Descriptions of the Khawarij, a sect described by the Prophet (sal Allaahu alayhi wa sallam).
Remind you of anyone?
More islamic quotes HERE
trying on a metaphor
Cosmic Funnies
Cosimo Galluzzi
Lint Roller? I Barely Know Her
One Nice Bug Per Day
cherry valley forever

★
tumblr dot com

PR's Tumblrdome
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
d e v o n
Jules of Nature
No title available

祝日 / Permanent Vacation
Monterey Bay Aquarium
No title available
art blog(derogatory)
DEAR READER
styofa doing anything

seen from Canada

seen from United States

seen from United States
seen from Greece

seen from Russia
seen from Germany

seen from Malaysia

seen from India
seen from Finland
seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Mexico

seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye
@largehu
Descriptions of the Khawarij, a sect described by the Prophet (sal Allaahu alayhi wa sallam).
Remind you of anyone?
More islamic quotes HERE
Just close your eyes and see by Livia Falcaru
Instagram: https://www.instagram.com/liviafalcaru
Facebook: https://www.facebook.com/lfillustration
Tumblr: http://lf-illustration.tumblr.com
Rambu-Rambu Kasih Sayang
Lama tak menulis hal-hal ‘remeh temeh’, saya bekerjasama dengan Laras, pakar di masalah ‘remeh temeh’ ini. Saya jengah melihat kemacetan jalan raya, ugal-ugalan dan perilaku pacaran. Semoga bisa berbenturan, salam.
Jika cinta adalah perjalanan, maka perkenalan adalah kunci Perjalanan hakekatnya mencapai tujuan, tarekat dan syariatnya berbagai Yang selayaknya telah tereka selangkah sebelum kunci memacu laju
Setelah laju, perhatikan arah dan langkah Jalankan prinsip “malu bertanya sesat di jalan”, agar terhindar dari kebingungan dan prasangka yang membutakan arah
Pengendara perasaan taatilah aturan Lalui jalan dua arah, jelas dilarang melawan arus di jalan searah Penumpang hati juga ikut aturan agar pengendara perasaan tenang melaju berarah
Pakai helm atau sabuk pengaman, kencangkan! Sebab jalan di depan mungkin tak terprediksi, tak sesuai ekspektasi Sabuk menjaga hati dari goncangan dalam kendara jiwa Lain kendara jiwa, helm memberi perlindungan dari benturan perasaan Kadang lubang dan kelokan punya guna untuk menjaga agar tetap terjaga
Kemana arah dan destinasi, bukan hanya pengendara perasaan saja yang tentukan Penumpang hati pun ambil andil hingga dicapai titik temu Kadang pun perlu memilih, jalan panjang penuh kelok dan terjal atau masuk jalan tol agar cepat sampai tujuan dan setiap perjalanan pasti punya cerita
Maka pahami: Bila verboden, tak perlulah menerabas Bila lampu telah hijau, segera maju sebelum kena klakson antrian Dilarang parkir, maka janganlah berhenti berlama-lama Bila berputar, pada tempat yang disediakan Tidak mengebut, nanti penumpang hati tertinggal, kecuali bila pegangannya kuat Berjalan perlahan, naikkan kecepatan bila perlu Pada akhirnya yang bertahan adalah perjalanan yang nyaman
Penumpang hati ingatkan pengendara, agar waspada di jalan Jangan mengantuk saat berkendara, nanti tidak sadar atau masuk mimpi yang dalam
Pengendara perasaan yang baik tentu akan mematuhi rambu-rambu kasih sayang Sekalipun masuk zona kebosanan yang rawan kecelakaan hati Bunyikan klakson, agar memecah keheningan dan menyadarkan Sorotkan lampu, untuk menembus gelapnya cinta yang katanya buta Berikan aba-aba jika ingin berbelok, agar tak bertabrakkan dengan yang lain Sebab menikung atau ditikung, sama-sama berisiko bagi pihak manapun
Bila sudah memahami aturannya. Pastikan kembali kunci yang sesuai, panaskan mesinnya, turunkan rem tangan. Jangan lupa berdoa untuk keselamatan
Dan tanyakan lah pada hati, Siapkah memulai perjalanan?
"...Gue belajar bahwa terkadang selain harus mendengarkan perkataan orang lain, kita juga harus tahu apa yang sebenarnya kita butuh. Dan terkadang kita tidak sehebat yang kita pikir, dan itu gak papa. Gue juga belajar, kita tidak harus tahu orang lain butuh kita atau tidak, tapi yang penting kita ada untuk mereka..."
Malam Minggu Miko - Malam Terakhir Miko
duh enak-enak bgt lagunya :')
p.s.: Rara Sekar (female voice) adalah kakak kelas gue sewaktu di SMA 3 dan merupakan anak dari guru les piano gue hihi :">
Hasil ngulik lagunya Raisa (Arti Menunggu). Agak-agak ga lancar di bagian belakang dan improvenya hehe, maklum ga jago piano sih :P oh, and sorry for bad quality video :D
HAPPY BIRTHDAY JONNE :*
(cc: @yasmineedwina)
the gifts, free steak, and the wishes.
And i got a kind of music box from my lovely boyfriend, Khobbab. It plays "What a Wonderful World" notes so beautifully. I love it!
I got this from my bestfriends on my birthday :)
Happy 20th Birthday, Khobbab :){}
Pacarku Kung Fu Shaolin! <3
Tu wa ga pat ma nem juh pan!
Sabtu pagi enaknya molor ampe siang, bangun, makan, nonton TV, ye ga? Biasanya sih gue kaya gitu. Tapi beda sama Sabtu pagi kali ini. Gue yang lagi liburan semester di Bandung selama sebulan ini, udah niat bakal ngikut tante gue senam aerobik selama liburan. Jadwal senamnya 6 kali seminggu, kecuali Minggu. Hari biasa sih jam setengah 5 sore baru mulai, tapi hari Sabtu engga. Iya, kayak pagi ini, gue harus bangun jam 7 pagi buat ikutan senam jam 8 paginya. Akhirnya, gue segera bersiap-siap dengan mata yang masih lengket menuju ke rumah tante gue dengan sepeda. Sampe di rumah tante gue, gue disuruh ganti baju pake baju senam. Gue mikir, ngapain harus ganti lg sih, orang celana gue udah celana senam, baju gue juga kaos biasa ko. Tapi akhirnya gue nurut buat ganti baju pake baju lengan pendek yang bahannya kaya jersey bola gitu (ga ngerti gue juga itu baju apaan, ada resletingnya juga di kerahnya) dan celana senam 3/4. Gue udah ngerasa "waduh" banget dengan baju kaya gitu. Tapi yaudah, gue pun capcus setelah sebelumnya makan madu satu sendok. Singkat cerita, sampai lah gue dan tante gue di sanggar senam. Gue meniti langkah demi langkah menaiki tangga, pintu pun berderit "kriiit". Di situ lah saya melihat pemandangan terdahsyat sepanjang hidup saya sodara-sodara! Ehm, entah gue yang katrok ga pernah ke tempat senam ato gimana ya, ga ngerti juga gue... Yang jelas gue melihat 20 lebih ibu-ibu paruh baya dengan baju senam. Bukan, bukan baju senam seperti yang gue pake, melainkan baju senam two pieces super ketat! Itu sama aja kaya lo ngeliat 20 lebih ibu-ibu 40 tahunan pake beha sama celana dalem renda-renda tau ga! Yang pake baju senam normal di dalem ruangan itu cuma 4 orang, termasuk gue dan tante gue. Lain kata, di dalem ruangan cermin itu yang lo liat cuma perut, paha sama ketek yang belum cukuran. Huftness. Ya sudah lah ya, niat gue juga bukan buat pamer-pamer badan apalagi ngeliatin badan orang. Gue cuma pengen sehat dengan berolahraga, itung-itung ngurusin badan. Akhirnya dimulailah senam hari ini. Pemanasan ga nyampe 5 menit, langsung hajar gerakan inti dengan lagu-lagu dangdut house remix yang ribetnya nauzubile. Ada gerakan goyang gergaji, getaran dada, cacing kepanasan, salsa dance, dll. Pokonya ribet, sampe gue ga sanggup ngikutinnya. Gerakan-gerakan yang boro-boro gue sempet ngafalinnya itu, diulang-ulang ampe 4 kali lebih gitu. Gue yang udah lama ga olah raga samsek, sama sekali, samsek sek sek, cuma bisa kejang-kejang ngeliatin instruktur senam yang lincah gemulai mencontohkan gerakan dengan kecepatan tinggi. Gue kira penderitaan gue akan segera selesai, tapi ternyata masih ada senam angkat beban. Pake barbel gitu deh. Gerakannya juga diulang-ulang berapa kali ampe bosen deh. Abis itu, giliran ambil matras. Gue kira udah mulai pendinginan, taunya malah melakukan gerakan-gerakan nungging atas bawah. Belom selesai nih, masih ada sit-up sebanyak-banyaknya. Mana gue seumur-umur paling gabisa sit-up kan ya. Gue akhirnya bobok-bobokan aja nyimpen energi. Fiuh #:-s Untungnya, pendinginan segera dilaksanakan. Nah ini nih yang paling gue demen. Gerakannya ga ribet, santai, bobok-bobokan aja di matras. Gini kek dari tadi. Kaki gue udah mau copot kaya apa. Hemmm, sebenernya gue ngerasa lemah banget selama senam satu setengah jam lebih tadi. Masa gue kalah sama ibu-ibu yang jelas lebih tua dari gue. Stamina gue cupu abis. Mana sempet jatoh dan sakit gitu pinggulnya. Apa mungkin gue harus pake baju senam two pieces juga biar jago? Ah, permasalahannya cuma di jam terbang doang ko. Liat aja sebulan lagi gue juga pasti udah jago (ngomong doang haha) :P Setelah dikasih tau sama tante gue, gue agak lega-an dikit. Ternyata hari ini emang senamnya agak berat soalnya lagi rame dan banyak instruktur yang dateng. Jadi standar senamnya dinaikin gitu. Tante gue juga sampe terengah-engah dan berenti mulu buat istirahat pas senam. Fiuh, ternyata gue normal kalo cape gitu sodara-sodara! Haha. Ada juga yang bikin gue kaget. Ternyata instruktur senam gue tadi umurnya udah 53 tahun! Masyaallah, subhanallah, wallahuakbar! Keren banget sih jon. Badannya tuh langsing bagus, masih cantik banget lagi. Gue kira baru 40an awal gitu. Hebat sih hebat! Kapan gue kaya gitu ha ha -,- Intinya, senam pertama gue ini berhasil bikin badan gue rontok-rontok. Tapi gue tetep ga boleh kapok, gue pasti bisa. Harus banget ngurusin badan selama liburan ini, demi Tuhan, bangsa dan almamater tercinta o:) Uhyeah!
Devon Bostick <3
I just watched Diary of a Wimpy Kid and started love Devon Bostick as Rodrick Heffley :P
Sempet ga sempet harus sempet!
Tiba-tiba gue inget percakapan gue sama seorang temen beberapa hari yang lalu...
D : "Lo pernah ga sih ge, ga ketemu sama Khobbab seminggu gitu? Kan sebelahan nih fakultasnya..."
L : "Yaelah gue sih ga ketemu dua minggu juga pernah. Susah ketemu sama dia jam kuliah mah."
D : "Wah? Gitu banget ge? Gila, gue sih ga bisa gitu deh sama cewe gue."
L : "Gue udah kebal kali ya? Abisnya susah juga nyamain jadwal. Dia ada kelas, gue engga. Gue ada, dia engga."
Orang yang nanya ke gue ini adalah temen gue yang punya pacar di fakultas sebelah juga. Bedanya sama gue, hampir setiap makan siang mereka selalu bareng. Frekuensi ketemunya ga kaya gue, yang subhanallah, jarang-jarang. Dia segitu herannya pas gue bilang pernah sampe dua minggu ga ketemu di kampus. What's wrong with this? Apa emang sesuatu yang salah tapi gue ga sadar ya? Apa gue yang udah mati rasa? Harus banget dipaksain ketemu walaupun ga sempet?
Di satu sisi gue mikir, yaudah sih kalo emang ada kegiatan atau tugas yang bikin jarang ketemu. Toh kegiatan atau tugas itu pasti lebih jadi prioritas yang harus didahuluin kan? Korbannya bisa-bisa kesejahteraan orang lain atau bahkan IP sendiri. Ga usah dipaksain lah, nanti juga pasti ada waktunya.
Tapi, di sisi lain gue juga ngerasa kalo gue sama dia sama-sama sibuk dan ga ada waktu, quality time kita bakal berkurang dan kualitas hubungan juga bisa-bisa menurun karena jarangnya tatap muka. Mending kalo sibuknya dikit-dikit. Lah kalo banyak? Menurut gue emang musti harus disempetin lah, barang semenit-dua menit buat ketemu. Sekedar bertanya kabar, kasih perhatian dan cerita-cerita singkat tentang hari ini. Mau ga mau itu udah jadi kebutuhan kita dan pacar kan buat saling berbagi?
Mungkin kalo lo mikir cerita-cerita doang bisa dilakuin di BBM, beda kali feel-nya. Kalo ketemu kan lo denger suaranya, tau ekspresinya, ngerasain perasaannya, dan lain sebagainya. Beda lah sama BBM, SMS atau telfon (walopun gue juga jarang sih telfonan).
Jadi keputusannya sempet-sempetin nih?
kalo mirip sih katanya jodoh......
yuni: *dengan logat riau-nya* itu pacarmu ge yang suka ada di dp bbm itu?
gue: iya, baru tau yun?
yuni: engga. selama ini aku pikir itu abangmu. habis mirip kali sama kau.
gue: haha :")
Haters gonna hate B-)