Petualangan Seru Mencari Ilmu dan Teman Baru
Capek? Iya. Tapi dari kegiatan mahasiswa inilah cerita seru dan perjalanan menarik ini dimulai.
Universitas Muhammadiyah Purworejo sukses menggelar serangkaian kegiatan yang menarik bagi mahasiswa PGSD. Kegiatan tersebut meliputi PDLM (Pelatihan Dasar & Leadearship Mahasiswa) PGSD 2025, Seminar Hari Guru, dan Gelar Karya PGSD 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa PGSD.
PDLM (Pelatihan Dasar & Leadership Mahasiswa) mengusung tema "Satu Hati, Satu Jiwa, Menyongsong Asa PGSD Jaya" yang diselenggarakan selama 2 hari pada Sabtu-Minggu (25-26 Oktober 2025).
Pada hari pertama, diselenggarakan di Ruang Seminar Kampus Sucen. Pada acara ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti pemberian materi oleh 2 narasumber, penampilan media pembelajaran yang telah dibuat oleh peserta, dan ditutup dengan acara tukar kado.
Pada hari kedua, diselenggarakan di Dolan Ndeso, Boro, Kulonprogo, Yogyakarta. Di tempat ini, kami banyak sekali melakukan kegiatan yang sangat seru, menyenangkan, dan juga menegangkan. Beberapa kegiatan yang kami lakukan yaitu outbound kering dan basah seperti mengambil bola menggunakan sampan, merakit bangunan setinggi tingginya menggunakan sedotan, balap bakiyak antar kelompok, arung jeram dan masih banyak lagi.
Acara PDLM ini sangat menarik dan tentunya tidak membosankan. Kegiatan ini memiliki berbagai manfaat bagi mahasiswa karena dapat memperluas relasi mahasiswa PGSD antar kelas, memperoleh banyak pengalaman seru, dan tentunya meningkatkan kemampuan dalam bekerjasama, kekompakkan, serta saling menghargai satu sama lain. PDLM ini juga sekaligus menjadi hiburan di tengah padatnya jadwal perkuliahan.
(Dokumentasi PDLM PGSD 2025)
Acara selanjutnya yaitu perayaan hari guru. Hari Guru merupakan hari untuk menunjukkan penghargaan terhadap guru atas jasa dan pengabdian mereka dalam setiap langkah memajukan pendidikan di Indonesia. Dalam perayaan hari guru ini, Universitas Muhammadiyah Purworejo mengadakan acara Seminar Hari Guru.
Seminar Hari Guru diselenggarakan pada Selasa, 25 November 2025 di Auditorium Kasman Singodimedjo dengan tema "Guru di Era AI : Menjadi Navigator Dalam Samudra Informasi". Kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Acara seminar ini dilakukan dengan khidmat dan dibuka secara resmi oleh Dekan FKIP. Acara selanjutnya, diisi dengan pemaparan materi oleh pemateri hebat yakni Prof. Dr. Suyitno, M.Pd. dengan tema "Peran Guru Sebagai Navigator Informasi Di Era Digital" dan Suprayitno, S.Pd.I dengan tema "Peran Guru di era Digital: Transformasi Peran Pendidik Sebagai Penyampai Informasi, Penyelaras, Pengarah, dan Inspirator Pendidikan Masa Depan".
Melalui Seminar Hari Guru ini, mahasiswa dan calon pendidik diharapkan dapat terus adaptif, kreatif, dan bijak berteknologi. Perjalanan menuju Indonesia Emas 2045 tidak akan pernah terwujud tanpa peran guru yang kokoh di garis terdepan perubahan.
(Dokumentasi Seminar Hari Guru)
Kegiatan yang terakhir yaitu Gelar Karya PGSD 2025. Gelar Karya ini diselenggarakan oleh mahasiswa PGSD semester 5 selama satu hari di Auditorium Kasman Singodimedjo Universitas Muhammadiyah Purworejo pada hari Kamis, 18 Desember 2025 yang berlangsung dengan sangat meriah dan penuh antusiasme.
Saat pertama memasuki area acara, para pengunjung langsung melakukan absensi sebelum diarahkan masuk ke ruangan utama. Di dalam auditorium, pengunjung disambut dengan berbagai karya kreatif mahasiswa semester 5 yang dipamerkan dengan rapi dan menarik.
Acara ini juga dihadiri oleh kalangan siswa sekolah dasar. Mereka sangat antusias mencoba berbagai permainan edukatif yang disediakan. Permainan tersebut tidak hanya menarik, tetapi juga dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir, kreativitas, dan kecerdasan para pengunjung terutama para siswa sekolah dasar. Ada berbagai jenis permainan yang dapat dicoba sambil belajar, contohnya monopoli, ular tangga, pencocokan tanda baca, e-puzzle, e-comic, dan masih banyak lagi.
Bagi para mahasiswa, Gelar Karya PGSD 2025 memiliki nilai yang sangat penting. Melalui kegiatan ini, mereka dapat mengekspresikan ide yang inovatif dan kreatif melalui karya yang dipamerkan. Dimulai dari proses perencanaan, pembuatan, hingga menyiapkan karya untuk dipamerkan menjadi pembelajaran yang melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan komitmen. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kemampuan komunikasi mahasiswa, karena mereka harus menjelaskan konsep, proses pembuatan, serta manfaat karya mereka kepada para pengunjung.
Secara keseluruhan, Gelar Karya ini bukan hanya menjadi ajang kreativitas, tetapi juga sebagai wadah pembelajaran yang kaya pengalaman, baik bagi mahasiswa maupun peserta didik yang hadir. Acara ini memberikan kesempatan bagi setiap mahasiswa untuk berkembang, berinteraksi, dan memperluas wawasan melalui karya dan permainan edukatif yang ditampilkan dalam gelar karya.
(Dokumentasi Gelar Karya PGSD 2025)
Rangkaian kegiatan yang terdiri dari PDLM PGSD 2025, Seminar Hari Guru, serta Gelar Karya PGSD 2025 berhasil terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif bagi seluruh peserta. Melalui PDLM PGSD 2025, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk saling mengenal dengan mahasiswa lain antar kelas dalam satu prodi, sehingga mempererat keakraban mahasiswa prodi PGSD. Seminar Hari Guru turut melengkapi rangkaian kegiatan dengan memberikan wawasan baru mengenai peran guru di era modern, tantangan dalam dunia pendidikan, dan strateegi inovatif yang dapat diterapkan dalam pembelajaran di masa depan. Narasumber yang berpengalaman dan kompeten memberikan inspirasi dan motivasi bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kualitas diri sebagai calon pendidik.
Sementara itu, Gelar Karya PGSD 2025 menjadi ajang bagi mahasiswa semester 5 untuk menampilkan kreativitas, inovasi, dan media pembelajaran yang telah mereka kembangkan. Pameran ini tidak hanya melatih kemampuan komunikasi dan presentasi tetapi juga memberikan kesempatan bagi siswa sekolah dasar untuk belajar sambil bermain melalui media pembelajaran yang ditampilkan. Bagi mahasiswa PGSD semester 1 seperti kami, kegiatan ini dapat menambah pengalaman, wawasan, dan inspirasi dalam mengembangkan media pembelajaran di masa depan.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan ini saling melengkapi dan membentuk pengalaman belajar yang komprehensif. Mahasiswa tidak hanya memperoleh ilmu teorirtis dan pengalaman baru, tetapi juga terlibat langsung dalam proses berkarya dan berinteraksi. Rangkaian kegiatan ini menciptakan pengalaman belajar yang inspiratif, kolaboratif, dan meningkatkan kesiapan mahasiswa sebagai calon guru profesional.










