Out
Akhirnya gw ambil juga keputusan untuk keluar pekerjaan, bukan karena gak nyaman atau gak baik untuk status karir, tapi emang urusan hati yang sudah mulai bertolak belakang, setelah gw udah mulai bisa tau seluruh sistem sampai tau bagaimana sebuah project bisa kita dapatkan dan kita selesaikan ada beberapa poin yang membuat gw emang harus keluar dari kerjaan ini. apa yang membuat gw jadi pengen keluar semua berawal dari setiap gw ikut pengajian dan ada satu pengakuan dari seorang yang bekerja di instansi pemerintahan dan dia menyogok, lalu ustad itu berkata “ seluruh uang dari gaji sampai bonus adalah haram, dan jangankan mmenyogok dengan cara ada kerabat di dalam dengan bantuan pun berarti sudah berlaku curang dan kata ustad itu “ di akhir zaman nanti saat dibangkitkan akan dipikul semua hal yang kita dapatkan dari hasil curang”
Dari situ gw mikir bahwa semua harus dilakukan dengan cara kompetisi dan gak boleh dengan curang, apapun jenis curang itu, lalu jika sebuah project didapatkan karena bos kita yang melkukan lobi-lobi dengan memberikan apapun jenisnya, demi memenangkan project apakah itu benar? dan jika bos kita menyuruh untuk memberikan sedikit materi dalam bentuk apapun demi project itu lancar apakah itu benar?, emang setelah gw masuk lebih mendalam ke sebuah sistem perusahaan tersebut, jadinya gw faham bahwa itulah yang dilakukan mereka, emang si... kalo beberapa orang selalu menganggap itu wajar, tapi kalo balik lagi ke agama itu salah. makanya setelah selesai tanggung jawab gw terus gw memutuskan untuk keluar dan segala bonus sampai uang tunjangan gw tolak, walau nominalnya cukup besar tapi gw yakin itu pilihan terbaik, dan walau di tabungan gw gak seberapa dan gw merasa itu sudah sangat cukup untuk masa gw berfikir dan istirahat, gw akan berfikir apakah akan bekerja lagi diperusahaan lain atau gw membuat usaha kecil-kecilan .tapi gw yakin dengan pilihan itu.














