Aku benci semut ikut menikmati kopiku. Lalu semutpun berkata bukankah itu bagian dari berbagi sesama mahluk ciptaannya. akupun menyisihkan bagiannya dan kuserup bagianku.
kemudian aku bertanya semut! apa menurutmu yang kulakukan itu sudah benar? semut menjawabnya dengan landai, iyahh.. itu benar. selepas dari itu aku kembali bertanya lalu bagaimana denganmu? apa menurutmu yang kamu lakukan itu sudah benar, kita adalah dua mahkluk sesama penikmat manis namun manis yang seharusnya untukku kau rebut pula, bagaimana aku bisa membenarkan hal itu? tanpa sepata kata semutpun terdiam dan pergi.
selang beberapa menit ia kembali, berjarak 20 centimeter dari gelasku iapun berteriak. hey mahkluk ciptaan lainnya apa kau tau, bukankah seharusnya kopi itu pahit bukan manis!. secara tidak sadar kamulah yang mengundangku untuk datang bukan aku yang menawarkan diri.
Lalu diatas meja kutumpahkan kopinya, dan akupun membuat yang baru namun kini dengan sarannya tidak lagi manis. selepas dari itu kami menikmati bersama yang seharusnya menjadi bagian kami. aku tersenyum diapun tersenyum.











