Optimalisasi Perpustakaan dan Literasi Dasar Pada Masa Pandemi Covid-19
Magelang – Keadaan pandemi COVID-19 menjadi penghambat aktivitas setiap orang, salah satunya pada kegiatan belajar dan mengajar. Kegiatan belajar siswa dimasa pandemi sangat berbeda ketika sebelum COVID-19. Selain, wadah ilmu yang sering menjadi tempat belajar yaitu perpustakaan saat ini menjadi kurang terawat dan perlu perawatan yang lebih baik lagi.
Selain itu, pembelajaran awalnya dilaksanakan secara tatap muka namun sekarang semua berganti yang biasa disebut dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PBJJ). Namun, dengan adanya Pembelajaran Jarak Jauh memiliki manfaat untuk meningkatkan literasi dasar pada siswa.
“Kami melakukan kegiatan ini secara daring melalui platform zoom. Kemudian harapan kami dalam melakukan kegiatan ini yaitu menambah perbendaharaan (kosa-kata) seseorang, dengan mengoptimalkan kinerja otak karena sering digunakan untuk kegiatan membaca dan menulis. Mendapat berbagai wawasan dan sebuah informasi baru, terfokuskan pada kemampuan intrapersonal seseorang akan semakin baik,” terang Ilham pada Pelepasan Mahasiswa PPMT UNIMMA secara langsung, Selasa (4/8/21)
PPMT yang beranggotakan Naufaldi, Fandy, Beni, Hajar dan Ilham Yunus serta dengan Ketua Pelaksana sekaligus dosen pembimbing yaitu Putri Meinita Triana.,M.Pd memberikan pelatihan pada literasi dasar pada siswa SD Negeri Rejowinangun Selatan 5 Magelang.
“Sudah sangat bagus sekali serta menarik karena setelah diadakan program optimalisasi perpustakaan ini, perpustakaan SD Rejowinangun Selatan 5 menjadi lebih baik lagi serta dapat digunakan semaksimal mungkin, saya program ini dapat berkelanjutan lagi dan pada akhirnya nanti siswa SD Rejowinangun Selatan 5 Kota Magelang menjadi memiliki kompentensi literasi lebih baik lagi,” harap Sumitri pada Pelepasan Mahasiswa PPMT UNIMMA secara langsung, Selasa (4/8/21)
“Ada berbagai macam kegiatan kreatif yang dipelopori oleh mahasiswa dan didampingi dosen pembimbing yang akan mendukung kegiatan ini serta ada pelaporan untuk memberikan pengetahuan literasi. Diharapkan ada ide kreatif yang dapat muncul dari siswa dari program literasi cerpen maupun puisi ini untuk bisa dikembangkan umum untuk menjadi pendorong peningkatan minat literasi siswa,” ucap Naufaldi pada Pelepasan Mahasiswa PPMT UNIMMA secara langsung, Selasa (4/8/21)
Antusias siswa akan penulisan cerpen muncul dengan adanya program literasi cerpen dan puisi, ditandainya dengan peningkatan minat membaca serta penulisan cerpen yang terlihat dari hasil karya siswa SDN Rejowinangun Selatan 5.
“Saya mengapresiasi program ini karena minat membaca cerpen dan puisi dimana anak dijaman sekarang minat membaca puisi bisa membantu membangkitkan minat membaca dan menulis dikedepannya anak dapat terbiasa dalam menulis cerpen dan puisi agar supaya program terealisasi dapat dilanjutkan kegiataannya, namun dapat menambahkan kegiatannya seperti pendampingannya anak lebih intensif kembali namun program ini sudah sangat baik karena minat menulis dan membaca sudah tertarik akan hal ini” harap Adit pada Pelepasan Mahasiswa PPMT UNIMMA secara langsung, Selasa (4/8/21)
Rangkaian program direncanakan selama dua bulan, dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu pengoptimalisasian perpustakaan, pelatihan dan pendampingan literasi dasar. Pelatihan diberikan pada siswa dan siswi oleh kelompok PPMT di SD N Rejowinangun 5 Magelang meliputi cara menulis puisi dan cerita pendek untuk meningkatkan minat literasi pada siswa.
Tindak lanjut berikutnya adalah melakukan pendampingan secara rutin kepada karya siswa-siswi untuk mempersiapkan pembuatan buku antalogi puisi dan cerpen.















