“know this: I am addicted to you.”
No title available
Sweet Seals For You, Always

ellievsbear
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

Discoholic 🪩

No title available

No title available
will byers stan first human second
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

if i look back, i am lost
Monterey Bay Aquarium

tannertan36
Mike Driver
KIROKAZE
No title available
Not today Justin

Andulka
h

Kiana Khansmith
RMH

seen from Canada

seen from Canada
seen from United States

seen from United States
seen from Canada
seen from Türkiye

seen from Netherlands

seen from Netherlands
seen from Belgium

seen from Gabon
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Egypt

seen from United States

seen from United States
seen from France
seen from China

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from United States
@lost-innocent
“know this: I am addicted to you.”
Mariacarla Boscono, Candice Swanepoel & Jamie Bochert
Givenchy Fall Winter 2015 campaign
Lensed by Mert & Marcus
vanessa axente and gustav swedberg by steven meisel for vogue italia march 2013, “moda”
Kangen style begini.
Model: Frida Gustavsson
Dulu iseng ngedit ini, sekaraga lupa gimana caranya.
Cowoknya yang mana?
Me: Eh, dicariin sama cowoknyya Toshiya tuh.
Kuro: Siapa cowoknya Toshiya yang nyari? Narucci?
Me: Cowoknya Toshiya berapa? Bukan Narumi, ciyee, kangen, ya, sama Narumi?
Kuro: Ngapain kangen, tiap hari aku tidur sama Narucchi. Karen yang kangen ya?
Me: Tidur bareng tiap hari -________-
Cowoknya yang mana?
Me: Eh, dicariin sama cowoknyya Toshiya tuh.
Kuro: Siapa cowoknya Toshiya yang nyari? Narucci?
Me: Cowoknya Toshiya berapa? Bukan Narumi, ciyee, kangen, ya, sama Narumi?
Kuro: Ngapain kangen, tiap hari aku tidur sama Narucchi. Karen yang kangen ya?
Me: Tidur bareng tiap hari -________-
Check out this playlist on @8tracks: Like Begining by Anthony Milleford.
Check out this playlist on @8tracks: Friday Night by Anthony Milleford.
Halloween party
gustav swedberg and vanessa axente by steven meisel for vogue italia march 2013.
Rufus Hernandez and Alice Hernandez (the Twins)
Beautifull women
Hati-hati dengan mulut manis anda nona, galak dengan pria bisa-bisa diputuskan pacarmu.
Arngrimr Niflheim to Luna Winter - perang sapu
Jangan pernah melepas apa yang sudah menjadi targetmu atau kau akan menyesal
Niflheim
Salah besar, menantikan hasilnya, sayangnya Rive tak tertarik dengan apa yang sudah di incar oleh kawanannya, lebih suka mencari yang belum diserang, jadi mana pilihannya. Mari incar yang wanita saja dulu agar tidak berisik. “STUPEFY!” Terserah hukum, hukum saja dirinya, Rive tak mau ambil pusing, menyerang yang berlencana lebih menyenangkan.
Arngrimr D. L. Niflheim (Perang Sapu)
Little for The Moment
“Teman? Kh—bukan, hanya sosok yang sulit dilihat keberadaannya.” Tak tampak namun terasa dihati. Selain itu sampai detik ini dirinya tak tahu keberadaan dan kabar yang tak kunjung datang, mereka orang-orang sewaan. “Jarang sekali melihat gadis sepertimu disini sendiri.” Yang selalu terekam dalam ingatannya mereka memiliki hal lain, tak pernah sendiri.
“Mau pesan minum? Ku traktir bagaimana?” Rive bodoh sejak kapan mulai menggoda seorang wanita dengan mengandalkan kekayaanmu. Biasanya tak ada kepedulian.
Seleksi Asrama 1995-1996
Perfect? Lihat, Rive bagaikan salah satu kalangan buruh yang dipekerjakan keluarganya. Buruh yang dikatakan sebagai budak yang dikumpulkan untuk pengeksekusian terakhir menuju kematian dan Rive terjebak diantaranya dengan jubah hitam panjang. Setara dengan mereka yang mungkin akan menjadi korban. Korban kemunafikan dan Ia sendiri adalah korban ambisi kedua orang tuanya. Nasip yang akan selalu tak lepas dari mereka yang memiliki darah para tetua Niflheim. Tidakkah terdengar mengasyikan, pasti bukan. Jadi dulu ditempat inikah seorang Niflheim muda, cantik dengan mahkota pirang dan sepasang blue sapphire pernah berdiri dalam kasus yang sama dengannya. Menanti sebuah penetuan hidup lalu sisanya dijalanin masing-masing membentuk sebuah kepribadian yang berbeda dan hasilnya dapat dibayangkan bukan. Unexpected. Dan kini gilirannya yang ada ditempat ini, dimana rata-rata keluarganya merupakan lulusan dari panji ular perak, selebihnya keluarga jauhnya berada di Durmstrang dan Beaubatonx kalau dipikir, bisa saja mengambil alur lain, tapi sayang sekali dibalik semua itu Rive punya tujuan lain, tujuan yang melengkapi hasratnya atas kegelapan yang menimpa keluarganya. Sepasang lensa dengan warna yang berbeda bergerak kecil, kepalanya yang tertunduk sejenak membiarkan rambutnya menutupi matanya. Hingga memperlihatkan iris coklat menyerupai warna tanah yang berkilat. Niflheim, Arngrimr Hebat sekali, bahkan untuk pengucapan namanya pun hampir menyerupai kata sempurna. Menarik. Selebihnya masih dalam batas standar dimatanya. Kualitas yang dibawah kapasitas. Rive terpaksa melangkahkan kakinya, menuju mimbar atau sebut saja penentuan takdir antara hidup dan mati saat. Terdengar memuakkan. Mendelik tajam. Membiarkan helaian rambutnya tersentuh benda yang memiliki kekuatan magic untuk menyeleksi mereka, mensotir yang terbaik dari yang terbaik, dan Rive yang terbaij dari siapa pun. Tujuan dan cara yang akan dilakukan, bisa melibatkan siapapun, sesuai kehendaknya. Tentang darah murni? Bersama mereka dalam persaingan lebih menyenangkan, apalagi jika menusuk dari belakang tanpa seseorang mengetahuinya. “What your choice?”