Tentang Gustika
Ini mungkin terdengar aneh, tapi semalam saya bermimpi tentang Gustika. Dan di pagi harinya saya berpikir... i think i have crush to her. Kenapa ini aneh, karena selama ini saya mencoba untuk tidak menyukai Gustika. Menurut saya orang ini belagu, dia mengomentari semua isu seakan paling paham soal isu itu dan hanya karena dia cucu pendiri bangsa, plus kuliahnya diluar negeri.
Sehari sebelum bermimpi tentangnya, saya bahkan merasa kesal dengannya, ini soal Oxford Girl. Saya bahkan ingin sudah menyusun kata-kata tentang betapa belagunya anak ini. Tentang kacamata yang dia gunakan dimirip-miripin sama bung Hatta agar wajahnya mirip (dan yaaa.. harus diakui dia mirip dengan bung hatta), atau soal namanya yang ada Hatta nya, padahal dia hanya cucu Hatta bukan anaknya, harusnya dia pakai marga bapaknya saja.
Tapi setelah bermimpi (saya lupa mimpinya tentang apa, yang pasti ketemu anak ini) dan tadi pagi setiap saya mengingatnya saya hanya bisa tersenyum. Kalo dipikir-pikir anak ini manis dan pintar. HAHAHA. Dan saya selalu suka orang-orang seperti itu, dalam film saya selalu suka tokoh wanita jahat yang pintar.
Tapi ya tentu ini hanya sekedar suka saja. Saya pernah bercerita tentang wanita-wanita yang levelnya sudah berada jauh di atas saya dan Gustika adalah orang yang levelnya sudah jauh diatas saya. Orang-orang yang levelnya jauh seperti ini, untuk bermimpi atau mengkhayal berpacaran dengannya saja saya tidak sanggup.
Saya menghormati dia, dan entah untuk kesekian kalinya saya mengfollow lagi twitternya, setelah sebelumnya follow-unfollow.



















