“Semoga kekhawatiran terbesar kita, yang setiap hari kita pikirin, bahkan kadang sampai nggak enak tidur nggak enak makan, bukanlah perkara dunia.”
—
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
No title available

tannertan36

No title available
almost home
TVSTRANGERTHINGS
we're not kids anymore.
Cosimo Galluzzi
Stranger Things
Cosmic Funnies
Xuebing Du

祝日 / Permanent Vacation

Love Begins
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
noise dept.
hello vonnie

PR's Tumblrdome
One Nice Bug Per Day
Sweet Seals For You, Always
trying on a metaphor

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Brazil

seen from Singapore
seen from Taiwan

seen from Germany
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States
@nianaia
“Semoga kekhawatiran terbesar kita, yang setiap hari kita pikirin, bahkan kadang sampai nggak enak tidur nggak enak makan, bukanlah perkara dunia.”
—
Belajar untuk menerima kesalahan orangnlain dan memilih untuk merayakan perbedaannya
-blogwalking #adultingpower
ada rezekinya
tiap orang punya rezekinya sendiri-sendiri. ada yang rezekinya didekatkan dengan jodohnya. ada yang rezekinya dimudahkan dalam menuntut ilmu. ada yang rezekinya diberi jalan untuk berkarir dan bekerja. ada yang rezekinya dicerahkan untuk berkarya.
ada yang rezekinya punya uang banyak. ada yang rezekinya punya waktu luang. ada yang rezekinya punya energi penuh, sehat utuh.
ada juga yang rezekinya belum menikah, bisa di rumah merawat orang tua. ada juga yang rezekinya belum lanjut sekolah, bisa bekerja dan menabung. ada juga yang rezekinya belum bekerja, bisa santai sambil berkarya apa saja.
kalau kita mengukur rezeki dengan apa yang sudah didapatkan oleh orang lain, alih-alih apa yang kita miliki dan capai, kita akan terus merasa kekurangan. padahal di saat yang sama, ada orang lain yang berharap memiliki hidup seperti yang kita punya.
sesuatu yang belum itu bukan cobaan apalagi musibah, melainkan rezeki kalau dilihat dari sisi yang lainnya.
kekurangan atau keterbatasan itu bukan musibah, yang musibah adalah kita jika tidak bisa bersyukur.
kehilangan itu bukan musibah, yang musibah adalah kita jika tidak bisa mengikhlaskan.
kesulitan itu bukan musibah, yang musibah adalah kita jika tidak bisa bersabar.
dan kita tahu bahwa bersabar yang sesungguhnya bukanlah menanti dalam ukuran waktu, melainkan menunggu dalam ukuran usaha. kita tidak berputus asa karena kita tahu bahwa setiap langkah akan mendekatkan kita kepada tujuan.
dan kita juga tahu, bahwa musibah yang paling besar adalah ketika kita tidak bisa menjalani hidup yang tenang, ketika kita tidak bisa merasakan nikmatnya beribadah, ketika berbuat dosa terasa biasa saja.
semoga kini kita tak lagi menyebut yang belum sebagai ujian, cobaan, apalagi musibah. sebab kita tahu bahwa rezeki kita lain. sebab kita tahu bahwa musibah yang sejati jauh lebih mengerikan daripada itu.
Hello Again :)
“The more you SERIOUSLY study the Quran, the more it naturally humbles you. It’s like at every turn you are reminded that you know nothing.”
— Ustadh Nouman Ali Khan (via ustadhnoumanalikhan)
Mendidik di Penempatan . . Suatu kali, mama niko (salah satu wali murid yg juga merupakan anggota komite sekolah) menyeletuk kepadaku... "Ibu, baru saya pu hati sedih Ibu.. kitorang pu anak itu masih ada belum bisa baca tulis Ibu.. baru ini su tahun 2015 ta ibu.. waktu saya pu sekolah zaman puluhan tahun lalu itu.. sekolah masih baik Ibu.. guru2 dong mengajar baik.. kitorang su paksa bisa baca baik-baik.. baru sekarang.. e harusnya zaman su maju tapi macem bagaimanakah.." . . . Mama Niko adalah perantauan dari Ambon yang kini tinggal di Siboru. Ia beruntung saat dulu sempat mengenyam pendidikan di salah satu SD yang baik di Ambon. Namun sayang tidak lanjut kembali sekolah. . . . . Celetukan mama niko saat itu rasanya menjadi tamparan. Alih-alih berfikir bahwa apa bisa jadi kehadiran saya masih belum bisa memberikan dampak apapun dalam ketertinggalan di Siboru, namun di sisi lain saya juga telah merasa overwhelmed dengan seringnya mengajar kelas super rangkap seorang diri . . . Bukan lagi menjadi hal yang tak terungkap bahwasanya masalah equity masih polemik besar negeri ini. Jangan2 apa yang kita lakukan saat ini masih setitik kecil dibandingkan kuatnya perjuangan para pahlawan dahulu demi mengusahakan nikmatnya kemudahan yang kita miliki saat ini. . . . . Tertantang untuk mengambil bagian mengusahakan memberikan dampak bagi polemik negeri ini (?) Segera daftar @pengajarmuda sekrang! Dan ambil bagian menjadi #pejuang17 * Ditulis masih dalam memenuhi #3hariCeritaPM karena ku tak sanggup menulis full #30hariCeritaPM xD (at Fakfak, Papua, Indonesia)
Ramadhan di Penempatan . . Merasakan ramadhan di desa Siboru, Fakfak menjadi pengalaman yang tak terlupa. Menjadi satu-satunya muslim yang tinggal disana, mestinya menjadi sebuah fakta jika rasanya saya harus berjuang untuk berpuasa sendirian. Tapi sejatinya, fakta pun berbeda. . . Alih-alih mengetahui bahwa ibu gurunya tidak bisa makan dan minum di siang hari hingga senja tiba, maka akan ada segelintir pengawal siswa/i untuk mencegah ibu gurunya melihat ada yang makan dan minum di depannya. Jikapun ada, dengan sigap mereka memarahi dengan celetukan 'ish.. ibu Nia ada puasa.. ko macam tara tau kah.. ko pi makan di sebrang sanaa!' yang intinya berujar untuk menghormati agar tdk makan dan minum di depan saya. . . Cerita lain pun tiba ketika saya katakan hendak pergi ibadah solat. Awal mereka melihat mukena yang dikenakan ibu gurunya, menjadi suatu ketakjuban sendiri dan mereka pun melabeli mukena dg sebutan 'ibu nia pu pakaian sembahyang'. yaa bolehlaaah~ . . cerita pun mengalir, saat dimana saya katakan kalau saya akan solat selama beberapa menit dan menyarankan untuk tidak berisik, maka terjadilah ujaran anti kebrisikan dari masing2 bocah yg sering ikut menginap di rumah ibu gurunya tinggal. Satu anak bilang "maikel.. kok diamkah.. ibu Nia ada pi sembahyang".. lalu dibalas dg nada yang tidak rendah "ko lagi bicara keras-keras, kok juga diam kah..", lalu berujar dari arah lainnya," ko pu mulut itu bicara diam-diamkah.. ibu pi sembahyang.." belum lagi kalau salah satu oknum sengaja untuk tidak bisa diam demi meriuhkan petuah 'hey ko diamkah ibu mau pi ibadah' . . . dan demikianlah sahutan terjadi bagaikan riuhnya kumandang tilawah ala solat berjamaah di masjid-masjid yang khas di ssiboru.Dari dalam kamar cm bisa geleng2 kepala mendengar riuhnya celotehan anak2. Kalau difikir2, sungguh Ramadhanku kali itu sejatinya tidak sendirian. Selalu ada cara bagi siboru untuk menghidupkan Ramadhan dengan rupa dan cerita yang tak kasat mata. . . . Ingin punya pengalaman tak terlupakan merasakan ramadhan di penempatan? Segera daftar menjadi @pengajarmuda angkatan 17 🎉 Segera ambil bagian untuk satu tahun yang tak terlupakan seumur hidupmu 😉 (at Fakfak, Papua, Indonesia)
Kok Ganteng (?) bayangannyaa.. hehehehwk . . . . . @hidayat.agungg #landscapephotography #landscape #siluet #siluette #siluets #sunrise #sunrisesiluet #praumountain2565mdpl
Kakak-Adik_hoods! 💞 . . . . . . #ceritaprau #prau #praumountain #praugeratter #praudieng #praumountain2565mdpl #prau2565mdpl
Mitos atau Fakta (?) . . . Saat kamu berada di atas gunung, rasa-rasanya volume lambung menjadi ciyut dari biasanya. Porsi makan pun jadi berkurang dari porsi makan biasanya. Padahal lelah letih lesu tenaga terbuang ingin sekali terbayarkan melalui sajian pangan yang enak untuk disantap. Disisi lain, hikmah volume yang berasa mengecil pun bermanfaat untuk mencegah pup dikeluarkan saat masih bermalam di atas gunung. Alhamdulillaaah yaa, segala sesuatu berasa udah disesuaikan sama Allah sesuai kebutuhannya. . . Terimakasiiih jugaa pada teknologi pangan edisi zaman now! Menyantap spagheti di atas gunung pun kini makin mudah rasanya 🍝🍝🍝 . . . . . . . . #ceritaprau #prau #praumountain #praudieng #praugeratter #praumountain2565mdpl #prau2565mdpl (at Puncak Gunung Prau)
Bermalam di Prau 2018 . . . Kegiatan kali ini sebenernya kombinasi dari acara yang sudah direncanakan dengan perencanan dadakan. Adalah Niak yang mempunyai ambisi naik gunung sebagai sarana refreshing di tengah tugas akhir. Banyak kali memang jenis refreshing nya wkwk. Lagi, rencana ini ingin sekali diwujudkan sebelum Ramadhan mulai, karena jelas saja kalau Ramadhan hampur ga mungkin hiking kan yaaa.. . . . . Dari rentetan kesibukan yang ada, rencana naik gunung hampir musnah dalam agenda. sampai suatu ketika,di h min dua sebelum keberangkatan, plan ini pun disusun. Plan mulus? Oh, tentu tidak! . . . Malam setelah plan dibuat dengan menggaet ketua jago menggunung @mellisa_diahpitaloka dan adek yg diimpor dari bekasi @hidayat.agungg , beberapa kendala pun terbesit. Diawali dengan melihat perkiraan cuaca di hari H yang akan turun gerimis hujan di saat dua minggu sebelumnya cuaca sangat panas. Kendala lain muncul saat tautau besoknya merapi batuk-batuk mengeluarkan abu debu sampai ke daerah UGM. Alamakssss.. dan lagi, jadwal ujian semhas yang keluar tepat tiga hari setelah misi menggunung selesai. Ya Allah berat banget cobaannya! Galau berat pun akhirnya reda dengan keputusan, hayuklah sok tetep berangkat dulu! . . . . Alhamdulillaaah plan ini akhirnyaa terimplementasi dengan baik! kalau dilihat pake framework IR semua indikator positif! hahahaha. Namun tak berarti tiada kendala saat prosesnya. Mulai dari terngos-ngosan menuju pos 1 dan pos akhir,sampe vomitus di malam hari menjadi dua titik terendah perjalanan ini. Dan perjalanan ini bener2 ngingetin banget bahwasanya "Tiada daya dan kekuatan kecuali pertolongan Allah" yang sampai hari H semhas pun berlaku! Subhanallah 💞 . . . Akhir kata, bagi kamu yang tak banyak pengalaman menggunung, Prau bisa menjadi salah satu destinasi pilihan yang aman, menarik, menantang dan asique buat dilalui! Sajian panorama-nya terkenal amat ciyamik untuk dinikmati 🎉 . . #prau #gunungprau #praumountain #praudieng #prau2565mdpl #dieng #diengplateau #praumountain2565mdpl #praugeratter (at Gunung Prau)
"Dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan" . QS An Nahl : 97 . . . . . #welcomingRamadhan #ramadhan #ramadhankareem #ramadhan_kareem
"Dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan" . QS An Nahl : 97 . . . . . #welcomingRamadhan #ramadhan #ramadhankareem #ramadhan_kareem
Morning vibes by the nature . . . . . . . #morning #mornings #morningvibes #morningwalk #morningview (at Imogiri, Yogyakarta, Indonesia)
Sunset Vibes, Video Editing Part (1) . . . . . Iseng-iseng video editing part 1. Super sangat random buat akhirnya kembali melakukan pencarian lokasi baru untuk menikmati sunset. Dan lagi, iseng memilih kawasan imogiri untuk spot kali ini. Sayangnya, tujuan utama kami justru adalah spot sunrise yang akhirnya membuat kami harus memutar arah 10km untuk menemukan kawasan ini. Paduan angin sore dan cuaca super bersahabat sambil duduk receh di ketinggian menjadi daya tarik lokasi. Sajian tambahan dari koleksi bunga yang sedang tumbuh pun bisa menjadi tambahan daya tarik kamu yang ingin mencoba wisata watugombang! Ngecamp disini keknya asique, tapi kudu siap tolak angin euy, hahaha! . . . . #visitwatugoyang #visitimogiri #imogiri #imogiribantul #imogirijogja #imogiriephotos jogjakarta #imogiribantulyogyakarta #sunset🌅 #sunset #sunsets (at Watu Goyang)
Konser Amal "Life, Passion and Music" Prof. Adi Utarini dan Teman-teman . . . . . . . #paduansuara #choir #liveconcert #concertphotography #concertoutfit #paramaksi #paramaksichoir (at Auditorium Driyarkara, Universitas Sanata Dharma)
PARAMAKSI ++ . . . . . . . #kebayamodern #kebaya #kebayacantik #kebayakutubaru #paduansuara #paramaksichoir #paramaksi (at Auditorium Driyarkara, Universitas Sanata Dharma)