Tahun ini adalah tahun terakhir usiaku diangka 2. Usia-usia yang sudah menunjukkan banyak ‘pertambahan dan pengurangan’ sekaligus.
Dalam hal pertambahan, tentu pengalaman akan selalu jadi guru bijak yang utama. Caraku memandang sesuatu diusia awal 20-an dan akhir 20-an bisa dibilang jauh berbeda.
Dulu kupikir, menikah diusia muda itu keren! Tapi sekarang aku bisa bilang bahwa; menikahlah diusia yang kedewasaan mental dan emosionalmu matang.
Usia tidak menjadi jaminan kemampuan & kebijaksanaan seseorang. Ada banyak anak kecil yang diasuh dalam tubuh orang dewasa. Belum sempat menujukkan hasilnya, ia ternyata harus turut mengasuh anak kecil yang berasal dari perpaduan dirinya dan pasangannya. Butuh usaha dan dukungan yang solid untuk bisa bangkit.
Awal 20-an juga aku pernah berpikir bahwa; menikahlah dengan orang yang kau cintai. Tapi kini, pikiranku berubah. Cintailah orang yang kau nikahi.
Cinta tidak bisa menjadi tolok ukur kecocokan. Rasa tidak punya penggaris yang bisa diukur. Kemolekan wajah juga bukan patokan kebahagiaan dan kepuasan pernikahan.
Adalah cara berpikir, kematangan emosi, keterikatannya pada hukum syara’ yang mengundang sakinah itu hadir.
Bagi lelaki, kesiapan finansial akan menopang banyak keberjalanan rumah tangganya nanti. Bagi perempuan, kemampuan mengelola harta suami & harta pribadi akan membantu mengukuhkan kesehatan keuangan keluarga.
Aku tidak bilang kita perlu menikah dalam kondisi ‘kaya’. Tapi milikilah kekayaan ilmu dan keberanian dalam mengikhtiari jalan rezeki berupa materi.
Ada banyak cerita rezeki bertambah-tambah ketika sedang menjalani rumah tangga. Semoga Allah mudahkan & lancarkan urusan kita perihal ini~
Dalam hal pengurangan, yang paling terasa adalah soal fisik. Rasanya badan makin cepat lelah apalagi jika skip olahraga. Bunyi sendi kadang terdengar, sakit kepala bikin cepat tepar. Masalah kesehatan jadi prioritas dan perhatian.
Padahal dulu lomba sprint sanggup, sekarang hanya mengerjakan pekerjaan domestik terasa lari marathon puluhan kilometer.
Doaku saat memasuki era akhir usia 20-an ini sederhana Ya Allah:
Semoga aku + keluargaku selalu diberikan kesehatan yang baik.
Dan semoga kami dikumpulkan dengan orang-orang baik juga.
Tangerang, 31 Oktober 2025 | 05.38 WIB