Sometimes all you have to do is forget what you feel and remember what you deserve.
(via love-diaries)
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
One Nice Bug Per Day
Mike Driver
Stranger Things

JVL

JBB: An Artblog!

Kaledo Art
AnasAbdin

Discoholic đȘ©
tumblr dot com
trying on a metaphor

ç„æ„ / Permanent Vacation
taylor price
noise dept.

oozey mess

if i look back, i am lost

â

Product Placement

ellievsbear
No title available

seen from Morocco
seen from Canada
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Venezuela
seen from Paraguay
seen from United States

seen from United States
seen from Sweden
@nfchairani
Sometimes all you have to do is forget what you feel and remember what you deserve.
(via love-diaries)
Aku takut pembenaran sebuah kekurangan dengan dalih âmasih belajarâ hanya akan membuatku semakin tidak belajar sama sekali.
â Taufik Aulia
Do you know what happens when you hurt people? âŠ.When you hurt people, they begin to love you less. Thatâs what careless words do.
Arundhati Roy, The God of Small Things (via books-n-quotes)
Aku İri.
Jujur aku iri ,
İri, pada mereka yang baru mengenal sabar,semakin lama semakin penyabar,sedangkan aku? Bertahun-tahun berekenalan dengan sabar,sampai sekarangpun mungkin belum tersambar.
Jujur aku iri,
İri, Dengan mereka yang baru mengenal bahwa islam menganjurkan untuk berkata dan besikap dengan lembut. Semakin kesini mereka semakin pandai melontarkan kata dengan indah juga bersikap dengan lembut dan menawan.sedangkan aku? Ah,kau jawab saja sendiri.
Jujur aku iri,
İri, pada mereka yang baru belajar berhijab ataupun berjilbab.semakin lama semakin panjang terulur anggun,sedangkan aku ? Semakin lama malah semakin malu untuk mengenakan hijab ataupun jilbab yang panjang dan seharusnya.
Aku,malu. Kita malu. Seharusnya. Pada mereka ; yang baru belajar berhijab ataupun berjilbab.semakin paham,semakin berusaha untuk rapih. Sedangkan kita,malah malu untuk lebih merapihkan.bahkan tidak sedikit yang bangga dengan jilbab poninya.
Berhijab adalah kewajiban setiap wanita. Yang dijalankan tidak hanya ketika sholat, namun juga diluarnya. Hakikat berhijab bagi wanita adalah untuk menutupi auratnya. Tetapi banyak wanita yang melupakannya. Sehingga banyak kita jumpa, wanita berhijab tapi tidak menutup auratnya.
âDan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanyaâ (QS. An Nur: 31)
Inilah dasar bahwa menutup aurat itu sebuah kewajiban. Selanjutnya mungkin dalam benak kita muncul pertanyaan. Batasan mana sajakah yang termasuk menutup aurat ?
Pada suatu ketika RasĂ»lullĂąh Shallallahu âalaihi wa sallam pernah menegur Asma binti Abu Bakar Radhiyallahu anhuma ketika beliau datang ke rumah Nabi Shallallahu âalaihi wa sallam dengan mengenakan busana yang agak tipis. RasĂ»lullĂąh Shallallahu âalaihi wa sallam pun memalingkan mukanya sambil berkata, âۧWahai Asma ! Sesungguhnya wanita jika sudah baligh maka tidak boleh nampak dari anggota badannya kecuali ini dan ini (beliau mengisyaratkan ke muka dan telapak tangan).â [HR. Abu DĂąwud, no. 4104 dan al-Baihaqi, no. 3218. Hadist ini di shahihkan oleh syaikh al-AlbĂąni rahimahullah]
Sehingga jelaslah bahwa aurat wanita adalah seluruh anggota badannya kecuali telapak tangan dan muka. Maka segera saudari-saudari seimanku ini untuk berkaca. Sudahkah hari ini menutup aurat dengan benar adanya?
Karena berhijab itu wajib, buka aurat jangan!
Astaghfirullah
Orang lain beranggapan aku adalah wanita baik yang hanya pernah disakiti. Tapi justru ketika aku bertemu denganmu, aku takut menyakitimu. Karena mereka tidak tahu, aku pernah menjadi seorang wanita kurang ajar yang meninggalkan seseorang begitu saja tanpa kejelasan.
(via dwsrkhns)
Perempuan pasti butuh kejelasan, sekalipun ia tidak minta penjelasan
Kurniawan Gunadi, dalam suatu percakapan. (via ilmaalya)
Kepadamu
Pernahkah dalam satu waktu dalam hidupmu, kamu bertemu dengan orang baik. Kemudian jatuh cinta kepadanya? Tapi takdir hanya mengantarkanmu pada perasaan itu, tidak pernah lebih jauh lagi.
Percayalah, tidak pernah salah dalam mencintai orang baik. Paling tidak, kamu bisa mengetahui bahwa âseleraâmu masih cukup baik. Paling tidak, kamu masih waras untuk mencari pasangan hidup seperti apa yang tepat. Paling tidak, kamu masih mengerti bahwa hidup tidak hanya sebatas tampilan fisik, melainkan hati. Paling tidak, kamu juga cukup sadar bahwa kelak akan menjadi orang tua dan anak-anak yang lahir darimu nanti berhak atas orang tua yang terbaik,
Meski pada akhirnya, orang baik yang kamu cintai itu tidak menjadi milikmu. Kamu menyadari semua hal di atas. Justru menjadi perkara bila yang terjadi dalam dirimu adalah hal-hal sebaliknya. Ketika kebaikan itu kamu abaikan dan kamu sibuk jatuh cinta pada kecantikan/ketampanan, harta, keturunan, dan hal-hal seperti itu.
Percayalah, tidak ada yang salah bila kamu mencintai orang baik. Sekalipun ia tidak menjadi pasanganmu nanti, tapi selalu ada kebaikan yang kamu bisa ambil darinya.
©kurniawangunadi | yogyakarta, 19 desember 2016
Daily reminder!
Kesalahanku; memberikan satu-satunya kepingan hati yang paling penting kepada orang yang mudah sekali melangkah pergi.
(via mbeeer)
Terimakasih sudah membiarkanku merindumu, dan tidak melarangku separah apapun rindu yang kurasa. Bagaimana bisa melarang, aku rindu saja kamu tidak pernah tau.
(via langit-rinduku)
Ada yang telah siap disaat kamu sedang bersiap. Ada yang telah berjuang disaat kamu sedang berniat. Ada yang telah maju disaat kamu sedang ragu. Ada yang telah mengutarakan disaat kamu sedang mendoakan. Jangan terlambat.
Kurniawan Gunadi (via kurniawangunadi)
Jangan Terlalu Lama
Orang-orang baik yang telah kamu lewatkan mungkin menjadi pertanda bahwa; kamu belum sebaik dirinya atau kamu terlalu baik baginya.
Dan rasanya, memang tidak menyenangkan melewatkan yang demikian. Apalagi bila ia tiba-tiba muncul disaat kita sedang ragu-ragu pada kesiapan diri kita sendiri. Juga dengan kesadaran bahwa yang sebaik ini hanya sedikit sekali dan ia datang kepada kita. Bukan kepada yang lain.
Lalu kita terlalu lama dalam ragu. Terlalu lama mengulur waktu. Overthinking.
©kurniawangunadi
Ketika kau kecewa dengan dirimu sendiri, ada seseorang di luar sana yang begitu memperhatikanmu, ingin sekali mendekatimu, mendengarkan segala keluh kesahmu. Tapi tak memiliki keberanian yang cukup untuk mengutarakan semua itu.
Jika kau berkata âKenapa tidak mencoba?â Bukan tidak ingin, tapi jika setelahnya sikapmu bisa biasa-biasa saja karena tidak merasakan seperti apa yang dia rasa, tidak menjauh, tidak menjaga jarak, tentunya semua mudah tanpa perlu ada kekhawatiran apa-apa. Tapi nyatanya tidak sesederhana itu. Karenanya dia lebih memilih menciptakan jarak untuk tetap memperhatikanmu, tanpa perlu menunjukkan kehadiran atau perhatian berlebih yang mungkin akan mengganggumu.
Kamu yakin ada yang kayak gini?
Kamu tak perlu bersikeras menunjukkan kelebihanmu, kebaikanmu hanya demi menarik perhatian seseorang. Percayalah, yang menyayangimu dengan tulus tak perlu itu. Sebab yang sungguh sungguh menyayangimu akan tetap menyayangimu meski dengan alasan sesederhana apapun.
:)
Jangan bahas atau jangan mengisi kepala kita dengan konsumsi yang bikin galau. Banyak mengingat Allah itu obat hati, sedangkan banyak mengingat manusia itu menyebabkan penyakit hati.
Selfnote sih :)