ODOJ
ojovivo

Andulka
h
trying on a metaphor

izzy's playlists!
No title available
taylor price
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
KIROKAZE
Peter Solarz

JBB: An Artblog!
Cosmic Funnies

shark vs the universe

PR's Tumblrdome
almost home
Lint Roller? I Barely Know Her
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

Love Begins
dirt enthusiast
occasionally subtle

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United Arab Emirates

seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from Indonesia
seen from Russia
seen from United States

seen from United States

seen from Spain
@masikhsan190
ODOJ
Terjatuhnya HP dibawah kursi
ROzan In action.. hup hup hup
Tulisan lagi Ozan
Rrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr rrrrrrfffffffffffggggggghhhjjjkkkklzzzzzxzxzxxxxxvbcvcvxvcgggggggfffdfgyyuuuuuuuuuuuuu iiiiiiiiiiooooooooooooooooooo
From Ozan
Bnmhhxkxvhchgggggggggjjjjjjjjjjjjjjjjjiiiioooooo ppppppppppppppp pppkkkkkkkkkkk mmmmmmmmmlllllllllllllllllllllll
Pround tobe
Leben deinen Träume @[email protected]@
Apa ini tujuanmu dan tujuanku?
Decak kagumku tak hilang saat mengikuti seminar bisnis dan properti. "Yah itu sekilas gambaran sedikit yang dapat ku ucapkan", sambilbersenandung riang dalam asa. Pak Alik Susanto yang membuatku takjub bukan pembicara utama. Saat itu ku berada di sebuah Hoteldi Mampang Prapatan Jakarta Selatan. Hotel M#######. Datangku telat memang ku sengaja untuk pertemuan itu. Cerita demi cerita mengalir dikisahkan dari beliau. Itu menyemangatiku untuk stabil. Jam 15:00 pembicara utama tampil dan berbicara di depan podium. Awal permulaan yang menyenangkan bagiku ketika bahasan mengenai bisnis dan investasi. Sebut saja bu Anna- bukan nama sebenarnya. Ada satu hal yang tidak terbesit orang lain ketika sang maestro berbicara. "Pernikahan kami harus kandas ditengah jalan- cerai", cerita beliau. Ini bukan perkara memudahkan yang sulit atau mrnyulitkan yang mudah. Bagiku ketika bertemu dengan masalah masalah yang kian akrab denganku maka hanya ada 2 yang ku pegang erat : jangan melanggar aturan Allah dan jangan melanggar aturan Pemerintah. Kudapati itu dari mentorku M. Kusnan. Bahasa mudahnya " jangan sampai dikau masuk neraka dan jangan sampai dikau masuk penjara". This is a golden point. Apapun yang dapat mengahalangi itu, itu tetap tidak berubah. Jam 15:45 aku keluar ruangan itu. Pergi. Ada yang lebih penting dari pada seminar itu. Karena ingat sekali diriku pada perkataan " jangan sampai kau korbarkan ridho Allah diatas semua hal kepentinganmu. Maukah kau ku tunjukkan perniagaan yang dengannya engkau terus beruntung dan berlimpah. Itu adalah perniagaan bersama Allah" Jakarta 13 September 2014 @masikhsan190 Hamba yang tertawan dosanya
Rindai Alam
"Ahh lupa ternyata..." tidak selamanya sajak teringat, bahkan kalimat taklimat sering bergumam terdengar darimu. Senandung Alam menggetar wahana panca indra. Dan alam pun membantu menyadarinya. Untuk selalu menyadarinya kalo semilir alam selalu mempesonanya. Kalimat bahkan kata menjadi rak bermakna dikala tak ada arti baginya. Alam ini sangat indah, bukan karena kata dan kalimat saja tapi rasa dan asa untuk menyenandung kebenaran yang anak anai anai cari. Senandung seranai Alam @masikhsan190 Hamba yang tertawan oleh dosanya
Jadilah sebuah batu mutiara hitam
Ikhsan dan Ridwan
Sikap terbaik adalah sikapmu
Yah... sikap begitu membuat orang lain kadang terlupa bahwasannya kita itu punya sikap masing-masing dalam berkreasi, bertindak, aktion, dan semua panggilannya.. :) :) ^_^ Apa sih yang terbesit dalam pikiran orang lain itu sama sekali bukan penghalang bahkan pengganggu tujuan yang ingin kita gapai. Tapi itu ini adalah antara kamu dengan kamu, antara saya dengan saya, antara dia dengan dia, antara mereka dengan mereka. Hey hey hey look... semua yang disekitarmu itu adalah cara. Dan kamu sendiri yang menentukan metode sikapmu. Bukan orang lain. Bukan Ayah kamu. Bukan ibu kamu. Bukan kakak kakak kamu. Mereka adalah orang terbaik yang bisa menyarankan kamu. Tapi sejatinya hanya kamu yang tau persis metode yang kamu perlukan. Masalah Setiap orang pasti punya masalah. This like a normal state. Bisa dia mendapatkan masalahnya banyak, sedikit, sedang. Semua itu relatif. Bahkan semua jenis orang, tua muda, kaya n berkecukupan, kecil besar, sempurna n unik. Cuma satu masalahnya sikapmu. Itu golden point buat semua hal. Tanyakan pada dirimu tentang apa, kenapa, dan bagaimana sikapmu dengan masalah yang kamu hadapi. @sesungguhnya Allah tidak menurunkan cobaan pada suatu kaum tersebut melainkan kaum itu mampu menangani masalah tersebut@
Jadilah sesederhana Manusia
Edisi puisi by mohammad 7. September 2014 Jadilah manusia Manusia yang biasa tetapi selalu menginspirasi sahabat-sahabat tercinta. Manusia yang selalu belajar untuk menjadi lebih baik dari hal-hal yang kecil sampai hal hal besar sekalipun. Jadilah manusia Manusia yang selalu pertemuannya dirindukan Bukan karena seringnya berinteraksi tapi karena ikatan ukhuwah yang selalu disemayamkan dalam sanubari. Bukan karena seringnya ketemu berjumpa. Tapi karena kita saling mendoakan disaat saat orang tidak mendoakan sahabat sahabatnya di ujung sana. Jadilah manusia Manusia yang selalu dibanggakan penduduk langit Yang doanya lebih sering diijabah oleh Tuhan pencipta Alam. Meskipun itu, aku, kamu, dia, mereka lebih sering terkena campuran amarah yang tak jelas, nasehat yang ambigu Karena kita punya amal amal terbaik yang tidak boleh orang lain tahu. Layaknya seorang sahabat Rasulullah. Selama 3kali berturut turut Rasulullah selalu mengisyaratkan kalo sahabat tersebut adalah penduduk yang dijamin masuk Syurga nya Allah. Walau tidak ada yang mengetahui. Namun jagalah niat itu agar menjadi amalan amalan kita. Karena setiap kita punya kelebihan di masing masing bidang dan keunikan sendiri. Itulah amalan yang bisa kita terus jaga. Jadilah manusia Karena kita manusia yang selalu mencoba menjadi luar biasa di hadapan Sang Maha Kuasa Pencipta Alam. @masikhsan190 Semoga bermanfaat
Jadi muslim di negara Sendiri
Minggu 7September 2014 20:52 WIB Kalimat ini akhirnya keluar juga. Setelah sekian lama tidak aku gariskan dengan tinta merah. Suatu kebanggaan besar buatku untuk melakukan apa saja yang telah kupelajari dalam buku-buku kecil itu. Buku yang membuatku selalu mendidih tergidik merinding. Ya itu buku Tafsir dan Hadist. Merinding begitu indah kalimat-kalimat Allah berseliweran di kepala dan di alam sekitar. Orang orang lebih mengenal dengan sebutan tanda tanda alam/ gejala alamiah pada alam sekitar. Menarik. Itu kalimat pertama yg kurangkai dalam paduan kalimat. Takut. Kalimat yang muncul bersamaan setelahnya. Takut ada unsur riya di dalamnya. Tapi tambah takut lagi jika hanya aku yang tahu, maka nantinya ditanyakan "untuk apa ilmumu kau gunakan ya Ikhsan?". Menagis. Itu sudah jadi paduanku dalam melakukan semua hal. Cara yang efektif untuk menyerap semua energi pembangun disekitar aku. Memanggil nama-nama sahabatku dalam lirihnya kekuatan. Menguatkan dan mengijabah doa doa yg terucap atau yang belum terucap oleh sahabat sahabatku. Cinta. Ia selalu hadir menyertaiku dalam balutan suara berdenging sambil mengisi rongga rongga tulang darah. Masyayik Mustari Rasyid, Imam Syauki, Imam Abdurrahman Assyudays, imam Alghomidi dan Abu Dzar Alghifari. Mereka seperti berbicara dalam hati. Mereka yang selalu menghadirkan sosok sahabat sahabatku dalam sepinya Rindu dan Cinta. Hari ini jumat yang luar biasa. Semua perkara telah dibayar tunai oleh sang Pemilik Perkara. Awalnya aku termasuk yang tidak percaya dengan bayaran kejadian Kontan hingga aku pernah berfikir "apakah benar aku muslim? ". Teringat dalam benak saat umurku pertengahan 23 tahun. Sampai begitu parah, sampai sampai aku lelah mengutarakan pada siapapun karena semua jawaban tidak pernah memuaskan dahaga pertanyaan ini dan akhirnya langsung hari itu juga jawaban kontan Allah berikan padaku. itu hari Jumat. Lewat obrolan bersama teman-teman satu kursus kami ngobrol diluaran kaffe turki. Kami bincang bincang di bagian luar. Ketika itu hari yang agak dingin saat banyak banyaknya angin (masuk pergantian Summer). Ketika obrolan sudah berjalan lama, saat itu pula jam sudah menunjukkan magrib. Tentunya lewat handyku yang imut dan keren manteb banget :). Jam tepatnya aku lupa. Oiya temanku ini namanya Luai, dari Syiria. Ia salah satu sahabat akrabku yang menyupport perkembangan pembelajaran bahasa German. Ia mengajak temannya satu lagi untuk bergabung bersama. Kami banyak bincang bincang. Mulai dari pelajaran yang kurang aku mengerti kemudian kosakata English-Germany, Arabic-Germany, Germany-Arabic, Germany-Germany, dan Arabic-arabic. Sampai logat aksen asiaku pun mereka tertawa terkekeh-kekeh. Mereka tertawa lucu karena "mind" saya belum otomatis Germany langguage ngeh. Berjalannya waktu, "Allahu Akbar Allahu Akbar", dering alarm penanda berbunyi beriringan dengan volume makin membesar. "Klik", tanda itu kumatikan lalu sambil tersenyum dan agak tertawa sedikit. "Aku mau ke masjid, so mau bareng kesana?" Kali ini aku tertegun dengan jawabannya. "Aku pulang ke linie 9 saja, oiya kamu sering sering baca bukuroman Deutsche Bücher supaya intonasi 'mind' bahasa Germannya lebih bagus," aha aku ketemu 2 jawaban sekaligus melalui hal ini. Satu jawaban untuk pertanyaan tentang muslimku dan untuk jawaban yang terkait program bahasa yang sedang kujalani. "Ini adalah respon tanggungjawab aku ketika memilih menjadi muslim." Kuncinya ada pada Guru dan Buku. Dapetin Guru yang sangat bagus untuk semua hal tersebut lalu dapetin buku yang bisa buat panduan setiap masalah. Yah, ada tulisan Iqra didalam 'ALQuran'. Yap semua orang banyak bilang, "itu sih mudah, semua orang tau-muslim.red-, apa apa udah ada disana." Tapi pemikiran ku berlanjut bulan sampai disana tapi sampai pada jika Rasulullah saja yang mengajari membaca surat Al-alaq:1-5 adalah malaikat Jibril- mahluk terbaik yang melakukan segala perintah Allah tanpa ada sanggahan- maka dengan seperti apa kamu berislam ya Ikhsan? Sambil aku instropeksi diri selama ini :* :( Semoga pengalaman ini dapat memberi inspirasi bagi siapapun yang untuk memilih segala sesuatu dengan mengambil seluruh konsekwensi yang ada. Apapun yang anda pilih, apapun yang anda inginkan, pilihan pasti menyertai kewajiban dan hak anda :) Semoga bermanfaat @masikhsan190
Hoala ahirnya bisa masuk tumblr setelah sekian lama mati. Harga yang dibayarkan pasti setimpal dengan apa saja yang kamu dapatkan #semangat