Umumnya mengeluarkan air mata. Nyatanya ada yang memilih berteriak dan berontak. Ada yang memilih pura-pura lupa dan tertawa. Ada yang memilih lari, diam, datar kehilangan ekspresi. We all cry differently.
© Migunani
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
Three Goblin Art

★
tumblr dot com

❣ Chile in a Photography ❣
KIROKAZE
taylor price
wallacepolsom

ellievsbear
untitled
Sweet Seals For You, Always

@theartofmadeline

⁂

oozey mess
No title available

izzy's playlists!
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
No title available
Noah Kahan

seen from Malaysia
seen from Indonesia
seen from United States

seen from Singapore
seen from Tunisia
seen from Kenya

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
@migunani
Umumnya mengeluarkan air mata. Nyatanya ada yang memilih berteriak dan berontak. Ada yang memilih pura-pura lupa dan tertawa. Ada yang memilih lari, diam, datar kehilangan ekspresi. We all cry differently.
© Migunani
Kita selalu jadi siapa-siapa bagi seseorang.
Waktu sempit, tak sempat.
Waktu luang, dibuang.
Hilih.
Rutinitas mematikan kreatifitas. Waktu luang tidak juga menumbuhkansuburkannya.
Tidak ada yang lebih menyakitkan dibanding perasaan tidak dianggap, tidak dihargai, diragukan.
Tapi toh kita tidak hidup dari anggapan-anggapan orang lain, memutuskan pergi hanya akan mengaminkan.
Berdirilah paling kokoh, bertahan paling akhir.
-Migunani-
Beberapa hal mungkin akan berubah, beberapa lainnya menetap di ruang-ruang dalam kepala.
-Migunani-
Hal-hal yang gagal kita dapatkan.
Sepertinya tiap orang - bahkan yang orang lain fikir telah memiliki segalanya - pasti punya keinginan yang gagal didapatkan.
Berbicara soal usaha, mungkin belum sampai batas maksimalnya. Berbicara soal takdir, mungkin ya memang bukan jalan terbaiknya.
Tapi berbicara soal keinginan itu sendiri, kita memang akan menginginkan hal-hal yang tidak kita punya, kan? Kalau sudah dapat, ya keinginannya beda lagi.
Sampai kapanpun, kita memang akan selalu punya keinginan yang tidak kita dapatkan. Karena boleh jadi, hal-hal tersebut memang disengaja berada jauh di sana agar kita tetap begerak maju.
Hingga disadari atau tidak, hal-hal berharga justru bukan datang dari sesuatu yang dituju, melainkan perjalanan menujunya.
Pulanglah Sebentar
Suatu hari nanti mungkin akan kau temui dunia menatapmu tak ramah, kanan kirimu berteriak marah, hatimu habis dibantingnya. Pulanglah sebentar, kita tatap dunia dari kaca jendela, anggap saja televisi dengan segala dramanya.
Suatu hari nanti mungkin akan kau temui orang-orang yang menilaimu sesukanya, mereka bertanya hanya untuk mencari celah, ruang-ruang salah mana yang seharusnya tak kau lakukan menurut versinya. Pulanglah sebentar, aku tidak akan bertanya, kau bebas berkeluh sesukanya.
Suatu hari nanti mungkin akan kau temui orang-orang yang membuatmu terluka, mereka yang selama ini kau fikir benar-benar mencintaimu. Aduh, sedikitpun mereka tidak punya hak untuk itu. Pulanglah sebentar, di sini selalu ada cinta untukmu, tak habis-habis bahkan selalu tumbuh.
Pulanglah sebentar. Dunia terlalu pelik untuk selalu berada di luar.
Empat Musim
“Aku tidak pernah merasakan salju, tapi hari ini seperti ada butir salju mendarat lembut di pipi. Aku tidak pernah merasakan musim semi, tapi hari ini seperti ada jutaan sakura merah muda bermekaran. Aku tidak pernah merasakan musim gugur, tapi hari ini seperti ada daun-daun menguning indah yang luruh menutupi jalan. Aku tidak pernah merasakan padang pasir, tapi hari ini seperti ada pohon kurma yang kutemukan di tanah gersang. Aku bukan penjelajah, tapi hari ini aku bisa merasakan empat musim bersamaan.”
Bahagia
Bahagia itu bisa milik siapa saja
Selama kita mampu bersyukur
Ia akan ada di hati siapapun
Bahkan ketika sesiapa tidak berharta apa-apa
Bahagia itu tidak memiliki bab khusus
Selama kita mampu bersyukur
Ia akan ada di halaman manapun
Bahkan dalam bab-bab jatuh sekalipun
Keinginan dan kebahagiaan sering kali berbanding terbalik
Saat kita membatasi keinginan,
Kebahagiaan kita menjadi tidak terbatas.
Saat kita tidak membatasi keinginan,
Kita justeru sedang membatasi kebahagiaan kita.
Gelap - Terang
Hakikat terang adalah terlihat
Maka wajar jika ia berbuah ketertakjuban sesama
Hakikat gelap adalah tersembunyi
Maka sudah sepatutnya ia malu bila diketahui
Maka hakikat gelap-terang adalah kita bukan?
Lalu apa yang sebetulnya bisa dibanggakan dari pujian
Jika kita sendiripun tahu betul sisi gelap diri kita
Kita adalah aroma pagi yang menumbuhkan harapan
adalah terik matahari yang memanaskan perjuangan
adalah langit senja yang memperindah pengorbanan
adalah malam yang menyelimuti lelah,
untuk mimpi-mimpi yang besok harus kembali diwujudkan.
“Yang aku takut adalah ketika kita dengan yakinnya berkata ‘Semua butuh proses’, tetapi kenyataannya kita sedang jalan di tempat.”
Jangan buru-buru ngomongin soal bagaimana manajemen waktu di tengah banyaknya kegiatan kalau masih punya waktu untuk main medsos, banyak tidur, nongkrong, nonton, hang out, haha hihi dan kegiatan minim manfaat lainnya. Jangan memaksa diri untuk meninggalkan salah satu dari beberapa hal yang penting ketika masih punya pilihan untuk meninggalkan hal-hal yang tidak penting. Yang harus dimanajemen itu bukan waktu, tapi diri kita.
"Kita akan lebih menyesal atas apa yang tidak berani kita lakukan dibanding atas apa yang pernah kita lakukan meskipun itu gagal."
Tere Liye, Selena
Jika hari ini dia selalu terlihat hebat dan tangguh di matamu, itu karena baginya kamu memang bukan siapa-siapa.
Tetapi jika kamu dan dia sepakat untuk menjadi siapa-siapa, Siapkanlah dua kantung besar dalam dadamu. Satu untuk menampung kelemahannya yang selama ini ditutupi dari seluruh dunia, satu lagi untuk menampung rasa kecewamu.
Karena Siapa-siapa adalah tempat seluruh perasaan tumpah.
Bahkan untuk jadi penakutpun, aku takut. Takut rasa takutku hari ini menjadi penyesalan kemudian hari.
Yektimigunani