Parcayalah... . #dyanastory #mediaberkarya #semestapuisi #kmmdk #kumpulanaksara #perihalkamu https://www.instagram.com/p/BqcXTf2A-E7/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=u8q1cqfqnt85

#dc comics#dc#batman#bruce wayne#tim drake#batfamily#batfam#dc fanart#dick grayson




seen from Netherlands
seen from Türkiye
seen from United Arab Emirates
seen from United States
seen from United Arab Emirates
seen from United States

seen from Netherlands

seen from Canada
seen from South Korea

seen from United States

seen from Türkiye

seen from Canada
seen from China

seen from Ireland

seen from Canada

seen from Ireland
seen from Türkiye

seen from Mexico
seen from United States

seen from Singapore
Parcayalah... . #dyanastory #mediaberkarya #semestapuisi #kmmdk #kumpulanaksara #perihalkamu https://www.instagram.com/p/BqcXTf2A-E7/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=u8q1cqfqnt85
Semesra Bayanganmu
Nyatanya hati punya maunya sendiri
Menjauh dari segala hingar bingar tentangmu rupanya tidak semudah membalikkan telapak tangan
Mungkin tidak sekarang
Mungkin nanti-nanti aku bisa melakukannya
Jadi, untuk saat ini bolehkah aku terus menjadi bayanganmu?
Kini tinggal kita berdua, merambah sepi merasuki diri. Pada siang yang begitu cerahnya, tapi tidak pada cerahnya hati. . Pada langkahku yang berayun, genggam erat terasa lemah dan lunglai. Menuruni tangga dengan tatapan yang kosong, berikut hati yang seakan tercabik-cabik serta senyum simpul untukmu. . Saat kau tanya ia di mana, ada rasa sesak di dada, sakit kurasa. Enggan jawab, kau pun terus bertanya. Bulir air mata terbendung di sudut mata. Tak boleh jatuh karena kau tengah menatapku. Barangkali, akan kusimpan saja, dan kukubur dalam jiwa yang merana. . . @30haribercerita #30haribercerita#30hbc1829#poems#poetry#poet#sajak#sajakrindu#puisielegi#puisi#kmmdk#kmmdk04#mediaberkarya
Masa lalu
Mungkin tak ada lagi kisah yang berliku.
Tak terdengar lagi riuhnya senyum dan tawa itu.
Kala itu cukup kau dan aku
Dan dedaunan mengiringi setiap langkah jalanku.
Seberapa lekatnya bahagia hari demi hariku.
Tentangmu, dan tentang rasaku.
Kepastian yang telah kau janjikan
Dan aku yang mulai percaya..
Semua itu, hanya masa lalu.
Hambar memang kini, namun ada secercah harap lagi.
Untuk bersama dengan masa depan.
Bukan lagi membuka lembar layu.
Tapi kertas putih lagi, seiring waktu dan penyejuk hati datang lagi.
Cukup, dan cukup tak usah datang lagi
Mimpiku yang baru telah ku mulai.
Merayu membawa bias permata kedalam nyataku.
“Hai! Namaku Fathimah. Kalau kamu ingin berkenalan dengan perempuan dengan tipe kepribadian paling langka di dunia, akulah orangnya.“
Orang-orang sering memanggilnya Ima. Gadis dewasa awal berkepribadian INFJ yang punya cita-cita menjadi penulis sekaligus konselor pernikahan. Katanya, ia ingin menulis untuk mencerdaskan pemikiran para remaja. Ia ingin menulis agar buku-buku yang ada di Gramedia tidak dipenuhi kisah-kisah galau semata. Ia teramat ingin menulis, menuliskan resep obat patah hati yang selama ini dicari-cari.
Katanya pula, ia ingin menjadi konselor pernikahan. Ingin menyelamatkan banyak pasang manusia yang telah disatukan dari perceraian. Pun ingin merayu buah hati mereka agar tidak lagi nakal. Mungkin memang benar kata MBTI; Ima punya empati yang tinggi.
Saat ini, Ima sedang menempuh studi S1 di jurusan Psikologi. Pikirnya, dengan belajar psikologi dirinya bisa dengan mudah menjadi sebab kebaikan. Menjadi penyembuh luka bagi semesta, pun dirinya sendiri. Iya, dulu Ima pernah hampir mati. Dibuat matisuri oleh kekasihnya sendiri.
“Yaps, aku adalah seorang gadis yang (kata orang) punya hati yang lapang. Dan kalau kamu ingin tahu cara melepaskan cinta untuk meraih cita, akulah pakarnya. Haha.” Begitulah gaya tengil Ima saat bercanda dengan teman-temannya.
Humoris, tapi sebenarnya super kalem. Itulah ciri khas yang dimiliki Ima. Orang-orang yang memiliki alis melengkung-tinggi-tebal memang begitu. Mereka memiliki sisi humoris yang jarang dimiliki orang lain. Pandai sekali membuat orang-orang terdekat mereka tertawa. Begitu pun dengan Ima. Bentuk alisnya yang tinggi-tebal membuatnya memiliki karakter yang tidak beda jauh dengan orang-orang beralis tinggi-tebal lainnya.
Tapi siapa sangka, di balik senyumnya yang terus mengembang, sebenarnya jiwanya rapuh. Mudah sekali menangis. Sebagian besar air matanya dihabiskan untuk meluapkan rindu. Sedang sebagian lainnya untuk sesuatu yang lain——menangisi kehilangan misalnya.
“Yaps. Aku memang cengeng. Tapi itu dulu. Sebelum diriku berhasil mencintai kehilangan. Kemarilah kawan! Akan kuajari dirimu cara menghentikan tangisan bila bukan untuk Tuhan.”
.
#kelasmenulismediaberkarya #kmmdk03 #kmmdk #mediaberkarya
HARDIKNAS 02 MEI 2018 Pendidikan ? Tak perlu saling menyalahkan Di rumah masing - masing sudah tersedia cermin untuk kita berkaca Sudah layakkah diri kita untuk menyalahkan orang lain ? Sudah lebih baikkah kita ? Adakah jaminan kita lebih baik dari orang lain ? Semua harus bermula dari diri sendiri Jika para pendahulu kita belum bisa menempatkan pendidikan sebagai prioritas negeri Tak usah dikorek masa lalu mereka Bagaimana mungkin masa depan akan berjalan lancar, jika masa lalu menjadi sorotan ? Jadikan itu pengalaman, untuk masa depan yang lebih baik Saat masa lalu masih menjadi kiblat kita Maka masa depan hanyalah bayangan Benahi diri, berpikirlah positif pada segala hal terutama pada Sang Pencipta Buang jauh rasa pesimis, yang hanya menghambat mimpi Bagaimana mungkin kita berkata tak bisa sementara belum mencoba ? Akankah Tuhan salah dalam mencipta ? Tentu tidak kan ? Lantas mengapa kita meragu pada sebaik-baik ciptaan-Nya ? Negeri ini butuh kita Bukan sekadar butuh, tapi sangat butuh Kita adalah nyawa Ketika nyawa tak ada maka matilah negeri ini Tak hanya tentang kata tapi langkah Siapa lagi yang kita tunggu untuk turut bergerak mencerdaskan bangsa ini ? Sampai kapan kita berpura-pura tuli mendengar mereka merengek ingin disekolahkan ? Sampai kapan kita pura-pura buta melihat mereka yang harusnya belajar di sekolah malah berkeliaran meminta-minta demi sesuap nasi ? Mencerdaskan mereka tak harus guru, ilmu terbagi dalam banyak bidang Kita bisa membaginya sesuai dengan keahlian kita masing-masing Terutama akhlak, negeri ini tak lagi miskin akhlak terpuji akan tetapi telah fakir Kembalikan pada diri kita, karena yang tak mengenal dirinya maka tak akan pernah bisa mengenal Tuhannya Makassar, 02 Mei 2018 . . . . . -CJS- @chojungso @malka_sastra @mediaberkarya @alumnikelasmenulismdk @mediakita @semestapuisi @dramapena @pecanduaksara_ @purapurapenyair #dds #dakwahdalamsastra #pecanduaksara #sekadarcoretan #coretankonyol #mediaberkarya #kumpulanpuisimediaberkarya #alumnikelasmenulismediaberkarya #kmmdk #kmmdk01 #malka_sastra #semestapuisi #puisilangit #purapurapenyair #aksaramusiksemesta
Harapan ! Mengapa selalu saja terpaut pada raga dan hati? Mengapa tak pernah bisa menghilang? Harapan ! Selalu saja melukai rasa, melukai logika Selalu saja menghampiri raga yang nyaris putus asa Harapan ! Menjadi alasan seseorang terisak Menjadi alasan seseorang bertindak Menjadi alasan seseorang untuk mengambil resiko yang menyulitkan Harapan Berandai yang sebenarnya bisa diprediksi oleh kepala Menjadi landasan melangkah pada hal sekedar ‘'mungkin saja’' Jika kemungkinan luka lebih besar, mengapa harapan masih mampu menghantui untuk mencoba Adakah batasan sebuah harapan ?! Agar tidak berlebihan Agar tidak begitu melukai Agar masih mampu tersenyum kala luka kemudian . #dyanastory #mediaberkarya #harapan #hope #batasan #trytobewriter #semestapuisi #kumpulanaksara #kmmdk https://www.instagram.com/p/BpPV1RgAaHi/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1fofdtmgund6n
Aku memang pernah terluka, kau juga, tapi apakah itu jadi sebuah alasan untuk kita tak saling bahagia?