Sebulan lagi aku ulang tahun, aku takut.
Not today Justin

★
i don't do bad sauce passes
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
will byers stan first human second
art blog(derogatory)
trying on a metaphor
NASA
Xuebing Du
hello vonnie
todays bird

Andulka
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
Stranger Things
Jules of Nature
tumblr dot com

祝日 / Permanent Vacation
No title available
cherry valley forever
RMH

seen from Netherlands
seen from Malaysia
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Türkiye

seen from Canada

seen from Netherlands

seen from Germany
seen from United States

seen from Austria

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Hong Kong SAR China

seen from Australia
seen from United States

seen from United States

seen from Saudi Arabia

seen from United States
@melatinf
Sebulan lagi aku ulang tahun, aku takut.
Pulang aku ke kota ini, tak kutemukan rumah. Pagi & sore jika tidak hujan, kuterduduk didepan makam Bapak. Jauh didasar kalbu, rindu sudah tak menemukan cela. Kulepas semua yang mengikat. Ya.. tak satu orang pun punya keterkaitan denganku. Perlahan aku mundur selangkah demi selangkah. Kelak mereka akan terbiasa kehilangan.
Hari ini, semangat baru telah lahir. Tidak melulu tentang sesuatu yang baru, kurang atau sempurna bukanlah tolak ukur. Namun setidaknya mereka berani berbenah meski jauh dari sempurna. Terimakasih untuk semua usaha dan perjalanan baru ini. Jika hati masih diganjal ketidakpuasan, maka penuhilah dengan rasa syukur. Itu pertanda kita masih harus banyak belajar dan introspeksi. Kesalahan memang ada, namun bukan untuk dijalani atau hanya disesali. Mari saling memberi kesempatan, mari bersyukur bahwa hari ini jadi bukti nyata bahwa tidak ada kata " TERLAMBAT " untuk belajar. Saya haturkan maaf untuk segala salah kata, ucap dan tingkah laku. You knows guys, I love you all as always. Saya pamit undur diri sementara waktu ini. Sampai jumpa di lain kesempatan 🙏
Sedang bercandakah ENGKAU? Hingga lupa berhenti menuangkan lelah pada rongga dadaku? aku yang kau jadikan yatim disaat sulit menerima cobaanmu yang tak kunjung usai. TUHAN yang pengasih dan penolong, aku ingin masuk saja kedalam tanah dimana ada Bapakku didalamnya, meski gelap, meski pengap. Asal ada bapakku yang selalu aku peluk erat. Setiap malam aku terduduk sendiri dikucuri air dingin sambil mendekap tubuhku sendiri. Waktu tidak mengubah apa-apa, aku semakin rapuh setiap hari. Adakah jalan? Adakah cahaya? aku ingin segala anganku ini pulang pada tempat yang semestinya.. Aku kehilangan pedoman, pedomanku sudah hilang.
Sendiri kudekap sepi yang berkicau tak ada henti, rasa sakit mendera dan tak kunjung usai. Usahlah sampai hati bercerita, lara ini kutelan pelan, pelan. . . Bapakku pergi, ditinggal aku menghirup sakit hati yg tak sanggup menahan perih kehilangan. Tak perlu nasehat, berlalu ia seperti angin yang tak diingat. . . Aku tak berani percaya, akan ada kasih yang benar-benar rela mencintaiku dengan segenap jiwanya. Peluk aku GUSTI, entah mengapa aku benar-benar mati rasa
Ragu yang melagu
Pagi tadi aku mengulangi hal yg sama hampir setiap hari, aku tertunduk didepan makam bapak. Bunga melati dan sedap malam kugenggam erat, sabtu kemarin jadi hari yang mengejutkan meski aku sudah tidak terkejut dengan hasil lab paling baru. Ya, mungkin aku terlalu bodoh hingga tidak paham maksud kenapa temanku sampai mendiamkan aku? Sayangnya aku bukan malaikat yg bisa membaca fikiran orang lain tanpa bicara. " Pak, aku kok seneng yo? Rasane aku kok dikek i dalan karo GUSTI ALLAH ndang nyusuli sampean. ngene iki sampean kangen aku a? " Hari yang menakutkan itu datang, sepanjang siang jemariku mondar-mandir diatas layar hp mencari nama yg bisa kuajak bicara, dan TIDAK ADA. itu menyakitkan, sangat menyakitkan karena satu-satunya orang yg bisa menjawabnya hanya Bapak, selalu bapak dan sekarang itu tidak mungkin terjawab. Hari ini aku ragu atas perjalananku sendiri, ragu atas keyakinan orang-orang yang meyakiniku, ragu atas segala kepercayaan yang kuemban, mungkin mereka hanya kumpulan orang-orang yang sama-sama takut sendirian menghadapi ketidakpastian? Aku jadi tidak percaya bahwa yakin itu nyata, sepanjang hari aku memantapkan hati untuk mundur dari semua ini. Maybe " it's time to grow up? " bukan dijalan ini, mungkin mereka akan menemukan orang lain? yang tidak " Drama " sepertiku. Aku takut melangkah, dan semua rapat aku batalkan. sudah waktunya menyudahi semuanya, sebelum istirahat panjang tiba untuk selamanya. Maaf TUHAN, jika aku terlalu sombong hingga berani merasa dibutuhkan, aku kira begitu, namun nyatanya itu hanya bunga-bunga kata yang jadi penghias lisan mereka belaka. Sekali saja, kali ini prasangku benar, bahwa " Perjalanan ini terlalu panjang tanpa bapak. " 60 hari tanpa Bapak, aku sudah tidak percaya lagi besok akan lebih indah, yang aku tau, hari ini aku sedikit bahagia, jalan bersama lagi dengan bapak semakin dekat.
Tak ada yang lebih menyedihkan dari perjalanan mengikhlaskan dan menempa diri sendiri atas rasa kehilangan yang terlampau dalam. Memaafkan diri sendiri itu jauh lebih sulit dari segalanya.
Pagi ini saya mengantar Arasyi sekolah, disepanjang jalan saya pasti menyemangatinya dengan hal-hal sederhana, seperti ; Bertanya ada berapa burung yang terbang disepanjang perjalanan kami ke sekolah? siapa nama teman barunya? dan tebak tebakan warna benda disepanjang jalan.
Hari ini dia semangat sekali sekolah, hingga saat saya jemput, dia sedang menangis di dalam kelas. sedikit histeris, saya masuk dan bertanya perlahan, " Adek kok nangis? cerita sama aci sini.. " dia hanya memeluk saya erat-erat dan berbisik " Aku kangen Abah ci, kangen Om Arif sama kangen Pakde Ayah " saya tersenyum, sekuat tenaga saya menguatkan hati, menahan agar tak ada air mata saya yang tumpah. saya diam menggandengnya berjalan ke halte didepan sekolah, saya biarkan dia duduk dan bercerita. Arasyi tetap diam, saya membiarkan dia menikmati rasa rindunya hingga habis, tak ada larangan menangis, saya hanya tersenyum saja memandang matanya.
Sore tadi, kami menonton film Good Dino yang berkisah tentang seorang dinosaurus yang juga kehilangan ayahnya, namun ia berbesar hati mengobati rasa sepinya dan memaknai perjalanan barunya dengan menjalani segala nasehat ayahnya. saya tidak akan bicara banyak tentang janji kepada arasyi. saya hanya ingin membuktikan cinta kasih saya dengan jalan yang lebih indah dan menyenangkan.
Ya, saya sedang belajar menjadi orang tua untuk Arasyi, dan ini tentang komitmen seumur hidup, dimana menjadi orang tua itu perkara siap, bukan karena yang lainnya. memberikan pengertian dengan cara-cara yang logis dan menyenangkan tentunya tidak mudah. saya sadar masih butuh banyak belajar dan berbenah untuk menjadi orang tua yang ideal. belum kering rasanya air mata saya setiap kali membicarakan apapun tentang bapak. Ya, perlu saya akui, bahwa sampai detik ini saya masih menangis dimana-mana setiap kali mengingat bapak. jalan ini masih panjang untuk kami semua, namun hari ini saya tau, " Saya ingin menjadi kakak yang keren untuk Arasyi ", lalu saya menangis lagi. hahahhahahhahaha saya memang cengeng untuk hal ini, karena “ Banyak dari kita menunggu waktu diri kita untuk siap, padalah menyiapkan diri untuk siap adalah pilihan & menjalaninya adalah perjalanan. “
Selamat memeluk rindu teman-teman
I'm not feeling or falling in love with anyone & not close to anyone. That's good, because everything going simple & easier
LEBAR AN
Malam ini Sindy Asta menculikku, kami makan malam berdua sambil berderai air mata malam ini, tidak kami tidak merayakan lebaran. 2 anak yang berpesta kehilangan habis-habisan, hari ini masih terlalu pedih untuk dihabisi. Seperti pagi di hari lebaran yang biasanya dihabiskan dengan duduk sungkem sambil telinga ini dilantuni doa dan nasehat untuk setahun kedepan. Hari ini aku mengambil hak ku untuk tidak melayani segala kebiasaan lebaran, maaf yah. Tapi kami berdua ini anak-anak bapak yang terlalu cengeng untuk berpura-pura kuat merayakan hari mainstream ini tanpa Bapak. Selamat Berlebaran teman-teman, semasih bisa kalian peluk orang tua kalian, peluklah sangat erat. Karena ketika mereka tiada, semuanya jadi mahal dan mustahil untuk didapatkan. SELAMAT berLEBARAN rek...
Rumah ini terlalu sepi tanpa suara Bapak Aku hanya menangis saja.
the moments when I would breath in your sweet, Smitten scent as you slept soundly next to me; the times when we would drive the back roads, windows down, music soaring behind us as we drove to wherever our hearts led us; tepidly stepping onto a river in a forest 2,000 miles away, young and curious and radiant with a newfound love.
Kembang kebimbangan yang mengambang
Layar terkembang, mata-mata berbinar itu seperti candu. meski dimaki kenyataan dan ditertawakan sepi. dalam diam kutelan semua kepahitan ini.
Butir-butir yang tak tertebus, rasa sakit yang bersembunyi dibalik semua nafas panjang. sudah tak ada gunanya bertutur pada kawan. mereka hanya bisa menasehatiku, itu saja.
Berkali-kali kutahan rasa sakit, kulawan semua lelah. setidaknya jika memang dalam ambang batas ini aku harus berpulang lebih cepat, aku sudah mengusahakan sesuatu.
Kelak, aku akan berpulang. entah cepat atau sedikit lebih lambat. mereka akan menyimpanku sebagai kenangan yang baik.
oh iya, aku sudah berhenti mengucapkan selamat ulang tahun. agar mereka perlahan-lahan melupakan aku. aku benar-benar merasa semua ini adalah akhir.
AKU TAU , kamu tidak akan menemukan orang yang sama sepertiku lagi nantinya. namun setidaknya KAMU TAU , aku adalah satu-satunya orang yang mencintaimu tanpa banyak bicara. Hingga KITA TAU bahwa semua ini hanya kesia-siaan
If forgiveness is a journey, then let me down that road, although I have to be alone and lonely..
Elfadiaslan
BINAR DI MATA IBUMU
Wajahku dilahap lampu jalanan, dimataku ada wajah ibumu yang selalu tersenyum sambil matanya menyipit seperti milikmu. siang tadi roti dari ibumu singgah diperutku, entah kapan lagi aku bisa dengan sopan tak mengingat segala binar mata ibumu yang juga ada di matamu.
Bagaimana ditanah yang jauh? sesuatukah mengetuk benakmu? sudah tidak ada lagi kabar apalagi harap. jika satu-satunya jalan yang harus kutempuh adalah benar-benar melenyapkan diri dari segala sesuatu yang berhubungan dengan namamu, maka itu akan kutempuh dengan senang hati.
Aku terduduk disetiap kidung yang kupanjatkan diam-diam, “ TUHANKU yang selalu memelukku dengan rasa ikhlas dan tegar, lepaskanlah aku dari segala ekspektasi yang masih diproduksi. aku benar-benar ingin sembuh dari semua luka ini TUHAN. “
Kau yang kutiadakan dengan paksa Yang tak kuingini dengan sekuat tenaga Bahkan aku sudah benar - benar muak dengan jalan ini Aku ingin pergi dari segala yang berhubungan dengan namamu Tapi mereka makin sering menawarkan kemungkinan-kemungkinan yang tak pernah ada jawabnya Kamu tau? Kamu dengan nama lengkapmu adalah satu-satu hal yang tak kuingini selain kematianku yang cepat Aku sudah tak menginginkan apapun, maka tolong bawa pergi dirimu dengan segala yang pernah ada Pergilah.. Dan ingatlah aku sudah tak menginginimu sama sekali.