Tanah Asing Dalam keterasingan melihat. Dalam keterasingan aku dekat. Dalam keterasingan aku kuat. Dalam keterasingan aku berani. Dalam keterasingan aku mengerti. Dalam keterasingan aku berdikari. Brebes, 22-07-'16k. Tanah Asing
TVSTRANGERTHINGS
Mike Driver
$LAYYYTER
d e v o n

titsay
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Today's Document
YOU ARE THE REASON

Kiana Khansmith

#extradirty

Discoholic 🪩
I'd rather be in outer space 🛸

izzy's playlists!

tannertan36

❣ Chile in a Photography ❣
todays bird
No title available

Product Placement
Claire Keane
No title available

seen from United States

seen from Germany

seen from United States

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Costa Rica

seen from United Kingdom
seen from Venezuela

seen from Germany
seen from Italy

seen from Germany

seen from Germany

seen from United States

seen from United States
seen from Brazil

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Colombia
@jibaskoro
Tanah Asing Dalam keterasingan melihat. Dalam keterasingan aku dekat. Dalam keterasingan aku kuat. Dalam keterasingan aku berani. Dalam keterasingan aku mengerti. Dalam keterasingan aku berdikari. Brebes, 22-07-'16k. Tanah Asing
Mengangkat Pantat!!! Oh tidak! Ternyata ada ruang lain yang elok nun jauh di luar sana... Aku harus mengangkat pantat, minggat keluar dari zona nyaman yang selama ini mengikat.
Ceritanya kali ini aku ikut Mubes (Musyawarah Besar) IMAFTA (Ikatan Mahasiswa Alumni Futuhiyyah Yogyakarta). Untuk pertama kalinya juga ikut kumpul bersama mereka setelah resmi menjadi seorang mahasiswa.
29 Oktober 2016. Hari Sabtu malem Minggu. Aslinya berangkat Sabtu pagi, namun karena ada suatu hal, akhirnya “Ngeeeng………….” dengan bersepeda motor aku dan temenku menyusul ke Wisma Andreas Kaliurang agak malem.
Pada Mubes itu jualah aku memperkenalkan diri (karena paksaan haha) di depan para akang-akang dan mbak-mbak yang lebih senior.
Setelah Mubes (Musyawarah Besar) yang molor dan baru selesai pukul 01.00 WIB, pagi harinya kami digiring (eh kayak bebek aja) dikomandoi lebih tepatnya oleh seorang instruktur untuk melakukan outbond.
“Haha… hahaha” canda dan tawa bersama kami semua. Maybe, Because permainan-permainan yang seru dan adanya hukuman yang cukup ‘memalukan’. Apa itu? Yakni satu coretan cat yang harus mendarat di wajah. Dengan banyaknya coretan, itu menunjukkan bahwa dia mempunyai banyak error hehe. It’s okelah, because that is make everybody enjoy.
Mbak siapa namanya (lupa hehe) menerima sensasi coretan cat.
“Together to be Better”
Canda, Tawa Bersama IMAFTA Ceritanya kali ini aku ikut Mubes (Musyawarah Besar) IMAFTA (Ikatan Mahasiswa Alumni Futuhiyyah Yogyakarta). Untuk pertama kalinya juga ikut kumpul bersama mereka setelah resmi menjadi seorang mahasiswa.
Namanya Hasan Sama Ae, kami biasa memanggilnya dengan Hasan walalaupun ada juga yang memanggilnya dengan Sama Ae. Hasan berasal dari Negeri Gajah Putih atau Thailand, tepatnya di daerah Pattani.Ya! dia mahasiswa asing yang kuliah di kampusku, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Di dalam kelas, dia “cukup aktif”… Kenapa cukup? karena yang aku tangkap dari Hasan adalah adakalanya dia ingin ngomong dan bertanya tapi mulutnya tetap diam, sedangkan gelagatnya bertentangan. Itu pandangan aku saja sih…mungkin bisa lain lagi ceritanya kalau tanya langsung sama dia, ehehe
Ada cerita lucu.
Ketika mahasiwa Thailand menjadi dosen Pancasila.
Pernah suatu ketika, dimana dosen Pancasila kami berhalangan hadir, sedangkan tugas untuk presentasi tetap berjalan, salah satu temanku berkata, “Eh, awas ada dosennya di belakang!” sontak kami tengoklah ke belakang.
“Hehehehe,” kami tersenyum dan sedikit tertawa.
Dengan style-nya yang kece dan wajahnya dewasa layaknya seorang dosen, yang dimaksud “dosennya di belakang” oleh temenku adalah si Hasan ini.
“Ayoook, bapak dosen di depan.” Aku menambah gurauan temenku tadi.
Lucunya, ternyata dia mau maju ke depan, sambil tersenyum-senyum duduk di kursi dosen. Lantas semua temen-temen tertawa, tak terkecuali juga yang lagi presentasi.
Salah seorang temenku berkata, “Iyaah, ada bapak dosennya nanti kalau ada pertanyaan bisa ditanyakan.”
Mendengar perkataan tadi, Hasan langsung lari, “Wah kalau ada pertanyaan saya gak bisa.”
Kenapa? karena makulnya adalah Pancasila, dengan tema Pancasila sebagai filsafat bangsa Indonesia. Ya! bisa dibayangkan apa jadinya kalau ada seorang “dosen” asli Thailand menjawab dan menjelaskan pertanyaan-pertanyaan dari mahasiswanya. Ehehe.
Tetapi, dosen Pancasila kami yang real memberikan peluang dan memprioritaskan serta tanggapan positif ketika Hasan bertanya tentang Pancasila, “Oke, si Hasan dulu… silahkan…”
(Lihat: Hasan rambut gondrong, wajah chinese dengan laptop merah)
Hasan juga pernah presentasi di depan kelas. Cukup baik dan “lucu” ketika ia presentasi. Misalnya ketika ia presentasi makul Fiqh Ibadah tentang zakat mal. Kata “perak” yang Hasan katakan menjadi “Perok” dengan aksen ala Melayu Thailand. Sontak temen-temen yang lain pada ketawa. Bukan maksud mengejek tetapi karena melihat gaya ketika dia bertutur kata.
Kalau dari terawanganku ia masih belum terbiasa dengan Bahasa Indonesia. Oleh karenanya kadangkala ia mengungkapkannya dengan ngomong dan gerak tubuh.
“Ora issuk, cok,” Perkataan inilah yang pernah membuatku tergelitik. Aslinya si Hasan pengin ngomong pake bahasa Jawa “ora iso” yang arti tidak bisa. ehehehe. Maklumlah~ batinku.
Ketika Mahasiswa Thailand Kuliah di Indonesia Namanya Hasan Sama Ae, kami biasa memanggilnya dengan Hasan walalaupun ada juga yang memanggilnya dengan Sama Ae.
NU Menurut Gus Mus
Renungan dari Iklan
Sebuah video iklan dari Negeri Gajah Putih atau Thailand yang sangat menggugah, ketika tak sengaja berselancar di Youtube. Hal ini sangat kontras dengan keadaan di Indonesia, yang mana isi dari iklan-iklan di televisi hanya menampilkan produk-produk sehingga membuat masyarakat menjadi konsumtif.
View On WordPress
Contoh Sambutan Perpisahan Dalam Bahasa Inggris.
Sambutan di atas saya buat ketika saya menjadi orang yang terpilih untuk mewakili teman-teman kelas XII dalam acara wisuda MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak 2016 kemarin. Kalau dilihat dari segi gramatikalnya mungkin sangat kacau. Maklum, saya belum mahir soal tata bahasa Inggris karena saya masih belajar. :) Semoga dapat memberikan manfaat kepada teman-teman yang ingin membuat sambutan maupun…
View On WordPress
Menjadi Mahasiswa
Hai para MABA (Mahasiswa Baru) di mana pun Anda berada… Dari Sabang sampai Merauke dari universitas negeri maupun swasta… Salam Mahasiswa!!! Selamat kepada IPB yang telah berhasil memecahkan rekor dunia The Most Mozaic Picture formation tercepat yakni 42 detik dan jumlah formasi terbanyak. Record Holder Republic (RHR) Registry of official world records mengukuhkannya di kampus Dramaga, Bogor. …
View On WordPress
Catatan Seorang Bapak di Hari Tuanya
Catatan Seorang Bapak di Hari Tuanya
Source: (farm4.static.flickr.com/3116/3096227377_c526473436.jpg) Seorang bapak kira-kira usia 65 tahunan duduk sendiri di sebuah lounge bandara menunggu pesawat yang akan menerbangkannya ke Jogja. Kami bersebelahan hanya berjarak satu kursi kosong. Beberapa menit kemudian ia menyapa saya. “Dik hendak ke Jogja juga?” “Saya ke Blitar via Malang, Pak. Bapak ke Jogja?” “Iya.” “Bapak sendiri?” “Iya.”…
View On WordPress
Ba-ha-gia(?)
Ndak tahu dari mana ini untaian kata, tiba-tiba terlampir di daftar draf post. Dari Pak Yai(?) Politikus(?) Sastrawan(?) mungkin. Dari sebuah buku(?) bisa jadi iya. Dari tong sampahkah(?) iya ndaklah haha. Saya lupa, lantaran sudah cukup lama nongkrong di draf. Bahagia(?) Setiap kita pernah berdiri ditengah, antara petunjuk dan kesesatan, antara kebaikan dan keburukan Kita pernah ragu, pernah…
View On WordPress
Menelusuri
Pesan Rais Aam di Dalam Menyongsong Pergantian Tahun @nahdlatululama・・・Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam konteks menyongsong serta merayakan tahun baru ini mengimbau agar:
Doa Bunda
Sudah hampir tiga tahun tak bertemu, tak berjumpa, tak bertatap muka dengannya, Bunda Aenun kami NINETY (Nine Excellent Community) menyebutnya. Angkatan kami sepakat menyebutnya dengan sebutan Bunda. Hal ini agar menjadi pembeda antar angkatan sebelum kami yang memanggilnya dengan Umi Fitri. Beliaulah ibu kami sewaktu kami mengenyam bangku pendidikan menengah di MTsN Model Brebes. Kemarin siang,…
View On WordPress
Melawan Arus
Image: (yusufmansur.com/wp-content/uploads/2015/10/1.-Ibn-Battuta.jpg Aku bagaikan Ibnu Batuta yang mengarungi ganasnya samudra. Samudra yang diam namun kadang menghanyutkan. Samudra yang menyimpan berbagai ribuan rahasia di dalamnya. Karena, bukan hanya mutiara, Ikan-ikan, terumbu karang saja. Ya! perbedaanku dengan Seorang Ibnu Batuta adalah ia berlayar mengarungi ganasnya samudra yang…
View On WordPress
MISUH
View On WordPress
Renungan Dahlan Iskan
Jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI, darimana kita belajar IKHLAS Jika semua yang kita impikan segera TERWUJUD, darimana kita belajar SABAR Jika setiap doa kita terus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat belajar IKHTIAR. (more…)
View On WordPress
Puisi Bocah Muslimah di Hari Natal by Denny Ja
Puisi Bocah Muslimah di Hari Natal by Denny Ja
Photo: http://m.fastnewsindonesia.com/sites/default/files/styles/article_image/public/field/image/denny%20ja.jpg?itok=OYJHeJwz Tak lama lagi tanggal 25 Desember, tanggal dimana umat Nasrani merayakan tanggal yang akrab kita sebut dengan Hari Natal. Namun, kontroversi kita sebagai umat Muslim untuk mengucapkan maupun merayakannya masih tak menemui jalan yang pasti. Mungkin sebab inilah seorang…
View On WordPress