Mengapa paham sedikit saja sudah menganggap sang jagoan. Apakah tidak ada kesempatan penjelasan?
Banyak keliru, banyak kurang paham dan seolah-olah sudah tidak ingin lagi belajar benar-benar ingin mengerti
Not today Justin

titsay

izzy's playlists!
Claire Keane

Love Begins
Lint Roller? I Barely Know Her

Origami Around

@theartofmadeline

if i look back, i am lost
tumblr dot com
The Bright Sessions
sheepfilms

ellievsbear
The Bowery Presents
🩵 avery cochrane 🩵
No title available
NASA

roma★
The Stonewall Inn

Discoholic 🪩

seen from Malaysia
seen from Colombia
seen from United States
seen from Türkiye
seen from Mexico

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Venezuela

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Spain
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Lithuania

seen from Malaysia
seen from South Korea

seen from Malaysia
@kian-sudahlah
Mengapa paham sedikit saja sudah menganggap sang jagoan. Apakah tidak ada kesempatan penjelasan?
Banyak keliru, banyak kurang paham dan seolah-olah sudah tidak ingin lagi belajar benar-benar ingin mengerti
Terlalu banyak drama yang di rangkai demi kemenangan, sama halnya membunuh diri sendiri dengan cara yang tidak sadar. Padahal banyak mata-mata yang berjuang mencari data yang penuh kebenaran, bila waktu tiba hanya ambigu dan sejuta alasan terlontar.
Ada yang sedang belajar dalam permasalahan dan menunggu keputusan yang pasti, namun tidak lupa pada sabar yang akan menemukan ketenangan. Sebab kadang perlu merelakan dan mengikhlaskan pada apa yang akan menjadi nyata. Tak ada yang kalah dan menang tapi lebih kepada perihal tanggung jawab kepada janji yang pernah ucapkan
Sabar, ikhlas dan menerima kenyataan adalah bagian contoh yang memberikan perilaku pada seseorang yang akan menjadi pemimpin, kelak. Bila mengambil keputusan sendiri dan terlalu yakin, terlebih mengajak pendukung untuk yakin pada putusan yang belum nyata, sama halnya sebuah jebakan yang tak kunjung selesaikan ide dan perilaku yang tidak layak di sebut contoh. Langkah lebih baik untuk saat ini adalah tetap sabar dan menunggu keputusan, bukan menjadi ahli-ahlinya atau yang pakar yang lainnya. Berikan contoh yang baik dan positif
Agar bawahan tidak merasa tertipu dan permainan tebak-tebakkan. Ambillah pelajaran dan jangan tahu hanya satu sumber info yang belum pasti. Carilah info yang benar dan rajin-rajin membaca
: )
Jangan salahkan keadaan dan waktu
Kamu tahu bukan, jika kita melakukan kesalahan kecil dan permasalahan tidak perlu menghabiskan energi. Aneh dan leluconnya kita saling melupakan tenang dan santai, padahal kita mencari dan belajar Kegagalan ini. Mungkin tidak ada yang menjadi tersangka ataupun korban, sayangnya ego kita terlalu tinggi dan bernilai mahal
Jika bahagia adalah diri sendiri menemukan hal yang sederhana dan mampu menciptakan tawa hingga larut dalam lupa
Apakah masih ada kata dia?
Misalnya dalam pikiran ini tidak pernah sedih begini
Apakah masih senantiasa memeluk luka dan terpuruk dalam hampa?
Bukankah permintaan dan keinginanmu, lalu kenapa kamu marah? Apakah dia salah lagi dan apa hakmu lagi?
Mungkin saja kamu terdiam atau masih ada lagi alasan. Bukankah kita sudah berjalan arah yang tak lagi sama dan tidak lagi saling khawatir. Dia sudah berjuang dan mencoba terbiasa tanpamu dan tak ada niat lagi mencarimu
Kasian kamu yang salah paham dan terlalu cepat menilai, sementara dia mencoba merangkai kata-kata patah hati bukanlah untukmu. Seharusnya kamu paham dan mengerti, sejak kamu tinggalkan dia dan mengakhiri semua ini, dia sudah kembali kepada dunia mimpinya. Kamukan tahu bahwa dia lebih suka membaca buku dan menulis segala bacaan yang pernah dibaca. Mungkin hanya gelisah dalam bacaan yang membuat dia punya ide untuk menulis lagi dan lagi. Sudahlah, kamu cukup bahagia saja dan tak usah terlalu ego untuk menilai dia. Kamu sudah tidak berhak dan tidak perlu lagi khawatir padanya
: )
Separah apapun saat ini dan mau belajar untuk menerima kenyataan, selalu bersyukur maka tidak ada yang tidak mungkin. Sebab jalan yang harus ditempuh tak kenal usai, selama napas berembus maka kesempatan selalu hadir kembali. Percaya atau tidak, setiap perjuangan dan bangkit kembali tidak ada yang sia-sia
Akan ada waktu dan berada diposisi tidak lagi ada, semua berakhir dan tak lagi untuk mengulang. Ya, dimana kamu menyadari dan sadar. Cukup memberikan tawa pada ingattan memorimu itu, sebab kamu paham dan sudah mengerti. Pernah melepaskan seseorang yang bodoh dan setia memperjuangkanmu dan selalu ada untukmu, kini hanya tersisa kisah yang tak lagi bisa untuk kembali ke arah dahulu
: )
Ia tidak membencimu atau balas dendam. Ketahuilah setelah kamu tidak lagi bersamanya dan ia sudah mengikhlaskan, merelakan segalanya. Namun kamu terlalu ego untuk menilai ia saat ini. Ia tulus dan berniat baik untuk membantu atau menolong, saat kamu meminta kepadanya. Kamu terlalu cuek dengan pertanyaan sederhana dan perhatian kecil darinya. Ia tidak lagi menginginkan kamu terluka dan tidak ingin melihatmu tidak bahagia
Batam, 04 Maret 2019
Kian sudahlah
Kini sudah mulai terbiasa dan menerima kenyataan yang begitu nyata. Kamu bukan lagi orang yang selalu menjadi khawatir dalam ingattan aku. Aku sudah benar-benar membiasakan semua hal dan diperintah olehmu; waktu terakhir kali bersamamu. Kelak, aku hanya berharap dan memohon pada semesta, bahwa kamu tidak perlu tahu dan tak harus pedulikan lagi. Semua telah berlalu dan berakhir.
Sebagian hanya ilusi, bukan kesalahan hati yang mengharapkan kamu kembali. Aku sadar tidak akan terjadi lagi dan tidak mungkin terulang kembali. Jika bahagia adalah pilihan untuk pergi, mungkin melepaskan adalah cara terbaik untuk kita. Kita tidak saling menemukan bahagia, seiring berjalan waktu dan tidak lagi saling butuh kabar
Mungkin kita hanya sekedar kenal dan kesalahan kita hanya salah jatuh atau salah yakin pada perasaan yang tumbuh. Kenyataannya seiring berjalan waktu dan kenalan semakin jauh, seolah-olah tidak lagi ingin saling berkenal. Ya, kita sama-sama salah pada arah yang tak pasti. Untuk apa lagi, jika hati tidak pernah ada untukku?
Mungkin kepergianmu adalah cara aku untuk merelakan yang pernah hadir dan bersyukur pernah mengisi hari-hari kamu. Kelak, kita tidak saling sapa atau masih ingin sekali lagi untuk saling mengkhawatirkan?
Coba pahami dahulu, siapa yang berjuang untuk melupakan? Kenapa kembali pada saat ingattan sudah mulai ambigu dengan rutinitas?
Banyak hal yang tak usai, aku temukan jawaban dan tiada jalan yang menuju kunci. Aku tahu satu hal, kini tidak lagi arah untuk temu denganmu melainkan mimpiku yang harus menjadi porsi nyata
Tanpamu
Berharap detik-detik mampu kembalikan kenangan
Tidak berharap kembali tapi ingin sekali lagi untuk bertemu
Berjuta-juta pertanyaan yang belum usai terjawab
Haruskah terluka dalam mengingatmu tidak lagi bahagia seperti dahulu bersama. Mungkinkah ini egoku atau hanya pikiran khawatir, entahlah tidak pernah menemukan jawaban yang pasti. Bahagialah seperti dahulu
Tanpa sadar, kisah kita dahulu telah jadi lembar-lembar lembam dalam pikiran berharap kembali, semoga tidak lagi memiliki alasan untuk sedih kembali
Berjuang untuk melupakan, katamu
Tidak semudah itu dan tidak salah perkataanmu, hanya saja kamu belum merasakan kehilangan yang sesungguhnya. Aku lemah bukan karena ditinggalkan, tapi ada rasa harapan dan percaya yang kini menjadi sirna dalam kenyataan hidup yang telah aku sadari
Banyak tanda tanya yang mampir belum juga usai terjawab, luka telah ku rangkai dalam tiap bait kata-kata. Mungkin cara salah satu untuk mengenang dan mengiyakan kepergianmu