Karena tentu lebih terang, jika saja disebutkan lantang. Hingga tiada yang akan jengah, apa lagi berganti arah.
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
Today's Document
sheepfilms
Not today Justin
KIROKAZE
EXPECTATIONS
RMH

PR's Tumblrdome
NASA

Kiana Khansmith

titsay

Jar Jar Binks Fan Club
The Stonewall Inn
Noah Kahan

izzy's playlists!
No title available

Andulka
Xuebing Du

oozey mess

Love Begins
seen from Italy

seen from Russia
seen from Türkiye
seen from United States
seen from Saudi Arabia
seen from Indonesia

seen from Türkiye
seen from Brazil

seen from Indonesia
seen from United States
seen from Argentina
seen from United States
seen from Italy

seen from Russia
seen from Russia

seen from United States

seen from Türkiye

seen from Italy

seen from United Kingdom
seen from United States
@lysntmulya-blog
Karena tentu lebih terang, jika saja disebutkan lantang. Hingga tiada yang akan jengah, apa lagi berganti arah.
Kawan Kecil (4)
Si X : Bu kemarin tanggal cantik, 17-7-17, ibuk ga ada rencana pengen ngapain gitu?
Si Y : Bu, ibuk udah tunangan ya? Bu kalau nikah, undang ya?
Si Z : Bu, masa sih liburan di rumah aja? Emang ibuk jomblo ya?
Saya: Ya ampun, anak e sopo iki. Nak, mohon mengertilah... 😑
Saya dan mereka, 180717.
Ada kalanya berbagai pilihan datang bersamaan. Bersyukur. Bahwa doa-doa yang dulu diucap berulang, nyatanya terkabulkan. Walau kadang datangnya keroyokan tapi menakjubkan. Juga ujian. Bahwa nyatanya sering condong pilihan pada yang dirasa ternyaman. Walau kadang bertaruh tentang kepastian.
Kawan Kecil (3)
Kadang masih sering merasa amaze saat anak-anak remaja itu panggil saya Ibu. Begitu juga saat saya sebut mereka Nak-anak. . Tak terasa sudah satu tahun kami belajar bersama dan minggu depan mereka sudah naik kelas. Waktu berlalu begitu cepat, menyisakan rasa haru di dalam sini. . Pertanyaan konyol, candaan, suara tawa, dan keusilan mereka itu menghibur saya. Perhatian, ketulusan, penghormatan, dan rasa ingin tahu mereka itu membuat saya merasa berarti. . Terima kasih Nak-anakku. Duh, Ibu jadi ingin nyanyi rasanya… . 🎶 Kau membuat kumerasa hebat karena ketulusan cintamu. Kumerasa teristimewa hanya… hanya karena… karena cinta, kau beri padaku sepenuhnya. Buatku selalu merasa berarti 🎶
100617
Ingatan (1)
Sungguh, tidak mudah membuat jalinan seerat itu. Mungkin bagi Anda sederhana. Tapi bagi kami saat itu, hanya dengan saling melihat kehadiran saja, menyapa, atau bertanya hal yang sebenarnya tak penting, gemuruh cemas di dalam dada perlahan sirna tak berbekas. Bagaimana bisa?
Tak usah berlebihan menjadikan saya semesta, bersikap saja semestinya. Alasannya? Saya cuma ingin jadi semata, tak lebih.
Saya yang sedang nunggu waktu berbuka, 030617.
Jangan mencederai jika tak ingin dicederai
Saya yang sedang heran, 310517.
Kawan Kecil (2)
*Pelajaran usai
Siswa-siswa A: Selamat siang, Bu Guru. Sampai jumpa lagi. Terima kasih, Bu. (dalam bahasa Mandarin)
Saya: Aduh saya jawab apa ini? Saya lambaikan tangan ke kamera saja ya?
*Keluar dari ruang guru
Si X: Halo, Bu!
Si Y: Bu, saya sakit. Sakit hati. Nilainya 99.
Si Z: Saya nih salah sehuruf juga. Yang tautologi harusnya taktual kan? Cuma itu doang juga.
Saya: Itu mah bukan sehuruf atuh, Z.
Si X: Salah mah salah aja, Guys.
Nak-anakku, pelipur hati. Ada saja yang mereka lakukan yang sukses membuat saya ketawa. Semoga kalian sukses selalu, Nak.
Nggak usah lah banyak nuntut. Lakukan saja yang terbaik. Kalem, lapangkan dada, senyum, nikmati. Nggak lah pakai khawatir, Tuhan kan Maha Perhatian…
Saya yang sedang belajar, 260417.
Perkara itu, sudah saya cukupkan. Jangan lagi ajak saya untuk menebak-nebak dan berandai-andai.
Saya telah percayakan pada Tuhan saya untuk mengatur perkara itu spesial buat saya.
Saya, 240417.
Mitos (1)
"Masukin ikannya (ke wajan) pelan-pelan aja. Nggak bakal kecipratan." Oke. Kalau ada yang bilang seperti itu, saya sarankan jangan percaya. Itu mitos. Hari ini ada satu hal yang bikin saya degdegan. Pagi ini saya lihat ibu pulang belanja bawa sekantong ikan segar. Ibu menatap penuh kasih, senyum tipis, lalu berkata, "Mbak ngopinya udah belum? Kalau udah, ikannya digoreng ya." Percayalah, itu cobaan. 😑 Saya yang habis kecipratan minyak panas, 240417.
Siapakah kamu? Iya kamu. Kamu yang akan menjadi tulang punggung bagi tulang rusukmu yang kini masih rapuh untuk sekedar bersimpuh pada Rabb-nya ini. Kamu, bolehkah saya mohonkan sesuatu? Saya dan kamu, mari berjuang untuk kehidupan sejak kini. Saya dan kamu, mari berusaha untuk selalu seiring nanti. Saya dan kamu, mari terus berjalan hingga titik pertemuan.
Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari.
Pramoedya Ananta Toer
Perbedaan mengajari saya tentang beberapa hal. Tentang penerimaan dan toleransi sesuai batasnya. Juga tentang kasih sayang dan syukur yang tiada batasnya.
Saya yang sedang teringat suatu hal, 280317.
Kawan Kecil (1)
Saya senang punya kawan-kawan kecil. Kadang berbincang dengan mereka itu menghibur. Kadang bikin saya tertawa, tapi kadang bikin berpikir keheranan. Seperti hari ini.
*Siswa Perempuan SMA
Si X: Ibu itu bajunya beli dimana bu?
Saya: Online.
Si X: Bu nanti kalau menikah, kita sekelas diundang ya. Nanti kita ngado hikayat yang sudah diterjemahkan deh (tertawa). O iya, Ibu tanggal lahirnya kapan? Saya cari nama Koreanya ya? (bawa selembar kertas)
Saya: Oke, boleh.
*Siswa Laki-laki SMA
Si Y: Bu ulangannya hari ini atau besok? (Menghampiri saya)
Saya: Hari ini kelasmu ada jadwal mapel saya?
Si Y: Nggak sih, Bu.
Saya: Lah terus?
Si Y: Besok kan tanggal merah, saya kira mau ulangan sekarang.
Saya: Jadwal Ibu kan Rabu. Belajar ya!
Si Y: Ya sudah Bu, saya cuma mau tanya itu saja sih (cium tangan saya dengan menempelkan ke jidatnya yang berkeringat).
*Siswa SD
Si Z: Bu, kemarin kan aku liat lomba hijab gitu di KCP. Ibu ikutan nggak sih?
Saya: Nggak.
Si Z: Ada yang mirip Ibu tau! Tingginya sama, gerak-geriknya sama, kurusnya juga sama. Mau aku panggil tapi udah jauh. Eh, Ibu pernah nggak salah panggil orang?
Saya: Sering (yang penting jangan sampai salah pilih orang, ehhh...) 😅
Saya dan kawan kecil, 270317.
Bagaimana jika ternyata saya masih suka nonton Pororo, Tayo, dan Upin Ipin, lantas nyanyi The Hokey Pokey sambil makan permen bergagang?
Manusia (kadang) mempunyai sisi kekanakannya. Semoga kelak saya mendapat partner hidup yang bersedia memahami seutuhnya diri saya.
Ada banyak sekali pertanyaan yang dulu ingin saya tanyakan padamu. Ketika saya duduk tepat di belakangmu, hanya bersekat dengan tas punggungmu dan kadang juga dengan totebag milik saya. Saya hanya melihat tengkuk dan punggungmu. Rambutmu terlihat hitam tercukur rapi. Tak sekali pun saya lihat panjangnya melebihi tengkukmu. Suaramu teriring saya sahuti dengan ceria, tapi kadang juga dengan emosi. Kamu selalu berbincang sepanjang jalan dan saya tak tahu seberapa banyak debu yang telah masuk ke tenggorokan saya saat menanggapi ocehanmu kala itu. Saya tidak buta, tapi saya tidak lagi dapat melihat tengkuk dan punggungmu, bahkan rambut rapimu. Saya tidak tuli, tapi saya tidak lagi dapat mendengar suaramu. Saya tidak mati rasa, tapi saya tidak lagi dapat memberi rasa lebih buatmu.