Budaya dan Wisata Pringgasela, Lombok
Pringgasela adalah sebuah kecamatan di Lombok Timur yang kaya akan budaya dan wisata. Secara geografis, kecamatan ini berlokasi tidak jauh dari Gunung Rinjani, desa-desanya sejuk dan indah sehingga bisa dijadikan sebagai destinasi wisata ekologi atau ekowisata dan berpotensi menjadi wisata budaya dengan melihat hasil budaya dari masyarakat.
Ekowisata mulai menjadi andalan para pelaku wisata untuk menarik wisatawan local maupun internasional. Mereka berkunjung ke desa ini selain pemandangan yang sejuk mereka juga ingin melihat atau membeli hasil tenunan tradisional. Tenun tradisional ini merupakn warisan nenek moyang Pringgasela yang harus dilestarikan dan mulai dipamerkan pada event besar pada tahun 2017 yang mendatangkan lebih dari 1350 para penenun Pringgasela. Hasil tenunan ini juga ditunjukkan dalam program tahunan Pemerintah Pringgasela yaitu “Alunan Budaya (Untuk melihat Event alunan budaya V ini bisa kunjungi https://www.youtube.com/watch?v=7KYikaOwx3Y)”.
Event Ini merupakan salah satu cara para pemuda, pelaku wisata dan pemerintah untuk mengenalkan budaya, mempromosikan wisata dan meningkatkan penjualan hasil tenunan para penenun.
Selain acara Alunan Budaya, event tahunan terbesar lainnya adalah Pesona Budaya Pengadangan, event ini adalah prosesi pengarakan 3 ribu dulang saji yang dibawa dari empat penjuru mata angin. Acara ini memadukan antara adat dan agama. Sebelum dan setelah acara ini diadakan seni Bebuntaran, Peresean, Shalawat, ritual Betetulak dan acara Begibung (Untukl melihat event ini bisa kunjungi https://www.youtube.com/watch?v=Si2HIMm1mjg).
Adapun beberapa destinasi wisata di kecamatan Pringgasela yang akan memanjakan mata para pengunjung yang jarang diekspos masyarakat beberapa di antaranya adalah
1. Pancor Kopong Waterfall
Di bawahnya terdapat kolam atau bendungan kecil yang airnya sangat jernih. Air tersebut mengalir ke sungai sehingga menambah keasriannya. Di dalam air terjun tersebut, ada gua besar yang di dalamnya terdapat sumber air yang mengalir.
2. Semporonan Waterfall
Air terjun ini terletak di bagian utara Pringgasela yaitu di desa Timba Nuh. Air terjun ini disebut-sebut sebagai saudara kembarnya Air Terjun Sendang Gile karena memiliki look yang hampir sama. Air terjun ini dikelilingi oleh kebun kopi yang akan menjadi mood booster bagi para pengunjung.
3. Pancor Buling Waterfall.
Berlokasi di desa Gerung Kelep, lokasinya tidak jauh dari pemukiman warga. Para pengunjung bisa menikmati viewnya lewat pemukiman warga atau langsung ke lokasi. Google Maps bisa mengarahkan para pengunjung ke tempat ini.
4. Kolam Putri Duyung
Di wisata air ini ada tiga kolam yang masing-masing dibuat sesuai dengan usia pengunjung. Satu kolam dikhususkan untuk anak-anak di bawah usia 7 tahun yang kedalaman dan bentuknya didesain khusus agar menarik untuk anak-anak. Selanjutnya kolam yang kedua juga khusus untuk anak-anak, tetapi dengan usia yang lebih tinggi, yaitu diatas 7 tahun. Sedangkan kolam yang ketiga disediakan khusus untuk pengunjung dewasa. Kedalaman kolam ini berkisar antara 3 sampai 3,5 meter, sehingga sangat cocok dan nyaman untuk berenang bagi orang dewasa. Lokasinya tidak jauh dari tugu MOPRA Pringgasela.
5. Pringggasela Hand Weaving (Kerajinan Tenun Pringgasela)
Pringgasela sangat terkenal dengan hasil tenunannya yang memiliki ragi (motif) yang bervariasi . Adapun ragi yang banyak peminatnya adalah ragi sari menanti, pucuk rebung dll. Harga kain tenunan kisaran Rp.300.000 ke atas. Ini sangat worth it karena lembut dan sejuk ketika untuk id tubuh. Hasil tenunan ini sudah bisa beli lewat aplikasi berbelanja online seperti Tokopedia, Bukalapak dll. Atau pengunjung bisa langsung datang ke lokasi, perjalanan dari Bandara Internasional Lombok sekitar satu jam setengah. Ketika sudah sampai apara pengunjung akan disuguhkan pemandangan kain tenunan yang digantung-gantung di Art Shops atau di took-toko seni lainnya bahkan pengunjung juga bisa menghubungi Kelompok Nina Penenun untuk menemani pengunjung.
6. Aranka Tempasan
Aranka Tempasan merupakan eko wisata baru yang menyediakan eco-hospitality yang ramah dan tradisional. Ekowisata ini ’’menggunakan CBT (Community Based Tourism) yaitu pendekatan pembangunan dan pengembangan kepariwisataan berbasis komunitas yang akan berimpak positif terhadapa kesejahteraan masayarakat. Wisata ini menyediakan river tubing, flying fox, canyon, rock climbing, camping ground dan cooking class, panorama walk, and cycling yang akan memuaskan para pengunjung. Wisata ini berlokasi di Desa Tempasan.
7. Pancor Datok
Pancor datuk merupakan wisata air yang terletak di desa aik dewa. Wisata ini selain menyuguhkan kolam, mata air juga pemandangan alam yang masih sangat asri. Terutama bagi para pengunjung yang sudah bosen dengan hiruk pikuk kota. Wisata air ini bisa menjadi obat mata sekaligus obat ketenengan batin. Untuk tiket masuk, pengunjung hanya mengeluarkan Rp.2000 saja.
8. Mayung Polak
Wisata air ini merupakan salah satu wisata under control dan under patronage UGG (Unesco Global Newtwork). Wisata air ini merupakan wisata air terjun memiliki yang keindahan yang mengagumkan karena dikelilingi oleh pemandangan yang asri seperti beringin, jambu-jambu, strawberry dan anggrek. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, wisata ini tidak hanya sebaga tempat rekreasi tapi juga sebagai obat dari segala penyakit.
9. Wisata Aik Seleong
Seleong atau Aik Leong adalah seluncuran alami yang terletak di dusun Kayu Jati, desa Timba Nuh. Untuk menuju lokasi ini para pengunjung bisa jalan dari tugu MOPRA Pringgasela menuju desa Pengadangan kemudian selanjutnya Timba Nuh (atau bisa akses Google Maps). Untuk menuju lokasi, bisa menggunakan kendaraan roda empat atau roda dua. Akses jalan menuju desa Timba Nuh sudah bagus jadi para pengunjung tidak perlu khawatir. So, tunggu apalagi. Eksplor yuk!
10. Wisata Pesanggrahan
Wisata ini dikenal sebagai wisata Timbe Nuh kare na lokasinya berada di desa Timbanuh. Namun banyak menyebutnya sebagai wisata Pesanggrahan
Wisata Pesanggrahan ini merupakan tempat rekreasi yang asri dan indah yang tepat untuk dikunjungi bagi mereka yang hendak melepaskan kegundahan ataupun kepenatan dari hiruk pikuk dunia luar atau sibuk kerja. Karena para pengunjung akan dimanjakan dengan wisata alam bahkan wisata air. Wisata ini akan ramai pengunjung di musim libur panjang seperti libur semester, awal dan akhir tahun, pasca Lebaran bahkan hari hari libur lainnya.
11. Bamboo Forest Inn
Bamboo Forest adalah salah satu destinasi wisata baru yang menyuguhkan pemandangan bamboo yang dikelola oleh Pokdarwis Desa Jurit. Ketika di lokasi, para pengunjung akan merasakan atmosfir seperti di Jepang. Lokasinya di sekitar mata air Bumbang, Desa Jurit. #VisitJuritVillage. #JuritBambooforest. #SpringWater.
















