iya buat kamu-kamu yang sering banget ngelewatin sarapan karena kesibukan, karena ngga ada yg masakin (eaaa) atau hanya karena sekedar males, perlu banget nih untuk berpikir kembali dan mengubah kebiasaan kamu untuk mengonsumsi makanan sebelum kamu beraktivitas di pagi hari. emang rasanya mungkin berat banget apalagi buat anak2 kos yg sering kejar deadline buat nyampe kampus (bangun kesiangan, jalan kaki, harus nyelesaiin cucian dulu yg udah direndem semaleman, dan kesibukan-kesibukan lainnya).
kita coba ulik dulu yaa.. sebenernya sarapan itu apasih?
dalam beberapa jurnal dikatakan bahwa sarapan adalah makanan yang kita konsumsi di hari itu dengan jangka waktu kurang lebih 2 jam setelah bangun tidur. umumnya yang dapat dikatakan sarapan adalah makanan yang kita konsumsi sebelum pukul 10 pagi. rentang kalorinya sekitar 20% dari kebutuhan kalori total harian kita. (ini mungkin ada sesi penjelasannya lagi nanti).
kalau dalam bahasa inggris sarapan disebut dengan breakfast. pernah ngga sih kepikiran kenapa sarapan bahasa inggrisnya breakfast? mungkin banyak yg udah menyadari, tapi jujur kalau saya baru nangkep logikanya pas kuliah ini. saya akan coba jelasin untuk temen2 yg siapa tau kasusnya sama kaya saya. jadi kalau kita coba artikan, “break” dalam bahasa indonesia bisa diartikan dengan mematahkan, atau menyelesaikan. kemudian “fast” yang berarti puasa atau fasting atau tidak makan dalam jangka waktu tertentu. terus kalau digabung jd apa? kalau digabung jdnya adalah “menyelesaikan puasa” atau “menyudahi waktu tidak makan” atau terjemahan-terjemahan lainnya yg masih relate. (maaf kalau terjemahannya agak2). nah dari sana bisa kita tangkap pesannya bahwa sarapan berfungsi untuk mengisi kembali perut kita setelah tidak makan dalam jangka waktu yg cukup lama.
terus kita bertanya, kapan kita puasa? perasaan blm bulan ramadhan..
eits jangan salah, setiap malam ketika kita tidur maka kita dalam keadaan tidak mengonsumsi apapun (tidurnya ngga pada sambil makan kan??). padahal walaupun tidur, tubuh kita tetap memerlukan atau menghabiskan energi untuk membuat organ-organ di dalam kita tetap bekerja dalam proses metabolisme. jadi walaupun kita ngga ngerasa beraktivitas, energi di dalam tubuh akan tetap terkuras. maka sudah sepatutnya ketika bangun tidur kita mengisi kembali energi di dalam tubuh kita dengan mengonsumsi sarapan. semakin lama jangka waktu sarapan kita dari waktu bangun tidur, maka akan semakin lama jangka waktu puasa kita. apalagi kalau kita setelah itu sudah disibukkan dengan segudang aktivitas lainnya seperti bekerja, belajar, dan lain sebagainya.
terus dampaknya klo kita ngga sarapan apa?
tentunya kamu akan merasa lebih lemas dan ngantuk karena energi di tubuhmu tinggal sedikit. kamu akan sulit berkonsentrasi karena tidak ada nutrisi-nutrisi yg hadir untuk membantu otak bekerja. kamu juga bisa terserang penyakit maag karena lambungmu kosong dalam waktu lama. dan banyak konsekuensi lainnya. katanya jg bisa bikin kamu gemuk lho (kok bisa? coba cari-cari di jurnal yaa, masih ada sedikit kontroversi ttg ini).
jadi, mulai biasakan sarapan ya. makanannya ngga perlu yg berat-berat kok. kamu bisa memilih jenis makanan yang bisa disiapkan dengan cepat atau yg bisa kamu bawa dgn mudah. seperti roti, biskuit, susu kotak, cereal, nasi uduk pinggir jalan, dan lain sebagainya. tapi tetap perhatikan kandungannya ya.. jgn sampai makanan yg kamu konsumsi malah bikin kamu semakin tidak sehat.
Semangat sarapan untuk aktivitasmu yang lebih produktif!