Aku Seorang Ibu, Tapi aku juga butuh pelukan seorang ibu
Aku bahagia sudah mempunya gelar seorang "Ibu" gelar yg tidak semua perempuan gampang mendapatkannya, setelah menjadi seroang ibu banyak hal banyak pelajaran yg aku dapatkan. Hadirnya malaikat kecilku ini membawa banyak sekali pelajaran bukan hanya sekedar menumbuhkan kedewasaan,aku belajar bagaimana caranya mendidik ,menyayangi seorang anak dengan baik,memberikan kasih sayang dengan ketulusan,mengorbankan segala hal demi sang buah hati. walau terkadang rasa lelah dan letih menghampiri disitulah aku berpikir beginilah mungkin yg dirasakan orangtuaku dulu. Ketika rasa capek,lelah dan letih menghampiri aku juga manusia biasa,akupun masih seorang anak yg masih membutuhkan pelukan hangat ibuku sendiri
Tapi ....
Tidak pernah aku rasakan itu semua,hanya cacian,bentakan,ucapan yg sangat tidak aku sukai yg keluar dari mulutnya.
Aku pikir setelah aku menjadi seorang ibu, ibuku akan sedikit berubah sikap kepadaku namun nyatanya hanya omon omon saja 🥲
Aku adalah anak pertama dari ibuku dan anak kedua dari ayahku, sedari kecil aku jauh dengan orangtuaku dari umurku 3 th aku dititipkan orgtuaku kepada nenekku karena orgtuaku harus bekerja keras demi menghidupi keluarga, anak sekecil itu yang seharusnya mendapatkan kasih sayang,perhatian,namun ternyata harus berjauhan dengan orgtuanya,setelah dewasa aku berpikir untuk memaklumkan hal itu karena mungkin situasi dan kondisi, namun ada kalanya aku berpikir aku menjadi seperti ini sekarang karena perbuatan orgtuaku sendiri,aku yg menjadi pemarah,egois,kasar hal yg tentunya tidak disukai oleh orangtuaku ,tapi kenyataannya mereka sendiri yg membangun karakterku menjadi seperti ini.
Saat masih kecil umurku baru 4 tahun aku selalu diperlakukan kasar oleh ibuku,entah itu karena ibuku baby blues atau apa yg aku ingat aku masih kecil aku sudah mempunyai adik dan ibuku akhirnya terlalu fokus pada adikku sehingga aku dia lupakan untuk dia perhatikan, selalu saja aku dimarahi di bentak dipukul bahkan sampai kepalaku bocor,aku masih mengingat dengan jelasnya sampai umurku 30 tahun sekarang ini,dan yah sampai umur sekarang inipun aku masih selalu saja diperlakukan tidak adil, btw aku 6 bersaudara aku punya kakak tiri satu dan adik 4.
Ibuku memperlakukanku sangat berbeda,dari sikapnya pun sampai sekarang masih aja seperti itu dia selalu menjaga perasaan adik adikku bahkan kaka tiriku tapi tidak denganku selalu seenak mulutnya saja ketika marah padaku,bahkan aku selalu kena omelannya yg padahal aku tidak melakukan apa apa,kalau lagi kumpul keluargapun aku selalu ditawari hidangan di akhir selalu yg diutamakan anak anak yg lain,terkadang aku tidak ditawari yg dia tawari hanya adik adikku saja bahkan kakaku,namaku tidak selalu kesebut dalam daftarnya. Oke fine mungkin itu hal kecil ,mungkin aku terlalu lebay menanggapinya tapi aku hanya manusia biasa yg ingin dianggap ada. Contoh lain aku pernah sakit apa pernah dia menanyakan keadaanku,bahkan membuatkan aku teh atau memberiku obat saja tidak pernah karena prinsip dia aku ini anak yg mandiri sudah besar dan bisa melakukannya sendiri. Tapi ...
Lagi lagi jika anak lain yg sakit dengan bahagianya dia merawat,membuatkan bubur,memberikan obat... Dan satu lagi "Menghawatirkannya"
Tidak sering aku selalu cekcok bahkan sampai tidak saling tegur karena hal hal spele,aku selalu mencoba memaafkan,tapi baru baru ini ibuku melakulan hal yg sangat tidak aku sukai dan membuatku sangat "Muak" atas segala runtutan masalah yg membuat dadaku sesak,sangat sulit aku memaafkan dan mencoba bersikap baik kepadanya.
Aku sudah tidak peduli kalaupun aku di berikan predikat "Anak Durhaka" karena ini sungguh sesak,menyakitkan. Yang seharusnya seorang ibu bisa mengayomi,menyayangi anak nya ini malah sebaliknya. Aku sudah menjadi seorang ibu terkadang lelah menjadi seorang ibu rasanya ingin sekali mendapatkan pelukan hangat nyatanya aku tidak pernah merasakannya.
Boleh tidak aku membenci ibuku sendiri?? Terlintas sekarang ini perasaan itu dalam hatiku...
Entah sampai kapan ini akan berakhir, yang sedang aku lakukan sekarang ini ingin menjauh dari kehidupannya bahkan aku tidak ingin melihat wajahnya lagi,akupun tidak ingin peduli sedikitpun kepadanya.
Tuhan Maafkanlah aku ... Tapi Engkau tau bagaimana sakitnya hati,jiwa,pikiran dan mentalku saat ini Maafkan aku Ya Tuhan😭
Aku berjanji tidak akan berprilaku yg sama terhadap anakku,akan aku berikan kasih sayang yg tulus kepada anakku,walaupun aku ini seorang working mom tapi aku tidak akan pernah sedikitpun menghilangkan perhatian,kasih sayang yg tulus pada anakku, dan tidak akan pernah kasar sekasar apa yg dilakukan ibuku padaku.
Aku selalu berusaha untuk menjadi anak yg baik,anak yg penurut,anak yg bisa membanggakan,anak yg selalu ingin memenuhi kebutuhan orangtuanya tapi dimata dia aku ini hanya sampah yg tidak berguna. Ketika aku mebelikan barang,memberikan uang tetap yg dihargai anak yg lain,yg dibanggakan anak yang lain. Aku tidak pernah berharga baginya, terkadang aku bingung,aku harus bagaimana harus bersikap seperti apalagi agar bisa disayanginya 🥲
Hanya Allah yang selalu menyayangiku dengan tulus tidak ada yg lain,sekarang ini aku tidak bergantung kepada siapa siapa kecuali denga Allah dan keimananku. Mungkin kalau aku tidak punya iman bisa saja aku berprilaku kriminal kepada ibuku . Tapi itu tidak boleh terjadi...
Aku masih punya iman dan aku masih inget Allah


















