Secepat semuanya berjalan dan pada akhirnya semua akan tetap berjalan, dengan atau tanpa kita.
"Jalan dakwah ini, akan tetap dimenangkan. Dengan kehadiranmu atau tanpa kehadiranmu." Kata yang terlontarkan dari guru² kita, sebuah pengingat dan penegas bahwa, kita lah yang butuh dengan dakwah ini dan bahwa tak salah-- takkan rugi ia yang berjalan di atasnya. Aku menyadari pentingnya kita sebelum menyampaikan adalah mengetahui, membenarkan, dan menekadkan diri atas apa ilmu yang hendak disampaikan tersebut, pun ada harapan semoga apa yang tersampaikan ini bisa jadi amalan yang diridhoi-Nya.
Bukan maksud menjadikan kehadiran tak ada arti, sangat ada pastinya! Kehadiranmu adalah pembeda, puzzle pelengkap, dan batu bata yang dibutuhkan. Percayalah, begitu unik dan berharganya dirimu sehingga meski tak ada satu pun yang hadir namun ada satu yang hadir yaitu dirimu, maka itu adalah sebuah harapan-- harapan akan adanya eksistensi. Maka yuk! belajar memastikan bahwa jika ada kesempatan, kemampuan, keluangan, dan kesehatan >> kita kan hadir. Hadir di jalan dakwah dan jalan kebaikan ini.
Di bulan haji yang sangat indah ini, mari lagi dan lagi kita langitkan doa semoga kita pun keluarga² kita bisa dihadirkan di tempat terbaik-Nya, selalu sesering yang paling mungkin, Makkah al- Mukarramah wal Madinah al-Munawwaroh. Aamiin












