ini adalah postingan terakhir akun ini di tumblr, terimakasih telah singgah.
styofa doing anything

Kaledo Art
Game of Thrones Daily

⁂

shark vs the universe

izzy's playlists!
Sweet Seals For You, Always
dirt enthusiast
Not today Justin

blake kathryn

祝日 / Permanent Vacation

Janaina Medeiros
ojovivo
trying on a metaphor
he wasn't even looking at me and he found me
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Claire Keane

#extradirty
hello vonnie
DEAR READER
seen from Sri Lanka
seen from New Zealand
seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States

seen from Spain

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States

seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
@mozaikharapan
ini adalah postingan terakhir akun ini di tumblr, terimakasih telah singgah.
orang sering salah paham,
terkadang apa yang aku tulis belum tentu benar itu berdasarkan keresahan pribadiku, atau sesuatu yang sedang aku pikirkan.
terkadang pula musik yang aku dengar belum tentu mewakili isi hatiku.
ada banyak inspirasi untuk dijadikan tulisan, ga melulu selalu isi hati kita bukan? cerita orang lain, mengambil makna dari alam, dan masih banyak lainnya yang bisa dijadikan ide dan inspirasi tulisan.
Ustadz aku sedang merenungi kalimat ini:
"Sebaik-baiknya mencintai sebelum halal adalah dengan cara menjauhinya."
Seni Menanti Cinta
Setelah membaca buku dari Kak @kkiakia saya teringat dengan hadist ini :
Dari Umar R.A, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah," (HR. Bukhari-Muslim)
Satu fase bernama pernikahan itu haruslah dimulai dengan niat yang benar.
Akan ada masanya rasa yang menggebu-gebu itu hadir, akan ada masanya kecewa itu menjadi momok yang berlarut-larut, dan juga akan ada masanya ketika kita merasa bahagia dengan sederhana, dari menemukan pasangan yang tepat, seseorang yang mau mendengarkanmu, seseorang yang menjadikan dirimu lebih percaya diri.
Memang rumit kalau urusan yang satu ini. Tapi ada satu kalimat yang cukup ngena :
Pernikahan adalah keputusan yang harus kita lakukan dengan kesadaran, kesiapan, dan tanggungjawab.
Mungkin sangat klise sekali, tapi memang cinta itu haruslah memahami darimana berasal. Kepada Sang Pencipta kita merapal doa, selanjutnya berusaha dengan niat yang tulus tanpa menghilangkan jati diri, tidak terjebak ingin terlihat baik di depan manusia. Sesederhana itu.
Surakarta, 10 Ramadhan 2024
aku ingin mencintaimu lebih jauh,
kita wujudkan rumah itu.
namun, kau hanya perlu sabar, akan tiba waktunya.
Di sudut ruang yang remang, Kutemukan bayangmu terlukis di dinding. Senyummu yang terukir samar, menyapa kalbu dengan sejuta rasa.
Diamku tak berarti bisu, hatiku berbisik dalam bahasa rindu. Rindu yang tercipta dari pertemuan singkat, yang meninggalkan jejak cinta di dalam jiwa.
Seperti puisi yang tak terbaca, Perasaan ini tersembunyi dalam aksara. Hanya kau yang mampu menerjemahkannya, dengan tatapan penuh makna.
Dalam diam ini, aku ingin berucap, bahwa cintaku padamu takkan pernah pudar. Seperti senja yang selalu menyapa malam, cintaku akan selalu menemanimu dalam diam.
Bisikan Keheningan Malam, Penuh Makna
Keheningan malam terbelah, suara beduk menggema, menyapa.
Sahur tiba, ketukan di jiwa, membangunkan raga, menjemput cahaya.
Langkah kaki gontai, menuju dapur yang remang.
Aroma nasi hangat, membangkitkan semangat.
Secangkir teh manis, menemani keheningan.
Doa dipanjatkan, memohon keberkahan.
Sesuap nasi, rasa syukur terukir.
Sebutir kurma, manisnya iman berbisik.
Seteguk air, menyegarkan jiwa yang dahaga.
Sahur bukan sekadar mengisi perut, tapi menjemput berkah.
Di balik kegelapan malam, tersembunyi cahaya.
Cahaya Ramadan, bulan penuh ampunan.
Sahur menjadi momen refleksi diri,
Menahan hawa nafsu, mendekatkan diri kepada Ilahi.
Jalaludin Rumi berbisik, "Sahurlah, wahai insan yang terlena.
Isi perutmu dengan berkah, dan jiwamu dengan ketaatan."
Ya Allah, berkahilah sahur kami.
Jadikan bulan ini bulan penuh rahmat dan ampunan.
Bimbinglah kami untuk selalu bersyukur,
Dan dekatkanlah kami kepada-Mu.
Selamat sahur, wahai saudaraku.
Semoga Ramadan ini menjadi bulan penuh makna dan manfaat.
Biarlah sahur menjadi pengingat,
Bahwa hidup ini singkat, dan akhirat adalah tempat yang kekal.
Engkaulah Langit Indah Itu
Di antara kerlip bintang dan kelamnya malam, Kau hadir bagai lukisan abstrak yang mempesona. Gradasi warnamu bagai sapuan kuas sang maestro, Menyentuh jiwa dengan pesona yang tak terkira.
Engkaulah langit indah itu, Yang menampung segala rasa dan cerita. Di balik birumu tersimpan jutaan rahasia, Tentang cinta, duka, dan bahagia yang berkelindan.
Kadang kau hadir bagai mentari pagi yang cerah, Memberikan semangat dan harapan di jiwa yang resah. Di lain waktu, kau menjelma menjadi awan mendung yang kelam, Menyimpan tangisan dan rasa pilu yang tak tertahankan.
Namun, bagaimanapun rupa dan wujudmu, Engkau tetaplah langit indah yang memesona. Tempatku bersandar dan mencari jawaban, Ketika jiwa ini dilanda kebimbangan.
Engkaulah puisi terindah yang tak terlukiskan, Yang selalu mampu membangkitkan rasa dan inspirasi. Di setiap sudut langitmu, aku temukan makna kehidupan, Tentang cinta, kehilangan, dan pencarian yang tak berujung.
Ya, engkaulah langit indah itu, Yang selalu menemani di setiap langkahku. Bersamamu, aku belajar tentang arti ketulusan dan keteguhan, Tentang indahnya hidup dan makna dari sebuah perjalanan.
seorang laki-laki akan luluh dengan sendirinya, manakala perempuan itu tulus mencintainya.
dan sampai kapanpun kau adalah langit yang kucintai cerahnya, mendungnya, hujannya, badainya, petirnya, senjanya, pelanginya, dan segalanya yang ada pada dirimu.
tetaplah jaga kesucianmu, saat waktunya tiba aku akan menjemputmu.
semoga akhir 2024 atau awal 2025 nanti udah ga sendiri lagi, udah punya temen berjuang bareng.
#aminajadulu
entah kenapa aku selalu kagum dengan perempuan yang suka menulis dan membaca, bagiku dia seperti punya daya pikat tersendiri.
di nisfu sya'ban, semalam.
Aku berdoa, semoga allah menyatukan kita.
Jika emang engkau takdirkan kami berjodoh, satukanlah kami Ya Rabb, temukanlah kami di titik terbaik menurut takdir-Mu, jadikan cinta kami suci karena semata berharap atas ridho-Mu.
Ya Rabb, maafkan hamba, jika perasaan ini kian tumbuh membesar, semoga ia tak mengalahkan rasa cinta hamba kepada-Mu ya Rabb.
Mata boleh menangis, hati boleh bersedih, tapi pastikan lisan dan harapan kita tetap percaya bahwa apa yang Allah takdirkan pasti berujung pada kebaikan dan kebahagiaan.
Bukankah tidak ada kelezatan dan kepuasan tanpa didahului oleh perjuangan? Sepanas-panasnya kemarau, pasti akan datang musim hujan. Iya, kan?
Sebab dunia ini tempatnya menanam dan menyemai, dan akhirat tempatnya memanen dan memetik hasil. Sabar, ya.
—jndmmsyhd
hal yang ingin ku lakukan sekarang adalah mencintai orang yang mencintaiku.
menyayangi orang yang menyayangiku.
dan peduli terhadap orang yang peduli padaku.