Judul Buku : Jejak Jihad SM. Kartosuwiryo Penulis : Irfan S. Awwas Penerbit : Uswah, Yogyakarta Cetakan : ke 5 Tahun : 2008 Tebal : 284 halaman Peresensi : @citra_ummu_achnaf . Siapa Kartasuwiryo? Bagi kita, beliau lebih identik sebagai pemberontak bangsa. Benarkah? Sebenarnya bagaimana kisah beliau? Kita bisa membaca sedikit cerita tentang beliau di buku ini. Termasuk perjuangan beliau sejak menjadi murid HOS Tjokroaminoto. Buku ini memang tipis. Belum menampilkan semua kisah hidupnya. Tapi sedikit ini bisa mengobati rasa penasaran kita tentang sosok beliau dan NII. Sayangnya, bahasanya masih kaku, beberapa tidak tertulis sesuai tata bahasa yang benar. Baiklah, ini kita singkirkan. . Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo (SMK) adalah nama yang kontroversial di Indonesia. Saat orde lama berkuasa (1947-1949), inilah puncak perjuangan SMK dengan NII-nya. Beliau tidak memberontak pada negara Indonesia. Tetapi beliau menyelamatkan negeri ini karena perjanjian Renvile. Saat itu Indonesia hanya tersisa daerah Yogyakarta. Lebih mengejutkan lagi, beliau telah mendapat restu dari panglima jendral Sudirman. Sehingga SMK dan pasukannya tetap bertahan di Siliwangi melawan Belanda. Sedangkan TNI telah pindah ke Yogyakarta semua. Di sana pula, NII dideklarasikan. . Tapi apa yang terjadi selanjutnya? Beliau harus berhadapan dengan sesama anak bangsa. Dikejar, diburu hingga tertangkap dan ditembak mati dengan persetujuan temannya, Sukarno. Nama yang dilematis, hatta oleh sebagian teman-teman SI. Karena pilihan jalan hijrah dan jihad. Beliau telah syahid insyaAllah dan meninggalkan jejak perjuangan jihad di Indonesia. #ResensiNovember29 @resensi_bacayuk














