close your eyes ; Take a deep breath ; Say thank God ALHAMDULILLAH
jika kau merasakan begitu penatnya perasaan, begitu buntunya pikiran, kau harus tersadar bukan untuk melamun, ambil kesempatan atau takkan pernah ada kesempatan, kau sendiri yang sudah menentukan pilihan jangan menyesal karena jalan berliku , jangan lupa untuk terus berjuang dan apa yang sudah diperjuangkan selama ini~
“Selagi kober yuh Nggaarap SKRIPSI “
“Pejuang SKRIPSI, innallaha ma’ana”
endorse Tas dari yang pada Seminar Hasil Penelitian, terimaksih, semoga aku, kamu dan kita dipermudah mengejar gelarnya, mengejar yang udah diperjuangkan selama 4 tahun. semangat Gaeess Mahfud : orang baik banget, mau ngerevisi proposalku jadi tempat konsultasi sebelum maju ke dosen juga, (orangnya super koplakz) Himmah : selalu nyemangatin setiap ketemu, doi selalu ngingetin targetan yang kudu dicapai jangan sampai lupa regard Me (Mahasiswa Sem 9 prodi Agribisnis)
Kadang aku berpikir, perasaan rindu itu seperti hujan. Kita bisa menantinya reda, tapi tak bisa menghentikannya. Payung, jas hujan, atap rumah, adalah bukti bahwa manusia tak pernah menang dari hujan. Seperti halnya manusia tak pernah mampu mengalahkan perasaan rindu—kecuali pura-pura.
Konspirasi Semesta, dalam bab ‘Hujan Sore Itu’
…
[ H-4 Rilis #KonspirasiSemesta ] Info pemesanan klik azharologia.com/koleksi
MAS BPUN WONOSOBO
Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
acara yang tiap tahun selalu diadakan untuk mengenang, bercerita, dan menjalankan silaturahmi, ini Kita yang tergabung dalam MAS BPUN WONOSOBO (Majelis Alumni Sanlat Bimbingan Pasca Ujian Nasional) , singkatannya panjang kalo kata orang-orang sepanjang keinginnan pengurus, penggerak dan sepanjang cita-cita yang mulia untuk saling memikirkan orang untuk meriah cita-cita menuju Kalam Illahi. (ngomong opo koe Na !)
FLASBACK bercerita mengenai BPUN merupakan program UTAMA dari pusat YAYASAN MATA AIR, dulu aku kurang begitu minat buat ikut bimbingan ini karena waktu dulu terlalu bimbang untuk melanjutkan study diwaktu itu juga atau bagaimana lah. saya, Alfin, Rizal pulang dari latihan seingatku materi Pertolongan Pertama dari Markas PMI, kebetulan waktu itu mau ada lomba JUMBARA tingkat Jateng. Kebetulan kantor secretariat BPUN Wonossbo dengan markas PMI dekat kalo jalan ndak ada 5 menit, So awalnya aku hanya mengantar mereka buat mengetahui hasil pengumuman keterima ndak di BPUN, mungkin emang udah digariskan buat ikut BPUN di waktu dan tempat tetiba diabsen dan disuruh ikut nanti tes seleksnya dibelakang. Awalnya bingung (Nampak muka cengo dan hahonya) tanpa pikir panjang kedua orang tadi langsung bilang “yowes ayo Na melu wae!”, emang mereka udah sering ngajakin sebelumnya. Belum kegiatan dimulai di akhir acara kita bertiga langsung pamit kepada sebut saja Pembina untuk ijin di tiap weekend buat mengikuti latihan di Markas PMI berhubung ada blab la blab la dan Alhamdulillah Beliau langsung Oke, dan langsung melihat saya besok jangan pakai celana Mba kalo kegiatan udah di mulai Inget soalnya anda besok mau jadi santri di Ponpes, ekspresiku senyum dan seketika nundukkin kepala.
Sampai Rumah, mengutarakan keinginan dan ideku untuk mengikuti bimbingan in supaya ini dan itu ke Bapak& Ibu, Ekspresi Mereka ? “DIAM” sudahlah bingung kalo mereka ndak ngasih saran atau jawaban. Akhirnya saya ngeluarin jurus Jitu, bilang yang ngurus itu Sohibnya Bapak, jadi ndak mungkin nyeleweng dan udah pasti ina aman :) , masih inget bapakku langsung ambil handphone dan telpon, elaaahdalaah ternyata si Pembina kenal sama bapak. Saya berpikir Ini Bonus Karena menurut bapak dan ibu aman, Oke Yess berangkat ke Pondok kapan ? saya Bilang, “Besok” dan ekspresi Bapak, Ibu diam -____-. Biasa piweling Ibu “in, ndadak banget ngesok kie durung nduwe seg nggo sangu, durung njaluk berkah pendonga neng simbah”. Jawabku tenaaaang bobol Tabungan, Ina punya uang kok (Read: sok-sokan biar ibunya aku gak tegang) yaah tapi nurani Ibu mah udah selalu terlihat yak. esoknya aku berangkat ke Pondok kenalan pertama sama Mba Fitri sekarang dia udah punya anak nggemesin!
MODAL : Dorongan Teman, Niat (read : lebih ke NEKAD!)
SESI dimulainya Bimbingan yang ditempatkan di Ponpes Darul Istiqomah, Kertek , Wonosobo dibuka dengan khitmad, dari Politikus, Pemda, Depag, DinPend dan Pengusaha insyaAllah terwakilkan intinya dipembukaan “harus pada semangat dan selalu mengambil khikmah serta tetap istiqomah melaksanakannya agar cita cita dan hajat kita terkabulkan” sehari, dua hari dan berjalan berminggu-minggu dari kita yang cuma diem-diem gak kenal hingga kita begitu akrab baik yang cowok maupun cewek. Dari yang antri WC utamanya sampai masak bareng, piket giliran dan olah raga pagi. Kita di pondok tapi bikin ulah aja. sering banget pagi hari ada yang main sepakbola itu bola melambung jauh sampe jendela dalem Bu Nyai, ada yang sukanya maen sulap, ada yang jadi pengamat. Yaps banyak cerita banyak orang sih J kegiatan rutin bangun jam 3 pagi (baru bangun kalo udah ada yang nggedor pintu buat sholat), lanjut pengajian bukan kultum,soalnya nggak Tujuh menit tapi berbanyak-banyak menit alhasil para jamaah banyak yang tidur (Maafkan kami Pak Kyai) pokoknya dari jam 3 mata udah melek ampe pagi-siang-dan tidur malam itu seharusnya tapi kita sering colong-xolong waktu buat tidur [Warning Jangan ditiru polah kami yaa adek-adek sayang], tinggal di Pondok ikut aturan pondok tapi di tambah bimbingan belajar maelmnya diskusi panjang, tentang leadership, kampus, Indonesia etc. bagian yang sering aku tinggalin yaitu materi pas malem hari yang kebetulan nyeritain sejarah berasa didongengin , suka berkhayal sendiri dan lama –lama bablas tidur. tiap weekend pada minta pulang dengan syarat harus diadakan posttest, dan itu hasilnya terpampang yaaa skor yang didapat. So aku pernah tidak lolos atau berada di paling bawah diurutan semua anak-anak, gemes banget itu sama Nilai tapi di dorong sama temen-temen sama semua ornag banyak deeh pelan-pelan nilai itu Naik kok inget doa sama Usaha. Paling penting dengerin petuah bijak dari Pak Kyai sama memerhatikan dan paham kalo lagi di ajar. berlangsung 30 hari banyak hal yang berkesan banget
Temen-temen yang super duper baik dan endezz dan Rame
PROSES di pondok dan ngajinya
Materi diskusi dan cerita jam Malam
Semangat belajar temen-temen
Masak Bareng
Antri WC panjang
Ngatur waktunya buat bangun pagi
Kejadian lucu dan nakalnya temen-temen
Bu Nyai dan murid-murid Beliau
Panjaaaaaaaaaaaaang banget kalo menceritakan apa, bagaimana dan dimana BPUN Wonosobo, finally sekarang kita dihadapkan kenyataan ada yang melanjutkan study, ada yang kerja, ada yang dua-duanya, ada yang memilih menyempurnakan Imannya, itu semua pilihan dari kita. HASIL yang diperoleh atas usaha dan ikhtiar kita. jangan ragu deeh buat kalian untuk ikut dan bergabung ke BPUN di kota-kota yang ada , hampir seluruh Jawa, per kabupaten ada, atau nggak se-karisidenan deeh. Bakal banyak banget yang di dapat.
Foto 1 : kegiatan rutin Halal Bi halal dan Reorganisasi Foto2 : kira-kira sepertiga dari jumlah total angakat, udah ada 5 angkatan foto3 : Alumni angkatan pertama , maafkan polah ceweknya. itu para cowok lagi jaga image foto4 : kita lagi main di rumah Fatma bahas banyak Hal, cerita banyak Hal #note ijin pergi dari rumah buat mengikuti, menghadiri setiap agenda BPUN amaaan tanpa syarat yang berlaku Ortu :)
soon bakal punya banyak cerita bersama orang yang menemani petualangan hidupmu
ditunggu saja yaa cerita orang yang menghiasi perjalanan hidup aku, kamu mungkin bisa juga kita, tak perlu ditulis panjang lebar. tulisan ini hanya untuk mengingatkan karena nulis di buku diary pernah ikut terjual bersama buku loak.
salah satu maen yang tidak terlalu dikhawatirkan bersama mereka inilah, kalo mau pergi atau berkumpul diperbolehkan tanpa ijin dan syarat yang bertele-tele. Bersyukur banget punya mereka yang wataknya beda-beda tapi yang jelas saling mendukung, aku sendiri tertolong bersama mereka, waktu SMP apalagi hahah sering telat aku dan yang pake kerudung coklat sebut saja Arfi Primania. kalo diibaratkan susunan Laut, waktu aku berada di palung laut dimana palung merupakan tempat yang paling dalam dan gelap mereka inilah yang memberi oksigen dan tali agar aku bisa sampai kepermukaan hingga daratan dan melanjutkan aktivitasnya lebih dari kemaren. yap itu mereka begitu istimewa bagi diriku. thankiss keluarga kecil :* long trip waktu SMA kita mencar , study lanjut juga mencar. aaah kalian !! kita memang jarang untuk berkumpul secara kontinue tapi kalo udah ngumpul pecaaahnya itu (heboh girang) , saling ng-wejanginnya tak jarang yang paling kecil kadang jadi yang paling bijak. oh iya dibalik senyum manisnya kita sesungguhnya otak kita gesrek. serius ! kalo kata yang lain bff kata dhani aka Rizky aka Mbem salam srok! kata Pak Kyai “teman itu ibarat lentera yang datang ketika gelap mendekat dalam dirimu” nggih pak kyai leres, aku menemukan didiri mereka
#tahuniniadayangmaudilamar #doanyasupayalancar #akusiapjadipagerayu
Dear God
Terkadang bermunculan pemikiran liar yang berakhir pada hasrat memangkas semua penghalang jalan, memasang Rambu jalan untuk mempermudah kemana arah dan tujuan berakhir melihat sunrise, berimajinasi yang menjadi kenyataan, melihat rumputan hijau yang begitu luas, menghirup udara yang tidak terkontaminasi (maybe). Just It petualangan ini masih panjang mari selesaikan Misi !! Remember ! bahwa setiap mahkluk hidup membutuhkan oxsigen , yap oxsigen tidak terlihat wujudnyata tapi manfaatnya Luaaaaarr biasaaa foto diambil guna memenuhi hasrat pemenuhan album dimana ada sisi feminim dan maskulin
pada waktu yang bersamaan saya tidak bisa bergabung karena situasi, heheh ini udah ada yang sarjana, namanya Citra Amelia W, S., semoga perjuangan teman-teman mendapatkan gelar S.P (Sarjana Pertanian) dipermudah yaaa, September-Desember ditunggu kabar mengejutkan dari Nim A1C012001 s.d A1C012095 terkecuali nim yang gak ada :) otak ganjil, watak ganjil semoga ada yang mengenapkan kita (apasiih)
Wejangan 2
sama halnya seperti dospem 1, beliau (read : dospem deux )juga senantiasa memberi masukan , wejangan dan analogi yang sering beliau selipkan dalam setiap bimbingan, tepatnya bulan Maret beliau mengeluarkan sebuah analogi
“Mba Ina sudah tau arah dan tujuan bagaimana mengerjakan Tugas ini tinggal jalan yang dipilih ibarat mau memotong pohon tersedia banyak alat pemotong ? alat mana yang akan kamu pilih agar efisien dan efektif, hingga akhirnya tujuannya tercapai.”
Wejangan 1
“ibarat orang dalam perjalanan naik kereta, keretanya udah mau berangkat nah kaki kamu mba nggantung satu di pintu gerbong kereta”
Haaaiii Dospem numero uno , Terimaksih untuk selalu memberi wejangan dan setiap analogi ketika bimbingan. pokoknya ingin nulis ini disini, sebelum terbit di draft skripsi yg sudah berjilid. ini wejangan yang membekas dihati (kena banget laah). Bahwa Dospem menjelaskan kita harus fokus dalam mengerjakan apa yang sudah menjadi tanggungjawab kita, skripsi ini adalah proses sesungguhnya dari apa yang kamu perjuangkan untuk orang tuamu utamanya. fokus jangan bingung, jangan ragu untuk melangkah,
*mungkin ini kesimpulan yang bisa saya dapat : hadapi apa yang ada didepan jangan ragu, jangan bimbang, ini bukan tentang mempersulit atau menguji tapi seberapa tangguh, kuat, sabar, mau dan mampu untuk menyelesaikan apa yang harus diselesaikan yang disebut skripsi
the powet of du’a
Keluarga Sanlat Purwokertomasih teringat bulan Juni tahun 2012 (tepat 3,5 tahun yang lalu ) dimana rasa berkecimpung jadi satu, hati pikiran terombang-ambing. sehingga menimbulkan banyak pertanyaan “bagaimana aku melanjutkan kuliah (?), mau dimana universitasnya (?)” pertanyaan mendasar yang butuh pemikiran dan diskusi dari banyak orang mengenai baik dan buruknya. (-&+)nya. pokoknya bulan itu cemas dan galau berat (gak tau deh gimana menuliskan lagi)
Allah SWT memang selalu baik kepada Hambanya, mempertemukan aku dengan orang-orang hebat yang “peduli dengan orang lain”. bergaya apa adanya tapi pemikirannya selalu maju. Keluarga pertama yang ada di kota SATRIA yang dijumpai, dari hal-hal bercanda, kumpul, tasyakuran dan berdiskusi tentang banyak hal. dibalik keluarga sanlat mereka-lah (Pak Ulil dan Mas Very) yang selalu menjadi bapak, teman dan kakak dimana kita saling memotivasi untuk yang lebih baik kedepannya, mengajarkan yang baik dan mengingatkan “Mimpi-mimpi kita”.
sebenarnya sulit diungkapkan secara gamblang mengenai deskripsi mereka (keluarga sanlat purwokerto ) , intinya berawal dari keluarga ini dan kisah yang ada dibelakangnya. menjadikan anak didik beliau termotivasi untuk aktif dikampus. dan diluar kampus. dan aku mau belajar berproses dari anak hima (staff humas&advo HIMASAE), anak UKM ( staff keorganisasian Unit Klink Tani ) menjadi delegator (angota komisi anggaran Dewan Legistaif mahassiwa) dan masih banyak proses yang saya ikuti. terimakasih keluarga sanlat purwokerto. terimakasih pemberi kesempatan :* NOte : Mas Very dan Pak Ulil Archam adalah ORANG PERTAMA YANG SAYA JUMPAI DI PURWOKERTO. Terminal Bulupitu saksinya, tenda makan empal gentong yang endhes di depan Gor Satria juga saksi dari perbincangan dan diskusi pertama dimulai mengenai usaha dan ikhtiar yang dilakuin bareng-bareng . jadi inget teman seperjuangan dulu ahsin mudrik (fapet unsoed) dan aufa (unnes). terimaksih juga untuk semua hal pemberi kesempatan terutamanyaa
pokoknya love you full keluarga sanlat purwokerto dan sanlat wonosobo yang telah mengantarkan saya dan memperkenalkan dengan kelaurga di kota rantau :*
Sahabat ?
kalaupun disuruh menjawab pasti bingung siapa orangnya. tapi menurutku sih kita renungin aja dulu arti sahabat ? arti teman ? dan arti hadirnya dirimu(*kaya lagunya audy )
kamu memang harus main sama orang yang memaksa kamu berpikir lebih jauh, bermain sama orang yang bikin kita nyaman, bermain sama orang yang membawa kita untuk melatih kepekaan. padahal mau bermain dengan siapapun dan bergaya apapun kita harus selalu mengoreksi diri kita (nasehati diri). tepatnya sih gini, bukan begaya sesuai mode tapi begaya sesaui kemampuan yang pada akhirnya semua itu melatih kita untuk maju. Kata MAJU kalo menurut kaka angkatan si lebih tepatnya me-upgrade-Diri. upgrade-pun bisa didapat dengan melalui dan menikmati semua proses yang dilakukan. menurut pak TO Suprapto owner Joglo Tani, untuk memperoleh hasil yang kita inginkan bukan terletak pada siapa yang hebat tapi kata pepatahnya sih begini “ bukan yang tajam tapi yang bersungguh-sungguh” (coba renungkan pepatah ini)
bersahabatlah pada semua orang seperti kamu bersahabat pada dirimu sendiri (nasihat diri). bersahabatlah pada alam :) (pingin hiking). dan menurut aku sih sahabat paling dekat ada di hatimu :)
#kirike kanan kembar Mba Dani, Mba Tya, Mba Ajeng, Rifa,*(foto 1st)
#kiri ke kanan ME, kembar, Gani (foto 2nd)
Maturnuwun buat semuanyaa ({}) dari yang tak biasa menjadi terbiasa dan nantinya luar biasa dari absen 001 -095 karena yang 097 berhijrah ke univ lain. Kalo disemster 4 masih ada mahasiswa dari luar pulau jawa kalo sekarang anak pulau Jawa semuanya. #Perkumpulanotakganjil dan gambarnya thx buat big #HapHapYudha #janganpanikmaripiknik
Serius
serius menurutku adalah titik dimana seseorang telah mencapai batas maksimum pada suatu keadaan yang dapat merubah pikiran seketika itu.
pada dasarnya seseorang berumur lebih dari 20 tahun, mendekati tingkat keseriusan yang lebih tinggi dalam mengerjakan sesuatu, banyak pertanyaan yang sering saya tanyakan pada teman saya yang mungkin telah mencapai titik keseriusan tinggi, yaitu dengan mengambil keputusan menikah diusia muda. Tapi hal ini belum tentu menjadi hal yang sama dari diriku. dari kata seriuspun bukan tipeku banget.
bagaimana dengan serius mungkin belum dan entah kapan akan muncul, bawaannya ingin main dan masih ingin menikmati keindahan alam, asyiknya bisa berjumpa dengan banyak teman. tingkat keseriusanku terhadap hal masa depan yang terutama teman disebelah mungkin masih sangat jauh, belum terlalu berpikir jauh kesana. yang ada menjalani keseharian ini dengan maksimal keseriusannya bisa lah ditambah dikit. dan finally memetik hasil di akhir eh yaaa jelas mengharapakan imam yang bisa menuntun kita menjadi seorang cewek yang lebih baik dan dapat mendidik anaknya dengan penuh hati.