Bismillah …
Rezeki Allah teramat luas,
namun,
rasa syukur kita yang terkuras …
oleh rupa dunia yang bersolek indah.
Yang sejenak tapi seringkali terlupakan.
#2024
Keni
macklin celebrini has autism
Show & Tell
will byers stan first human second
Cosmic Funnies

PR's Tumblrdome
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
TVSTRANGERTHINGS

pixel skylines

❣ Chile in a Photography ❣
almost home
Three Goblin Art
we're not kids anymore.
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
todays bird
dirt enthusiast
Stranger Things

oozey mess
he wasn't even looking at me and he found me

shark vs the universe
seen from Malaysia

seen from United Kingdom
seen from Russia

seen from Malaysia
seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
seen from Uruguay

seen from India

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom
@launaqisti
Bismillah …
Rezeki Allah teramat luas,
namun,
rasa syukur kita yang terkuras …
oleh rupa dunia yang bersolek indah.
Yang sejenak tapi seringkali terlupakan.
#2024
Let's (Un)Pack Your Bag
Banyak hal yang diketahui, seringkali nasihat datang menghampiri, silih berganti masukan diberi, Namun, tak satupun masuk dalam hati. Kecil ruang hidayah yang menyelimuti ataukah abai diiringi rasa tinggi hati? Sebaik-baik bekal perjalanan . . . . .
Pertama, perkenankan aku sedikit berbagi catatan ya, tentang refleksi atas banyak hal mendasar yang sepatutnya dimulakan. Dikokohkan dalam hati dan diunggulkan dalam amalan.
Part 1 . Mengenal Tuhan
Mengawali dengan keimanan, kita tiap insan manusia akan dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan mengapa kita melakukan shalat? Mengapa berpuasa di bulan Ramadhan? Mengapa perlu membaca Al Qur’an?
Lalu apa sebenarnya Iman?
Dalam sebuah Hadist Imam Muslim yang diriwayatkan oleh Umar radhiyallahu ‘anhu, Malaikat Jibril yang mendatangi Rasulullah ﷺ dan menjelaskan apa itu Iman, Islam dan Ihsan. Maka yang dimaksudkan Iman adalah Iman kepada Allah, Iman kepada Malaikat Allah, Iman kepada Kitab Allah, Iman kepada Nabi & Rasul Allah, Iman kepada Hari Akhir (Kiamat) dan Iman kepada Qada’ dan Qadar.
Iman itu akan hadir karena jiwa kita merasa aman, yang setiap jawabannya akan kita dapatkan dari Al Quran. Dalam Qur’an Surat Al Fajr ayat 28 Allah ta’ala berfirman,
Manusia yang jiwanya tenang, maka akan lebih proaktif dan tertarik pada hal-hal yang mendekatkan dirinya kepada Allah atau hal-hal yang menjaga tauhid dan keimanannya tersebut.
Ketika bicara iman, maka kita akan terkait dengan bahasan amal. Karena sejatinya Iman : (1). Diucapkan dengan perkataan, qaul bil lisan; (2). Dibenarkan dalam hati, tashdiqul qalb; (3). Diamalkan dengan perbuatan, wal ‘amalun bin arkan.
Tidaklah cinta dan merasa butuh beribadah kecuali sudah mengenal hakikat Tuhan, dan ibadah adalah ekspresi serta manifestasi dari rasa cinta tersebut.
Dalam segi syari’at peribadatan, Allah ta’ala mengutus Nabi dan Rasul (laki-laki terpilih yang diutus Allah untuk membawa pesan/risalah untuk manusia) sebagaimana disebutkan dalam Qur’an Surat Al Hajj ayat 49,
Maka tak sekedar menyanjungnya dalam lisan, teladan dan amalan amalan ahsan patut kita sandarkan kepada Sang Teladan Mulia, Kekasih Tercinta Allah yakni Nabi Muhammad ﷺ.
Part 2 . Yhaa Tergantung Qada' dan Qadar
Rasulullah ﷺ berkata, "Manusia itu diciptakan ada yang masuk Surga dan ada yang masuk Neraka". Kemudian sahabat lain bertanya, "Jika demikian, mengapa kita masih harus berusaha?" Rasulullah ﷺ menjawab, " Orang-orang yang ditakdirkan masuk Surga akan didekatkan/dimudahkan melakukan amalan-amalan ahli Surga, begitu halnya dengan orang-orang yang ditakdirkan masuk Neraka, maka ia didekatkan dengan amalan-amalan ahli Neraka”.
Simply, jelas membuat kita sadar dan harusnya lebih mawas diri berkaca.
Diri aku ini lebih dekat ke arah yang mana?
Ada sebuah nasihat bijak yang sangat saya ingat dari sebuah majelis, bahwa hidup ini menjalani dan memilih pilihan yang berpahala dan mensyukuri sisanya. Allah tentukan takdir, kita diberikan freewill. Namun akan apa dan bagaimana konsekuensi atas freewill yang dipilih untuk diri kita itulah, kita sendiri yang akan menanggungnya.
Ketidak-idelan suatu hal yang kita rasakan sekarang, menurut kita, adalah sebuah takdir. Bahkan bisa jadi ujian, musibah.
Al Qur'an dan As Sunnah yang dijadikan sebagai pedoman, referensi utama. Saat Rasulullah ﷺ diutus sebagai pembawa risalah penyempurna syariat, bukan hanya satu atau dua golongan yang memberikan penolakan. Sehingga, yang mengaku Al Qur'an dan As Sunnah itu benar ditegakkan juga tak luput dari penyelewengan. Menerjemahkan atas standar kebenaran yang menguntungkan.
Maha Kuasa Allah atas segala suatu hal, Allah mampu memberikan hidayah dengan kuat dan kecintaan terhadap sesuatu pada tiap hati makhlukNya. seberapa jauhpun jaraknya akan ditempuh. Kekeliruan atas pemaknaan takdir yang diberikan, juga konsekuensi dari freewill yang dipilih untuk dilakukan akan memberikan akan menemukan solusi jika dengan cara Allah yang diikutinya.
Percikan taman surga yang mendatangkan kenyamanan, ketenangan itulah yang menjadi salah satu petunjuk agar dengan semangat diri kita ini bersegera mengambil dan menikmati. Hidayah.
Part 3 . Bekal(ku) Apa ya Nanti?
Maka di sesi ini, ijinkan hati untuk sedikit menunduk, mencari makna "aman" yang seperti apa?
Beberapa menyebutnya pit-stop. Dalam olahraga bermotor atau olahraga otomotif dari sebuah artikel di internet dikatakan bahwa, pit-stop adalah tempat kendaraan balap berhenti di pit saat balapan untuk pengisian bahan bakar, penggantian ban baru, perbaikan, penyesuaian mekanis, perubahan pembalap, menjalani hukuman, atau kombinasi di atas. Tidak semua ini diperbolehkan dalam segala bentuk balap.
Demikian manusia, aku juga. Bukan sepenuhnya berhenti, bisa dimaknai sedikit 'me time" -yang definisi me time juga kembali pada masing-masing- membentikan sejenak semua hal yang terjadi atas diri ini. Mencari ruang terbuka menarik diri dari semua hiruk pikuk yang ada. Pertanyaannya, memang bisa? menghentikan waktu gitukah? lalu ketemu dengan "aman" yang dicari?
-----
alhamdulillah, saat Milad YISC lalu Allah berikan kesempatan menuliskan catatan untuk diriku sendiri. Dan kali ini aku juga ingin lagi. Menuntaskan kegelisahan dan menyimpannya sebagai sebuah cerminan. Jika melambung tinggi, smoga Allah ingatkan, "kamu tu hambaKu"
Mari saling menyemangati, mendoakan dan menasihati dengan ahsan, sebelumnya aku utarakan dulu dialogku berikut ini.
Pandangan Hidup Muslim : Mengemasi Perbekalan Diri
- Dialog Sendiri -
Aku pikir dari semua rasa dan pengalaman yang kulalui
asam garam kehidupan kujalani
aku patut berbangga diri
atas nasihat yang kuberikan
atau cerita kehidupan yang kubagikan
kesusahan dan kepayahan jalan ceritanya
bukan satu dua, tapi pada semuanya
teringat juga pada genggaman setiap uluran tangan
yang aku berikan ketenangan
kubagi susu kopi mie dan hangat senyum ini
Wahai kebaikan,
sudah penuh bukan tiap sekat tas perbekalan yang akan kubawa?
ketika aku tanya,
atas keseluruhannya ini, pada siapa aku pertontonkan?
Aku juga mengingatnya,
pada setiap kritikan penyemangat yang kusampaikan
lelahnya jiwa karena digiring ikut sana sini
terkadang berhenti, kemudian melaju lagi
punya banyak keinginan yang ingin direalisasikan
menjadi idaman adalah sebuah prestasi
juga kadang, merasa menjadi yang paling diteladani, diikuti
ketika aku tanya,
atas keseluruhannya ini, pada siapa aku pertontonkan?
Aku juga jadi mudah mengingat,
setiap bantuan yang kuberikan
atau senyum dan gelak tawa yang ku tawarkan
saat orang lain bersedih atau kesulitan
segalanya mudah kuperhitungkan
terlebih saat aku kesusahan
namun tak ada satupun yang menawarkan pertolongan
demikian, balas budi dikatakan?
sedangkan ketika ditanya,
atas keseluruhannya ini, pada siapa aku pertontonkan?
aku berbuat baik pada setiap kesempatan
melihat orang lain melihatku
semangatku jadi kian berapi-api
atau saat aku sibuk menyendiri
mengeluarkan sedekahku tiap pagi
berfokus pada diri dan acuh pada selain diri
mau orang lain berbuat apa, bukan urusanku lagi
lalu ketika ditanya,
atas keseluruhannya ini, pada siapa aku pertontonkan?
aku juga sering merasa, atas apa yang kulakukan
apa Allah juga suka?
lelah-pusing- hingga senewen nya, diharga apa?
tak jarang inginnya sepakat tapi terbentur sekat
harus aku lanjutkan ataukah hentikan
katanya, kita nanti juga kelak nafsiy - nafsiy
sendiri - sendiri
diniatkan sendiri, dilakukan sendiri,
diperjuangkan sendiri, dipertanggungjawabkannya juga sendiri
diganjar rejeki amalan atau sanksi pun sendiri
hingga sesaat kehilangan jati diri
masihkah yang secara lisan dielukan
menjadi teladan?
atau hanya sebagai sebab agar dimunculkan nilai kebaikan?
namun ketika ditanya,
atas keseluruhannya ini, pada siapa aku pertontonkan?
ketika sadar dan terbangun
baru sadar,
belum sedikitpun aku berkemas
hal yang ku definisikan bekal
saat berkaca hanya jadi ampas
semua ku memiliki secara aktual ternyata tinggal virtual
aku bilang ini hanya soal kehidupan
di dunia,
tapi lupa sejatinya apa.
ternyata, aku menyebutnya kebaikan
tapi tanpa ada nilai kebenaran
ternyata, aku mengklaim kebenaran
tapi hanya standar ocehan
ketika ditanya,
atas keseluruhannya ini, pada siapa aku pertontonkan?
Terakhir, sebagai pengingat juga bagi penulis yang fakir ini ... sebuah kutipan nasihat dari Fudhail bin Iyadh yang saya rangkum demikian,
"Jika aku melakukan sesuatu (dalam dakwah) karena orang lain maka aku tergolong orang yang syirik, dan manakala aku tidak melakukan sesuatu (dalam berdakwah ini) maka aku tergolong orang yang riya’".
Semoga, tidak jenuh akan sebuah pengingat ya Na. Bersabar, saling mengingatkan dan menasihati dalam kebaikan.
Semoga bermanfaat,
salam, Launa.
Ps : Sumber tulisan ini dari hikmah dan taujih yang disampaikan Para Guru - Asatidz Asatidzah yang semoga Allah ta'ala berkahi ilmunya, dipanjangkan usianya dalam kebermanfaatan & keberkahan. Selain itu juga dari Al Qur'an (menggunakan sumber website Kemenag dan catatan-catatan penulis serta hikmah inspirasi lainnya. Uushikum wa nafsi bi taqwallah
Mendalam
Mengapa, pembicaraan yang mendalam, tidak semua orang ingin mendengarkan? Seperti membicarakan tentang kematian, tentang rahasia diri, tentang hal-hal yang tersembunyi, sesuatu yang tidak pernah ditampilkan di keseharian. Tentang hal-hal yang membuatmu tertekan, depresi. Tentang harapan-harapan yang berkembang tanpa pegangan, terbang tinggi lalu hilang. Tentang orang tua yang kita nilai, tidak mampu memahami kita. Tentang kita, dan hal-hal yang kita takutkan.
Mengapa tulisan-tulisan yang mendalam tidak laku dibawa ke pembaca. Yang surface, yang banyak bicara kisah indah dan cinta, yang tidak perlu memahaminya dengan berpikir, lebih mudah diterima? Mengapa hal-hal yang mendalam hanya beresonansi ke sedikit orang? Apa mungkin karena kedalaman setiap orang dalam memahami sesuatu, mengobservasi, dan daya tahannya untuk berpikir lama, itu berbeda? Bagaimana jika, kita bicara hal-hal yang mendalam di ruang publik. Bicara dari hati ke hati, tentang segala sesuatu yang membosankan di dunia ini, tentang lelahnya kita dituntut untuk seperti ini dan itu oleh persepsi masyarakat, tentang tuntutuan-tuntutan keluarga yang membuat kita bingung bagaimana caranya menjadi anak yang berbakti sekaligus memenuhi hasrat dan tujuan penciptaan kita.
Bagaimana kalau ruang-ruang yang mendalam itu dibawa ke dalam tulisan-tulisan, apakah kamu mau membacanya? Menyisikan sebagian besar waktu dan energimu untuk memikirkannya. Memahaminya.
Karena aku selalu mencari orang-orang yang mau diajak menyelami hidup ini jauh dari permukaannya, karena sepi sekali di sana, gelap sekali di sana. Maukah kamu menyelami hidup ini sejauh itu dan siap menemukan sesuatu yang mengejutkan dari dirimu sendiri? Siapkah kita semua menerima kebenaran, karena selama ini kita kan sibuk mencari pembenaran? Siapkah kita menerima kenyataan, karena selama ini kan kita sibuk hidup di dalam angan-angan? ©kurniawangunadi
🚢 a smooth sea never made a skilled sailor 🚢 (Franklin D Roosevelt) Alhamdulillahi 'alaa kulli hal, hari ini dipertemukan dengan pelaut-pelaut luarbiasa. Ada yang sudah keliling dunia, ketemu kapal perompak, sampai 7 bersaudara pelaut semua. What a day! Semoga senantiasa Allah limpahkan keberkahan setiap perjalanannya yaa Capt dan Crew, semangat melaut. Terimakasih karena cintanya pada kekayaan bahari Indonesia ❤⛵ // 📷 salah satu aset kebanggaan Indonesia, so loveable! (at PT. Indonesia Power Sularaya)
bahwa jika bahagia dijadikan tema utama kehidupan, kita bisa kehilangan ia setelah kematian. (Salim A Fillah dalam Lapis-Lapis Keberkahan) (at Bogor, Indonesia)
Ini kali pertama saya mereview film yg saya saksikan di bioskop. Smoga kecintaan akan film ttg dakwah islam juga bersemi di hati kawan" juga aamiin 👍 kali ini petuahnya, jangan mencintai manusia karena pasti akan tutup usia. dan jangan pula mencintai dunia karena Allah dan Rasul-Nya lebih berharga. jika sampai merasa sakit hati putus cinta hilang asa berkomitmen ditinggal menikah yang berlaama-lama, segera sadarkan diri. Hidup ngga cuma disibukin utk cari pasangan aja. #mengejarhalal Well, diantara deretan film baru yg tayang di bioskop pada Bulan April ini, film karya @filmmakermuslim ini yang paling pertama saya tonton. Ciamiik! ❤ Dg durasi waktu yg notabene lebih pendek dibandingkan film lainnya, #mengejarhalal sukses menyuguhkan tontonan yang luar biasa bagus. Ekspresi ketawa sampai nangiis sontak memenuhi studio.Greget karakter tokohnya, alur ceritanya, pemain-pemain bahkan para pengemudi balik layar berhasil membuat film #mengejarhalal jadi TOP banget packagingnya. Ga ketinggalan, cara tim @filmmakermuslim memberikan apresiasi ke penonton juga ga kebayang sebelumnya 😳😳 keluar studio sampe speechless dikiranya mas" bioskop ngucapin terimakasih. Setelah melihat dg seksama, surprised! Alhamdulillah kenalah jepretan sama pemain dan kru @mengejarhalal. 😍😎 Tapi nyatanya, yg orang bilang sekarang ini era milenial, film dakwah yg dicreate anak" muda kreatif seperti ini malah sangat jarang bermunculan 😢 Smoga kegigihan dan perjuangan seluruh tim @filmmakermuslim @mengejarhalal terus menjadi inspirasi 🙇🙇🙇 Juga karya" nya bisa tayang diseluruh bioskop tanah air, dan utk teman" semua jangan sampai melewatkan film @mengejarhalal ya! apalagi melewatkan Mas halal, jangaan sampaiii 😅 anyway terimakasih @sitty.maesyaroh yg berkenan diajakin nonton ya 😘 lastly, it's really worth to watch it, soon ya!! semoga berkaah aamiin #ceritatiketmengejarhalal #mengejarhalal #filmmuslimmaker (at Blok M Square Jakarta Selatan)
semua yang ada di bumi itu akan binasa, tetapi wajah Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan tetap kekal. (QS. Ar-Rahman: 27-28) smoga segala apa yang menggoda dan mengkerdilkan hati senantiasa dijauhkan dari diri, dijadikan pribadi yang tawadu', takut tunduk patuh hanya pada Sang Rabbi. Semangat! Selamat berikhtiyar menenangkan hati menjaga diri dari sgala hal duniawi. (at Little India Arcade @ Little India, Singapore)
"Bukankah Dia (Allah) yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya dan menghilangkan kesusahan dan menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah (pemimpin) di Bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Sedikit sekali (nikmat Allah) yang kamu ingat" QS An Naml: 62 #selfquestion #muhasabah #noteforme #bersyukur (at Trikora Beach)
sederhanakan saja, barangkali kelirunya ada di diri kamu sendiri. toh jika semakin lama berlarut tak menambah kebaikan padamu. maka bangun, bukan dengan termenung mengutuki lalu kamu kan lupa rasa sakit hati. maka bangkit, selalu mohonkan agar Sang Rabbi menguatkanmu lebih dari yang sebelumnya. smoga lebih khusyuk dalam sujudmu, smoga senantiasa diteguhkan pada satu-satunya dien -yang rahmatnya utk seluruh alam- hingga nanti kembali padaNya. selamat berbahagia, semangat memperbaiki jiwa dan raga :) #selftalk #menjadibaikitusangatbaik #marijadilebihbaik
happy good day nak sholihah ❤ kakak @glenobelias smoga semakin berkah usianya. note: legalisasikan segera tapak towernya ya! (at Hotel Faletehan Jakarta Jl.faletehan 1 No.26 Blok M Kebayoran Baru Jakarta)
there is no passion to be found playing small - in settling for a life that is less than the one you are capable of living (Nelson Mandela) congratulation love, be the first winner as a Queen of Language. hope your life always gonna be the one for others, keep going for a thousand miles of wonderful journey ❤❤❤
be a lamp, a lifeboat, a ladder. help someone's soul heal. walk out of your house like a sheperd. -rumi- in frame : Jessica Fernandes #latepost
S.T nya sah!. penantian berhargamu terbayarkan katoung sayaang 😍 bukan berarti purna sudah yaa ikhtiyar dan perjuanganmu, hanya dimensi waktu mengganti tahap kehidupanmu. Alhamdulillah wa innalillah, selamat semangat merangkai puzzle dijenjang yg baru sayang, smoga berkah, berkah, berkah dan bermanfaat. Terus jadi sahabat yang baik, yang insya Allah saling mensyurgakan. Barokallah Ika Kartikawati, S.T. 🎓💞💐
Assalamu'alaikum manteman yang baik hatinya smoga senantiasa Allah limpahkan keberkahan, 😊 "Di dukuhku (Karangdowo, Desa Sandingrowo, Kecamatan Soko, Tuban Jawa Timur) lagi banjir parah, sudah 4harian. Bantuan dr Pemerintah sampai hari ini blm ada. Lambat. Duitnya udah raib duluan kali yaaa.. *eh* air Bengawan solo naik terus. aku lg inisiatif ngumpulin duit donatur buat warga yg rumahnya kerendem parah. Kasian. Kalau air tinggi kita ga bisa beli bahan makanan, yg jual jauh, susah masak juga. Jadi duitnya nanti mau dibuat beli bahan makanan gitu. Yang ada rejeki lebih yuk ikut bantu. Monggo. Atau nyumbang dalam bentuk lain: bantu doa juga yaa teman-teman biar airnya cepet surut 😭 kalau mau nyumbang ini rekeningnya, BRI Linda Darmayanti 0051-01-125217-50-3. Konfirm ke @lindaadarmayanti yaa" Mari saling berbagi, berapapun apapun yang manteman sumbangkan smoga menjadi amal jariyah yg mengajak kita ke surgaNya. Jumat mubarok, barokallahu lakum 👼 (at Jakarta, Indonesia)
"ma fi qalbi ghairullah" (at PT.PLN (Persero) Kantor Pusat, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan)
Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dan langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya, dan pemilik-permliknya mengira bahwa mereka pasti menguasasinya, tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanam-tanamannya) laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang berfikir. (QS Yunus : 24) (at PT.PLN (Persero) Kantor Pusat, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan)
Bapak, a man who is lucky as the first true love of his daughter. May always be blessed. Happy saturday night ibuk bapak :)