sebagian tampak kekanakan dalam diamnya.
memelena
seen from United States
seen from United States
seen from South Africa
seen from United States
seen from Belgium
seen from Belgium
seen from Türkiye
seen from China
seen from Australia
seen from United Kingdom
seen from Saudi Arabia
seen from Türkiye
seen from South Korea
seen from Malaysia

seen from Russia
seen from United States

seen from Denmark
seen from Russia
seen from China
seen from Türkiye
sebagian tampak kekanakan dalam diamnya.
memelena
(14:21)
untuk semua kata-kata yang terlontar spontan tanpa dipikirkan, aku memaafkan. untuk semua perkiraan-perkiraan dangkal yang bahkan tidak pernah kita obrolkan, maklum sudah aku berikan. manusia butuh hiburan. dan apapun perihal orang lain kadang menarik untuk dijadikan bahan. selamat datang di dunia kanak-kanak, cepat tumbuh besar :)
15 Desember 2017
Anak kecil yang akan kamu hadapi, sewaktu-waktu, salah satunya bisa jadi adalah aku. Di saat begitu, aku bahkan taktahu jelas mauku. Semua akan salah, kecuali kesabaranmu.
Baru update blog lagi setelah sekian lama. Kali ini judulnya: "Kesombongan dan Kekanakan", satu hal yang aku pantau hampir rata terjadi pada setiap orang. Aku duga, kesombongan adalah bagian dari ampas kekanakan yang masih bersemayam pada diri manusia. Banyak yang luput, ini adalah dosa pertama yang hadir dan mencelakai manusia. Iblis yang sombong, tak ingin berlutut, lantas membalas dendam. Merayu Adam untuk mencicipi satu gigitan dari buah terlarang. Menggiring manusia pada jurang yang telah disediakan. https://baiquni.net/kesombongan-dan-kekanakan.html #blogger #blog #bloger #narablog #acehblogger #cerita #narasi #kesombongan #baiquni #kekanakan (di Banda Aceh, Indonesia)
Kesombongan dan Kekanakan
Beberapa waktu yang lalu, aku melihat keponakan-ku begitu ceria. Abi-nya baru pulang dari Medan, membawakan oleh-oleh. Dan yang paling dia suka adalah komputer mini yang akan menyuarakan huruf saat tombol ditekan dan baju-baju baru untuk lebaran nanti. Kebetulan, dua sepupu-ku juga sedang ada di rumah. Keponakan-ku, Khansa, memamerkan seluruh barang barunya itu kepada keduanya. Begitu bahagia.…
View On WordPress
Bagaimana jika ternyata saya masih suka nonton Pororo, Tayo, dan Upin Ipin, lantas nyanyi The Hokey Pokey sambil makan permen bergagang?
Manusia (kadang) mempunyai sisi kekanakannya. Semoga kelak saya mendapat partner hidup yang bersedia memahami seutuhnya diri saya.
Perpaduan warnanya nggak banget desainnya apalagi 😂 yg paling bawah baru aja diwarnain pake twist crayon diejek orang serumah gegara kepengin twist crayon punya ponakan buat warnain ini 😁 #desainlama #gabut #gabanget #justforfun #happy #asikinaja #karyalama #kekanakan
Y.O.L.O (Kekanakan)
Dewasa itu perlu, tapi jangan pernah lupakan sifat-sifat baik semasa kamu menjadi anak-anak
-Hujan Mimpi-
Umur bukanlah sebatas angka yang bertambah setiap tahunnya. Umur bukan pula hal yang dirutuki sebab kau tahu napasmu kian berkurang waktunya. Umur tak bisa menjadi acuan kedewasaan seseorang dalam bersikap, bertindak maupun melakukan pilihan. Umur memang tak bisa menjadi tolok ukur sebuah perbuatan. Itu pula sebabnya mengapa umur tak bisa menjadi dasar untukmu memberikan penilaian terhadap orang lain terkait baik-buruk atau benar-salahnya sesuatu hal.
Sebut saja ketika seseorang meluapkan rasa marah atau kecewanya dengan meninggalkan orang-orang yang saat itu sedang berhadapan dengannya, bukan berarti dia kekanakan. Bukan berarti dia tak dewasa sehingga memilih kabur padahal tahu ada masalah yang belum usai. Aku bukan sedang membenarkan sikap tersebut, tapi kau cukuplah mengerti untuk tidak langsung menilai hal tersebut sebagai sikap kekanakan.
Sikap dan sifat seseorang terbentuk dari lingkungan seperti apa yang membangunnya, dari pelajaran apa saja yang telah dia ambil semasa hidupnya. Kau tahu hidup penuh dengan pelajaran, anggaplah dia masih belajar untuk mendewasa dengan cara yang saat ini dia ketahui. Bila memang apa yang dia lakukan adalah hal yang tak sepantasnya dilakukan ‘orang dewasa’, biarkan saja hingga ia tenang. Lantas setelahnya dekati dia dan berikan pemahaman dengan cara yang mudah untuk dia pahami. Bukan malah men-judge dia masih anak-anak karena melakukan hal-hal itu. Kau seharusnya paham betul, judgmental akan melekat pada alam bawah sadar seseorang ketika terus-menerus diucapkan.
Tak semua hal tidak baik bisa kau sebut sebagai sikap kekanakan. Memangnya anak-anak hanya memiliki sikap negatif saja? Begini, dewasa memang perlu untuk dimiliki seiring waktu yang berputar di hidupmu. Tapi, ada beberapa sikap dan sifat anak-anak yang perlu kau tanam dan kembangkan di hidupmu meski menua sudah mutlak milikmu saat ini dan keesokan hari. Semisalnya saja, anak-anak mendo'akan temannya bahkan orang lain yang tak dia kenal, tanpa mengenal pamrih sama sekali. Mereka berdo'a semata karena mereka tahu, saat tak ada hal yang bisa dilakukan untuk membantu, setidaknya do'a sudah lebih dari cukup. Mereka berdo'a tanpa berharap esok akan mendapat balasan yang setimpal atas apa yang mereka do'akan di hari ini.
Itu terkait dengan mendo'akan, satu contoh yang kiranya sering kita abaikan karena terlalu disibukkan dengan rutinitas pekerjaan yang tidak ada habisnya. Lalu bagaimana dengan kebiasaan anak-anak ketika membantu temannya ataupun membantu sesama? Memberi tanpa tedeng aling-aling sedikitpun. Bisa pahami apa pelajaran yang dapat kau ambil lagi setelahnya? Bila belum, mungkin kiranya kau perlu menyelami sikap dan sifat anak-anak lagi sebelum akhirnya memutuskan untuk tumbuh dan mendewasa, bahkan memberikan penilaian atas sikap atau pilihan hidup orang lain.
Tak ada yang salah bila kiranya kita memang harus kembali pada masa kanak-kanak kita;mengenang. Entah dengan menggali memori di benak. Entah dengan langsung berinteraksi dengan mereka–anak-anak. Agar kita cukup mengerti bahwa semua hal tak baik yang diselesaikan dengan cara instant bukanlah sikap kekanakan. Mengertilah, kita tumbuh dan mendewasa karena lingkungan yang membuat kita beradaptasi. Mengertilah bahwa hidup sejatinya selalu memberikan pelajaran. Mendewasalah dengan sikap baik anak-anak yang lekat pada pribadimu, sebab You Only Live Once :)))
Hujan Mimpi Tangerang, 24 Mei 2016